Sebulan telah berlalu, hubungan ayra, rezky dan via, kenza berjalan mulus, semua nya baik baik saja, yang tidak baik hanya hubungan ku dengan fathan.dalam sebulan ini dia belum pernah menyetor uang kas nya kepada ku, aku ingin bertanya namun rasa gengsi ku terlalu menjulang tinggi.
Sekarang juga bertambah satu lagi couple dari circle kami yaitu aca dengan denis. Denis menyukai aca tetapi sebalik nya aca malah menjauhi denis.
Aca pernah mengatakan kepada ku, dia bukan tidak menyukai denis hanya saja dia terlalu takut memulai cinta dengan yang baru karena sebelum nya dia pernah merasa kan sakit nya di tinggal kan. Aku paham perasaan aca aku juga pernah di posisi itu sebelum berpacaran dengan deniel.
Denis menyukai aca dan denis tau aku berteman sangat dekat dengan aca jadi dia menggunakan kesempatan itu dengan memanfaat kan ku sebagai jalan untuk nya menuju ke aca.
Sekarang aku sedang duduk di kelas sendirian, hari ini aku datang sedikit cepat dari biasa nya, karena hari ini bunda yang mengantar ku, bunda takut aku telat ke sekolah jadi pagi pagi sekali bunda sudah membangun kan ku untuk bersiap siap.
“heii yuna,,, nih uang kas”. Aku melihat ke sumber suara, ternyata dia. Sudah sebulan lebih tidak berbicara dan menemui ku, sekarang malah muncul tiba tiba begini,hampir saja jantung ku copot di buat nya.
Sekarang dia tampak berbeda,berbeda dari yang dulu, kalau dulu dia tampan tapi sekarang dia berubah menjadi sangat tampan.
Perasaan ku yang dulu ku tahan untuk nya kini kembali jatuh terurai.
“mau berapa minggu?”. Tanya ku kepada nya.
“satu semester dehh, biar ga cape aku nyariin kamu”.
“lahh kamu nyaariin?”. Ternyata selama ini dia mencari ku, aku sangat bahagia Tuhan. Tolong lah letak kan bahagia ini secara permanen dalam hidup ku.
“ iya, kan mau ngasih uang. Aku cariin, lahh ga ketemu. Baru ini nemu”.
Tuhan.... aku sangat bahagia, terima kasih Tuhan. Terima kasih bunda, karena bunda sudah mengantar ku pagi pagi sekali. Aku merasa pagi ini adalah pagi yang paling indah di dalam hidup ku.
Tidak lama kemudian aca sampai.
“ tumben cuma berdua”.
“ehhh engga kok, tadi fathan Cuma mau nyetor uang kas”. Sanggah ku. Aku tau maksud aca, tetapi aku tidak mau fathan curiga kepada ku.
“emang kenapa sihh kalau Cuma berdua, emang ada yang marah ya?”. Tanya fathan..
tapi kalian tau? Pertanyaan fathan membuat ku salting tujuh turunan,,dia terlihat seperti seolah menyukai ku,, bagaimana pendapat kalian,, apakah kalian juga mengklaim hal yang sama dengan ku?.
“ yaaa engga sihh”. Jawab aca.
Kemudian aca meletakkan tas nya di meja dan duduk di kursi di samping ku.
“oooo... sekarang yuna udah ada yang nemenin, aku pergi dulu yaa”. Fathan menaruh tas nya di meja milik nya kemudian langsung keluar dari kelas.
Lihat lah bagaimana aku tidak salah paham dengan nya, bagaimana aku tidak berharap lebih pada nya. Dia berbicara seolah olah aku ini adalah orang yang spesial bagi nya yang harus di temani dan di lindungi oleh nya. Ohhh Tuhan aku terlalu berlebihan berharap pada nya.
“gimana kabar kamu dengan deniel na?”.
“yaa masih kayak biasa dia belum berubah”. Aca tau aku berpacaran dengan deniel, aca juga tau bagaimana sikap deniel, aca sering menasehati ku untuk putus dari deniel tetapi aku selalu menolak nya.
Tentang perselingkuhan deniel kemarin dia sudah meminta maaf dan sudah berjanji untuk tidak melakukan nya lagi. Jika masalah waktu deniel masih seperti kemarin kemarin, dia masih tidak bisa meluangkan waktu nya untuk ku.
Aku hanya berpasrah,tohh berbicara juga tidak akan ada guna nya, malah memperburuk keadaan.maka dari itu lebih baik diam jika bicara mu tidak di hargai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari hari selanjut nya aku sangat bahagia, semakin hari fathan semakin dekat dengan ku. sekarang aku sudah jarang berada di kantin, aku lebih sering duduk di kelas bersama fathan, aca dan rosa. Kami sering bercanda gurau,fathan juga sangat perhatian kepada ku.
Ia membuat perasaan ku lebih kuat untuk nya.
Setiap malam aku tidur dengan ucapan selamat tidur dari nya dan bangun pagi dengan ucapan selamat pagi dari nya.
Sungguh tiada bahagia selain bahagia dengan nya, aku merasa hari hari ku menjadi lebih berwarna akhir akhir ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sekarang sudah jam istirahat, seperti nya sudah menjadi hobi ku berdiri di pintu. Kata bunda ku tidak boleh berdiri di pintu nanti dapat suami tua, tetapi bagiku berdiri di pintu sangat menyenangkan, aku suka berdiri di pintu karena aku dapat melihat situasi di luar, tanpa harus duduk di luar.
Bagi yang tidak menyukai nya memang tidak mengerti rasa nya. Aku juga tidak tau bagaimana aku menjelaskan nya kepada kalian.
Dari jauh aku melihat seseorang yang seperti nya ku kenal.
“hei yuna”. Seseorang mengejutkan ku dari belakang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments