Eps 4 Perjuangan

Sementara itu Bo Qin setelah di teleportasikan oleh array tersebut kesuatu tempat. Dia pingsan dan tak berapa lama kalung pemberian ibunya pun bersinar lalu sinarnya pun membungkus tubuh Bo Qin, seketika tubuh Bo Qin yang dipenuhi luka pun langsung sembuh. Luka-luka yang di deritanya langsung hilang seperti tidak pernah ada sebelumnya. Walaupun semua luka-luka nya sudah sembuh Bo Qin tetap pingsan tidak sadarkan diri.

~

Tak berapa lama Bo Qin pun akhirnya sadar ia pun terkejut dan terus berpikir apa yang telah terjadi dengannya.

"Eh dimana aku ini, kenapa aku bisa ada di sini. Apa yang terjadi pada ku..(Bo Qin berusaha mengingat apa yang terjadi pada dirinya).....eh aku baru ingat sebelumnyakan aku di kejar sama sekte bulan sabit merah, dan setelah itu aku mencoba bersembunyi di balik semak beluka dan tiba-tiba saja tubuhku di selimuti cahaya merah terang dan aku tidak ingat lagi apa kelanjutannya."kata Bo Qin dalam hati.

Lalu Bo Qin bangun dari pingsannya dia pun menengok ke sekeliling dan diapun merasa asing dengan tempat tersebut.

"Eh...ini sepertinya bukan hutan dekat desaku, pohon-pohonnya besar-besar dan aku sepertinya pingsan di depan sebuah gua. Apa sebaiknya aku masuk ke gua aja ya? Tapi sepertinya gua ini sangat gelap dan terasa mencekam sangat menakutkan."gumam Bo Qin dengan perasaan agak takut.

Sreeekk... sreeekk.... terdengar suara dari semak di belakang Bo Qin tiba-tiba....Graaauuummm... sesosok harimau putih yang cukup besar keluar dari semak dengan pandangan ingin menyantap kelaparan ingin menyantap Bo Qin.

Bo Qin terkejut saat berbalik dan melihat seekor harimau putih keluar dari semak dia pun berjalan mundur dengan perlahan begitu juga dengan sang harimau putih dia juga berjalan maju dengan perlahan. Bo Qin pun segera berlari meninggalkan tempat itu dia terus berlari tetapi sepertinya dia terus berlari berkeliling saja, dia terus kembali kedepan gua itu.

"Sebaiknya aku masuk kegua saja, pintu guanya kecil sehingga harimau itu pasti takkan bisa mengikuti ku masuk, tapi di dalam gua terlihat gelap sekali aku takut disana ada bahaya yang lebih besar lagi. Disaat Bo Qin masih berpikir sehingga dia tidak fokus berlari.........ssrrraaatt........tubuh bagian belakang Bo Qin terkena cakaran harimau putih itu.

"Aaaaaaaaahhhhhh"teriak Bo Qin dia pun terjatuh, dan sang harimau pun berjalan perlahan menuju Bo Qin. Harimau itu seperti menikmati ekspresi ketakutan di wajah Bo Qin. Bo Qin pun melihat ke arah gua yang sudah dekat.

"Tinggal sedikit lagi.."

Bo Qin pun perlahan bangkit kembali dan berusaha berlari ke arah gua. Harimau putih pun kembali mengejar Bo Qin tetapi untungnya Bo Qin segera memasuki gua tersebut.

*********

Setelah Bo Qin tiba di dalam gua dia menemukan guanya cukup luas dan panjang membentuk lorong yg agak besar kedalam berbanding terbalik dengan pintu gua yang kecil, sebagai perbandingan pintu gua tidak bisa di masuki harimau putih sedangkan lorong di dalam gua bisa di masuki 20-30 harimau putih itu sekaligus. Di dalam gua pun cukup terang walaupun sinar matahari tidak bisa menembus kedalam gua.

