"Eh ada apa yang terjadi pada tempat ini."ucap Bo Qin saat merasa tempat dia tinggal sekarang bergetar hebat dan tak lama pun Bo Qin merasa pandangan nya gelap dan setelah dia membuka mata dia telah kembali ke tempat dia pertama kali bertemu gurunya. Diapun melihat kearah bola kristal yang perlahan retak itu dan PRAANNKK bola kristal itu pecah menjadi serpihan kecil. Bo Qin pun mengeluarkan api hitamnya dan mengendalikan agar tidak terlalu kuat setelah itu dia pun mengarahkan api hitam ke arah pecahan bola kristal. Dengan cepat sebagian bola kristal menghilang menjadi abu setelah beberapa saat semua pecahan jadi abu tinggal sepotong pecahan bola kristal kecil diapun mengambilnya dan menyimpannya.
Setelah mengambil pecahan kristal terakhir Bo Qin pun berjalan kearah lorong tempat awal dia masuk. Setelah sampai di luar ternyata harimau putih itu sudah tidak ada.
"Ternyata harimau-harimau itu sudah pergi ya, baiklah sekarang aku akan kemana ya. Baiklah aku akan kearah timur ter lebih dahulu."
GRAAAUUUMMM
sebelum Bo Qin melangkah, dari arah samping datang harimau putih, dan menatap tajam kearah Bo Qin.
"Kenapa mau memakan ku yah, ayo sekarang majulah aku tidak akan kabur lagi."
GRAAAUUUMMM
Harimau putih itupun mengaum lagi kemudian berbalik dan berjalan lagi kearah dia datang.
GRAAAUUUMMM
Harimau putih itu mengaum kembali dan menengok ke arah Bo Qin. GRAAAUUUMMM kemudian mengaum kembali dan lanjut berjalan.
"Hei apa maksudmu, apakah kau menyuruhku mengikuti mu."
Harimau putih itu pun berbalik lagi dan mengaum sekali lagi seolah-olah mengiyakan.
"Baiklah aku akan mengikuti mu."
Bo Qin pun mulai berjalan mengikuti sang Harimau putih, hingga sampai di suatu tempat yang mirip altar yang diatasnya terdapat pola-pola aneh yang tidak di pahami Bo Qin. Bo Qin pun mulai berjalan mendekati altar itu untuk memeriksanya.
"Apa ini, aku tidak mengerti pola-pola apa itu. Hei Harimau putih apa yang harus aku lakukan selanjutnya."kata Bo Qin sambil melihat ke arah harimau putih dan betapa terkejutnya dia ternyata harimau putih itu mulai menghilang dan berubah menjadi bintik-bintik cahaya yang mulai menyebar bersama angin.
"Hei Harimau putih, apa ya yang terjadi denganmu Harimau putih."
GRAAUMM
Harimau putih itupun mengaum lemah seolah mengucapkan selamat tinggal. Setelah Harimau putih itupun menghilang seutuhnya, Bo Qin jadi teringat dengan gurunya yang juga menghilang dengan cara yang sama.
"Guru juga menghilang dengan cara yang sama, semua benda yang diberikan guru aku harus memakainya dengan meneteskan darah, mungkin altar ini juga sama."
Bo Qin pun berjalan ke tengah altar dan meneteskan darahnya, tiba-tiba saja altar itu bersinar merah dan tak lama kemudian Bo Qin kembali ke tepi hutan yang ada di dekat desanya dulu. Sedangkan altar yang digunakan Bo Qin untuk pergi ke tepi hutan dekat desanya setelah kepergian Bo Qin langsung hancur jadi debu dan menghilang dibawa angin, begitu pula dengan gua tempat Bo Qin bertemu gurunya itu sekarang juga telah menghilang. Sekarang yang disana hanyalah hamparan rumput yang luas
Kembali ke Bo Qin
Bo Qin yang telah berpindah ke tepi hutan dekat desanya pun, segera bergegas ke arah desanya. Setelah sampai di desanya dahulu Bo Qin segera ketempat kedua orang tuanya tewas mengorbankan diri untuk menyelamatkan dirinya. Setelah sampai di tempat orangtuanya tewas Bo Qin merasakan sedih dan marah. Kemudian Bo Qin menguburkan mayat kedua orang tuanya di samping reruntuhan rumah mereka dahulu.
"Ayah......Ibu aku sekarang sudah bisa menjadi kultivator, bahkan sekarang aku juga sudah menjadi kultivator hebat. Aku sudah memenuhi keinginan kalian agar aku menjadi kuat, tenang saja kalian berdua aku akan membalaskan dendam kalian nanti. Sekarang aku akan berkelana, aku harap kalian baik-baik saja disini. Aku akan pergi selamat tinggal." Bo Qin pun pergi meninggalkan makam kedua orang tuanya, setelah itu dia membuat lubang yang sangat besar dengan jurusnya untuk tempat memakamkan semua mayat orang desa. Setelah selesai memakamkan seluruh orang desa Bo Qin pun memutuskan untuk berkelana.
"Baiklah, sekarang sudah semua dimakamkan sudah saatnya aku untuk berkelana. Ayah...Ibu selamat tinggal, jangan khawatir aku akan hidup dengan baik kalian tenang-tenang lah di atas sana."kata Bo Qin sambil memegang kalung berwarna merah gelap pemberian ibunya itu, tak terasa menetes air mata Bo Qin sambil mengingat orang tuanya.
