# Membatalkan pernikahan

" Senja..!!" tegur Sita.

" Aku pengen sendiri dulu Ta.." ujar Senja tanpa memandang Sita.

" Kamu kenapa, maaf aku salah ngomong lagi yaa..?" ucap Sita " Oke, aku kasih beberapa saat buat kamu sendiri,, tapi.. aku ingatkan kamu itu nggak sendiri ada aku juga keluarga kamu dan adalagi keluarga ku juga sangat menyayangimu." ucap Sita setelah mengucapkan hal itu Sita lun beranjak pergi dari tempat dimana Senja berada.

.

.

" Senja mana Ta? " tanya Umi Salamah dengan wajah khawatir

" Ada di taman belakang umi, Sita minta.. biar dia sendiri dulu,, tadi Sita kesana diusir." ucap Sita manyunkan bibirnya

" Ya sudah, biar Umi coba.. " ucap Umi Salamah langsung berjalan ke halaman belakang

Sita yang ingin mencegah Umi Salamah, tak sampai hati, karena memang Umi yang tahu akan sifat putrinya itu.

" Sayanggg.. kenapa malem-malem minta Sita tinggalin kamu,, bicara sama Umi,, keluarkan keluhan apapun di dalam hati Senja, jangan begini nak.. sebentar lagi kamu menikah,kasihan suami kamu nanti..masak punya istri ngambekan kerjaannya. "

" Entahlah Umi, Senja bingung.. Senja nggak tau harus bagaimana,,undangan sudah di sebar, Senja pun baru tahu kalau Kak Ali bohongi Senja selama ini." ucap senja lirih

" Maksudnya, apa yang dia perbuat maksud umi,, dia bohongi kamu soal apa? " tanya Umi semakin penasaran.

" Umi.. kak Ali sudah menikah siri dengan Viana,pernikahannya sudah jalan mau tiga bulan dan itu karena mereka tak sengaja melakukan ONS karena obat perangsang setelah dateng kesebuah pesta, dan Viana hamil anak kak Ali,,kenyataan ini baru Senja tau tadi sore, dan ak sengaja bawa Viana kesini, karena menurut Viana Kak Ali nggak pernah dateng, kalaupun dateng itu karena Viana kadang ngidam." jelas Senja

Umi Salamah tentunya syok mendengar kenyataan bahwa sang putri seperti di permainkan.

" Ya Allah nak, Umi harus gimana?" untung saja undangan cuma dua ratus orang, lalu apa yang akan kamu lakukan nak? " tanya Umi Salamah

" Aku ingin kak Ali bertanggung jawab penuh atas anak dan istrinya." ucap Senja dengan tatapan yang sendu.

" Oke, gimana kalau... "

Umi Salamah pun memberikan saran nya agar semua sejalan apa yang Senja inginkan, namun perlu keikhlasan hati dari Senja.

Dengan yakin Senja setuju akan rencana sang umi. .

.

.

.

Hari ini,adalah pernikahan Senja dan juga Ali.

Namun, ada yang berbeda dengan Senja.

" Aku mau di bawa kemana Senja." ucap Viana saat dirinya terkejut Senja dengan tiba-tiba menariknya le dalam kamar dan dirias.

" Aku mohon menurutlah." ucap Senja.

Akhirnya Viana yang melihat wajah Senja yang terlihat serius akhirnya mau tak mau mengikuti kemauan Senja.

"Ayo Ali.. kamu kenapa malah dari tadi mondar mandir, trus sibuk telpon siapa, Senja..nanti juga ketemu disana."ucap Sang bunda

" Nggak papa kok bun, Ali cuma mau pastikan sesuatu saja. " ucap Ali.

" Pastikan apa kak,,pastikan keadaan Viana,, kenapa,, kenapa kamu lakuka hal ini sama aku juga Viana,, maksud kamu apa,, kamu ngerasa hebat.. jadilah laki-laki bertanggung jawab,,apa kamu pikir dengan cara kamu menikahiku sesuai dengan kesepakatan awal,,trus kamu seenaknya ngalkuin semua ini sama Viana,,dimana hati kamu kak, kalaupun kamu memikahiku tentu aku kan sangat membencimu."