"Eh sepertinya gua nya cukup terang tidak seperti keliatan dari luar, dari luar gua ini terlihat gelap sekali. Yah..... walaupun gak terang-terang amat tapi ini cukuplah untuk penerang jalan, sepertinya penerangan ini berasal dari kristal-kristal yang tertanam di dinding gua ini."

Bo Qin terus masuk kedalam gua yang membentuk lorong itu dan semakin kedalam semakin besar. Bo Qin yang terus masuk kedalam gua terus merasakan seperti ada sesuatu yang menekannya yang membuatnya semakin dalam semakin susah bergerak.

"Siaall ada apa ini kenapa aku jadi semakin susah bergerak saat semakin kedalam ada apa didalam gua ini."

"Sebaiknya aku keluar saja deh.....semoga harimau putih itu sudah pergi."

Saat Bo Qin sudah dekat dengan pintu keluar gua dia meliat harimau putih itu ternyata masih ada, dan ternyata malah terlihat ada 2 harimau putih yang berjaga di mulut gua

"Ciihhh.....sialan malah semakin banyak tuh harimau, sepertinya aku hanya bisa terus masuk."

Bo Qin pun kembali memasuki gua tersebut, dia terus berjalan ke ujung gua itu. Sama seperti sebelumnya semakin dia masuk kedalam semakin kuat tekanan yang dia rasakan

"Arrgghh..... sialan sakit sekali ini."

Bo Qin terus berjalan saat di sampai di langkah terakhir dari 200 meter saat dia mau memasuki jarak ke 201 meter di merasakan panas yang sangat menyengat.

"Arrgghh... sialan mau terus masuk tapi sangat panas tetap disini akan terus menyiksa tubuhku, kembali akan membuat semua usaha ku sia-sia dan akan mati juga karna kelaparan harimau sialan itu terus berjaga di depan gua dan malah memanggil teman-temannya saat terkahir aku memeriksanya saja sudah ada lima harimau yang awalnya 1 jadi dua dan terus berdatangan lagi, saat keluar dari gua bisa-bisa aku yang jadi makanan. Arrgghh siallaann."

Akhirnya Bo Qin pun memutuskan untuk terus melangkah kedepan saat dia tiba tepat sudah melewati jarak 210 meter dari mulut gua dia merasakan rasa yang amat panas seperti api membakar dia hidup-hidup tetapi tekanan gravitasinya menghilang digantikan rasa panas yang amat menyegat.

"Arrgghh siallaann sepertinya yang aman cuma 10 meter dari mulut gua disana tidak ad tekanan ataupun perasaan lain yang menyiksa." Ucap Bo Qin

"Karna sudah tidak ada tekanan lebih baik aku berlari saja agar cepat sampai di ujung gua. Pikir Bo Qin.

Arrgghh.... siallaann terus maju....

Bo Qin terus berlari sambil berteriak saat dia sudah melewati daerah panas dengan terus berlari yang mana semakin kedalam semakin panas. Setelah dia melewat 400 meter dari area pertama kali merasakan tekanan, dan telah melewati area yang panas sekali, kini dia memasuki area yang dingin sekali yang mana dinginnya terasa sampai ketulang-tulangnya. Bo qin terus memasuki area yang dingin itu tanpa banyak bicara dia terus berjalan maju saja.

"Ughh....brrr..dingin sekali aku harus cepat melewati ini." Kata Bo Qin sambil terus berjalan karna sudah tidak sanggup lagi berlari karena rasanya tulang-tulangnya pun membeku.

Setelah melewati area yang dingin kini dia memasuki area yang penuh dengan kabut tanpa tekanan tanpa rasa panas maupun dingin. Diapun memasukinya dengan senang hati, tapi tidak sampai 2 meter dia terasa kakinya lemas dia pun tanpa sadar berlutut matanya pun terasa sangat berat.

