“elehh jajan,, bilang aja mau ngisi kas”. Sanggah rosa
“hehehe”. Fathan cekikikan.
“jadi kamu ajak aku ke kantin, Cuma mau ngasih uang kas?”. Aku benar benar penasaran. Tetapi aku juga sedih,,dia telah membuat ku berharap,ehhh salah entah dia yang memberi kan harapan, entah aku yang terlalu berharap. Tetapi aku tetap sedih, jika dia mau memberi kan uang kas kepada ku kenapa tidak di kelas saja, kenapa susah susah mengajak ku ke kantin segala.
“kalian pesan makan dulu gihh”. Fathan malah mengabaikan pertanyaan ku.
“iyaa,, yuna kamu tunggu di sini yaaa, aku mau nyuruh ibu kantin buat bungkusin makanan nya untuk kita,, kita makan di kelas saja”. Seperti nya aca tau perasaan ku.
Lalu aca meninggal kan aku, rosa dan fathan bertiga.selama kepergian aca tidak ada yang memulai percakapan,, kami hanya diam.aku diam dalam kekecewaan ku,,dan rosa diam tentu saja karna dia tau perasaan ku.
Setelah aca selesai mengambil makanan nya,, dia mengajak aku dan rosa untuk kembali ke kelas meninggalkan fathan di sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seminggu telah berlalu, semenjak fathan mengajak ku ke kantin . mulai dari hari itu, kami tidak pernah saling berbicara lagi,bahkan jika berpapasan saja kami lebih memilih untuk diam saja dan mengabaikan seolah kami tidak pernah bertemu .
aku tidak tau alasan dia mengabaikan ku tetapi aku mengabaikan nya karena aku terlalu malu karena sudah berharap lebih kepada nya. Dari sejak saat itu juga aku jadi sangat jarang berada di kelas. Bahkan aku juga sering membolos saat jam pelajaran karena terlalu malas berada di kelas.
Aku memang tipe orang yang sangat susah menyukai orang, jika aku sudah menyukai nya maka hingga akhir aku akan tetap menyukai nya,,alasan aku sering tidak masuk kelas agar aku tidak sering melihat nya, karena jika terlalu sering aku bertemu dengan nya maka akan sulit juga bagi ku untuk menghilangkan perasaan ku padanya.begitulah cara ku, aku tau ini salah tetapi menurut ku lebih baik begini.
Aku membolos bersama ayra dan via teman sebangku rosa, kami sering duduk di kantin yang berada di dekat kelas X MIPA. Aca dan rosa tidak pernah mengikut ku bolos,mereka juga menasihati ku agar tidak membolos tetapi apalah daya semua keputusan ada di tangan ku.
Ayra mempunyai pacar dan pacar ayra adalah salah satu siswa dikelas X IPS 3 pacar ayra bernama rezky. Rezky juga teman ku saat kami bersekolah dulu di SMP.kami juga tinggal di desa yang sama dan itu juga merupakan alasan ayra sangat dekat dengan ku, karena setiap ingin ke rumah ku dia harus melewati rumah rezky terlebih dahulu. Kalau kata pepatah “sambil menyelam meminum air”.
Kami sering duduk di kantin tersebut berenam. Aku, via, ayra, rezky dan dua teman rezky bernama kenza dan denis. Aku tidak mengenal kenza tetapi aku mengenal denis karena ia merupakan sepupu jauh ku.
Terkadang bukan hanya kami yang duduk di kantin tersebut,tetapi teman rezky yang lain nya juga ikut di saat mereka malas mengikuti pembelajaran kelas,terkadang rosa dan aca juga ikut bersama kami di saat jam istirahat dan di saat guru tidak masuk ke kelas.
Aku tidak tau siapa nama pemilik kantin tersebut tetapi kami biasa memanggil nya ibu kantin atau kantin ibu. Entah kenapa tetapi kami sudah menganggap ibu kantin sebagai ibu ke dua kami.
Hahaa,,, saking dekat nya kami dengan ibu kantin kami sampai curhat dan bermain di situ,, bahkan mengerjakan tugas saja rasa nya lebih nyaman di situ ke timbang tempat lain,terlebih ibu kantin juga mengetahui beberapa rahasia kami.
Hari ini kami kembali bolos jam pelajaran, kami berada di kantin. Aku duduk bersebelahan dengan via dan berhadapan dengan denis dan kenza, sedangkan ayra?. Tentu saja dia sedang ngebucin dengan rezky di pojok kantin. Bisa di bilang kami duduk di sini sebagai pemberi aba aba jika saja ada guru yang datang . mereka takut ke gep karena sekolah kami ini melarang para murid berpacaran apalagi sampai duduk berdua dua an di pojok.
“ kayak nya belakangan ini kalian deket banget dehh”. Aku melihat via berbeda dari biasanya, sekarang di saat ingin pergi ke kantin ia pergi ke toilet terlebih dahulu untuk memakai bedak, lipstik dan minyak wangi.
“iya dong,mereka udah jadian, jangan lupa pj ken”. Kata denis.
“ha?, beneran?”. Aku sangat terkejut, kini aku tau alasan via selalu berdandan sebelum ke kantin. Ternyata ini alasan nya.
“kok bisa sih kamu ga ceritain ke aku dulu”. Lanjut ku.
“maaf na, aku juga ga tau, kenza tiba tiba aja nembak aku, aku jadi lupa dehh ngasih tau ke kamu”.
Huhu sungguh tega via melupakan ku.tetapi tidak apa apa yang penting dia bahagia, aku juga ikut bahagia jika teman teman ku bahagia.
“yaudah deh jangan lupa pj nya hari ini”. Kata ku dengan nada sedikit kecewa.
“aman itu bestie, makan aja, hari ini kenza yang traktir”. Kata via sambil tertawa sedangkan kenza hanya mengangguk tanda setuju. Setelah itu kami berbincang bincang sebentar sebelum kembali ke kelas karena sudah bosan duduk di kantin sedari tadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments