“ini roti terkahirku….”
Setiap pemain memiliki bar stamina mereka masing-masing. Bar stamina berpengaruh terhadap gerakan dan tindakan setiap pemain.
Setiap kali bar kesehatan mereka menurun, maka dampak serangan mereka juga semakin menurun. Tubuh pemain akan semakin berat untuk di gerakan dan mempengaruhi kecepatan gerak dan kecepatan serangan mereka yang semakin melambat.
Jika bar kesehatan mencapai nol, maka tubuh pemain akan ambruk ke tanah dan 'tak bisa di gerakan sama sekali.
Untuk mengisi bar stamina pemain yang telah menurun, apa yang di lakukan oleh pemain pemula biasanya hanya berdiam diri dan menunggu bar stamina mereka terisisi kembali secara otomatis.
Tindakan lainnya yang bisa di lakukan oleh pemain pemula adalah memakan persediaan roti yang mereka miliki di dalam inventaris pemain. Roti di berikan di awal permainan kepada pemain pemula oleh pengembang game sebagai salah satu persediaan yang ada.
Hal itu juga di lakukan oleh Impian untuk mengisi bar Stamina-nya yang telah turun.
Impian memakan roti yang dia miliki di dalam inventarisnya untuk mengisi bar Stamina, tetapi sayangnya, apa yang dimiliki Impian adalah yang terakhir di tangannya saat ini.
Jika hanya menunggu berdiam diri untuk terisi secara otomatis, Impian merasa bahwa waktu yang di perlukan akan terbuang begitu saja.
Dengan memakan roti, bar stamina akan kembali terisi dengan cepat tanpa harus menunggu waktu berlalu.
Jika pemain hanya berdiam diri dan menunggu bar stamina mereka terisi, peningkatan dari isi ulang stamina hanya naik secara perlahan... sangat perlahan.
“itu karna kau melakukan gerakan berlebihan”
Jika Impian menyerang menggunakan pedang yang di milikinya, serangan yang di hasilkan akan lebih besar dan kesehatan kelinci akan menurun lebih cepat.
Berbeda dengan apa yang di lakukan Impian yang menyerang dengan tangan kosong. Bar kesehatan kelinci berkurang sangat perlahan.
Dengan tindakan itu, gerakan yang di lakukan akan lebih banyak dan stamina yang berkurang akan lebih besar.
Atas hal tersebut, Togay memarahi Impian.
“…”
“bukankah sudah kubilang, skill bisa di dapatkan secara mudah nanti”
“…”
“kamu hanya perlu mengumpulkan coin dan membeli skill dari NPC atau melakukan beberapa quest dan mendapatkan hadiah skill tanpa perlu bersusah payah seperti itu. Hanya itu yang perlu di lakukan”
“berisik gendut. Aku hanya ingin melakukannya”
“apa yang kamu lakukan terlihat sia-sia”
“apa salahnya jika yang ku lakukan membuatku senang? Jika tidak ku lakukan, aku merasa kreativitasku akan menghilang”
Itu hanya alasan Impian saja yang di berikan terhadap omelan Togay terhadapnya.
Sebenarnya Impian hanya merasa bosan dan melakukan tindakan lain agar kebosanannya menghilang.
Meski begitu, Impian tidak menyuarakannya kepada Togay.
“huh…”
“jika kau tidak suka, kamu boleh pergi”
“bukannya begitu…”
“lalu?”
“aku juga penasaran dengan apa yang kamu lakukan”
Dari tindakan Impian, apa yang terlihat di mata kepala Togay berbeda. Impian seperti melakukan hal yang berbeda dengan pemain pada umumnya.
Impian terlihat seperti mengetahui dan mempelajari sendiri skill-skill dasar yang di butuhkan di awal permainan.
Jika pemain pemula, mereka akan cukup mengandalkan pedang mereka dan tidak memperdulikan skill dasar sama sekali.
Lebih cepat naik level maka akan semakin banyak skill yang bisa di dapat nantinya tanpa perlu memikirkan skill dasar di awal permainan.
Tetapi Impian berbeda, dia tetap melakukan serangan-serangannya tanpa menggunakan pedangnya agar lebih cepat berburu kelinci.
“kenapa kamu tidak mengikutinya jika penasaran?”
“aku hanya malas melakukannya….”
“….”
“aku tertarik dengan tindakanmu, mencoba sesuatu yang berbeda dengan pemain lainnya meski itu hal yang menurut mereka sia-sia tapi tetap saja kamu lakukan”
“…”
“kamu tahu? Hal yang membuat lelaki tertarik selain wanita, wanita, wanita, uang, dan kekuasaan?”
Kenapa wanitanya tiga kali? Huh~
Impian yang mendengarkan Togay mau tidak mau berbicara menanggapinya meski di dalam hati.
“cerita menarik dari seseorang!”
“kalau begitu baca buku atau nonton film sana”
“kenapa? Jika ada di depan matamu sendiri…”
“jadi jangan banyak mengeluh dan bantu aku sesekali”
“bukankah itu yang kulakukan saat ini? Hihihi, ini adalah intro dari awal cerita… ku harap cerita itu tetap menarik…”
“bukankah kau yang aneh…”
Karena matahari sudah terbit dan persedian roti Impian telah habis, mereka berdua memutuskan untuk kembali ke desa mengisi ulang persedian roti mereka yang telah habis.
Impian dan Togay melaporkan misi mereka terlebih dahulu sebelum membeli roti kepada NPC.
Dengan total 47 pembunuhan kelinci yang telah mereka buru, quest yang mereka selesaikan telah mencapai 4 batch dari misi dan mendapatkan 400 exp masing-masing serta 4 coin silver secara total.
Exp yang di dapatkan tidak di bagi dua secara merata oleh sistem, sedangkan coin yang di dapat, mereka bagi dua sendiri.
Setelah selesai melaporkan misi mereka, Impian dan Togay pergi untuk membeli roti dindesa.
Saat perjalanan menuju pedagang roti di desa untuk memenuhi persediannya, Togay berbicara dan menyarankan untuk membeli ramuan stamina (minor) ketimbang membeli roti jika hanya untuk memenuhi kebutuhan mengisi bar stamina tetap terjaga.
Hasil yang di berikan dari memakan roti untuk mengisi bar stamina tidak begitu besar.
Roti yang di makan memiliki efek penambahan bar kesehatan dan stamina, karena hal itu, pengisian bar stamina tidak begitu besar.
Sebaliknya, potion atau ramuan stamina, khusus hanya untuk mengisi bar stamina pemain. Hal itu yang menyebabkan potion atau ramuan stamina lebih baik ketimbang roti.
Harga satu botol ramuan stamina (minor) adalah 20 koin chopper, dengan koin yang Impian peroleh saat ini adalah 2 silver 60 chopper. Impian hanya mampu membeli 13 ramuan stamina (minor) saat ini.
Besaran coin umum yang ada dalam permainan, seperti ini :
1 silver \= 100 chopper
1 gold \= 100 silver
1 platinum \= 100 gold
Sehingga, coin Impian yang memiliki 2 silver 60 chopper sama dengan 260 chopper.
Jika satu harga potion atau ramuan stamina 20 chopper, makan Impian hanya bisa membeli 13 barang saja.
“pakai koinku, jadi bisa membeli banyak”
Togay memberikan koinnya kepada Impian dan membeli total 26 ramuan stamina (minor).
[Potion Stamina] (minor)
[Memulihkan 10% dari total stamina pemain.
1% stamina bertambah secara terus menerus setiap 3 detik selama 1 menit.
Efek tidak dapat di tumpuk selama 30 menit.]
“tunggu disini, aku akan berganti ke akun utama, aku punya banyak koin di akun utama”
Setelah mengatakan hal seperti itu, tubuh Togay menghilang dan informasi dari nama yang terlihat pada sistem party bahwa ia telah log off.
“benar! Aku lupa invite teman-temanku!”
Setelah melihat Togay menghilang dari tempatnya, Impian teringat dengan teman-teman yang dia miliki.
Karena beberapa waktu berlalu atas intervensi dari Togay sesaat Impian memasuki permainan, Impian melupakan untuk mengabarkan kepada teman-temannya bahwa ia telah membuat karakter INK FANTASI.
Beberapa nama karakter Impian masukakan untuk mengirim permintaan pertemanan. Tidak lupa Impian menuliskan pesan surat untuk memberi tahu teman-temannya bahwa yang mengirim permintaan pertemanan adalah dia.
[IKILUA] Ini aku Riski, terima permintaan pertemananku (nama panggilan asli Rifki)
[AliceWonderland] Ini aku Riski, terima permintaan pertemananku (nama panggilan asli Alice)
[CLOROFIL] Ini aku Riski, terima permintaan pertemananku (nama panggilan asli Ibnu)
[Kuro] Ini aku Riski, terima permintaan pertemananku (nama panggilan asli Reza)
Meski Impian memiliki beberapa teman lainnya yang memainkan game INK FANTASI, tetapi Impian hanya mengetahui ke empat nama karakter pemain saja saat ini.
Hanya berselang beberapa saat notifikasi pesan chat masuk pada Impian.
[IKILUA] dimana kau saat ini?
[Impian] desa pemula keoropi, kerajaan suci lorena
[IKILUA] tunggu, aku akan kesana
[Impian] ok
Tidak hanya mendapat pesan dari IKILUA, Impian mendapat pesan juga dari Alice.
[Alice] dimana kamu Riski?
[Impian] desa pemula keoropi, kerajaan suci lorena
[Alice] tunggu, aku kesana
[Impian] ok
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 176 Episodes
Comments