Wilayah selatan dari Desa Keoropi dihuni oleh monster-monster yang memiliki level di mulai dari level 4. Monster terdekat dari pintu masuk desa adalah ‘babi coklat’ dan memiliki level berkisar dari level 4 hingga level 6.
Semakin jauh tempatnya, monster yang ada akan semakin tinggi, begitu pula dengan level pada babi coklat.
Saat ini, Impian bersama dengan Togay sedang berburu babi coklat yang ada.
Meski terdapat perbedaan level, tetapi mereka tetap berburu monster babi. Dengan adanya Alice di samping, kematian karena babi coklat akan di tiadakan.
Mereka berdua percaya jika sesuatu yang buruk terjadi, Alice akan masuk dan membantu.
“tahan!”
Togay menghentikan serangannya kepada babi coklat atas perintah Impian. Kemudian Impian mengeluarkan busur dan mengganti senjatanya yang pada awalnya menggunakan pedang.
-18
-19
Miss
-18
Miss
-19
[babi coklat dikalahkan]
[mendapatkan daging babi]
[mendapatkan taring babi]
[mendapatkan 8 exp]
[selamat, anda mendapatkan skill dasar [MEMANAH]]
[MEMANAH] (pasif)
Tingkat keterampilan : pemula (1%)
Saat menyerang menggunakan busur dan panah memberikan tambahan serangan sebesar 10%.
Akurasi serangan bertambah 10%
Impian berburu babi coklat secara terus-menerus bersama Togay dimana dia akan melakukan serangan terakhir menggunakan panahnya.
Seperti halnya dengan cara berburu kelinci, babi coklat akan di buat terhuyung karena kesehatannya yang tinggal sedikit.
Karena hal itu, Impian akan lebih mudah menyerang menggunakan panahnya. Impian yang belum memiliki skill dasar memanah akan sering meleset dari sasaran.
Babi coklat yang tengah goyah, akan memudahkan Impian menyerang sasarannya tanpa takut di hindari secara langsung saat babi coklat masih segar bugar.
Hal ini dilakukan terus menerus hingga babi ke-8 tumbang dan Impian mendapatkan skill dasar [MEMANAH].
“bagus, kita ganti cara!"
“apa lagi sekarang?”
Entah terlihat tertarik atau bersenang-senang karenanya, Togay langsung bertanya kepada Impian.
“kita akan menggunakan trap”
Impian pindah ketempat pohon terdekat yang ada di sekitar, mengeluarkan tali yang telah dibelinya, mengikat dan mengaitkan ke berbagai bagian pohon.
Di ujung tali, tali akan di ikat pada batu yang cukup besar, kemudian di Tarik agar batu melayang, dan di ujung satunya lagi, tali akan di ikat pada pohon kemudian membuat tali melingkar dan di letakkan di sekitar tanah, perangkap-pun jadi.
Itu hanya perangkap sederhana yang di buat oleh Impian.
“baiklah, Togay, berdiri di sana, jika kusuruh potong talinya, langsung kau potong”
“baiklah…”
“Alice, jangan menggangu dan menjauh atau berdiri di sebelah Togay”
Alice mengikuti instruksi Impian dan berdiri di sebelah Togay.
Sampai saat ini, Alice hanya mengamati dan melihat Impian dan Togay berburu tanpa ikut campur di dalamnya.
Level tinggi yang di miliki Alice hanya akan membuat buruan yang di incar Impian dan Togay mati seketika. Alice yang menyarankan berburu monster dengan level yang lebih tinggi di tolak oleh Impian.
Impian hanya ingin berburu dan melakkukan hal-hal yang membuatnya penasaran, sehingga, perburuan menaikan level lebih cepat di hindari olehnya.
“erh, ermm, halo dewi”
Alice yang mendekati Togay dan berdiri di sampingnya membuat dia menjadi salah tingkah sebab hanya mereka berdua saja di tempat itu saat ini.
Alice tertawa kecil dan berkata “halo”
Di sisi lain, Impian memancing babi coklat dan mendekati perangkap yang telah di siapkannya.
“potong talinya sekarang Togay!”
“eh? Oh, okay”
Sayangnya babi telah melewati perangkap dan Togay terlambat memotong tali, sehingga perangkap hanya menjerat angin saja. Tidak ada apa-apa yang terjerat.
