" APA!! Abang tuduh Senja jadi pelakor, astaga abanggggg...!!!
Setelah tamparan keras mendarat dipipi Kala untuk kesekian kalinya di lakukan oleh Senja, mendadak Senja ingin pulang duluan.
Sita tak dapat mencegah Senja, karena diam-diam sesaat setelah mendapat tuduhan pelakor dari Kala, Senja dengan cepat memesan tiket pesawat terbang ke Jakarta sendirian. Hal itu membuat Sita penasaran kenapa Senja begitu ngotot untuk pulang dulu, sampai salah satu orang yang bekerja di Villa itu pun tak sengaja melihat Senja dan Kala terlibat pertengkaran.
" Aku cuma bilang, kalau cari suami itu di lihat dengan benar jangan sampai kita jadi pelakor.Cuma itu, emang salah? " tanya Kala tanpa dosa.
" Ya salah bang, karena memang Senja bukan pelakor, dia korban situasi. Dia pacaran sama Ali sudah hampir empat tahun dan hal A-Z tentang mereka kedepannya mereka sudah rencanakan, dan beberapa hari sebelum akad ada wanita yang menghubungi dia, dan wanita itu mengatakan jika dia istri Ali yang di nikahi Ali di Aussie beberapa bulan lalu, dan betapa mengejutkan nya dia sedang mengandung anak dari calon suami Senja, ternyata pernikahan mereka itu pun, karena Viana sudah mengandung anak Ali karena satu insiden.Senja yang masih peduli dengan nasib bayi dan wanita itu akhirnya menyusun rencana dengan ku, walupun pada awalnya aku nggak percaya sama omongan wanita itu, sebelum akad nikah aku dan Senja kerumah Ali.Senja menanyakan kebenaran soal Ali yang menikahi Viana di Aussie dan Ali membenarkan berita itu.
" Orang tuanya? " tanya Kala yang tak sadar kedua tanganya sudah mengepal dan rahangnya pun mengeras menahan amarahnya.
" Orang tua Ali syok, karena kenyataan yang ada, mereka kacewa dengan sikap Ali yang tega membohongi Senja juga orang tuanya.Mereka pun kasihan dengan Viana,bagaimanapun Viana sudah menjadi istri sah Ali walaupun masih berstatus istri siri. Senja yang memang masih memiliki hati baik dia tak tega dengan Viana .Walaupun Viana mengijinkan Ali menikah dengan Senja namun, Senja dengan pikiran yang bisa dibilang menyedihkan buat dia. Dia rela melepas Ali untuk anak dan istri sirinya. Dia berpikir jika dia menikah dengan Ali, dia nggak menjamin rumah tangga mereka akan baik-baik saja, apalagi wanita itu telah hamil. pasti sangat memerlukan Suaminya, anaknya butuh sosok ayahnya, istri siri yang tak akan pernah dapat diakui keluarga suaminya, dan parahnya istri siri Ali disebut pelakor padahal dirinya itu istri pertama, anaknya pasti perlu ayahnya dengan segenap hati.Makanya Senja meminta ku bekerja sama dengan segala sesuatu yang harus kita siapkan, Senja menikahkan istri siri Ali di nikahi secara resmi dengan Ali tepat di mana seharusnya Senja dan Ali menikah, dan itu di rumah Senja sendiri.Jadi, Senja bukan pelakor.:." ungkap Sita.
" Sikap Umi, masa Umi diem aja? " tanya Marvin
" Umi marah dengan Ali tapi.. apa dengan marah bisa menyelesaikan masalah mereka tidak kan,, maka dari itu.. Umi setuju dengan semua plant yang di susun Senja." ungkap Sita
Kala mendengar penuturan sepupunya, terduduk di sofa, dia menyesal karena dia sudah menyakiti hati Senja untuk kesekian kalinya.
Yang dulu saja dia belum dimaafkan, tambah yang sekarang.. karena kebiasaannya julid dengan Senja dia sudah melukai hati Senja.
" Maaf, maafin Aku Sen... " batin Kala
" Gw balik ke Jakarta hari ini." ucap Kala tiba-tiba.
Semua orang bisa melihat Kala yang terlihat aneh dan tentu mereka tahu alasannya karena Senja.
" Dia mengulangi hal bod*hnya." ucap Marvin menarik lengkungan miring dibibirnya.
" Kita pulang hari ini, nggak mungkin kan kita berlibur tanpa Senja, karena niat aku kesini juga untuk menyenangkan hati Senja, ehhh.. malah dirusak sama kalian." ucap Sita dan langsung berlalu ke kamarnya.
Kala menghubungi Damar untuk menyiapkan jet pribadi milik BAHTIAR Group, mereka akan kembali ke Jakarta dengan Jet Pribadi milik BAHTIAR Group.
Sementara Senja sudah tiba di Jakarta, dia menggunakan taxi untuk pulang kerumah Umi Salamah. Namun, saat melihat seseorang yang di kenalnya sedang berusaha di usir oleh Yudi, akhirnya dia mengurungkan niatnya balik ke rumah itu dan dia akhirnya memutuskan untuk ke Panti Asuhan yang sering dia datangi untuk beberapa waktu.
" Assalamualaikum " salam terucap dari bibir Senja saat di depan Panti itu.
