Eps. 18 Mengikuti pelelangan

"Sudah kuduga, itu baru muridku. Aku dulu juga berpikir seperti itu tetapi aku tidak tau cara menggantinya. Sampai aku rusak buat melihat cara perakitan tidak tahu juga."

"Nanti aku pikirkan guru. Sebaiknya kita pulang atau cari makan saja dulu guru kasian senior Chu sudah lapar."ucap Bo Qin dengan pandangan serius

"Kau benar Chu ge'ge sepertinya sudah lapar."kata Zhu Luoning membenarkan perkataan Bo Qin padahal dari tadi yang perutnya berbunyi adalah Bo Qin dan Zhu Luoning.

'Benar-benar tidak tahu malu mereka berdua ini'pikir Liang Chu

"Baiklah aku sudah lapar."ucap Liang Chu dengan senyum masam

Mereka bertiga segera berangkat mencari tempat makanan yang cocok untuk mereka. Setelah beberapa saat mereka segera menemukan tempat yang cocok buat mereka, yaitu rumah makan bunga persik.

"Ning'er sebentar lagi penerimaan murid baru, apakau akan menerima murid nanti."

"Entahlah tetapi kalau ada yang menarik boleh juga."

"Tapi kalau cuma murid biasa yang tunduk pada yang kuat dan sombong pada yang lemah buat apa. Atau murid yang cuma bisa mengandalkan status gurunya saja, sungguh tidak penting. Aku lebih suka murid yang mandiri dan tidak mengandalkan statusku, yang menyelesaikan masalah dengan kekuatan sendiri tidak menggunakan status orang yang di belakangnya."ucap Zhu Luoning sambil melirik kearah Bo Qin yang masih saja terus makan bahkan sudah menyamai porsi untuk 10 orang.

"Yah begitukah."ucap Liang Chu sambil melirik Bo Qin juga. Bo Qin yang merasa dari tadi di lirik terus-menerus hanya menoleh sebentar dan melanjutkan makannya

'Kalau seperti dia siapa yang berani mengganggu dia, awal - awal masuk sekte saja sudah bertarung dengan Tetua dan berhasil melukainya. Aku yakin sekarang pasti tetua Kong lagi berusaha menahan rasa gatal akibat ulah anak ini.'ucap batin Liang Chu sambil melihat ke arah Bo Qin lalu geleng-geleng kepala.

"Tapi jika ada murid yang berguna bagiku aku akan mengambil murid."ucap Zhu Luoning

"Qin'er menurutmu apakah aku harus mengambil murid lagi."

"Mungkin iya guru, cari yang bisa memasak makanan saja menurutku begitu saja guru."

"Bagus juga idemu, kalau kita terus mencuri makanan punya para tetua lama-kelamaan kita akan tertangkap juga. Sedangkan di kedai murid walaupun tetua tidak dilarang untuk makan disana, tapi tidak ada yang makan disana."ucap Zhu Luoning

"Iya guru benar saat aku makan disana orang-orang pun melihat ku dengan tatapan aneh."

"Baiklah kalau begitu sudah diputuskan aku akan mengambil murid lagi, tetapi yang bisa masak dan kau tenang saja sebelum ada murid tambahan kita berdua akan bergantian memasak bagaimana."ucap Zhu Luoning

"Baiklah setuju."ucap Bo Qin lalu sehabis itu dia bersalaman dengan Zhu Luoning seperti seorang pedagang dan pembeli yang mencapai kesepakatan

"Setelah ini kita cari bahan makanan."ucap Zhu Luoning

Setelah itu Bo Qin dan Zhu Luoning dengan semangat segera menghabiskan makanan mereka. Setelah selesai makan mereka segera pergi mencari bahan makanan dengan cepat dan meninggalkan Liang Chu sendiri. Saat Liang Chu ingin menyusul mereka dia segera ditahan oleh pemilik rumah makan dia diminta untuk membayar makanan yang telah mereka makan. Sedangkan di tempat Zhu Luoning

"Hmmm...... Sepertinya aku melupakan sesuatu, tapi apa yah..........ya sudahlah gak usah di pikirkan."ucap Zhu Luoning sambil kembali melesat membeli bahan makanan. Sedangkan di tempat Bo Qin dia terus berbelanja bahan makanan baik daging bumbu masak dan lainnya. Sedangkan di tempat Liang Chu dia hanya menunggu di depan rumah makan bunga persik dia tidak kemana-mana lagipula uang yang dia bawa hanya tersisa beberapa perunggu saja, dia tidak menyangka bahkan tabungan yang dia simpan juga ikut ludes hanya untuk bayar makan saja. Sekarang dia menanamkan di otaknya bahwa rumah makan ini sangat mahal apalagi makanan yang di pesan Bo Qin dan Zhu Luoning merupakan yang terbaik.

