# Detik-Detik Pernikahan Senja-Ali

Senja kini sedang sibuk dengan pekerjaan nya dan juga persiapan pernikahannya. 90% persiapan pernikahan nya pun sudah rampung, Hanya mengundang 200orang tamu untuk menjadi lebih private acara sakral Senja dan Ali.

Ali pun kini sudah mulai gabung dengan BAHTIAR Group, walaupun di Gedung yang berbeda namun,,masih satu kompleks dengan Gedung pusat.

" Senja, kamu besok mulai cuti dong? " tanya Sita dengan wajah terlihat bersedih

" Iya, trus kenapa muka kamu gitu, sedih?" tanya Senja mencolek hidung mancung Sita.

" Ahhh.. kamu nih, aku sedih tau,, sebentar lagi aku nggak bisa spend time seenaknya sama kamu. " ucap Sita terasa sedih di hatinya.

" Nggak lah,, nanti aku bisa bikin scedule buat kita spend time oke?" ucap Senja dengan memeluk sang sahabat.

" Tapi, hati ku kenapa ada yang ganjel yah Ta..entah ini perasaan apa, kata umi,, ini wajar karena aku kan mau nikah." ucap Senja dengan mengingat perkataan sang umi.

" Soal apa, kamu mau rubah haluan,, jangan gila kamu Sen.. empat hari lagi kamu mau nikah sama Ali. Kok Kamu ngomong kayak gitu ,apa ada masalah sama kalian berdua? " tanya Sita sangat mengkhawatirkan sang sahabat.

" Hahhh,,nggak tahu..mungkin hanya perasaan aku saja Ta, tapi.. gelagat Kak Ali semenjak kembali itu aneh, sering uring-uringan, kadang ngelamun,pokoknya seperti dia ada something yang dia sembunyikan." urai Senja.

" Trus, kamu nggak nanya ke Kak Ali soal perubahan sikap dia?

" Sudah, dia jawab nggak ada apa-apa cuma urusan kerja, iya lah.. dia karyawan baru, perlu juga penyesuaian sama kerjaannya." ucap Senja.

" Sudahlah, jangan terlalu banyak mikirin yang nggak penting." ucap Sita coba menenangkan sang sahabat.

Senja hanya bisa menarik nafas dalam dan menghembuskan nafas nya dengan perlahan.

___________________________________________

"Pokoknya Opa nggak mau tau, dan opa nggak mau dengar kamu bikin banyak alasan sama Opa,,dikira kami nggak tahu bagaimana kehidupan bebas kamu disana, bulan depan harus ada sudah balik ke Indonesia."

Ucapan Opa Bahtiar yang Kala dengar, sejak siang itu sang Opa menghubungi nya memberikan ultimatum untuk Kala kembali ke Indonesia.

" Apa aku sanggup menapakkan kaki di tempat dimana harapan ku telah punah." gumam Kala.

" Kalau lah,dari dulu lo berani melangkah mendekati Senja dengan cara yang baik pastinya lo nggak kayak gini Kal." ucapan Marvin menyadarkan Kala yang sempat tenggelam dalam lamunannya.

" Apaan sih lo..!! " kata Kala mengelak kenyataan menyakitkan yang menghujam hatinya.

" Kal, kita tahu lo terlalu takut untuk dekat dengan Senja, apalagi lo ngrasa, kalau lo banyak norehin luka pada Senja, menganggapnya wanita yang mudah terpesona atau manfaatkan kekayaan keluarga lo, dan lo tahu kan.. persahabatan Sita dengan Senja, nggak bisa diukur dengan banyaknya harta keluarga Bahtiar, dan gw denger Opa sama Oma lo sayang banget sama Senja." ungkap Rayyan.

" Huft... kita kelarin kerjaan disini.. trus baru kita balik ke Indo." ucap Kala membuat keputusan untuk kembali ke Indonesia.

_______________________________________

Hari ini Senja sudah mulai cuti dan keadaan rumahnya pun sudah ramai dari kemarin menyiapkan segala sesuatunya untuk menjamu tamu undangan.

Acara yang di buat Senja sederhana karena cuma 200orang yang dia undang, bukan tak mau ngadain besar-besaran cuma Senja ingin hanya keluarga dan teman dekat saja yang menghadiri acara sakral nya niat awalnua agar intimate.

Saat di kamar, Senja sedang bersama Sita menonton drakor kesukaan mereka.

