Impian telah keluar dari pusat balai desa. Tempatnya cukup besar dengan beberapa pekerja dan konter-konter yang berbeda untuk berbagai pengurusan.
“apa kau sudah selesai?”
Si gendut dengan karakter barunya menghampiri Impian dan berbicara dengannya.
“oh, itu kau. Ya sudah”
“cukup lama hanya untuk membuat ini bukan?”
Pemain baru saja masuk dan harus menghabiskan beberapa waktu tanpa memiliki pengalaman yang luar biasa pada game. Itu memang sesuatu yang cukup di sesalkan.
“apa kamu tau, ada beberapa pegawai yang memiliki paras cantik disana…”
Dengan tatapan delusi si gendut berbicara tentang fantasinya.
“ups, lupakan. Ayo kita mencari misi di papan misi”
Aneh rasanya dengan apa yang terjadi pada Impian saat ini. Seseorang yang tidak dikenal tiba-tiba mengajak kamu berbicara dan seperti memberi perintah kepadamu untuk apa yang akan di lakukan dalam permainan ini.
Tapi yang lebih anehnya, Impian hanya mengikutinya dari belakang tanpa mempertanyakan tindakan lawannya.
Ini adalah tempat di salah satu sudut dari pusat balai desa. Terdapat papan besar dengan berbagai kertas yang terpampang berjejer di papan. Itu adalah misi yang dapat di ambil oleh para pemain.
Rata-rata misi yang ada adalah misi berburu dan mengumpulkan tanaman yang masing-masing merupakan misi berulang, sebab misi perorangan biasanya mengharuskan pemain untuk datang langsung dan bertanya pada si pemberi misi.
Banyaknya monster yang berkeliaran di seluruh luar lingkup desa mengharuskan pembersihan secara teratur agar tidak menyebabkan bahaya pada desa. Desa mengatur untuk memberikan misa kepada pemain untuk mempermudah pekerjaan yang harus di ambil desa itu sendiri untuk membersihkan monster.
“mari kita berburu ini”
Si gendut menunjuk misi yang ada di papan. Dengan cara ini, prom system muncul dan tanda misi di perlihatkan untuk di terima pemain.
“oh aku lupa, kita belum membuat party, terima, aku mengundangmu”
[player Togay mengundangmu untuk berparty]
[TERIMA/TOLAK]
Impian menekan tobol ‘TERIMA’ pada prom system menerima undangan party dari si gendut yang memiliki nama karakter Togay.
Togay [Manusia][-]LVL 1 [P]
HP : 100/100 MP : 100/100
Impian [Manusia][-] LVL 1
HP : 100/100 MP : 100/100
Muncul tanda nama dan beberapa informasi di pojok kiri atas dari pandangan Impian.
“kamu melihat nama di kiri atas bukan? Itu nama-nama dari anggota party yang sudah kamu bentuk”
Togay menjelaskan karena Impian melihat ke kiri atas dari pandangannya sehingga Togay menjelaskan kepada Impian.
“lalu apa itu tanda [-] dan [P]?
“itu adalah Class, player lvl 1 belum memilikinya sehingga seperti itu sedangkan [P] artinya pemimpin party. Masuk kedalam system pengaturan dan sembunyikan info pemain lain di party agar tidak menghalangi pemandangan”
Togay menyarankan kepada Impian. Setelah mengikuti arahan Togay, Impian mengatur beberapa pengaturan untuk tampilan party-nya.
Togay LVL 1 [P]
Impian LVL 1
Hanya ada nama, level, dan bar HP/MP tanpa angka lagi sehingga tampilan tidak lebih panjang dan mengganggu pandangan Impian.
“akan kubagikan misinya”
[Quest Harian]
Terlalu banyaknya habitat dari monster kelinci bertanduk membuat penduduk desa cemas dengan ancaman yang ada.
Bunuh beberapa kelinci untuk mengendalikan populasi yang ada agar tidak membahayakan desa.
Penyelesaian quest :
Bunuh kelinci tanduk : 0/10
Hadiah quest :
CF : 1 silver
Exp : 100
“ayo pergi ke arah barat desa, di sana tempat habitat kelinci”
Desa Keoropi memiliki empat pintu masuk yang tersebar ke berbagai penjuru, utara, timur, selatan, dan barat. Pada daerah barat, utara, dan timur memiliki monster berlevel 1 dan semakin jauh dari desa maka monster akan semakin kuat dengan level monster yang semakin tinggi.
