Melihat anak panah yang di pakai Impian tersisa sedikit, Impian dan Togay kembali ke desa untuk mengisi persediaan kembali.
Sedangkan Alice sendiri meminta undur diri untuk menyantap makanan yang telah di pesannya lewat app online di dunia nyata.
Meskipun Device dapat menyediakan nutrisi pada salah satu fungsinya, dimana pemain dapat memainkan permainan dengan waktu yang lama, kebutuhan untuk menyantap makanan secara langsung masih di butuhkan untuk semua orang.
Rasa dari makanan dan wangi makanan di dunia nyata masih di inginkan oleh pemain.
"kabari aku jika butuh bantuan"
"okay"
"sampai jumpa dewi Alice"
Maka dari itu, Alice memilih untuk keluar dari permainan.
Hanya tersisa Impian dan Togay saja saat ini, mereka memutuskan kembali ke desa.
Tidak hanya anak panah yang berkurang persediaannya karena bug terakhir babi coklat, tetapi juga anak panah yang telah rusak dari perburuan babi coklat sebelumnya sebagai salah satu alasan persedian anak panah Impian tersisa sedikit meski membelinya dalam jumlah besar.
Selain itu, tali yang di gunakan untuk membuat perangkap juga telah berkurang. Setiap kali perangkap di aktifkan, Togay memotong tali dimana semakin sering tali di potong, akan semakin sedikit yang dapat dipakai.
Togay juga menyarankan untuk mengambil misi jika ingin berburu monster. Exp yang di dapatkan akan lebih banyak, karena tidak hanya di dapat dari monster yang telah di kalahkan itu sendri.
Impian setuju untuk sarannya. Misi dari papan misit pusat balai desa hanya memburu monster-monster berlevel rendah.
Exp yang di dapat dari buruan tidak tinggi. Hal itu sama dengan tujuan Impian yang masih ingin mengeksplore permainan di awal mula.
Maka dari itu, saat ini Impian dan Togay berada tepat di depan papan misi pusat balai desa.
“misi apa saja yang bisa di ambil?”
Di depan papan misi harian pada pusat balai desa, Impian bersama Togay melihat-lihat berbagai misi yang tersedia.
“karena kita berburu babi coklat, kita akan mengambil misi ini”
Togay menyarankan dan memilih misi babi.
[Quest Harian]
[Terlalu banyaknya habitat dari monster babi coklat membuat penduduk desa cemas dengan ancaman yang ada. Bunuh beberapa babi untuk mengendalikan populasi yang ada agar tidak membahayakan desa.
Penyelesaian quest :
Bunuh babi coklat : 0/10
Hadiah quest :
CF : 1 silver
Exp : 100]
Karena apa yang mereka buru saat ini adalah monster babi coklat, Togay menyarankan misi yang sama dengan buruan mereka saat ini.
Prom yang di tunjukan dari misi berburu babi coklat sama dengan isi dari misi berburu kelinci.
“begini lagi?”
Melihat hal ini, Impian memprotes dengan apa yang di lihatnya dari misi berburu babi coklat.
“mau berdebat dengan NPC lagi?”
“haha tentu saja! Tapi, apa hanya bisa mengambil satu misi saja? Bagaimana dengan misi lain selain babi coklat?”
“bisa, tapi bukannya kamu ingin berburu babi?”
“untuk jaga-jaga. Kita ambil misi lainnya juga”
“ok”
Jika apa yang di dapat dari misi lain sama dengan misi berburu kelinci, Impian berpikir bahwa misi dapat di ubah setelah berdebat dengan NPC Rocast.
Melihat hal itu, Impian tidak ingin membuang kesempatan yang ada dan mengambil semua misi di papan misi pusat balai desa.
