Setelah sepanjang jalan memecahkan keheningan dengan candaan dan tawa sampai lah skila di rumah Alex yang bak istanah besar dan megah memiliki halaman rumah luas di penuhi dengan bunga tulip warna-warni.
"kita sudah sampai" Membukakan pintu mobil untuk skila. Alex memegang tangannya dan membawa nya masuk kerumah nya
sesampainya di dalam rumah banyak pelayan berbaris dengan pakaian rapi menunggu Alex dan skila masuk.
"Pak Darta siapkan makanan buat kami" Memanggil pak Darta yang berposisi menjadi kepala pelayan di rumah Alex .
"Baik Tuan" pergi menjauh ke dapur dan memberi perintah pelayan yang lain agar dengan cepat memyediakan makanan nya.
"Alex di rumah yang besar ini kamu hanya tinggal sendirian yah?" Duduk disamping Alex.
"Iya..aku tinggal di sini sendiri,karna ayah dan ibuku mengurus perusahaan di jerman" Memegang kedua pipi skila.
"owh jadi gitu" mengangguk.
AHH... perasan apa ini rasanya aku ingin memiliki wanita ini dan membuatnya berada di sisiku.
Kegelapan di dalam hati Alex membuat nya dingin kepada semua orang dan mempunyai hawa membunuh ketika bertatapan dengan matanya tapi entah kenapa dia lebih sering tertawa ketika dekat dengan Skila.
"lihat tuan tersenyum,itu momen langka sejak kita bekerja selama 25 tahun." Pelayan yang menceritakan kepada pak Darta.
"Benar...mungkin wanita itu yang akan mengeluarkan tuan Alex dari kesedihanya selama ini" tertawa gembira.
"Tuan ini hidangannya nona silahkan di makan" meninggalkan meja makan menuju ke dapur.Mereka berdua pun memakan makanan yang disajikan di atas meja tadi.
"Apa kamu sudah selesai?... " Alex yang sudah selesai makan.
"Sudah aku sangat kenyang" tertawa kecil.
"Ya sudah ayo pergi kekamar" menarik tangan skila dengan lembut.
"mau ngapain?..." bingung.
"jangan berpikiran negatif,aku mengantar kamu ke kamar yang ada di sebelah kamar ku tadi aku sudah suruh bi mirna membersihkannya untuk kamu" mengangkat tubuh skila dan mengantarnya kekamar.
*bruk....... *
menghempaskan tubuh skila ke kasur.
"kamu gila yah sakit tahu!!" Merengek menyentuh bokongnya.
"Itu salah kamu kamu sangat berat kamu itu kaya babi aja" Ledek Alex.
"Kamu mau kemana?" tanya alex.
"mau loncat dari kamar kamu" muka serius.
"A.. Apa!!!... "terkejut dengan kata-kata skila.
"ya mau kekamar mandi lah masa mau loncat dari kamar ini emang aku ini kucing apa yang gak mati biar jatuh dari loteng" tertawa melihat muka Alex yang tadinya terkejut.
"Owh... jadi kamu bohongi aku yah?liat aja nanti aku kasih kamu pelajaran tapi setelah aku kembali kerja " keluar dari kamar skila berjalan ke lantai bawah.
"Bagaimana apakah sudah dapat perkembangannya?" bertanya pada Anton,tangan kanannya alex.
"Belum ada hasil,tapi semua penyedap suara dan kamera sudah di pasang di dalam kediaman tuan Rudi" jawab Anton.
"tunggu bagaimana kamu bisa masuk ke sana???... di sana kan penjagaannya ketat" heran, melihat ke Anton.
"menyamar lah jadi tukang pembasmi kecoa" tertawa lepas.
"Bagus Anton kamu memang sangat cerdas semua yang kamu lakukan tidak pernah gagal dan meninggalnkan jejak" Menepuk punggung Anton.
"Heyy Alex aku dengar kamu membawa perempuan siapa dia?......" penasaran.
"Owhh...dia Skila "menjawab pertanyaan Anton.
"Dilihat dari muka kamu sih kamu jatuh cinta sama dia " yang seketikal tertawa dan membuat telinga Alex merah.
lihatlah kenapa telinga kamu memerah??...syukur bukan berubah warna jadi pink seperti babi" memegang telinga Alex.
