Hari ini adalah hari dimana diadakannya Persami ,SMA BINA BANGSA akan ikut untuk acara tahunan ini.
Terlihat ada enam bus besar yang terparkir di halaman sekolah.
" Senjaaaa...!! " teriak Sita berlari mendekati Senja.
" Astaghfirullahal'azim Sita,, bisa nggak sih, kamu itu nggak usah teriak-teriak. " protes Senja pada sahabatnya.
" Aku kesiangan Sen,, aku lapar belum makan." ucap Sita dengan penuh drama.
" Drama,,nih makan sandwich ku.Sengaja aku bawa lebih." ucap Senja dengan menyodorkan satu bungkus sandwich yang dia bawa dari rumah.
" Trus,kamu mana? " tanya Sita sebelum memakan sandwich yang ada di tangannya.
" Udah, aku sudah sarapan kok. Sekarang kamu makan,sebentar lagi pasti kita akan di absen." tutur Senja membuat Sita mulai melahap sandwich nya.
" Uhhh... emang bener yah,, apapun buatan kamu pasti enak."puji Sita dengan mukut masih penuh dengan makanan.
" Bisa nggak sih, telen dulu tuh ..yang dimulut,, nanti keselek." ucap Senja mengingatkan.
" Hehehehe..ngomong-ngomong kenapa muka kamu kayak nggak biasanya,sikap kamu juga kalem gini,, ada masalah? " tanya Sita penuh selidik.
" Nggak papa,cuma sedikit lelah aja." jawab Senja santai dengan masih menebar senyuman manisnya.
" SEMUANYA PERHATIAN..!!
HARAP UNTUK SEMUA PESERTA PERSAMI,INGAT DENGAN TEAM KALIAN.KITA AKAN MEMBAGIKAN KERTAS DAN BISA DI BACA SIAPA SAJA AGGOTA TEAM KALIAN. UNTUK KEGIATAN DISANA PUN SUDAH TERCANTUM DI LEMBAR YANG KAMI BAGIKAN, UNTUK PESERTA YANG PUNYA MASALAH KESEHATAN SELAMA DI CAMP TOLONG KOORDASI PADA PEMBINA ATAU PB PENGGALANG,PAHAM?!!"
Ucapan tegas terdengar dari Marvin yang memimpin rombongan.
" SIAP.. MENGERTI !!" jawab peserta Persami.
Setelah Marvin dan senior yang lain membagikan lebaran yang di bagikan,ternyata Sita satu team dengan Senja,, Lala, Ratna ,, Raya,Lima anggota dalam satu team.
Setelah himbauan pada semua anggota masuk dalam bus yang,sudah ditentukan oleh Team pembina.
" Sita,kok nama aku nggak ada samping kamu? " tanya Senja.
" Wah,,Iya Sen.. aku bareng Raya,,Ehh.. ini nama kamu di belakang bangku aku cuma kamu kok namanya sendiri." ucap Sita saat mlihat nama Senja tertulis di jok belakang Sita namun,, samping Senja kosong.
" Ya udah,, aku sama kamu aja deh.."ucap Sita ingin duduk di samping Senja namun, Marvin sudah menarik kerah baju Sita.
" Ettt... lo mau ngapain,tuh..bangku lo,kalau bangku belakang khusus buat para senior." ucap Marvin menarik Sita duduk di bangku nya.
" Vin,jangan di tarik-tarik gitu dong ayang gw.. "protes Rayyan dengan tingkah Marvin.
Mendengar penuturan Rayyan membuat para sahabatnya pun memandang dengan jengah
" Nggak usah banyak drama lo,, emang cocok lo berdua pasangan kebanyakan drama." ejek Kala dan duduk di bangku samping Senja.
" Lho.. kok bang Kala duduk sama Senja sih? "protes Sita.
" Nggak usah protes,, duduk." perintah Marvin.
" Ihhh... nyebelin!!" ucap Sita kesal.
Senja hanya diam,, itu membuat Kala aneh. Biasanya jika ada Kala cs pasti Senja selalu protes. Namun, hari ini terlihat aneh.
" Senja,,lo nggak papa kan? "tanya Kala saat bus membawa mereka mulai bergerak.
" Nggak,, males ribut aja." jawab Senja singkat.
" Owhh.. oke." ucap Kala menimpali.
Selama perjalanan kurang lebih dua jam, dari jakarta menuju ke Bogor,, Senja pergunakan waktunya hanya tidur di bus. Kala pun tak mau buat masalah dengan Senja.
.
.
Sampai di tempat perkemahan, para peserta turun dan mulai mendirikan tenda.
Team Senja pun bekerja sama untuk mendirikan tenda mereka.
" Senja,, kamu kenapa,Sakit?"tanya Sita saat melihat wajah Senja tetlihat pucat
" Nggak papa Ta, sedikit pusing aja."jawab Senja.
Setelah beberapa waktu akhirnya tenda pun berdiri dan para team pun sekarang sedang masak untuk makan siang.
" Sita, kalian sudah punya nama buat team kalian? " tanya Marvin saat dia mengecek keadaan para siswa.