Namun, ada notifikasi pesan yang membuat Senja penasaran.

" Temui aku di Caffe DX jam dua siang ,datanglah ..ini berhubungan dengan info mengenai calon suamimu."

[Sand Picture ,terlihat gambar seseorang yang Senja kenal sedang menjabat tangan seseorang]

DEG

"Sen, kamu kenapa,, kamu baik-baik saja kan?" tanya Sita saat melihat Senja yang mematung setelah membuka ponselnya.

Dengan cepat Sita merebut ponsel yang masih di pegang Senja dan betapa terkejutnya Sita melihat gambar yang ada dalam ponsel Senja.

" Apa yang terjadi Ta, aku.. aku takut,,hiks... hiks.. " ucap Senja dengan tangis yang kini pecah.

Sita melihat Senja yang menangis langsunng merengkuh tubuh Senja dan memeluk nya erat.

" Tenang Sen, kamu nggak boleh gegabah.. jangan terlalu percaya dengan apa yang ada kamu dapat barusan, kita perlu siasat Sen.. sekarang jam satu siang, kamu siap-siap aku akan temani kamu ketemu orang itu,,jangan khawatir yaa..? " kata Sita mencoba menenangkan sahabatnya.

Mendengar perkataan Sita, akhirnya Senja mengalihkan pandangannya ke arah Sita dan mengangguk setuju, akhirnya mereka bersiap untuk datang ke tempat yang tercantum pada pesan yang Senja terima.

" Lho dek, kalian mau kemana? " tanya Indah saat melihat Senja dan Sita keluar dari kamar Senja.

" I_ini mba kita ada urusan mendadak, cuma sebentar kok.. Insyaallah nggak akan ada apa-apa." ucap Senja meyakinkan Indah.

" Kan umi larang kamu pergi Sen." ucap Indah.

" Senja, Sita kalian rapi gini mau kemana? " tanya Umi Salamah yang keluar dari kamarnya.

"Umi.. sebentar aja yah,, ini ada hal penting umi.. demi Senja, dan Sita janji akan jaga Senja dengan baik. " ucap Sita coba untuk mengijinkan mereka keluar.

" Baiklah, sebelum magrib kalian harus sudah dirumah.." ucap Umi Salamah mengingatkan.

" Iya umi ku sayang.. " ucap kedua gadis itu.

" Dasar kalian nih, udah sana.. hati-hati di jalan,jangan ngebut." ucap Umi mewanti-wanti kedua gadis itu.

Tanpa pikir lama akhirnya kedua gadis itu pun meninggalkan rumah Senja.

Sekitar dua puluh menit mereka sampe di sebuah Caffe.

" Ini Caffe nya?" tanya Sita ada Senja saat masuk ke parkiran sebuah Caffe.

" Iya bener, dia shareloc nya di sini sih." jawab Senja.

" Oke, kita masuk kalau gitu." ucap Sita.

Kedua gadis itu akhirnya keluar dari dalam mobil dan masuk dalam Caffe tersebut, keduanya mengedarkan pandangannya sekitar Caffe dan seorang perempuan melambaikan tangannya.

Senja dan Sita salin bertatapan, dan alhirnya mereka melangkah mendekati perempuan itu.

" Silahkan duduk, kalian mau pesen apa? " tanya perempuan itu terlihat sopan.

" Kita Hot Chocolate aja." jawab Senja

" Baiklah... mba,, tolong hot Chocolate nya dua yaa..? " ucap perempuan itu pada seorang pelayan.

" Baik kak, tunggu sebentar yaa.. ada lagi yang lain? " kata pelayan tersebut dengan sopan.

" Itu aja,, terima kasih." jawab perempuan itu.

Setelah terlihat pelayan tersebut meninggalkan mereka, perempuan itu beralih pada dua gadis di depannya.

" Maaf kalau buat kamu bingung Senja, kenalkan saya Viana kamu Senja kan, calon istri suami saya? " tanya perempuan yang bernama Viana.

Duarrrr...

" Hahh.. apa maksudnya nih, lo ngada ngada yah...?!!" sungut Sita mendengar pengakuan perempuan itu.

" Sita, duduk !!" ucap Senja menatap Sita dan akhirnya Sita pun kembali duduk.

" Maksud kamu apa yah Vi, kamu bilang jika Kak Ali suami kamu.. apa buktinya, apa orang tua Ali tahu soal kalian yang telah menikah? "tanya Senja dengan hati yang bergemuruh.