"Sepertinya aku menunggu mereka disini saja."

Tidak seberapa lama Liang Chu menunggu Zhu Luoning dan Bo Qin pun datang.

"Ternyata kau sudah datang duluan ya Chu ge'ge."ucap Zhu Luoning sambil tersenyum

"Senior Chu cepat banget sampainya apa saja yang senior beli."

'Apa mereka sengaja meledekku ya.'pikir Liang Chu

"Aku tidak membeli apapun."

"Ouh begitu uang sisa juga lumayan ayo kita habiskan."ucap Zhu Luoning semangat.

"Eh tunggu dulu tetapi kenapa sisanya masih sebanyak ini kita makan tadi pasti butuh biaya yang besar, mungkin uang ini harusnya sudah habis atau malah kurang krna disini makanannya terkenal mahal walaupun rasanya yang terbaik diantara rumah makan sekitar."ucap Zhu Luoning

"Eh tadi kapan ya aku bayar makannya."lanjut Zhu Luoning

"Guru gak ada bayar, yang duluan pergi adalah guru."jawab Bo Qin

"Eh kalau begitu....."ucap Zhu Luoning sambil menengok ke arah Liang Chu yang di balas senyuman oleh Liang Chu.

"Hehehe karena uang yang dari para tetua dan patriak masih ada jadi berapa yang harus di ganti Chu ge'ge, tetapi yang tersisa cuma 53 emas lo."

"Ya sudah kamu ganti 40 emas saja."ucap Liang Chu

"Untuk makan aku sendiri saja udah lebih dari 130 emas menurut perhitungan aku, belum tambah minuman."ucap Bo Qin

"Sudah tidak apa-apa kapan lagi aku bisa mentraktir kalian."ucap Liang Chu

"Chu ge'ge yang terbaik."ucap Zhu Luoning.

"Ouh ya guru di jalan tadi aku mendengar akan ada pelelangan nanti, jadi kalian pulang dulu saja aku akan melihatnya siapa tahu ada sesuatu yang bagus."

"Baiklah hati-hati Qin'er."

"Guru tenang saja mungkin disana aku akan bersenang-senang. Hahahhahaahhaha."ucap Bo Qin yang di ikuti oleh suara tawanya yang keras sehingga orang yang melewatinya menganggap dirinya gila.

Dbuukkk....

Arrgghhhhh...

"Sialan siapa yang berani memukulku."ucap Bo Qin

"Aku memang kenapa. Untung aku cuma mukul saja apa kau ingin di anggap gila dengan tawamu yang tidak jelas itu."ucap Zhu Luoning

"Sudahlah Ning'er jangan menganggu dia, dia itu masih anak-anak sedangkan kau itu sudah dewasa. Kau itu harusnya menjaga dirinya bukan terus-terusan memukul dia."ucap Liang Chu

"Dia kuat kok kalau hanya pukulan seperti ini saja."

"Hmm baiklah lebih baik aku ketempat lelang saja ucap Bo Qin sambil menarik caping ke kepalanya yang sebelumnya dia gantung di belakang lehernya.

Bo Qin segera pergi ke tempat pelelangan. Setelah bertanya-tanya dengan beberapa orang tentang tempat pelelangan sampailah Bo Qin di depan suatu bangunan yang besar di atas pintunya tergantung sebuah tulisan bertuliskan Pelelangan rumah harta.

"Tempat yang mewah, tapi apakah akan ada harta yang menarik. Sebaiknya aku akan masuk saja dahulu."

Di depan pintu Bo Qin di tanya oleh petugas yang bertugas menerima tamu.

"Maaf tuan...tuan ingin di ruang mana, vip atau biasa jika vip tuan harus membayar 50 perak sedangkan untuk biasa hanya 50 perunggu."

"Biasa saja, kalau di ruang vip kurang menyenangkan. Sisanya untuk mu saja."ucap Bo Qin sambil menyerahkan sekeping uang emas.

"Baiklah tuan silahkan masuk."

Setelah kepergian Bo Qin petugas yang bertugas menerima tamu bergumam

"Sepertinya pelelangan kali ini akan ramai."