Quest yang di ambil Impian dan Togay dari quest harian adalah sebagai berikut :
Misi berburu : [kelinci], [slime], [babi], dan [mosquito]
Mayoritas level 1,1,4,4 dari kiri kekanan
Misi sumber daya : [jamur hijau], [apel madu], [rumput diskus], dan [alga hesax]
Tidak hanya mengambil misi berburu monster di sekitar desa Keoropi, tetapi mereka juga mengambil misi pengumpulan sumber daya yang dapat di temukan di dalam hutan.
“oke, tunggu aku dapat hasil bagus”
Setelah mengambil beberapa misi harian yang dapat di ambil pada papan misi, Impian menuju ruangan Rocast. Disana Rocast sudah berada di tempat duduknya seakan menanti kedatangan Impian.
Dengan senyum licik di dalam hatinya, Impian menyapa dengan wajah datar kepada Rocast.
“…jadi ada misi lain pak-“
…..
….
…
..
saat ini sendiri, tepat didepan papan misi banyak pemain berkumpul dan terlihat seperti terdapat hal tidak biasa saat ini. Lebih banyak pemain berdiri di depan papan misi harian untuk mengambil misi yang tiba-tiba muncul.
Pemain 1 “misi khusus muncul”
Pemain 2 “bos lapangan kelinci ‘spawn’”
Pemain 3 “cepat ambil”
Pemain 4 “hey! Jangan mendorong!”
Pemain 5 “cepat-cepat! Keburu bos dibunuh orang lain!”
Ribut-ribut terjadi setelah Impian memasuki ruangan Rocast. Banyak pemain berdebat karena misi baru muncul di papan misi.
Monster di dunia INK FANTASI memiliki beberapa tipe habitat. Habitat di alam terbuka dan biasa di temui pemain secara bebas biasanya di sebut monster field lapangan. Monster di luar area itu biasanya hidup didalam sebuah dungeon atau tempat khusus lainnya.
Monster field lapangan akan memunculkan satu monster besar dan lebih kuat yang biasa di sebut sebagai monster bos field atau bos lapangan. Bos field akan muncul setiap kali pemain membunuh jumlah tertentu dari jenis monster yang ada.
Saat Impian sparing degan NPC beberapa saat sebelumnya, terjadi beberapa rumor dan menyebabkan kesalahpahaman antar pemain pemula di desa Keoropi.
Entah kenapa, di mana Impian yang selalu berburu kelinci meski masih seorang pemula, membuat pemain pemula lainnya memburu kelinci secara membabi buta. Hampir setiap pemain pemula yang ada di desa memburu kelinci karna rumor yang tersebar.
Kelinci yang di buru secara terus menerus, banyak, bayak dari mereka, membuat bos field muncul dan sekarang pada papan misi, misi berburu bos field kelinci terpapar.
Di area Desa Keoropi, setiap bos field muncul, maka misi yang ada di papan misi akan muncul misi khusus berburu bos field.
Akibatnya, setiap pemain yang melihat misi tersebut, mengambil misi dan pergi berburu monster bos field kelinci.
“sial! Apakah Impian masih lama…”
Togay yang melihat misi khusus telah muncul dan banyak pemain telah mengambil misi tersebut tegang dengan keadaannya saat ini.
Menunggu Impian datang untuk menyelesaikan urusan misi harian yang lain.
10 detik menunggu…
15 detik menunggu….
25 detik menunggu….
1 menit menunggu….
Togay bolak-balik di depan papan misi tidak sabar menunggu Impian.
Setelah beberapa saat, Impian menunjukan dirinya telah keluar dari ruangan Rocast.
“cepat! Kita juga harus bergerak”
Togay langsung menarik lengan Impian sesaat setelah melihatnya.
“kemana?”
“bos field telah muncul”
Togay yang telah mengambil misi bos field, bersama dengan Impian pergi keluar desa untuk berburu.
Melupakan tujuan awal mereka untuk mengisi kembali persediaan mereka yang telah habis, Impian dan Togay berlari ke arah bos field berada.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 176 Episodes
Comments