Ali dan semua orang yang ada di rumah itu terkejut dengan kedatangan Senja dengan tiba-tiba, sedangkan mereka akan bertandang kerumah Senja untuk menikahkan Ali dengan Senja.

" Senja,, ini kenapa sayang,, kamu ngapain disini,, pernikahan kamu tinggal dua jam nak.. kenapa kamu malah disini? " ucap Bunda Ali.

" Sebaiknya kamu jujur dengan ayah juga bunda, atau perlu aku yang mengatakan semuanya,, mengungkapkan betapa kejam nya kamu pada seorang istri yang sedang hamil, dan dengan mudah kamu akan menikah dengan orang lain dan orang itu adala aku, maaf kak aku nggak akan mau, aku lebih baik mundur." ucap Senja menatap tajam Ali.

" Senja bisa aku jalaskan, kamu nggak mengerti posisi aku waktu itu Senja, dan aku terpaksa menikah dengan Viana, aku menikahi Viana karena dia hamil anakku,dan aku nggak mungkin lepas tangan pada darah dagingku sendiri." jabar Ali

Pengakuannya pun sontak membuat semuanya kaget bukan main, apalagi ayah dab bundanya

Plakk

Satu tamparan mendarat di pipi Ali, bunda Ali melihat nyalang ke arah Ali. Ada perasaan marah, sedih, kecewa, syok dengan kenyataan yang baru mereka dengar.

" Bunda dan ayah nggak pernah ngajarin kamu jadi laki-laki breng*ek nak.. kenapa kamu sampe begini, dimana wanita itu,, dimana kamu sembunyikan..!! " teriak sang bunda mencengkram kerah baju Ali.

" Bun,,Ayah,, Ali minta maaf.. memang Ali menikahi Viana karena memang kewajiban Ali buat anak Ali, tapi.. aku mencintai Senja bukan Viana." ucap Ali masih saja ngotot dengan argumennya

" Apapun itu Ayah dan bunda kecewa sama kamu,,dimana Viana itu,bawa kemari.." ucap Ayah

" Tapi ayah..

" Maaf semuanya,, Senja dengan berat hati ingin menyampaikan jika Senja mundur dari pernikahan ini, dan untuk kak Ali jika kakak adalah laki-laki baik dan tanggung jawab, tetaplah datang ke tempatku, nikahi Viana dengan baik ,resmikanlah pernikahan kalian dengan restu ayah dan bunda,aku tak mau di bilang wanita tak punya hati. Kamu bayangkan jika kamu tetap menikah dengan ku, ada anak kamu yang akan menanggung imbasnya karena ayah nya punya wanita lain, istri sirimu dianggap pelakor, padahal dia adalah istri pertamamu, istrimu menjadi istri yang tak dianggap oleh keluarga besar dan imbasnya balik ke anak kalian,, bisa mentalnya yang kena.Aku nggak ingin kmu jadi pria egois aku ingin kamu menjadi orang yang tanggung jawab atas anak istrimu dengan sepenuh hati mu,, jaga dia aku yakin Viana wanita yang baik,, dia juga korban disini, dan dia rela berhenti dari kuliahnya pun demi menikah denganmu, dia sendiri kak.. dia anak yatim piatu,,masihkah kamu nggak punya hati..?? " ucap Senja dengan memandang Ali tak bisa terbaca.

Semua diam dengan ungkapan Senja, dan tanpa menunggu lama Senja pun akhirnya keluar dari rumah Ali, walaupun dia tak tega dengan membuat bunda menangis karena mendengar kenyataan pahit ini dan membeberkan aib yang ada pada kehidupan Ali.

Flashback On

Setelah melihat Viana yang sibuk di rias, Senja menuju ruang tengah dan disana dia memeluk sang Umi, dan Umipun tahu artinya.

" Pergilah,, cegahlah,, sebelum dia datang dan lebih menyakitkan lagi." ucap Sang umi dan Senja pun mengangguk.