Setelah itu ia segera melanjutkan tugasnya sebagai menerima tamu. Sementara itu Bo Qin sengaja memilih tempat duduk di tengah bagian paling depan agar bisa terlihat oleh semua orang

...----------------...

...SEKIAN DULU YA SEMUANYA. TERIMAKASIH ATAS SEGALA DUKUNGANNYA. MOHON MAAF JIKA ADA YANG SALAH SALAH TULIS ATAU KURANG MEMUTUSKAN MAKLUM JUGA PEMULA. KALAU ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR BIAR AUTHOR BISA LEBIH MEMPERBAIKI DIRI...

...****************...

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

fresh fresh fresh fresh fresh fresh fresh fresh

2023-09-18

0

hasbullah 123

hasbullah 123

Mhn maaf sekedar masukan ...untuk kata2 tingkat kultivasi & lain nya sebaik nya menggunakan bahasa indonesia biar mudah di mengerti tks

2022-11-05

0

Randi Pratama

Randi Pratama

knyol

2022-07-22

0

lihat semua
Episodes
1 Eps 1 Tragedi di Desa Bunga Gugur
2 Eps 2 Tragedi di Desa Bunga Gugur II
3 Eps 3 Array teleportasi
4 Eps 4 Perjuangan
5 Eps 5 Lahirnya Pendekar Pedang Naga Kegelapan
6 Eps. 06 Berakhirnya masa pelatihan
7 Informasi novel
8 Eps. 7 Memulai perjalanan (Revisi)
9 Eps. 08 Masalah pertama (Revisi)
10 Eps. 09 cuma ingin makan dengan tenang (Revisi)
11 Eps 10 Hilangnya keluarga Zong (Revisi)
12 Eps. 11 awal kehidupan di Sekte Pedang Naga (Revisi)
13 eps 12 kehidupan di Sekte pedang naga
14 Eps. 13 Guru dan Murid sama
15 Eps. 14 Dia Memang Murid Terbaik
16 Eps. 15 Kegabutan
17 Eps. 16 pencuri kecil
18 Eps. 17 Hari Berbelanja
19 Eps. 18 Mengikuti pelelangan
20 UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU
21 Eps. 19 Pelelangan l
22 Eps. 20 Pelelangan ll
23 Eps. 21 Berakhirnya pelelangan
24 Eps. 22 Bersenang-senang
25 Eps. 23 Bersenang-senang ll
26 Eps. 24 Akhir Kesenangan
27 Eps. 25 Kesenangan guru dan murid
28 Eps. 26 sesuatu yang enak dipandang belum tentu aman
29 Eps. 27 Jurus Baru
30 Eps. 28 Mengenang masa lalu
31 Eps. 29 Hanya Bisa Dikenang
32 Eps. 30 Mulainya Pertandingan
33 Eps. 31 Murid Baru Zhu Luoning
34 Eps. 32 Bo Qin vs Zhu Luoning
35 Eps. 33 Kedatangan Dewa Obat
36 Eps. 34 Dua Iblis
37 Eps. 35 Cara keluar diam-diam terbaik
38 Eps.36 Kejamm?? Tidakk!!!
39 Eps.37 Kedatangan Tetua Gang
40 Eps. 38 Cara Paling Baik Membunuhmu
41 Eps. 39 Bo Qin Vs Tetua Gang
42 Eps. 40 Rencana dewa obat & kematian tetua Gang
43 Eps. 41 Tidak ada yang terlalu sulit
44 Eps. 42 Arogant
45 Eps. 43 Paviliun bintang
46 Eps. 44 dewa surgawi lainnya
47 Eps. 45 Apakah menyinggung para dewa
48 Eps. 46 Berubah ! mungkin nanti
49 Eps 47. Pembantaian keluarga nangong
50 Eps. 48 KARMA ITU NYATA
51 Eps. 49 Kedai Misterius
52 Eps. 50 Misteri tingkat diatas Dewa surgawi
53 Eps. 51 Kekayaan 1 orang melebihi 1 keluarga
54 Spesial Chapter Friends
55 Eps. 52 Tiga Kakek Tua
56 Eps 53. Pertempuran Bo Qin bersama Tiga Kakek Tua
57 Eps. 54 kematian sang pemimpin pasukan
58 Eps. 55 Dataran tengah
