"Bajingannnnnn....... siapa yang menyakiti anak ku seperti ini. Cepat panggil prajurit yang menjaga anak ku itu, aku tidak peduli dia lagi terluka atau apapun bawa dia ke sini aku ingin dia memberi penjelasan kejadian ini."
Tak lama kemudian datanglah seorang prajurit yang tubuhnya masih penuh luka serta tangan kiri yang terpotong.
"Katakan apa yang sebenarnya terjadi."ucap Zong Yueru
"Begini tuan....................."pengawal tersebut pun menceritakan semua kejadian saat mereka di kedai tanpa kurang satu pun.
"Ouh ya tuan dia juga mengatakan akan datang untuk meminta kompensasi atas kelakuan tuan muda yang mengganggu ketenangan nya."ucap pengawal tersebut
"Bajingan bocah tengik itu, beraninya dia setelah melukai anakku malah dia akan datang meminta kompensasi. Baik tunggu saja nanti, saat dia datang akan kuhabisi dia. Untukmu pengawal karena tidak bisa menjaga anakku dengan baik sebaiknya mati saja."ucap Zong Yueru sambil mengarahkan pukulan yang dialiri tenaga dalam ke kepala pengawal tersebut, sehingga kepala pengawal tersebut pecah.
"Orang tak berguna tidak pantas berada di keluarga Zong."
********
"Eh cewek sialan gara-gara kau aku terlibat masalah."ucap Bo Qin memandang sinis wanita tersebut
"Bukankah kau yang bertengkar dengan mereka bukan aku, aku dari tadi diam."ucap gadis tersebut sambil terus makan juga mengambil salah satu kendi teh herbal Bo Qin yang tersisa
"Hahhhh terserah kau sajalah, aku malas meladeni mu."ucap Bo Qin sambil mengambil satu kendi teh herbalnya yang tersisa, dan melanjutkan makannya
"Ahhhhh kenyang."ucap gadis tersebut setelah selesai makan
"Baiklah aku pergi dulu, semoga kita tidak pernah bertemu kembali."ucap Bo Qin
"Ahh jangan seperti itu adik kecil, takdir tidak ada yang tahu."ucap wanita tersebut Bo Qin hanya berlalu tanpa memperdulikan omongan wanita tersebut
Setelah Bo Qin selesai makan di kedai tersebut, dia langsung berkeliling kota untuk mencari penginapan. Hingga sampalah dia di suatu bangunan yang cukup besar, dibangunan tersebut tergantung papan bertuliskan PENGINAPAN SERIBU MALAM. Bo Qin pun memasuki penginapan tersebut.
"Selamat datang tuan, Anda mau menginap berapa malam."tanya seorang pelayan menghampiri Bo Qin
"3 malam saja, berapa totalnya."
"Baik tuan totalnya 3 perak, apakah tuan mau ditambah jatah makan 3 kali sehari tambahannya cuma 50 perunggu."
"Baiklah terimakasih."ucap Bo Qin sambil menyerahkan 1 koin emas.
"Baik tuan, ini kembaliannya. Apakah tuan mau langsung makan atau di antar ke kamar saja makanannya."
"Antar ke kamar saja."
"Baik tuan, mari ikuti saya. Saya akan tunjukkan tempatnya."ucap pelayan tersebut sambil membawa Bo Qin kelantai dua.
******
"Ini tuan kamar tuan, saya permisi mau mengambilkan makanan."ucap pelayan tersebut sambil menyerahkan kunci kamar
"Baiklah, pergilah."ucap Bo Qin
Pelayan itu pun pergi meninggalkan Bo Qin. Bo Qin sendiri langsung memasuki kamarnya. Tak lama kemudian pelayan itu kembali.
TOK...TOK....TOK
"Siapa.."
"Saya tuan, pelayan yang tadi mau mengantarkan makanan."
"Masuklah tidak di kunci."ucap Bo Qin
Pelayan itu meletakkan makanan di atas meja yang tersedia di kamar tersebut.
"Terimakasih. Ini ambilah"ucap Bo Qin sambil menyerahkan 1 koin emas
"Terimakasih tuan, tapi ini terlalu banyak."ucap pelayan tersebut
"Tidak apa ambillah."
"Baik tuan, terimakasih."ucap pelayan tersebut sambil berlalu
Setelah selesai makan Bo Qin pun segera berbaring di atas kasur yang disediakan, tidak lama kemudian dia pun tertidur.
*******
Keesokan paginya Bo Qin terbangun karena sinar matahari yang memasuki ruangannya. Diapun segera saja membersihkan diri di kamar mandi yang ada di kamar tersebut. Setelah selesai merapikan diri dia kemudian segera turun kebawah.