**********
Bo Qin pun memutuskan untuk memulai perjalanannya menuju ke arah timur, tapi sebelum itu dia kembali ke rumahnya, dan mengambil beberapa bajunya dan membungkusnya dengan selembar kain membentuk sebuah buntalan dan mengaitkannya kesebuah tongkat kayu lalu memanggulnya kebahunya. Setelah itu dia pun memulai perjalanannya.
"Hehehe... sekarang sudah selesai semuanya, juga sekarang aku makin keren rasanya. Pakaian semuanya warna hitam dengan sedikit corak merah dengan sebuah caping dan juga topi putih yang dimatanya ada gambar petir hitam, ditambah dengan sebuah buntalan kain di pundak juga sebuah pedang di samping. Sangat keren. Sekarang saatnya mulai perjalanan pertama aku akan kearah timur, kata ayah kota terdekat terdapat di timur."
Bo Qin pun berjalan kaki menuju ke arah timur, walaupun dia bisa terbang tetapi dia ingin menikmati pemandangan saat di perjalanan. Lagipula di kota terdekat dia tidak tahu juga harus ngapain, jadi lebih baik dia berjalan sambil menikmati keindahan alam yang ada.
*********
Selama perjalanan tidak ada yang menghalangi Bo Qin selain beberapa hewan buas tingkat 1, tingkat 2, tingkat 3 dan satu hewan buas tingkat prajurit, dan beberapa perampok kelas teri tetapi semuanya dapat di lewati Bo Qin dengan mudah.
Setelah beberapa waktu Bo Qin pun tiba di depan gerbang masuk kota, terlihat tulisan Kota embun pagi di atas gerbang kota tersebut. Ternyata cukup banyak orang yang ingin masuk ke kota itu sehingga membuat Bo Qin harus mengantri. Setelah tiba gilirannya dia dihentikan oleh penjaga, dengan menghadang jalan Bo Qin dengan tombak yang dipegangnya.
"10 perunggu untuk masuk ke kota."
"Baik ini ambilah."ucap Bo Qin sambil menyerahkan sekeping uang emas.
"Maaf tuan ini kebanyakan juga kami tidak memiliki kembaliannya."
"Ambillah untukmu, aku tidak memiliki yang lain."ucap Bo Qin
"Baiklah terimakasih, silahkan masuk."ucap penjaga itu
************
Setelah dia memasuki kota Bo Qin pun segera mencari kedai untuk mengisi perutnya yang lapar
"Sepertinya kota ini cukup ramai, baiklah sekarang aku akan mencari kedai, sudah lama aku tidak merasakan enaknya makanan, selama ini aku hanya makan daging hewan buas yang dibakar."
"Yah walaupun kata guru daging hewan buas adalah nutrisi yang bagus tetapi kalau cuma dibakar tanpa bumbu kan gk enak. Yah mungkin aku nanti akan belajar memasak saja nanti biar aku nanti bisa masak sendiri, gak kayak guru kalau mau makan dagingnya cuma bisa dibakar terus."
"Sebaiknya sambil jalan aku akan mempelajari kitab penyembunyi kultivasi pemberian guru deh."Bo Qin pun mengeluarkan kitab penyembunyi kultivasi dari balik bajunya dan membacanya.
"Ouh baiklah aku sudah paham, sebaiknya aku bakar saja kitab ini."kata Bo Qin sambil mengeluarkan api hitamnya dan membakar kitab tersebut tidak begitu lama kitab tersebut langsung berubah menjadi abu, dan terbang terbawa angin."
Bo Qin pun terus berjalan hingga sampai di depan sebuah kedai yang ramai akan pengunjungnya, Diapun memasuki kedai tersebut. Ternyata meja di dalamnya sudah hampir penuh, hanya tinggal beberapa saja lagi. Bo Qin pun mengambil meja yang berada agak ditengah.
"Anda ingin memesan apa tuan."tanya seorang pelayan yang menghampiri Bo Qin
"Aku ingin makanan terbaik yang kalian miliki dalam 10 porsi, untuk minumnya teh herbal terbaik yang ada. Ini uangnya, apakah cukup."ucap Bo Qin sambil menyerahkan sekantung koin emas.
"Cukup-cukup tuan, sebentar akan kami siapkan. Malah kelebihan."ucap pelayan tersebut.
"Tak apa, ambillah untukmu. Yang penting siapkan saja pesanan ku dengan segera aku sudah belum makan-makanan enak dalam beberapa tahun."ucap Bo Qin
SEKIAN DULU YA KALAU ADA SALAH-SALAH KATA MOHON MAAF. KALAU ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR, MAKLUM PENULIS PEMULA JADI BUTUH BANYAK SARAN.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Anonymous
Kan ada cincin penyimpanan knp tidak disimpan disitu barangnya, kemudian dia kan hanya latihan satu bulan di dlm kristal seharusnya umurnya masih anak2
2024-12-27
0
Ardi Provision
masak ia gak ada kembalian, lalu uang yang diambil dari biaya masuk kemana thoor??
2024-12-31
0
Ardi Provision
gak sekalian sekarung emas thoor?
2024-12-31
0