"Kamu sudah bosan hidup yah! "dengan nada sedikit marah.
"Heyy Alex Atala Denata besok akan pulang ke sini karena libur semester" mendorong bahu Alex dengan bahunya.
"Biarkan saja itu terserah dia" meninggalkan ruang kerja dan kembali ke kamar nya.
"Aku akan membalasmu skila" nada kecil seraya menahan tawa seakan sudah membayangkan reaksi skilla saat terkejut Alex perlahan memasuki kamar skila tapi saat Alex mengejutkannya,alex melihat skila sudah tertidur nyenyak.
"Kamu sangat imut ketika kamu tertidur...aku berharap kamu akan menemani ku di masa depan...aku ngak akan membiarkan kamu pergi dari hidupku ...aku akan selalu menjaga kamu" menyelimutinya Skila.
"Selamatmalam skila" mengecup kening skila lalu pergi keluar menuju kamar nya yang bersebelahan dengan kamar skilla.
***
Seperti biasa pagi hari Alex bangun berangkat bekerja dengan Anton.Alex yang ingin membangunkan skila di kamarnya, dengan senangnya Alex pergi ke kamar nya skila.
Alex membuka pintu kamar skila di lihatnya skila tidak berada di kamar Alex lalu mencarinya di kamar mandi tapi tidak ada, Alex lalu pergi ke bawah mencari Skila
Dilihatnya skila sedang memasak dengan bi mirna " Alex kamu sudah bangun yah" tersenyum.
Senyuman hangat skila membuat Alex seketika merasa tenang dan semakin tidak mau melepaskan skila.
"kamu ngak perlu repot-repot memasak apakah makan yang di buat pelayan tidak enak? atau bukan selera mu? " menggelengkan kepalanya langsung menarik skila kemudian mendudukan nya kek kursi meja makan.
"Bi mirna siapin makannya saya mau cepat ke kantor" senyum Alex yang membuat semua pelayan merasa senang karna tuan Alex tidak pernah sebahagia ini selama meraka bersama tuan Alex.
"Apakah kamu sudah kenyang?.... " nada lembut.
"Iya aku sangat kenyang" menaroh sendoknya disamping piring.
"Baiklah sekarang aku berangkat,ingat kamu harus tetap di rumah jangan kemana-mana" mengelus rambut skila.
" Iya...iya aku juga ngak mau mati klo aku keluar dari sini" memainkan mulutnya memonyongkan mulutnya membuatnya terlihat lucu.
"Owh yah... nanti adik ku datang kerumah ini dari Jerman kamu jangan dekat-dekat dengan dia ingat itu" berdiri meninggalkan Skila yang masih duduk dimeja makan.
"Anton cepat kita akan terlambat" seruan Alex.
"nggak usah khawatir ngapa? kamu kan tahu klo tidak ada yang bisa menandingi aku dalam kecepatan membawa mobil" terkekeh-kekeh.
"Diam!!apa kamu sudah bosan hidup apa?"tatapan dingin Alex.
**SKIP KANTOR ***
Anton mulai memarkirkan mobilnya
"Bawa semua dokumen yang sudah di siapkan buat rapat " perintah Alex.
"Tenang aja sayang semua sudah terkendali" mengedipkan matanya.
" Menjijikan diamlah!!apakah sekarang kamu sudah jadi gay? " Alex langsung melototkan matanya.
" Heyy aku tidak suka sama kamu yang ber hati batu otak busuk " membisikannya pada Alex.
"Diam lah!!apa yang kau katakan hati batu otak busuk?apa kamu sekarang benar-benar mau mati?" melempar Anton dengan dokumen.
"kaget aku tuh Lex hantu aja liat kamu langsung lari kocar-kacir anjir canda kocar-kacir" Anton langsung keluar ruangan Alex karna Alex sudah terlihat marah.
"Dasar kamu!!awas saja kamu!!!... " Teriakan Alex membuat semua orang terkejut setengah mati mendengarnya.
Tinggalkan komen dan like kalian dan jangan lupa kasih vote yah biar Author lebih semangat update.
Nantikan Chapter baru segera hadir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments