***
"Sebenarnya sudah mah...pah...maaf yah Alex ngak bilang" menggenggam tangan skila.
"Dasar kamu yah anak durhaka banget!!..." luna kesal.
"Maaf mah... pah... itu kesalahan skila,mamah sama papah jangan marah sama Alex yah?... "suara kecil seraya melepaskan genggaman Alex lalu menggenggam tangan luna.
" Dasar anak ini,itu bukan salah kamu,tapi itu salahnya Alex tuh ngak kabarin kami" mengelus pundak skila yang terlihat merasa bersalah.
"Sekali lagi maaf yah mah???.... "suara pelan skila.
Seketika Atala datang menghampiri mereka yang berada di ruang tamu yang sedang bercengkrama membahas pernikahan skila dan Alex .Atala pun memperlihatkan dengan tatapan dingin lalu duduk di samping luna dan Dika kedua orang tuannya.
"Mah... skila mau bilang dulu kalo skila adalah yatim piatu tidak punya siapa-siapa dan skila... masih kuliah"mengepalkan tanganya kebajunya karna takut orang tua Alex tidak merestui.
"mamah sudah tahu semua tentang kamu lewat Alex"mengelus kepala skila.
"Iya sayang kamu ngak perlu kawatir tentang apa yang terjadi "sahut papahnya Alex.
Reaksi skila pun berubah seketika menjadi senang setelah dari pagi terlalu tegang dan takut,jika orang tua Alex tidak merestui hubunganya dengan Alex.Karna skila yatim piatu dan masih belum lulus kuliah.
"Astagah sayang kamu sangat manis dan lucu" luna mencubit pipi skila.
"Mah jangan gitu donk,nanti pipi skila merah tuh "alex kesal melihat mamahnya mencubit pipi skila.
"mah...pah...aku mau bawa skila pergi mencoba gaun pernikahan" menarik tangan skila dan membawanya untuk mencoba gaun pernikahan yang sudah di pesan Alex untuk skila.
**Skipp toko**
"Alex gaunnya indah baget yah??..."
"sebaiknya kamu coba dulu" melepas pelukan skila lalu memanggil pelayan untuk membantu skila mencoba gaun pernikahnnya.
Sepuluh menit kemudian skila keluar dari ruangan ganti, berjalan menghampiri Alex dengan anggun dan cantik.
" Alex gimana bagus nggak??..." skilaberjalan ke arah Alex yang duduk menunggu disebuah kursi.
"Kamu terlihat sangat cantik skila" kagum seketika.
"Makasih yah Alex... "menghampiri Alex dan memelukanya.
"Sama-sama skila" melepaskan pelukan skila.
"Kamu suka kan??... " tanya alex memberikan sebuah kotak pada skila.
"Apa ini?... " skila heran dan penasaran.
"Buka aja???... "memberikan ketangan skila yang dari tadi bengong.
Skila pun membuka kotak yang diberikan oleh Alex. dilihatnya adalah sebuah dress indah berwarnya coklat campur putih membuatnya sangat cocok dengan kulit skila yang berwarna putih.
" Untuk apa dres ini Alex " bertanya heran.
"Ganti gaun itu dengan dres ini lalu kita pulang"suara alex tiba-tiba berubah menjadi dingin.
Kenapa Alex tiba-tiba begini yah???....atau hanya perasaan ku saja.
skila pun mengganti gaunnya dengan dress yang sudah di berikan Alex dan sekali lagi keluar dari kamar ganti dengan dress yang di berikan Alex.
"Dress ini aku menyukainya,makasih alex "menghampiri Alex.
"Iya sangat cocok dan cantik"membelai pipi skila.
Kamu memang cantik skila,tapi aku menikahimu hanya untuk bertanggung jawab atas semua yang ku lakukan,hingga membuatmu menjadi yatim piatu guamam Alex dalam hati.
Skila dan Alex pun selesai mencoba gaun pernikahan,lalu kembali pulang tanpa ada satu katapun yang terucap saat didalam perjalanan.Skila pun bingung dengan sikap dan tingkah laku Alex padanya.Tapi skila tidak berpikiran terlalu jauh,karna skila tahu bahwa Alex mungkin lelah karna menyiapkan acara pernikahan.
