"Hahahhahaahhaha dia memang murid terbaik, aku semakin bangga padanya. Dia juga membantuku menghasilkan uang. Hei Tetua Kong kau harus mengganti kerusakan depan kediaman ku, aku tidak mau tau kau harus menggantinya."ucap Zhu Luoning tanpa memperdulikan keadaan tetua Kong yang menderita
Mendengar ucapan Zhu Luoning membuat dirinya menyemburkan darah dari mulutnya. Dia baru sadar dari tadi serangan dia dan Bo Qin mengarah ke depan kediaman Zhu Luoning.
Bo Qin sengaja meledakkan serangan mereka di dekat kediaman Zhu Luoning. Pikir Zhu Luoning tentu saja dia tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk memeras tetua Kong.
Sedangkan Bo Qin yang sudah berada di dalam kamarnya sedang tertawa terbahak-bahak. Dia senang dapat mengerjai tetua Kong. Tetapi tanpa dia sadari dia nanti akan menerima hukuman dari gurunya. Dia melupakan telah mengatai gurunya sebagai gadis sialan, yang di dengar oleh seluruh sekte.
"Hahahhahaahhaha.......aku senang banget bisa menghajar tuh tetua, yah walaupun dia tidak ada niat buruk tetapi dengan ikut membela musuhku maka sama saja." Ucap Bo Qin
"Qin'er.. Qin'er apa kamu di dalam."ucap Zhu Luoning dengan lembut di depan kamar Bo Qin.
"Eh guru, aku ada di dalam guru silahkan masuk."
"Eh baiklah, guru akan masuk."ucap Zhu Luoning sambil membuka pintu kamar Bo Qin
Zhu Luoning masuk dengan tersenyum, tapi entah kenapa Bo Qin merasakan firasat buruk saat melihat senyum gurunya itu. Walaupun Bo Qin lebih kuat dari gurunya tetapi dia tetap akan menghormati gurunya.
"Qin'er guru bangga sekali dengan dirimu, kau juga berhasil membuat orang tua itu tersiksa. Ngomong-ngomong apa yang kau lakukan kepada orang tua itu."
"Hehehehe saat aku mematahkan kedua tangannya aku juga melemparkan serbuk gatal. Serbuk gatal itu memerlukan reaksi yang lambat, dan akan menghilang setelah 3 hari."
Hehehe sepertinya cuma perasaan ku saja, pikir Bo Qin.
"Bagus sekali Qin'er guru bangga punya murid hebat seperti dirimu. Tapi siapa yang kau maksud dengan gadis sialan."ucap Zhu Luoning dengan senyuman tapi bagi Bo Qin itu adalah senyum iblis.
"Hehehehe gak tau guru, itu mungkin wanita yang kutemui di jalan dulu."
"Ouh artinya kamu akan pindah dari sini dong. Kan kau tinggal di tempat dia."
"Eh tidak guru."
"Lalu siapa yang kau sebut gadis sialan itu." Ucap Zhu Luoning dengan senyum lembut
"Ehh....eh maaf guru aku salah ngomong, itu gak di sengaja."
"Jawab saja siapa."
"Itu guru."
"Ouh begitu jadi kau menyebut guru mu yang cantik dan baik ini sebagai gadis sialan."
"Ehhm... Eh gk sengaja guru keceplosan."
"Sudah tidak apa-apa sekarang kamu harus jalani hukuman dari guru duluya. Tenang saja gak menyakitkan kok."
"Baik guru."ucap Bo Qin sambil menunduk
Sementara itu patriak serta tetua pertama kedua dan keempat sedang berkumpul di kediaman tetua Kong, terlihat tetua Kong yang tangan dan kakinya di ikat di masing-masing sudut tempat tidur.
"Eh kalian lepaskan ikatan ini, ini sangat gatal aku tidak bisa menahannya."teriak tetua Kong sambil meronta-ronta. Tetua Kong tidak bisa melepaskan ikatannya memang karena tali yang mengikat tetua Kong terbuat dari bahan khusus.
"Huhhh sabarlah sialan, hentikan gerakan mu itu. Aku jadi susah memeriksanya, aku hanya bisa menyembuhkan patah tangan yang dideritanya sedangkan gatal-gatal dirimu aku tidak tahu cara mengobatinya."ucap tetua Long
"Haiss bocah yang kejam, dengan rasa gatal-gatal ini seseorang pasti akan terus menggaruk walaupun sampai terluka."ucap tetua ke empat
"Sudah kubilang kan dia pasti akan membuat kita repot, lihat ini bahkan tetua Kong sampai seperti ini. Kalian pikirkan cara agar bisa mengendalikan dia, jangan sampai dia terus berbuat seenaknya kalau tidak dia akan sama seperti Ning'er."ucap tetua kedua atau biasanya disebut tetua Long
"Heh apa maksudmu Kakek tua bau tanah, memangnya kenapa kalau dia mirip denganku dia kan muridku jadi sudah sewajarnya."ucap seorang gadis yang tiba-tiba masuk ke ruangan itu
"Ning'er...."ucap mereka semua serempak, yang ternyata gadis itu adalah Zhu Luoning
"Padahal aku ingin mengatakan cara menyembuhkan tetua Kong tapi kalian malah menjelek-jelekkan diriku. Lebih baik tidak kukatakan."ucap Zhu Luoning sambil berjalan keluar ruangan
"Tunggu Ning'er beritahu kami cara menyembuhkannya."