Perempuan itu pun memggeleng, dan memandang Senja dengan wajah sendunya.

" Aku dan Ali menikah diAustralia kami dinikahkan secara sirih, dua bulan yang lalu, pernikahan kami pun karena Ali harus bertanggung jawab atas apa yang dia dan aku perbuat, sebenarnya awalanya karena kami melakukan hubungan karena pengaruh obat perangsang yang di campur kan pada minuman kami saat kami menghadiri pesta ulang tahun teman kami, Ali terpaksa menikahiku saat tahu aku hamil dan kami di jikahkan oleh imam salah satu masjid disana." ungkap Viana dengan wajah yanh sudah berlonang air mata, dia pun menyerahkan bukti pernikahan siri nya dengan Ali.

Hancur,,pastinya. Senja sangat hancur mendengar kenyataan yang ada dan sangat lecewa dengan apa yang terjadi padanya kini.

Bersambung..

Maaf besok sambung lagi yaa..

Masih sibuk plastikin daging kurban,, buat semua terima kasih mau sabar menunggu up cerita ini.

Dan untuk kalian yang nggak suka sama visualnya maaf yaa.. kalian bisa bayangin pake visual kalian masing-masing...

Yang diotak othor saat membuat cerita ini itu mereka. kalau ada yg bilang udah kadaluwarsa..Othornya udah mau kepala 4 jadi maklumin aja yaa...

Terpopuler

Comments

Itha Fitra

Itha Fitra

emang senja jodoh ny kala,jd kala senja..

2025-02-20

0

Yus Nita

Yus Nita

terlalu kau Ali.

2024-03-16

0

Kinay naluw

Kinay naluw

apa2 an emang Ali udah nikah.

2022-09-12

1

lihat semua
Episodes
1 #Si Absurd VS Ukhti
2 # Pengenalan
3 #Pulang Bareng
4 # Membayar Hutang Indah
5 # CPR
6 #Kala Pergi
7 # Cerita Kala
8 # Calon Suami Kembali
9 #Persiapan Pernikahan Senja
10 # Detik-Detik Pernikahan Senja-Ali
11 # Senja Yang Sensitif
12 # Membatalkan pernikahan
13 # Pernikahan Ali & Viana ( Pengantin Pengganti)
14 # Datang Dan Pergi
15 # Healing nggak Penting
16 # Penguntit
17 # Tuduhan Pelakor
18 # Makan Buah Simalakama
19 # Calon Istri
20 # Saling Menguntungkan
21 #Rencana Pernikahan
22 # Kedatangan CEO baru.
23 # Hak Paten Kala ( Si merah delima)
24 # Balas Budi
25 # Rumah Baru Setelah Menikah
26 # Rencana Ke Toko Perhiasan
27 # Sengsara membawa Nikmat
28 # Aspri Dadakan
29 # SAH
30 # Intimate Party
31 # Sholat berjamaah
32 #Naga Sakti Milik Kala
33 # Gagal Total
34 #Rencana Pindah rumah
35 # Bersikap Selayaknya
36 # Bermalam di Kamar Kala
37 # Servis
38 # Persiapan Pindah Rumah
39 # Bumbu Cinta
40 #40
41 # Kata 'Sayang'
42 # Des*Han di Kamar Mandi
43 #Baju Haram
44 #Naga Sakti & si Apem
45 # Terkuak
46 #Waktu Berlalu Cepat
47 #Rencana Pergi Ke Australia
48 #Ingin Ayah
49 #Kala tahu Keberadaan Senja
50 #Tak Punya Daddy
51 #Mereka Anakku
52 #Pertemuan
53 #Mencoba menjelaskan
54 #Penolakan Senja
55 #Feeling Arsen
56 #Nama Daddy
57 #Nama Daddy
58 #Bertemu Daddy
59 #Keresahan Hati
60 #Ketahuan Bunda
61 #Meminta Bantuan Sita
62 #Rindu Daddy
63 #Maaf
64 #Bertemu Sahabat
65 #Maira Sakit
66 #Bicara Berdua
67 #Mengurai Masalah
68 #Saling Memaafkan
69 # Ikatan Bucin Istri
70 #Menjalani Peran
71 #Akan Kembali Semula
72 #Satu Kamar
73 # Di tinggal Berdua
74 # Ajakan Ngedate
75 # Haruskah Menikah Lagi??
76 # Ikhlas Memaafkan
77 # Senja yang Ceroboh
78 #SAH lagi?
79 # Akhinya Kembali Bersama
80 #Pengganggu Cilik
81 # Aksi Naga Sakti
82 # Bayi Dugong yang Manja
83 # Kembali
84 #Burung Yang Beda
85 # PIL Kontrasepsi
86 # Mode Manja Senja
87 #Hamil?
88 # Alhamdulillah Hamil..
89 # Nostalgia SMA
90 # Kemauan Bumil
91 #Antri Martabak
92 # Arga Minta kembali
93 Drama Sita
94 # Apa Masih Cinta?
95 #Susah mengakui Rasa
96 #Rayyan Pergi
97 #Mengintai
98 #Dektektif Dadakan.
99 #Grebek Apartment Arga
100 #Kelahiran Baby Skala ( Berakhir Bahagia)
Episodes

Updated 100 Episodes

1
#Si Absurd VS Ukhti
2
# Pengenalan
3
#Pulang Bareng
4
# Membayar Hutang Indah
5
# CPR
6
#Kala Pergi
7
# Cerita Kala
8
# Calon Suami Kembali
9
#Persiapan Pernikahan Senja
10
# Detik-Detik Pernikahan Senja-Ali
11
# Senja Yang Sensitif
12
# Membatalkan pernikahan
13
# Pernikahan Ali & Viana ( Pengantin Pengganti)
14
# Datang Dan Pergi
15
# Healing nggak Penting
16
# Penguntit
17
# Tuduhan Pelakor
18
# Makan Buah Simalakama
19
# Calon Istri
20
# Saling Menguntungkan
21
#Rencana Pernikahan
22
# Kedatangan CEO baru.
23
# Hak Paten Kala ( Si merah delima)
24
# Balas Budi
25
# Rumah Baru Setelah Menikah
26
# Rencana Ke Toko Perhiasan
27
# Sengsara membawa Nikmat
28
# Aspri Dadakan
29
# SAH
30
# Intimate Party
31
# Sholat berjamaah
32
#Naga Sakti Milik Kala
33
# Gagal Total
34
#Rencana Pindah rumah
35
# Bersikap Selayaknya
36
# Bermalam di Kamar Kala
37
# Servis
38
# Persiapan Pindah Rumah
39
# Bumbu Cinta
40
#40
41
# Kata 'Sayang'
42
# Des*Han di Kamar Mandi
43
#Baju Haram
44
#Naga Sakti & si Apem
45
# Terkuak
46
#Waktu Berlalu Cepat
47
#Rencana Pergi Ke Australia
48
#Ingin Ayah
49
#Kala tahu Keberadaan Senja
50
#Tak Punya Daddy
51
#Mereka Anakku
52
#Pertemuan
53
#Mencoba menjelaskan
54
#Penolakan Senja
55
#Feeling Arsen
56
#Nama Daddy
57
#Nama Daddy
58
#Bertemu Daddy
59
#Keresahan Hati
60
#Ketahuan Bunda
61
#Meminta Bantuan Sita
62
#Rindu Daddy
63
#Maaf
64
#Bertemu Sahabat
65
#Maira Sakit
66
#Bicara Berdua
67
#Mengurai Masalah
68
#Saling Memaafkan
69
# Ikatan Bucin Istri
70
#Menjalani Peran
71
#Akan Kembali Semula
72
#Satu Kamar
73
# Di tinggal Berdua
74
# Ajakan Ngedate
75
# Haruskah Menikah Lagi??
76
# Ikhlas Memaafkan
77
# Senja yang Ceroboh
78
#SAH lagi?
79
# Akhinya Kembali Bersama
80
#Pengganggu Cilik
81
# Aksi Naga Sakti
82
# Bayi Dugong yang Manja
83
# Kembali
84
#Burung Yang Beda
85
# PIL Kontrasepsi
86
# Mode Manja Senja
87
#Hamil?
88
# Alhamdulillah Hamil..
89
# Nostalgia SMA
90
# Kemauan Bumil
91
#Antri Martabak
92
# Arga Minta kembali
93
Drama Sita
94
# Apa Masih Cinta?
95
#Susah mengakui Rasa
96
#Rayyan Pergi
97
#Mengintai
98
#Dektektif Dadakan.
99
#Grebek Apartment Arga
100
#Kelahiran Baby Skala ( Berakhir Bahagia)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!