" Wa'alaikum salam.. kak Senja akhirnya.. " ucap Salah satu anak penghuni panti yang bernama Heru.
" Masuk kak.. " ucap Heru dan yang lain.
" Akhirnya kakak kesini, Bang Ali udah nyariin kakak kemana-mana " ucap Heru dengan wajah gembira.
" Ali nyariin aku sampe sini, Heru kan deket banget ama Ali.. Astaghfirullahal'azim kenapa aku lupa" batin Senja melupakan seseorang yang sangat mungkin bisa membocorkan dirinya berada di Panti.
" Heru, bisa kan.. kalau kamu jangan bilang kakak disini sama Bang Ali?" Ucap Senja.
" Yahh.. tadi, barusan Heru chatt bang Ali kak.. maaf." ucap bocah itu.
Ternyata Heru gerak cepat menghubungi Ali.
Drrrt Drrrt...
📞Sita Calling...
Senja menghela nafas panjang, setelah melihat siapa yang menghubunginya.
" Assalamualaikum Senja, kamu sudah sampe rumah umi? "
" Wa'alaikum salam, aku di panti.. tapi, aku lagi bingung Ali nyariin aku terus,, aku nggak mau dia akan membuat Viana sakit hati Sita.
" Oke, aku kesana "
" Hahh.. buk...
Tutt.. tut..tut...
" Ya ampun Sita,, kenapa di tutup sih,, dia bukannya masih di Bali,ahh...sudahlah." gumam Senja.
Beberapa saat kemudian, terlihat mobil yang sangat Senja kenali yaitu mobil Ali.Mobil itu masuk ke halaman panti.
Heru merasa bersalah saat tahu kalau, Ali dan Senja tak jadi menikah. Heru mendengar Senja bercerita pada Umi Fikoh jika Senja gagal menikah dengan Ali karena Ali sudah mempunyai istri.
" Assalamualaikum.. " ucap Ali dan langsung memeluk Senja tiba-tiba
" Wa'alaikum salam,Kakk...lepas..!! " bentak Senja.
" Ali, apa yang kamu lakukan?!"hardik Umi Fikoh mencoba melepas pelukan Ali pada tubuh Senja
Dengan reflek Umi Fikoh menampar Ali, dia sangat terkejut dengan tindakan Umi Fikoh.
" Umi.. "
" Iya, maaf.. Umi terpaksa harus bertindak kasar sama kamu ,Senja bukan mahrom kamu.. jaga kehormatan Senja Li... " ucap Umi Fikoh.
Senja yang tak baik-baik saja, karena memang dia terkejut dengan tingkah Ali. Dan dari ekor matanya pun melihat Viana diambang pintu terlihat Syok melihat tingkah suaminya.
" Umi.. saya susah payah mencari Senja, dan sekarang saya menemukan wanita yang seya cintai umi..
" Stop kak, apa pantas seorang yang sudah bergelar seorang suami mengatakan hal yang menjijikkan pada wanita lain? " ucap Senja dengan nada tinggi
" Pantas jika itu kamu , dia hadir mengacaukan rencana kita Senja. Dia sudah tau resikonya aku retap menikahi kamu." ucap Ali dengan wajah yang memerah
" Jangan bicara Omong kosong kamu..!! Senja nggak akan menikah dengan laki-laki macam Kamu..!! " Sita,yaa.. dia terkejut mendengar penuturan Ali dan langsung masuk kedalam panti dan dengan lantang membela sahabatnya.
" Kamu, kenapa selalu saja kamu ikut campur kehidupan Senja, apa kamu nggak ada kegiatan lain, sampe urusan Senja pun kamu sibuk..? " ucap Ali sinis.
" Senja, masuk kemobil !! Sekarang, Senja Utami..!! " bukan lagi Senja atau Sita yang bicara tapi, sosok yang terlihat menahan Amarahnya diambang pintu seorang Kalandra Satya Bahtiar yang sekarang bicara.
" Tap...
" Right Now !!" bentak Kala
Senja yang masih kesal dan marah dengan Kala pun masih bergeming di tempanya.
" Senja, kamu kenal saya.. atau kamu mau saya..
" Oke.. Selalu saja, PEMAKSA !!" potong Senja kesal karena dirinya tak bisa menolak lagi,dipastikan kalalu Senja tetap menolak Kala akan lebih gil*.
" Good Girl.. " ucap Kala dengan senyum devilnya
" Senja.. tunggu..!!"
" Jauhkan tangan kotormu dari wanitaku..!! " bentak Kala dan langsung menarik Senja dan memberikan kode pada Sita untuk membawa Senja pergi.
Senja yang di gandeng Sita, saat melewati Viana dia jelas melihat air mata yang jatuh dari mata wanita itu.Ada rasa sakit yang dia rasa, seperti menelan buah simalakama. Dia lepas dari Ali dan kini dia masuk dalam kekuasaan seorang Kalandra, yang pastinya dia akan kembali mendengar penuturan kasar seorang Kalandra.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Aira Azzahra Humaira
ah bang kala pedes bangett klu ngomong
2024-09-12
0
abdan syakura
sudahlah Ali
Ayooo Move on...move on...
Sudah pny istri&cadebay,mau cari apalagi????
2023-03-19
0
maya ummu ihsan
plant zombie
2022-10-23
0