"Ughhh.....sialan rupanya area ke-4 adalah racun aku harus cepat meninggalkan area ini.*

Bo Qin pun berusaha kembali berjalan sambil tertatih-tatih, terkadang dia berjalan dengan menyeret tubuhnya dengan tangannya atau terkadang dia menopang di dinding untuk membantunya berjalan tapi dia tidak bisa terus menopang di dinding karna dinding guapun terdapat racun yang ganas yang kelamaan di sentuh bisa mengakibatkan tangan melepuh seperti terbakar, untungnya area racun adalah area yang stabil yang mana semakin kedalam racunnya tidak semakin ganas tetapi tetap sama seperti racun di awal area racun

.

Setelah perjuangan panjang dia pun berhasil melewati area racun, dan memasuki area baru yang diatasnya di penuhi awan mendung yang sesekali menyambarkan listrik. Bo Qin pun terus memasuki area berpetir. Saat awal memasuki area berpetir pun Bo Qin terkena sambaran petir.

"Arrggh.....petir sialan sakit tau dasar ********."

DUARRR.....DUARRRR

Saat menyelesaikan kata-katanya Bo Qin kembali terkena dua kali sambaran petir.

"Arggghhh ********." Teriak Bo Qin sambil berlari

Semakin kedalam petirnya semakin banyak dan warnanya pun terus berubah semakin dalam yang di awal cuma petir putih di lanjutkan kuning, merah, dan ungu. Saat tersisa sepuluh meter lagi Bo Qin sudah bisa melihat ujung lorong itu Bo Qin pun dengan bersemangat terus melanjutkan langkahnya tidak perduli lagi pada banyak petir yang terus menyambar, bahkan saat petir ungu menyambar dirinya dia tetap tersenyum dan bangkit lagi lalu melanjutkan larinya tanpa memperdulikan sekitar.

Saat tersisa satu meter lagi dari ujung lorong Bo Qin berhenti lalu melanjutkan dengan berjalan perlahan. Di saat dia sudah memasuki area satu meter terakhir dia mendapatkan tekanan lagi dan juga rasa panas di sebelah kanan dan juga rasa dingin yang menyiksa di sebelah kiri juga sekelilingnya dipenuhi kabut.

Saat sejengkal lagi dia meninggalkan ujung lorong gua itu tekanan gravitasi menekan dia sangat kuat sehingga di terjatuh bahkan mengangkat jari pun dia tidak bisa. Selain itu disaat bersamaan ada api hitam yang menyerang dia dari kanan dan dari kiri terdapat serangan energi es, kabut racun pun semakin tebal juga terdapat petir hitam yang menyambar dirinya dari atas.

"AAARRRRRGGGGHHHH......."

Bo Qin berteriak keras saat tubuhnya terkena serangan itu, lalu diapun kehilangan kesadarannya. Di saat dia kehilangan kesadarannya tubuhnya pun terangkat keatas dan energi di sekitar nyapun membungkus dirinya membentuk suatu bola hitam seukuran tubuhnya.

Setelah beberapa saat bola hitam itu pun pecah dan secara perlahan menurunkan tubuh Bo Qin

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Bo Qin demi meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

2023-09-18

0

Ahmad Syahrullah

Ahmad Syahrullah

Nampaknya semua yang dilalui Bo Qin ini sebagai pelatihan fisiknya

2023-08-05

0

Nugroho Diyono

Nugroho Diyono

anak kecil tp sudah pintar mengumpat ya

2022-08-24

0

lihat semua
Episodes
1 Eps 1 Tragedi di Desa Bunga Gugur
2 Eps 2 Tragedi di Desa Bunga Gugur II
3 Eps 3 Array teleportasi
4 Eps 4 Perjuangan
5 Eps 5 Lahirnya Pendekar Pedang Naga Kegelapan
6 Eps. 06 Berakhirnya masa pelatihan
7 Informasi novel
8 Eps. 7 Memulai perjalanan (Revisi)
9 Eps. 08 Masalah pertama (Revisi)
10 Eps. 09 cuma ingin makan dengan tenang (Revisi)
11 Eps 10 Hilangnya keluarga Zong (Revisi)
12 Eps. 11 awal kehidupan di Sekte Pedang Naga (Revisi)
13 eps 12 kehidupan di Sekte pedang naga
14 Eps. 13 Guru dan Murid sama
15 Eps. 14 Dia Memang Murid Terbaik
16 Eps. 15 Kegabutan
17 Eps. 16 pencuri kecil
18 Eps. 17 Hari Berbelanja
19 Eps. 18 Mengikuti pelelangan
20 UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU
21 Eps. 19 Pelelangan l
22 Eps. 20 Pelelangan ll
23 Eps. 21 Berakhirnya pelelangan
24 Eps. 22 Bersenang-senang
25 Eps. 23 Bersenang-senang ll
26 Eps. 24 Akhir Kesenangan
27 Eps. 25 Kesenangan guru dan murid
28 Eps. 26 sesuatu yang enak dipandang belum tentu aman
29 Eps. 27 Jurus Baru
30 Eps. 28 Mengenang masa lalu
31 Eps. 29 Hanya Bisa Dikenang
32 Eps. 30 Mulainya Pertandingan
33 Eps. 31 Murid Baru Zhu Luoning
34 Eps. 32 Bo Qin vs Zhu Luoning
35 Eps. 33 Kedatangan Dewa Obat
36 Eps. 34 Dua Iblis
37 Eps. 35 Cara keluar diam-diam terbaik
38 Eps.36 Kejamm?? Tidakk!!!
39 Eps.37 Kedatangan Tetua Gang
40 Eps. 38 Cara Paling Baik Membunuhmu
41 Eps. 39 Bo Qin Vs Tetua Gang
42 Eps. 40 Rencana dewa obat & kematian tetua Gang
43 Eps. 41 Tidak ada yang terlalu sulit
44 Eps. 42 Arogant
45 Eps. 43 Paviliun bintang
46 Eps. 44 dewa surgawi lainnya
47 Eps. 45 Apakah menyinggung para dewa
48 Eps. 46 Berubah ! mungkin nanti
49 Eps 47. Pembantaian keluarga nangong
50 Eps. 48 KARMA ITU NYATA
51 Eps. 49 Kedai Misterius
52 Eps. 50 Misteri tingkat diatas Dewa surgawi
53 Eps. 51 Kekayaan 1 orang melebihi 1 keluarga
54 Spesial Chapter Friends
55 Eps. 52 Tiga Kakek Tua
56 Eps 53. Pertempuran Bo Qin bersama Tiga Kakek Tua
57 Eps. 54 kematian sang pemimpin pasukan
58 Eps. 55 Dataran tengah
59 Eps. 56 Penempa Gila
60 Eps. 57 Perlengkapan baru
61 Eps 58 kembali pulang
62 Eps 59 Keadaan Bo Qin
63 Eps. 60 Keadaan Bo Qin II
64 banjir
65 Eps. 61 dua mayat
66 Eps. 62 Lima Kitab Penguasa
67 Eps 63 Memecahkan Batu Segel
68 Eps. 64 Keluar Dari Dunia Yang Terpisah
69 EPS 65 Ruang Rahasia
70 Eps. 66 Kembali Ke Sekte
71 Eps. 67 Tiba di Sekte
72 Eps. 68 Tanpa pandang bulu
73 Eps. 69 kelakuan Bo Qin
74 pengumuman