"Tidak tertarik bisa kalian sudah menjelek-jelekkan diriku ini balasan yang setimpal."
"Kamu boleh minta apa saja asal kau memberitahu cara menyembuhkannya."ucap patriak
"Benarkah."
"Benar."ucap patriak
"Baiklah kalau begitu aku ingin memilih 5 sumberdaya di aula pengobatan ini, juga kalian membelikan baju-baju yang indah, membelikan makanan yang enak-enak. Selain 5 sumberdaya kalian bisa memberikan hal lainnya dengan bentuk uang aku sendiri yang akan membelinya."
"Baiklah, tapi kau harus di temani seseorang. Kami tidak akan mengijinkan dirimu pergi sendiri."ucap patriak
"Baiklah aku akan pergi dengan murid ku."
"Tidak boleh, kalau kau ingin mengajak dia kau harus tetap membawa orang lain."ucap mereka serempak
"Ehhh kalian sangat kompak." Ucap Zhu Luoning sambil terkekeh
Kalau kalian hanya pergi berdua masalah apa lagi yang akan kalian buat, itulah pikiran para tetua dan patriak.
"Baiklah aku akan mengajak Chu ge'ge bersama kami."
"Kalau begitu kami setuju."kemudian patriak segera menyuruh salah satu pelayan yang ada di kediaman itu memanggil Liang Chu
Setelah Liang Chu sampai dia melihat ada para tetua dan patriak sedang berkumpul.
"Ada apa patriak memanggil saya."ucap Liang Chu
"Aku ingin kau menemani Ning'er dan muridnya pergi."
"Baiklah patriak."
"Kami pergi besok Chu ge'ge, kami tunggu di depan gerbang esok pagi. Sekarang kalian cepat beri uangnya aku ingin segera mencari sumberdaya nya."
"Kau harus memberitahu cara agar tetua Kong bisa di sembuhkan."
"Baiklah caranya adalah tetua Kong harus bersabar selama 3 hari setelah itu akan sembuh."
"Apaaa."teriak patriak dan para tetua
Sedangkan Liang Chu hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala, melihat tingkah Zhu Luoning.
Setelah Zhu Luoning selesai memilih sumber daya dia kemudian kembali menemui tetua dan patriak untuk berpamitan.
Sementara itu Bo Qin yang lagi menjalankan hukuman dari Zhu Luoning terus mengumpat sepanjang jalan, sehingga menarik perhatian murid lainnya.
"Sialan.... guru sialan... guru tidak berperikemanusiaan..aku hanya mengatai dia gadis sialan tapi dia mempermalukan aku begini. Lihat saja nanti jika aku punya kesempatan akan ku balas awas saja kau guru sialan."Bo Qin yang lagi di hukum dengan membawa batu besar dan di lehernya di gantungkan tulisan aku murid sialan, aku murid bodoh dengan muka yang penuh coretan yang di buat Zhu Luoning, Bo Qin membawa semua itu berlari keliling sekte.
Para murid yang melihat Bo Qin hanya tertawa tetapi mereka tidak berani terlalu keras, mereka sudah tahu akan kekejaman Bo Qin. Tak lama kemudian ada seseorang yang melesat ke arah Bo Qin dan langsung duduk di atas batu yang dibawa Bo Qin.
"Heh murid bodoh apa kau lagi mengutukku." Ternyata orang yang tiba-tiba duduk itu tidak lain adalah Zhu Luoning.
"Siapa yang lagi mengutuk guru, aku cuma memuji guru yang cantik dan baik hati."
"Ouh baguslah lanjutkan puji aku kalau begitu."
"Tidak bisa kalau ada orangnya guru."
"Ya sudahlah kalau begitu lanjutkan hukumanmu."
Bo Qin terus berlari dengan perasaan malu karena telah di lihat banyak orang. Setelah selesai menjalani hukumannya Bo Qin segera ke kedai murid dia ingin meminta makanan, dia baru tahu kalau sebelum jam makan para murid juga boleh kesana untuk meminta makanan. Bo Qin mengetahuinya saat dia mencuri dengar dari pembicaraan murid-murid yang dia lewati saat menjalani hukuman.
Saat di perjalanan menuju kedai murid Bo Qin tidak sengaja bertemu dengan gurunya itu.
"Qin'er mau kemana kamu."
"Mau ke kedai murid guru."
"Lebih baik kamu ikutin guru saja, kita makan di tempat lain aku jamin lebih enak."
Bo Qin lalu mengikuti Zhu Luoning ke suatu kediaman yang besar, di depannya tertulis kediaman tetua Yan. Zhu Luoning segera mengajak Bo Qin untuk masuk lewat pintu belakang
SEKIAN DAN TERIMAKASIH, SAMPAI SINI DULU YA KALAU ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt
2023-09-18
0
Mhd Ali
wassalam....
⭐⭐⭐⭐⭐🆙🆙🆙🆙🆙👍👍👍👍👍👍👍💯💯💯💯💯💯
2022-07-05
0
Ana Dasuki
mantab banget
2022-04-12
0