" Sita ikut aku.. " ucap Senja sesaat setelah berpamitan dengan uminya

" Ehhhh... kita mau kemana,, jangan ditarik-tarik,,lo mau...

" Berisik, udah ayok.. kita akan kerumah Ali dan membatalkan pernikahan memuakkna ini." potong Senja.

Mendengar suara Senja yang meninggi dan seperti meluapkan emosinya membuT Sita menghembuskan nafas kasar.

Flashback Off

Akhirnya merekapun menemui Ali dan keluarga nya,, sebelum benar-benar sampai di rumah Senja.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Kinay naluw

Kinay naluw

jadi jangan lari dari tanggung jawab Ali.

2022-09-12

1

Wiwi Karwi

Wiwi Karwi

lanjut thor

2022-07-13

1

Noora Iyyah

Noora Iyyah

kk, akan lebih mantap lg klo tanda bacanya pas. kadang suka bingung 😕

2022-07-13

0

lihat semua
Episodes
1 #Si Absurd VS Ukhti
2 # Pengenalan
3 #Pulang Bareng
4 # Membayar Hutang Indah
5 # CPR
6 #Kala Pergi
7 # Cerita Kala
8 # Calon Suami Kembali
9 #Persiapan Pernikahan Senja
10 # Detik-Detik Pernikahan Senja-Ali
11 # Senja Yang Sensitif
12 # Membatalkan pernikahan
13 # Pernikahan Ali & Viana ( Pengantin Pengganti)
14 # Datang Dan Pergi
15 # Healing nggak Penting
16 # Penguntit
17 # Tuduhan Pelakor
18 # Makan Buah Simalakama
19 # Calon Istri
20 # Saling Menguntungkan
21 #Rencana Pernikahan
22 # Kedatangan CEO baru.
23 # Hak Paten Kala ( Si merah delima)
24 # Balas Budi
25 # Rumah Baru Setelah Menikah
26 # Rencana Ke Toko Perhiasan
27 # Sengsara membawa Nikmat
28 # Aspri Dadakan
29 # SAH
30 # Intimate Party
31 # Sholat berjamaah
32 #Naga Sakti Milik Kala
33 # Gagal Total
34 #Rencana Pindah rumah
35 # Bersikap Selayaknya
36 # Bermalam di Kamar Kala
37 # Servis
38 # Persiapan Pindah Rumah
39 # Bumbu Cinta
40 #40
41 # Kata 'Sayang'
42 # Des*Han di Kamar Mandi
43 #Baju Haram
44 #Naga Sakti & si Apem
45 # Terkuak
46 #Waktu Berlalu Cepat
47 #Rencana Pergi Ke Australia
48 #Ingin Ayah
49 #Kala tahu Keberadaan Senja
50 #Tak Punya Daddy
51 #Mereka Anakku
52 #Pertemuan
53 #Mencoba menjelaskan
54 #Penolakan Senja
55 #Feeling Arsen
56 #Nama Daddy
57 #Nama Daddy
58 #Bertemu Daddy
59 #Keresahan Hati
60 #Ketahuan Bunda
61 #Meminta Bantuan Sita
62 #Rindu Daddy
63 #Maaf
64 #Bertemu Sahabat
65 #Maira Sakit
66 #Bicara Berdua
67 #Mengurai Masalah
68 #Saling Memaafkan
69 # Ikatan Bucin Istri
70 #Menjalani Peran
71 #Akan Kembali Semula
72 #Satu Kamar
73 # Di tinggal Berdua
74 # Ajakan Ngedate
75 # Haruskah Menikah Lagi??
76 # Ikhlas Memaafkan
77 # Senja yang Ceroboh
78 #SAH lagi?
79 # Akhinya Kembali Bersama
80 #Pengganggu Cilik
81 # Aksi Naga Sakti
82 # Bayi Dugong yang Manja
83 # Kembali
84 #Burung Yang Beda
85 # PIL Kontrasepsi
86 # Mode Manja Senja
87 #Hamil?
88 # Alhamdulillah Hamil..
89 # Nostalgia SMA
90 # Kemauan Bumil
91 #Antri Martabak
92 # Arga Minta kembali
93 Drama Sita
94 # Apa Masih Cinta?
95 #Susah mengakui Rasa
96 #Rayyan Pergi
97 #Mengintai
98 #Dektektif Dadakan.
99 #Grebek Apartment Arga
100 #Kelahiran Baby Skala ( Berakhir Bahagia)
Episodes