59 Eps. 56 Penempa Gila
60 Eps. 57 Perlengkapan baru
61 Eps 58 kembali pulang
62 Eps 59 Keadaan Bo Qin
63 Eps. 60 Keadaan Bo Qin II
64 banjir
65 Eps. 61 dua mayat
66 Eps. 62 Lima Kitab Penguasa
67 Eps 63 Memecahkan Batu Segel
68 Eps. 64 Keluar Dari Dunia Yang Terpisah
69 EPS 65 Ruang Rahasia
70 Eps. 66 Kembali Ke Sekte
71 Eps. 67 Tiba di Sekte
72 Eps. 68 Tanpa pandang bulu
73 Eps. 69 kelakuan Bo Qin
74 pengumuman
75 Eps 70 Rencana Zhu Luoning
76 Eps 71 penyegelan dua kota
77 Eps 72 Kepanikan dua kota
78 Eps. 73 Kembali ke kedai misterius
79 Eps. 74 Bo Qin lelah
80 Eps. 75 Kolam jiwa kematian
81 Eps. 76 kebebasan kota seribu bunga
82 Eps. 77 Orang kelompok sekte langit
83 Eps. 78 Pertandingan jenius muda atau pertandingan gelar dewa
84 Eps. 79 Rencana pergi ke ibukota
85 Eps 80 rencana perjodohan
86 Eps. 81 Berangkat ke ibukota
87 pengumuman
88 Eps. 82 kemampuan baru Xiao Houzi
89 Eps. 83 Rasa haus darah Bo Qin
90 Eps. 84 Melanjutkan Perjalanan
91 Eps. 85 tiba di kota Tiga Mawar
92 Eps. 86 Dibalik layar
93 Eps. 87 Mendatangi keluarga Shi
94 Eps 88. Menghancurkan Lagi
95 Eps. 89 Melanjutkan Perjalanan
96 Eps. 90 tiba di ibukota
97 Eps. 91 Penentuan perjodohan
98 Eps. 92 cerita Hua Jian Shen
99 Eps. 93 Cerita Hua Jian Shen II
100 Eps 94 Persiapan pertandingan
101 Eps. 95 awal pertandingan
102 Eps. 96 Pertandingan
103 Eps. 97 Pertandingan II
104 Eps 98. Akhir pertandingan babak pertama
105 Eps. 99 Pertandingan kedua I
106 Eps. 100 Mulai Pertandingan Kedua
107 Eps. 101 Sepuluh Raja
108 Eps. 102 Penentuan Gelar Raja Dewa
109 Eps. 103 Pertandingan Raja Dewa
110 Eps. 104 Pertandingan Raja Dewa ll
111 Eps. 105 Gelar Raja Dewa
112 Eps. 106 Berakhirnya pertandingan
113 Eps. 107 Rombongan Bo Qin menuju sekte langit
114 Eps. 108 Masa tenang sebelum berbuat kekacauan ( perubahan akhir Xiao Houzi )
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Eps 1 Tragedi di Desa Bunga Gugur
2
Eps 2 Tragedi di Desa Bunga Gugur II
3
Eps 3 Array teleportasi
4
Eps 4 Perjuangan
5
Eps 5 Lahirnya Pendekar Pedang Naga Kegelapan
6
Eps. 06 Berakhirnya masa pelatihan
7
Informasi novel
8
Eps. 7 Memulai perjalanan (Revisi)
9
Eps. 08 Masalah pertama (Revisi)
10
Eps. 09 cuma ingin makan dengan tenang (Revisi)
11
Eps 10 Hilangnya keluarga Zong (Revisi)
12
Eps. 11 awal kehidupan di Sekte Pedang Naga (Revisi)
13
eps 12 kehidupan di Sekte pedang naga
14
Eps. 13 Guru dan Murid sama
15
Eps. 14 Dia Memang Murid Terbaik
16
Eps. 15 Kegabutan
17
Eps. 16 pencuri kecil
18
Eps. 17 Hari Berbelanja
19
Eps. 18 Mengikuti pelelangan
20
UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU
21
Eps. 19 Pelelangan l
22
Eps. 20 Pelelangan ll
23
Eps. 21 Berakhirnya pelelangan
24
Eps. 22 Bersenang-senang
25
Eps. 23 Bersenang-senang ll
26
Eps. 24 Akhir Kesenangan
27
Eps. 25 Kesenangan guru dan murid
28
Eps. 26 sesuatu yang enak dipandang belum tentu aman
29
Eps. 27 Jurus Baru