***
Setalah terdiam tanpa ada pembicaraan dalam perjalanan pulang skila dan Alex pun sampai dirumah.Mereka pun langsung pergi ke kamar masing-masing,tanpa bicara apapun.skila lalu membersihkan tubuhnya dan berbaring ditempat tidurnya.
"Aku sangat senang akhirnya kami akan menikah "tersenyum sendiri ditempat tidurnya.
"kamu kenapa senyum-senyum sendiri "suara langkah kaki yang seketika masuk kekamar skila.
"Alex..ka..kamu ngapain malam-malam kesini?? "tanya skila sedikit bingung terkejut.
"Mau tidur sama calon istri aku..kenapa emangnya ngak boleh?? "berjalan mendekat menghampiri skila yang sedang berbaring ditempat tidur.
"ngak sih...cuma terkejut aja,tumben mau tidur sama aku "mengambil selimut lalu menutupi semua tubuhnya.
"Hei..apa aku ngak diterima disini??... " merebahkan tubuhnya disamping skila,lalu menyelinap masuk dalam selimut yang menutupi skila.
"Alex kamu ngeselin deh!!!... " membuka selimutnya setengah sampai pinggang.
"Kenapa apa kamu lagi marah sayang " menarik tubuh skila hingga muka skila mencium dada putih mulus alex.Skila pun hanya terdiam dalam pelukan yang bernama lengkap Alex denata.
"Alex kalo nanti setelah kita menikah,aku tetap boleh kan kuliah"menjentikan jarinya didada Alex yang mulus dan putih.
"Apapun yang kamu mau Nyonya skila Alex denata" menggoda skila.
"Benarkah??... "senyum bahagia terpancar diwajah skila yang imut.
"Apakah tadia aku mengatakan kebohongan??... "tanya balik alex hingga membuat skila makin tersenyum.
"Iya..iya..aku ngak percaya aja hahahaha.... " memeluk Alex hingga terjatuh dari tempat tidur kelantai.
"Astagah kok nggak sakit yah??... padahal jatuh kelantai'' skila dengan santainya tidak tahu bahwa tubuhnya menimpa tubuh Alex.
"Skilaaa..sayang kamu menimpa tubuh ku jadi ngak sakit''suara pela campur kesal.
"Astagah pantas aja aku ngak sakit saat jatuh" skila pun beranjak dari tubuh alex dan kembali ketempat tidur.
"Skila sayang sudah menimpa badanku lalu ngak menolongku yah??...gimana kalo kamu minta maaf sekarang??" Alex pun duduk disamping skila dan membelai leher skila.Skila pun tertawa geli karna kelakuan Alex seperti anak-anak.
Skila pun terlihat kelelahan karna kelakuan Alex yang menggelitik leher dan pinggang skila, seketika skila pun tertidur lelap dipelukan Alex.
"Skila entah kenapa sekarang sepertinya cinta ku pada mu seperti mulai tumbuh" membelai wajah skila dan mengecupnya di keningnya lalu Alex pun tertidur dengan memeluk skila.
***
Tidak seperti biasa skila bangun lebih dulu dari pada Alex, Tapi karna ini hari minggu jadi Alex ngak berangkar kerja.Skila tidak bisa bergerak karna tangan Alex melingkar dipinggang skila dengan erat.
"Kamu ngak bisa lari" Alex membuka matanya lalu menarik tubuh skila dan semakin erat memeluknya.
"Astagah kamu mau buat aku mati sesak nafas yah" mendorong tubuh Alex tapi tidak berdaya,karna eratnya pelukan Alex.
"Ini kan baru jam lima pagi,tidur lagi gih" Alex memelepas pelukannya.
Astagah dasar kamu Alex benci deh jadinya kalo gini,tadi kan maksud aku cium kek,belai kek.ini malah ngelepasin pelukannya,dasar setan.
Skila lalu memalingkan tubuhnya kearah jendela membuat Alex sedikit tidak nyaman karna skila membelakakangi Alex.Tanpa pikir panjang Alex memeluk skila dari belakang,sampai membuat skila terkejut.
"Alex...kamu nyebelin deh" melepas pelukan Alex.
"Diam lah!!! "Alex kembali memeluk tubuh skila dan memcium leher skila.Skila malah lebih terkejut dibuat Alex karna skila sangat geli.
Tinggalkan komen dan like kalian dan jangan lupa kasih vote yah biar Author lebih semangat update.
Nantikan Chapter baru segera hadir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments