"Tak apa, ambillah untukmu. Yang penting siapkan saja pesanan ku dengan segera aku sudah belum makan-makanan enak dalam beberapa tahun."ucap Bo Qin
Tak lama setelah itu makanan yang cukup banyak datang dengan diantar beberapa pelayan. Bo Qin pun memakannya dengan lahap sampai tak tersisa lagi makanan di atas meja, tanpa memperdulikan tatapan orang yang aneh melihatnya.
"Haahhh....... lumayan tapi ini masih belum cukup untukku. Pelayan aku ingin pesan 10 porsi lagi dan juga teh herbal ditambah lagi ini masih kurang untukku." teriak Bo Qin
Salah satu pelayan pun menghampiri Bo Qin
"Baik tuan, tunggu sebentar."
"Baiklah, tapi jangan lama-lama aku masih lapar." ucap Bo Qin
"Baik tuan."ucap pelayan tersebut sambil berlalu meninggalkan Bo Qin
Tak lama kemudian semua pesanan Bo Qin pun datang
"Pelayan, ini uangnya."ucap Bo Qin kepada pelayan terakhir yang mengantarkan makanan Bo Qin sambil menyerahkan sekantung koin emas yang sedikit lebih besar daripada yang pertama.
"Baik tuan, terimakasih. Tapi bayaran tuan yang diawal masih cukup untuk semua makanan ini."
"Kalau begitu ambil saja untukmu, kau juga bisa membaginya dengan teman-teman mu."ucap Bo Qin
"Baik tuan terimakasih."
Bo Qin pun kembali melanjutkan makannya dengan lahap. Belum selesai dia makan ada seorang wanita yang masuk ke kedai tersebut dan langsung duduk dan mengambil salah satu makanan Bo Qin yang masih utuh dan langsung memakannya.
"Hei apa yang kamu lakukan."ucap Bo Qin
"Makanlah, apa kamu tidak lihat kakak yang cantik ini sedang makan."
"Hei tapi itu makanan ku."
"Ouh ayolah masa kamu bisa makan sebanyak ini sendirian."kata wanita tersebut sambil mengambil salah satu teh herbal Bo Qin yang tersedia dan langsung meminumnya.
"Hei....itu juga teh herbal ku."ucap Bo Qin
"Ouh aku cuma minta satu kendi kok, kamu masih ada yang lain kan."kata gadis tersebut sambil menenggak habis teh herbal di dalam kendi seperti minum air putih saja.
Sebelum Bo Qin menjawab lagi ada suara seseorang dari pojok ruangan.
"Hei gadis, apa kamu mau minum bersama kami."ucap seorang pria berbadan kekar berkepala botak.
"Ha...ha..ha daripada kau duduk bersama bocah itu lebih baik duduk bersama kami, gadis cantik."
"Duduk bersama pria jelek seperti kalian, maaf aja gak deh." ucap gadis tersebut
Tiba-tiba ruangan yang ramai mendadak jadi sepi saat tiga pria memasuki kedai tersebut. Seorang dengan pakaian putih dan memegang sebuah kipas berada ditengah kelompok tersebut, sepertinya dia yang memimpin kelompok tersebut. Pria tersebut melihat sekeliling dan memandangi setiap orang yang ada di kedai tersebut.
Saat dia melihat ke arah meja Bo Qin, dia pun berjalan ke arah meja Bo Qin. Dia kemudian duduk di salah satu kursi yang masih kosong di meja tersebut. Kemudian dua orang itu berdiri di belakangnya.
Dia melihat jijik kearah Bo Qin yang sedang makan dengan lahap.
"Saudara ku, bisa kah kau cari tempat duduk yang lain. Ada yang ingin ku bicarakan dengan gadis di samping mu."ucap pria tersebut sambil tersenyum
"Kenapa aku harus pergi, aku yang duluan duduk di sini. Kalau kau ingin bicara bicaralah, aku tidak peduli. Lagipula gadis ini yang tiba-tiba duduk dan mengambil makanan ku."ucap Bo Qin
"Hei kau jangan lancang pada tuan muda, dia memanggilmu saudara saja seharusnya kau itu bersyukur. Apa kau tidak tau dia adalah tuan muda keluarga Zong, Zong Yeru dia anak pertama walikota kota ini, dia juga menjadi murid dalam di perguruan matahari merah."ucap salah satu orang yang berada di belakang pemuda tersebut.
"Apa dia sudah menjadi murid dalam di perguruan matahari merah, bukannya dia baru masuk setengah tahun lalu."
"Yah, bakatnya pasti bagus sehingga dia bisa naik menjadi murid dalam secepat itu. Walaupun perguruan matahari merah hanya sekte menengah tetapi sekte itu cukup berpengaruh."
Mendengar bisik-bisik dari pengunjung kedai tersebut, pemuda itu pun melebarkan senyumnya lagi. Di dalam hatinya merasa sangat bangga.
"Aku tidak peduli dia berasal dari mana, aku peringatkan pergilah sebelum kalian tidak bisa."ucap Bo Qin
"Jangan lancang kau, rasakan tinju ku ini."ucap pria yang berada di belakang pemuda tersebut. Tetapi sebelum sampai tinjunya ke Bo Qin, Bo Qin melambaikan tangannya dan tubuh pria tersebut langsung meledak.