" Namanya Team Mawar " jawab Raya.
" Oke,, yang jadi ketua team siapa? " sekarang Kala yang bertanya.
" Lala aja bang." jawab Sita.
Kala melirik Senja yang dia rasa hari ini terlihat beda, dia seperti ada yang dia pikirkan,, juga terlihat wajahnya pucat.
" Kamu sakit Sen? " tanya Kala pada Senja.
" Nggak,, jangan khawatir aku baik-baik saja." jawab Senja datar.
" Oke,, jangan sampe kamu ngrepotin yang lain saat kegiatan nanti." ucapan pedas Kala membuat Senja menoleh pada Kala dan tersenyum sinis.
" Nggak usah khawatir,, kalaupun saya hanyut disungai,, nggak usah kalian tolong." ucap Senja dengan wajah sinis menatap Kala.
Senja pun berlalu masuk dalam tendanya.
" Sebenarnya ada apa sama kamu Sen..?? " batin Kala melihat Senja yang masuk dalam tendanya
Kegiatan persami di adakan dengan meriah,, dan saat keesokan harinya mereka sudah berkumpul dan di bagi beberapa team.
Saat ini mereka akan mulai halang rintang,keadaan Senja pun masih sama terlihat banyak diam dan wajah sedikit pucat.
" Kita janga sampe kalah sama team lain." seru Lala saat mereka mulai ikuti kegiatan Jejak halang rintang.
Mereka akan melalui hutan dan juga ada persawahan,, mereka harus berhenti setiap post dan menjawab lertanyaan atau mempraktekkan apa yang senior merekan intruksikan.
" Hati-hati gaes, kita sebentar lagi mau lewatin sungai, alirannya lumayan deras,jangan sampai kita kepleset trus kebawa arus." teriak Lala meneriaki teamnya.
" Siap. " jawab anggota lain.
" Senja lo nggak papa kan? " tanya Raya yang melohat Senja sempat bengong.
" Ehh.. nggak papa kok." jawab Senja sedikit tergagap.
Mereka akhirnya mulai menyebrangi sungai yang ternyata licin,, karena batu wadas wyang sudah berlumut.
Saat ada di tengah, Senja sedikit tak fokus karena kepalanya tiba-tiba pusing. Dan benar-benar kepalanya merasakan berputar dengan persekian detik tubuh Senja limbung .
Byurrrr
" Senjaaaa..!!! " teriak anggota team.
" Tolong... tolong... tolong..!!! " teriak keempat anggota lain..
Sementara tubuh senja sudah mulai hanyut terseret derasnya air sungai.
Mendengar suara minta tolong pun ,para senior langsung bergegas lari ke sumber suara.
Karena memang sudah kebiasaan,, jika mereka sedang persami para senior akan berjaga di sekitar sungai.
" Sita ada apa? " tanya Marvin dengan suara berteriak.
" Senja hanyut..!! " teriak Sita.
Duarrr...
Mendengar penuturan sepupunya, entah mengapa hati Kala sangat tak suka dengan perkataan Senja sebelumnya. Tanpa pikir panjang Kala langsung menyebur ke sungai..
" Kalaaaa...!!!" teriak Semua yang melihat tingkah Kala.
Dalam hati Kala harus bisa menemukan Senja,, rasa sakit di hatinya saat pencariannya belum mendapatkan hasil.
" Senja...!! " mata nya melebar saat melihat tubuh Senja sudah tersangkut di bebatuan.
Kala langsung meraih tubuh yang sudah terlihat pucat.
" Senja..No... denger aku,, Kala nggak akan biarin kamu mati.. Senja..!! " ucap Kala saat membopong tubuh Senja ke tepian.
Peserta lain yang menyusur lewat jalan atas melihat Kala berhasil mengangkat tubuh Senja ke tepian..
" Senja.. " seru Sita saat melihat tubuh sahabatnya terbujur lemas dengan wajah yan pucat.
" Senja,,maaf.." ucap Kala saat menepuk nepuk pipi Senja namun belum tersadar, akhirnya dengab jalan terakhir Kala menggunakan jalur CPR untuk membuat Senja sadar.
Melihat tindakan Kala, membuat siswa lainnya terbengong dengan tingkah Kala yang sudah sangat terlihat khawatir dengan Senja.
Beberapa kali dia lakukan CPR dan menekan perut dada Senja.
Uhuk uhuk. uhuk uhuk..
PLAK..
Satu tamparan keras mendarat di pipi Kala.
Kala tersenyum miring, mendapat tamparan itu dari Senja. Terlihat mata Senja yanh sudah berkaca-kaca.
Semua yang ada disana menyaksikan kejadian tadipun, terlihat tertegun dan kaget dengan tindakan Senja.
Tanpa mengatakan apapun Kala melangkah pergi dari sana.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Itha Fitra
ucapan adalah doa
2025-02-20
0
Aira Azzahra Humaira
hadeh piye km senja
2024-09-11
0
Sadiah
Senja.. senja..nanti bakalan suka sama kalian,, 😍😍
2022-12-19
1