"Selamat pagi tuan, apakah tuan ingin makan."ucap salah seorang pelayan
"Iya saya akan makan di bawah saja."ucap Bo Qin
"Baik tuan, tunggulah sebentar."
Bo Qin pun duduk di salah satu kursi yang kosong, memang sebenarnya penginapan ini lantai bawah di gunakan untuk menjadi restoran. Tak lama kemudian makanan Bo Qin pun datang, tetapi tak sempat Bo Qin memakan makanannya ada seseorang yang mengambil makanan yang di depan Bo Qin dan memakannya.
"Eh kau lagi gadis sialan, apakah kamu mengikuti ku."ucap Bo Qin
"Siapa yang mengikuti mu adik kecil, aku kebetulan saja ingin makan disini dan melihat mu. Jadinya aku sekalian menyapa kamu saja."
"Semoga kamu tidak membawa masalah untukku."ucap Bo Qin
"Pelayan..."panggil Bo Qin
"Ada apa tuan."
"Aku ingin 2 porsi makanan terbaik di sini, kembaliannya Buat mu saja"ucap Bo Qin sambil menyerahkan 2 koin emas
"Baik tuan, terimakasih."ucap pelayan tersebut sambil berlalu.
Setelah makanan mereka datang mereka berduapun menyantap makanan mereka, baru sebentar Bo Qin tiba-tiba terdengar teriakan.
"Hei itu orangnya yang melukai tuan muda cepat bawa dia."ucap seorang pria berpakaian prajurit, sambil menunjuk Bo Qin
"Baik tuan."ucap orang-orang yang di belakangnya, yang juga memakai pakaian prajurit
Kemudian sekelompok orang berpakaian prajurit itu langsung maju kearah Bo Qin. Bo Qin pun melambaikan tangannya ke arah orang-orang tersebut.
BOOOMM
Semua orang yang maju menyerang Bo Qin langsung meledak, terlihat potongan-potongan tubuh mereka berserakan. Orang-orang yang melihat kejadian tersebut segera keluar dari tempat tersebut, karena tidak ingin terlibat masalah. Sedangkan pria yang berteriak itu segera terduduk lemas melihat semua orang-orangnya meledak hanya dengan lambaian tangan.
"Haiss kenapa tidak nanti saja datangnya, belum selesai aku makan sudah ada aja pengganggu. Aku ini hanya sekedar ingin makan, makanan yang enak dengan tenang. Sudah lama aku cuma makan daging hewan buas yang cuma dibakar tanpa bumbu sama sekali. Sekarang kalian mengganggu saja."ucap Bo Qin
"Baiklah tunjukkan jalannya, aku akan menemui tuan mu itu. Hei cewek sialan mau ikut tidak."ucap Bo Qin
"Baiklah aku ikut saja aku juga ingin bersenang-senang. Jangan panggil aku gadis sialan aku punya nama, nama ku Zhu Luoning"
"Hei kenapa kamu masih duduk saja ayo cepat tunjukkan jalan ketempat tuanmu itu."ucap Bo Qin
Mereka kemudian berjalan kearah kediaman keluarga Zong. Bo Qin dan wanita itu terus saling berbincang sedangkan pria berpakaian prajurit itu hanya terus berjalan dengan muka kusut.
**********
Beberapa saat kemudian sampailah mereka di kediaman keluarga Zong. Terlihat di depan mereka suatu kediaman yang luas dan di kelilingi tembok
"Apa benar ini rumahnya ucap Bo Qin ke pria berpakaian prajurit itu."
Pria itu hanya mengangguk
"Sepertinya benar, itu ada papan nama bertuliskan ZONG."ucap Zhu Luoning
“Baiklah sepertinya benar, kalau begitu kau sudah tidak berguna lagi.ucap Bo Qin sambil menangkap pria berpakaian prajurit tersebut dan melemparkannya kea rah gerbang keluarga Zong atau kediaman walikota tersebut
Para pengawal yang sedang menjaga pintu gerbang pun terkejut ketika melihat ada sesuatu yang mengarah ke mereka. Mereka pun segera memasang posisi bertahan, tapi tetap saja mereka tidak bisa menahannya mereka juga ikut terlempar ke arah gerbang yang ada di dibelakang mereka.
MAAF YAH AUTHOR TIDAK BISA CRAZY UP SEPERTI YANG LAIN, KARENA NULIS INI CUMA BUAT HIBURAN SEMATA. JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Risna Ranga
daya hayalan terlalu tinggi Thor...tdk pas sja dgn umurnya..
2024-12-29
0
Risna Ranga
alf
2024-12-29
0
Harman LokeST
baaaaaaaaannnntttttttaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii ssssseeeeeeeeeeeemmmmuuuuuuaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
2023-09-18
0