Updated 100 Episodes

1
#Si Absurd VS Ukhti
2
# Pengenalan
3
#Pulang Bareng
4
# Membayar Hutang Indah
5
# CPR
6
#Kala Pergi
7
# Cerita Kala
8
# Calon Suami Kembali
9
#Persiapan Pernikahan Senja
10
# Detik-Detik Pernikahan Senja-Ali
11
# Senja Yang Sensitif
12
# Membatalkan pernikahan
13
# Pernikahan Ali & Viana ( Pengantin Pengganti)
14
# Datang Dan Pergi
15
# Healing nggak Penting
16
# Penguntit
17
# Tuduhan Pelakor
18
# Makan Buah Simalakama
19
# Calon Istri
20
# Saling Menguntungkan
21
#Rencana Pernikahan
22
# Kedatangan CEO baru.
23
# Hak Paten Kala ( Si merah delima)
24
# Balas Budi
25
# Rumah Baru Setelah Menikah
26
# Rencana Ke Toko Perhiasan
27
# Sengsara membawa Nikmat
28
# Aspri Dadakan
29
# SAH
30
# Intimate Party
31
# Sholat berjamaah
32
#Naga Sakti Milik Kala
33
# Gagal Total
34
#Rencana Pindah rumah
35
# Bersikap Selayaknya
36
# Bermalam di Kamar Kala
37
# Servis
38
# Persiapan Pindah Rumah
39
# Bumbu Cinta
40
#40
41
# Kata 'Sayang'
42
# Des*Han di Kamar Mandi
43
#Baju Haram
44
#Naga Sakti & si Apem
45
# Terkuak
46
#Waktu Berlalu Cepat
47
#Rencana Pergi Ke Australia
48
#Ingin Ayah
49
#Kala tahu Keberadaan Senja
50
#Tak Punya Daddy
51
#Mereka Anakku
52
#Pertemuan
53
#Mencoba menjelaskan
54
#Penolakan Senja
55
#Feeling Arsen
56
#Nama Daddy
57
#Nama Daddy
58
#Bertemu Daddy
59
#Keresahan Hati
60
#Ketahuan Bunda
61
#Meminta Bantuan Sita
62
#Rindu Daddy
63
#Maaf
64
#Bertemu Sahabat
65
#Maira Sakit
66
#Bicara Berdua
67
#Mengurai Masalah
68
#Saling Memaafkan
69
# Ikatan Bucin Istri
70
#Menjalani Peran
71
#Akan Kembali Semula
72
#Satu Kamar
73
# Di tinggal Berdua
74
# Ajakan Ngedate
75
# Haruskah Menikah Lagi??
76
# Ikhlas Memaafkan
77
# Senja yang Ceroboh
78
#SAH lagi?
79
# Akhinya Kembali Bersama
80
#Pengganggu Cilik
81
# Aksi Naga Sakti
82
# Bayi Dugong yang Manja
83
# Kembali
84
#Burung Yang Beda
85
# PIL Kontrasepsi
86
# Mode Manja Senja
87
#Hamil?
88
# Alhamdulillah Hamil..
89
# Nostalgia SMA
90
# Kemauan Bumil
91
#Antri Martabak
92
# Arga Minta kembali
93
Drama Sita
94
# Apa Masih Cinta?
95
#Susah mengakui Rasa
96
#Rayyan Pergi
97
#Mengintai
98
#Dektektif Dadakan.
99
#Grebek Apartment Arga
100
#Kelahiran Baby Skala ( Berakhir Bahagia)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!