Kelinci di barat, slime di utara, dan ayam di timur. Sedangkan wilayah selatan desa di mulai dari monster yang berlevel 4 yang di huni oleh banyak babi hutan.
Setelah keluar dari desa, tidak jauh dari pintu masuk desa, Impian dan Togay menemukan banyak kelinci yang sedang di buru oleh pemain lain. Seperti inilah kehidupan game MMORPG, sulit untuk menemukan buruan yang sedang tidak diburu oleh pemain lain dan pemain tidak ada yang mencuri buruan sesuka hati. Seakan terdapat perjanjian tidak tertulis dari para pemain.
“persiapkan senjatamu, begitu kita menemukan kelinci yang tidak diburu, kita langsung menyerangnya”
Togay menginstruksikan kepada Impian. Mengecek inventory-nya, Impian menemukan pedang standar untuk pemula.
Setiap pemula biasanya diberikan 10 roti, 1 pedang pemula dan 10 chopper dalam inventarisnya. Pakaian pemula langsung dikenakan oleh pemain begitu mereka muncul di dalam game.
PEDANG PEMULA
GRADE : -
DAYA SERANG : 5
DURABILITY : 100/100
BAJU PEMULA
GRADE : -
PERTAHANAN : 1
DURABILITY : 100/100
CELANA PEMULA
GRADE : -
PERTAHANAN : 1
DURABILITY : 100/100
SANDAL PEMULA
GRADE : -
PERTAHANAN : 1
DURABILITY : 100/100
Akhirnya Impian dan Togay menemukan kelinci yang tidak di buru oleh pemain lain. Satu kelinci yang tidak di buru siapapun berada di hadapan mereka dan tanpa banyak basa-basi lagi Togay melesat kedepan menyerang bagian belakang punggung kelinci.
KELINCI TANDUK DESA KEOROPI
LVL : 1
Pedang pemula ditebaskannya Togay ke tubuh kelinci yang sedang diam dan menyebabkan kerusakan dengan angka yang muncul akibat tebasannya.
-12
Angka keluar di atas kepala kelinci berwarna merah dan menghilang tidak lama kemudian. Kelinci yang kesal karena serangan Togay berbalik dan melompat untuk membalas Togay.
Togay melompat kebelakang untuk menghindari serangan kelinci.
Begitu kelinci mendarat ketanah akibat serangannya yang meleset, Togay langsung melakukan serangan kembali kepada kelinci.
-11
Angka berwarna merah kembali muncul di atas kepala kelinci. Seakan kesal kelinci langsung melompat kearah Togay dan tidak memperdulikan serangan yang dilakukan Togay sebelumnya.
-2
Tiba-tiba batu menyerang tubuh kelinci yang hendak menyerang Togay dan keseimbangan kelinci goyah. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Togay kembali menebas kelinci.
-14
-11
-2
-10
-2
-13
….
Batu dan tebasan pedang saling bersilih ganti menyerang tubuh kelinci. Sedikit demi sedikit, bar kesehatan kelinci menurun drastis dan mencapai angka 0.
Tubuh kelinci perlahan-lahan menghilang menjadi butiran sinar putih setelah di kalahkan.
Prom system Impian
[kelinci bertanduk di kalahkan]
[mendapat daging kelinci]
[1 exp]
Prom system Togay
[kelinci bertanduk di kalahkan]
[mendapat daging kelinci]
[2 exp]
“hah…. Hah…. Kamu hebat dalam melempar batu, TAPI KENAPA TIDAK IKUT MENYERANG DENGAN PEDANGMU!?”
Entah memuji atau memarahi, Togay berteriak di akhir kalimatnya kepada Impian.
“kau harusnya ikut menyerang dengan pedangmu jangan hanya nyengir”
“ha ha ha”
“lemparanmu bagus, timingnya tepat, aku tidak mendapat cedera serangan, itu cukup bagus. Tapi tidak masalah mendapatkan satu dua serangan dari monster, karena pemain lvl 1 tidak dapat berbuat banyak”
“ok ok”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 176 Episodes
Comments