30
Eps. 28 Mengenang masa lalu
31
Eps. 29 Hanya Bisa Dikenang
32
Eps. 30 Mulainya Pertandingan
33
Eps. 31 Murid Baru Zhu Luoning
34
Eps. 32 Bo Qin vs Zhu Luoning
35
Eps. 33 Kedatangan Dewa Obat
36
Eps. 34 Dua Iblis
37
Eps. 35 Cara keluar diam-diam terbaik
38
Eps.36 Kejamm?? Tidakk!!!
39
Eps.37 Kedatangan Tetua Gang
40
Eps. 38 Cara Paling Baik Membunuhmu
41
Eps. 39 Bo Qin Vs Tetua Gang
42
Eps. 40 Rencana dewa obat & kematian tetua Gang
43
Eps. 41 Tidak ada yang terlalu sulit
44
Eps. 42 Arogant
45
Eps. 43 Paviliun bintang
46
Eps. 44 dewa surgawi lainnya
47
Eps. 45 Apakah menyinggung para dewa
48
Eps. 46 Berubah ! mungkin nanti
49
Eps 47. Pembantaian keluarga nangong
50
Eps. 48 KARMA ITU NYATA
51
Eps. 49 Kedai Misterius
52
Eps. 50 Misteri tingkat diatas Dewa surgawi
53
Eps. 51 Kekayaan 1 orang melebihi 1 keluarga
54
Spesial Chapter Friends
55
Eps. 52 Tiga Kakek Tua
56
Eps 53. Pertempuran Bo Qin bersama Tiga Kakek Tua
57
Eps. 54 kematian sang pemimpin pasukan
58
Eps. 55 Dataran tengah
59
Eps. 56 Penempa Gila
60
Eps. 57 Perlengkapan baru
61
Eps 58 kembali pulang
62
Eps 59 Keadaan Bo Qin
63
Eps. 60 Keadaan Bo Qin II
64
banjir
65
Eps. 61 dua mayat
66
Eps. 62 Lima Kitab Penguasa
67
Eps 63 Memecahkan Batu Segel
68
Eps. 64 Keluar Dari Dunia Yang Terpisah
69
EPS 65 Ruang Rahasia
70
Eps. 66 Kembali Ke Sekte
71
Eps. 67 Tiba di Sekte
72
Eps. 68 Tanpa pandang bulu
73
Eps. 69 kelakuan Bo Qin
74
pengumuman
75
Eps 70 Rencana Zhu Luoning
76
Eps 71 penyegelan dua kota
77
Eps 72 Kepanikan dua kota
78
Eps. 73 Kembali ke kedai misterius
79
Eps. 74 Bo Qin lelah
80
Eps. 75 Kolam jiwa kematian
81
Eps. 76 kebebasan kota seribu bunga
82
Eps. 77 Orang kelompok sekte langit
83
Eps. 78 Pertandingan jenius muda atau pertandingan gelar dewa
84
Eps. 79 Rencana pergi ke ibukota
85
Eps 80 rencana perjodohan
86
Eps. 81 Berangkat ke ibukota
87
pengumuman
88
Eps. 82 kemampuan baru Xiao Houzi
89
Eps. 83 Rasa haus darah Bo Qin
90
Eps. 84 Melanjutkan Perjalanan
91
Eps. 85 tiba di kota Tiga Mawar
92
Eps. 86 Dibalik layar
93
Eps. 87 Mendatangi keluarga Shi
94
Eps 88. Menghancurkan Lagi
95
Eps. 89 Melanjutkan Perjalanan
96
Eps. 90 tiba di ibukota
97
Eps. 91 Penentuan perjodohan
98
Eps. 92 cerita Hua Jian Shen
99
Eps. 93 Cerita Hua Jian Shen II
100
Eps 94 Persiapan pertandingan
101
Eps. 95 awal pertandingan
102
Eps. 96 Pertandingan
103
Eps. 97 Pertandingan II
104
Eps 98. Akhir pertandingan babak pertama
105
Eps. 99 Pertandingan kedua I
106
Eps. 100 Mulai Pertandingan Kedua
107
Eps. 101 Sepuluh Raja
108
Eps. 102 Penentuan Gelar Raja Dewa
109
Eps. 103 Pertandingan Raja Dewa
110
Eps. 104 Pertandingan Raja Dewa ll
111
Eps. 105 Gelar Raja Dewa
112
Eps. 106 Berakhirnya pertandingan
113
Eps. 107 Rombongan Bo Qin menuju sekte langit
114
Eps. 108 Masa tenang sebelum berbuat kekacauan ( perubahan akhir Xiao Houzi )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!