75 Eps 70 Rencana Zhu Luoning
76 Eps 71 penyegelan dua kota
77 Eps 72 Kepanikan dua kota
78 Eps. 73 Kembali ke kedai misterius
79 Eps. 74 Bo Qin lelah
80 Eps. 75 Kolam jiwa kematian
81 Eps. 76 kebebasan kota seribu bunga
82 Eps. 77 Orang kelompok sekte langit
83 Eps. 78 Pertandingan jenius muda atau pertandingan gelar dewa
84 Eps. 79 Rencana pergi ke ibukota
85 Eps 80 rencana perjodohan
86 Eps. 81 Berangkat ke ibukota
87 pengumuman
88 Eps. 82 kemampuan baru Xiao Houzi
89 Eps. 83 Rasa haus darah Bo Qin
90 Eps. 84 Melanjutkan Perjalanan
91 Eps. 85 tiba di kota Tiga Mawar
92 Eps. 86 Dibalik layar
93 Eps. 87 Mendatangi keluarga Shi
94 Eps 88. Menghancurkan Lagi
95 Eps. 89 Melanjutkan Perjalanan
96 Eps. 90 tiba di ibukota
97 Eps. 91 Penentuan perjodohan
98 Eps. 92 cerita Hua Jian Shen
99 Eps. 93 Cerita Hua Jian Shen II
100 Eps 94 Persiapan pertandingan
101 Eps. 95 awal pertandingan
102 Eps. 96 Pertandingan
103 Eps. 97 Pertandingan II
104 Eps 98. Akhir pertandingan babak pertama
105 Eps. 99 Pertandingan kedua I
106 Eps. 100 Mulai Pertandingan Kedua
107 Eps. 101 Sepuluh Raja
108 Eps. 102 Penentuan Gelar Raja Dewa
109 Eps. 103 Pertandingan Raja Dewa
110 Eps. 104 Pertandingan Raja Dewa ll
111 Eps. 105 Gelar Raja Dewa
112 Eps. 106 Berakhirnya pertandingan
113 Eps. 107 Rombongan Bo Qin menuju sekte langit
114 Eps. 108 Masa tenang sebelum berbuat kekacauan ( perubahan akhir Xiao Houzi )
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Eps 1 Tragedi di Desa Bunga Gugur
2
Eps 2 Tragedi di Desa Bunga Gugur II
3
Eps 3 Array teleportasi
4
Eps 4 Perjuangan
5
Eps 5 Lahirnya Pendekar Pedang Naga Kegelapan
6
Eps. 06 Berakhirnya masa pelatihan
7
Informasi novel
8
Eps. 7 Memulai perjalanan (Revisi)
9
Eps. 08 Masalah pertama (Revisi)
10
Eps. 09 cuma ingin makan dengan tenang (Revisi)
11
Eps 10 Hilangnya keluarga Zong (Revisi)
12
Eps. 11 awal kehidupan di Sekte Pedang Naga (Revisi)
13
eps 12 kehidupan di Sekte pedang naga
14
Eps. 13 Guru dan Murid sama
15
Eps. 14 Dia Memang Murid Terbaik
16
Eps. 15 Kegabutan
17
Eps. 16 pencuri kecil
18
Eps. 17 Hari Berbelanja
19
Eps. 18 Mengikuti pelelangan
20
UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU
21
Eps. 19 Pelelangan l
22
Eps. 20 Pelelangan ll
23
Eps. 21 Berakhirnya pelelangan
24
Eps. 22 Bersenang-senang
25
Eps. 23 Bersenang-senang ll
26
Eps. 24 Akhir Kesenangan
27
Eps. 25 Kesenangan guru dan murid
28
Eps. 26 sesuatu yang enak dipandang belum tentu aman
29
Eps. 27 Jurus Baru
30
Eps. 28 Mengenang masa lalu
31
Eps. 29 Hanya Bisa Dikenang
32
Eps. 30 Mulainya Pertandingan
33
Eps. 31 Murid Baru Zhu Luoning
34
Eps. 32 Bo Qin vs Zhu Luoning
35
Eps. 33 Kedatangan Dewa Obat
36
Eps. 34 Dua Iblis
37
Eps. 35 Cara keluar diam-diam terbaik
38
Eps.36 Kejamm?? Tidakk!!!
39
Eps.37 Kedatangan Tetua Gang
40
Eps. 38 Cara Paling Baik Membunuhmu
41
Eps. 39 Bo Qin Vs Tetua Gang
42
Eps. 40 Rencana dewa obat & kematian tetua Gang
43
Eps. 41 Tidak ada yang terlalu sulit
44
Eps. 42 Arogant
45
Eps. 43 Paviliun bintang
46
Eps. 44 dewa surgawi lainnya
47
Eps. 45 Apakah menyinggung para dewa
48
Eps. 46 Berubah ! mungkin nanti
49
Eps 47. Pembantaian keluarga nangong
50
Eps. 48 KARMA ITU NYATA
51
Eps. 49 Kedai Misterius
52
Eps. 50 Misteri tingkat diatas Dewa surgawi
53
Eps. 51 Kekayaan 1 orang melebihi 1 keluarga
54
Spesial Chapter Friends
55
Eps. 52 Tiga Kakek Tua
56
Eps 53. Pertempuran Bo Qin bersama Tiga Kakek Tua
57
Eps. 54 kematian sang pemimpin pasukan
58
Eps. 55 Dataran tengah
59
Eps. 56 Penempa Gila
60
Eps. 57 Perlengkapan baru
61
Eps 58 kembali pulang
62
Eps 59 Keadaan Bo Qin
63
Eps. 60 Keadaan Bo Qin II
64
banjir
65
Eps. 61 dua mayat
66
Eps. 62 Lima Kitab Penguasa
67
Eps 63 Memecahkan Batu Segel
68
Eps. 64 Keluar Dari Dunia Yang Terpisah
69
EPS 65 Ruang Rahasia
70
Eps. 66 Kembali Ke Sekte
71
Eps. 67 Tiba di Sekte
72
Eps. 68 Tanpa pandang bulu
73
Eps. 69 kelakuan Bo Qin
74
pengumuman
75
Eps 70 Rencana Zhu Luoning
76
Eps 71 penyegelan dua kota
77
Eps 72 Kepanikan dua kota
78
Eps. 73 Kembali ke kedai misterius
79
Eps. 74 Bo Qin lelah
80
Eps. 75 Kolam jiwa kematian
81
Eps. 76 kebebasan kota seribu bunga
82
Eps. 77 Orang kelompok sekte langit
83
Eps. 78 Pertandingan jenius muda atau pertandingan gelar dewa
84
Eps. 79 Rencana pergi ke ibukota
85
Eps 80 rencana perjodohan
86
Eps. 81 Berangkat ke ibukota
87
pengumuman
88
Eps. 82 kemampuan baru Xiao Houzi
89
Eps. 83 Rasa haus darah Bo Qin
90
Eps. 84 Melanjutkan Perjalanan
91
Eps. 85 tiba di kota Tiga Mawar
92
Eps. 86 Dibalik layar
93
Eps. 87 Mendatangi keluarga Shi
94
Eps 88. Menghancurkan Lagi
95
Eps. 89 Melanjutkan Perjalanan
96
Eps. 90 tiba di ibukota
97
Eps. 91 Penentuan perjodohan
98
Eps. 92 cerita Hua Jian Shen
99
Eps. 93 Cerita Hua Jian Shen II
100
Eps 94 Persiapan pertandingan
101
Eps. 95 awal pertandingan
102
Eps. 96 Pertandingan
103
Eps. 97 Pertandingan II
104
Eps 98. Akhir pertandingan babak pertama
105
Eps. 99 Pertandingan kedua I
106
Eps. 100 Mulai Pertandingan Kedua
107
Eps. 101 Sepuluh Raja
108
Eps. 102 Penentuan Gelar Raja Dewa
109
Eps. 103 Pertandingan Raja Dewa
110
Eps. 104 Pertandingan Raja Dewa ll
111
Eps. 105 Gelar Raja Dewa
112
Eps. 106 Berakhirnya pertandingan
113
Eps. 107 Rombongan Bo Qin menuju sekte langit
114
Eps. 108 Masa tenang sebelum berbuat kekacauan ( perubahan akhir Xiao Houzi )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!