“sial! Yang benar jika ingin membantu Togay!”
“ah, maaf, maaf”
Yang telah di marahi langsung meminta maaf atas kesalahannya, kemudian dengan hati-hati melirik kesamping kearah wanita di sebelahnya.
Melihat Alice yang menunjukan wajah kecewa, Togay langsung menundukan wajahnya seketika itu juga.
Melihat babi coklat yang tidak terjerat, Impian mengalahkan babi itu sendirian yang bahkan tidak di bantu Togay sama sekali.
Impian datang setelah mengalahkan babi coklat yang gagal di jerat oleh perangkap sendirian dan kembali memasang perangkap untuk di siapkan.
“aku akan melakukannya semua sendiri jika kau tidak becus!"
“hahah tenang saja! Kali ini semua akan lancar! sekali lagi!"
Sekali lagi Impian percaya kepadanya dan pergi kembali mencari babi coklat yang ada.
Mencari babi coklat yang berada jauh dengan babi lainnya, Impian menemukan buruan berikutnya.
Melemparkan batu kearah babi coklat, membuat perhatian dari babi coklat menuju Impian. Melihat babi coklat yang telah berlari ke arahnya, Impian ikut berlari yang hanya saja dia berlari bukan kearah babi coklat melainkan kearah jebakan yang telah 'ia siapkan.
“sekarang Togay!”
*CWIK!
Tali di potong dan babi coklat terjerat tergelantung di udara bertumpu pada tali yang mengikat kakinya.
*CWIK! *CWIK! *CWIK!
“apa yang akan kamu lakukan sekarang?”
“apa lagi? Memanahnya!”
*jleb
-18
*CWIK!
*jleb
-17
*CWIK!
*jleb
-18
*CWIK!
*jleb
-18
*CWIK!
....
....
Satu persatu anak panah tertancap pada tubuh babi coklat hingga poin kesehatan babi coklat habis sepenuhnya dan menghilang menjadi butiran cahaya.
Dengan apa yang di lakukan Impian dan babi coklat yang tergantung tanpa bisa apa-apa, serangan panah Impian tidak meleset sama sekali.
Meski busur dan anak panah yang di beli Impian meningkatkan nilai kerusakan serangan, tetapi perbedaan level dan pertahanan babi akan mengurangi nilai kerusakan sesungguhnya yang di miliki Impian.
“the F**! Kemana anak panahku!”
Alice “mungkin itu bug”
Togay “kemungkinan besar”
Anak panah yang menancap pada tubuh babi coklat menghilang semuanya bersamaan tubuh dari babi coklat itu sendiri. Impian yang melihatnya langsung mengutuk seketika itu juga.
Togay “jika kamu ingin belajar memanah, kenapa harus repot-repot menangkapnya?”
Impian “aku ingin lebih cepat menaikan tingkat kemarihan skill. Kamu ingat, saat aku mencoba menaikan skill yang kudapat dari berburu kelinci. Aku mencoba menaikannya di lapangan latihan”
Togay “ya, kamu langsung menuju lapangan latihan setelah melaporkan penyelesaian misi”
Impian “tapi skill tidak meningkat, mungkin sedikit sehingga tidak terlihat meningkat sama sekali”
Togay “…”
Impian “tapi saat aku bertarung melawan NPC yang ada di lapangan latihan, skill-nya meningkat”
Togay “okay….?”
Alice “kemungkinan cara meningkatkan skill lebih cepat adalah bertarung”
Impian “benar, jadi aku memikirkan cara ini. Meski babi coklat terjerat dan tidak bergerak, tapi itu di anggap bertarung melawan monster”
Togay “jadi begitu!”
Alice "pegetahuan baru didapat! hihihi"
Impian “sayangnya, anak panah ikut menghilang”
[MEMANAH] (pasif)
Tingkat keterampilan : pemula (34%)
Saat menyerang menggunakan busur dan panah akan memberikan tambahan serangan sebesar 10%.
Akurasi serangan bertambah 10%
[BELA DIRI] (PASIF)
Type : ???
(30% Tinju)(34% Krav Maga)(37% Muay Thai)(10% Taekwondo)(32% KungFu)(78% Silat)
Tingkat keterampilan : pemula (58%)
Serangan fisik tanpa menggunakan senjata yang memberikan kerusakan 150% dari PSY ATK pemain.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 176 Episodes
Comments