"KARENA KALIAN TELAH LANCANG MENGGANGGU KETENANGAN KU, JANGAN HARAP KALIAN BISA PERGI DENGAN MUDAH. AKU TIDAK PEDULI BAIK KAU TUAN MUDA KOTA INI ATAUPUN MURID DALAM PERGURUAN MATAHARI MERAH. KAU HARUS TETAP MENANGGUNG AKIBATNYA."ucapan Bo Qin menggema di ruangan tersebut
"Cetlak..cetlak..... cetlak.....cetlak." Bo Qin menjentikkan jarinya dan kedua tangan dan kaki pemuda berbaju putih tersebut langsung meledak. Setelah itu Bo Qin juga memukul perut pemuda tersebut dan menghancurkan dantiannya, sehingga dia tidak bisa berkultivasi lagi.
Orang-orang yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas keluar, karena tidak ingin terlibat dalam masalah
"Arggghhhh... bunuh aku."ucap pemuda tersebut, bajunya yang berwarna putih telah menjadi merah akibat darahnya.
"Kematian terlalu mudah untukmu, kau harus menanggung akibat dari kesombongan mu."ucap Bo Qin sambil mengeluarkan api hitamnya dari tangan kirinya dan melemparkan api tersebut ke pemuda tersebut. Api hitam itu kemudian masuk kedalam tubuh pemuda tersebut.
"Arggghhhh....panas..bunuh aku."
Bo Qin pun meninggalkan nya dan melihat kearah salah satu pengawal yang tersisa.
"Kau bisa mengambil tuan mudamu itu, katakan saja pada orang tua dia untuk mendidik anak dengan baik. Katakan juga bahwa nanti aku akan berkunjung untuk meminta kompensasi karena anak sombong itu mengganggu ketenangan saya. Tapi sebelum itu."
Slasssh
Arrgghh
Bo Qin memotong tangan kiri pengawal tersebut
Slasshhh...slash...slash.. slasssh..
Arrgghh.... arggghhhh.... arggghhhh
Bo Qin kembali menebaskan pedangnya kearah tubuh pemuda tersebut, Bo Qin banyak membuat luka di tubuh orang tersebut tetapi tidak membunuhnya.
"Sekarang pergilah, ingat sampaikan pesan ku."
Pengawal itu tanpa bicara lagi langsung mengambil tuan mudanya yang sudah pingsan dan membawa kembali ke kediaman keluarga Zong.
*************
Sesampainya di kediaman keluarga Zong, prajurit penjaga gerbang pun terkejut saat melihat tuan muda mereka terluka parah juga pengawal tuan mudanya yang awalnya dua orang kini yang kembali hanya satu orang itupun penuh luka. Salah satu prajurit penjaga gerbang itupun segera masuk untuk melapor ke walikota sekaligus kepala keluarga Zong.
"Lapor tuan, ada kejadian gawat."ucap seorang prajurit sambil berlari menerobos ruang pertemuan.
"Ada apa prajurit, kalau sampai berita yang kau bawa tidak lah penting nyawamu taruhannya karena sudah berani menerobos masuk ruang pertemuan tanpa ijin."ucap Zong Yueru kepala keluarga Zong sekaligus walikota kota embun pagi.
"Tuan, tuan muda kembali dengan terluka parah pengawal yang dikirimkan pun cuma yang kembali 1 orang dan itu pun penuh luka."ucap prajurit tersebut
"Bajingan siapa yang berani melukai anak ku, akan kucincang habis dia bersama keluarganya. Sekarang mana prajurit yang melindungi anak ku itu."
"Dia sedang ada di ruang perawatan, saat sampai di depan gerbang dia pingsan."
"Baik kalau begitu dimana anak ku."
"Tuan muda berada di kamarnya tuan."
Kepala keluarga Zong bersama dengan para penatua segera kekamar Zong Yeru. Sesampainya di kamar mereka semua terkejut melihat kondisi Zong Yeru, dengan kedua tangan dan kaki hancur, dantiannya juga dihancurkan. Sekarang saat dia sadar nanti dia sudah tidak bisa berkultivasi lagi.
"Bajingannnnnn....... siapa yang menyakiti anak ku seperti ini. Cepat panggil prajurit yang menjaga anak ku itu, aku tidak peduli dia lagi terluka atau apapun bawa dia ke sini aku ingin dia memberi penjelasan kejadian ini."
Tak lama kemudian datanglah seorang prajurit yang tubuhnya masih penuh luka serta tangan kiri yang terpotong.
OKE SEKIAN DULU YA, MAAF SAYA JARANG BANGET UPDATENYA SOALNYA NULIS INI CUMA BUAT ISI BOSAN. KALAU ADA SALAH-SALAH KATA MOHON MAAF. JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR, BIAR AUTHOR BISA JADI SEMAKIN BAIK DALAM PENULISAN.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Ardi Provision
bodoh main kasih tampa bertanya main kasih sekantong gak sekalian segoni
2024-12-31
0
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
2023-09-18
0
Mbah Ali
fantasi yg ngaco ini
2022-08-30
1