Saling mengerti satu sama lain

***

"Aku sangat bodoh,harusnya aku meredakan emosi Alex" Suara kecil bercampur serak dari skila.Skila pun merasa bersalah karna kelakuannya pada Alex.

"Alex... "skila pun memberanikan diri memanggil Alex.Alex pun terkejut karna skila memanggilnya,Alex pun sontak berlari kekamar mandi menghampiri skila.

Alex melihat wajah skila yang berderaian air mata dan melihat darah yang keluar dari hidung skila,membuat Alex cemas dan mendekat mengusap darah yang keluar dari hidung skila.Alex pun membaringkan tubuh skila ke lantai agar darah dari hidungnya tidak keluar lagi.

"Maafkan aku skila atas apa yang aku lakukan padamu, andai saja aku tidak kasar,mungkin semua ini tidak akan terjadi" kembali mendudukan skila dan menyandarkan didadanya.

"Seharusnya aku yang minta maaf,karna membuat ini semua terjadi" suara serak skila.

"Sudahlah...kamu salah dan aku juga tidak benar'' Alex menenangkan skila,agar skila tidak menyalahkan dirinya sendiri.Alex pun menyandarkan tubuh skila pada tembok kamar mandi,Alex lalu mengisi bak mandi dengan air.

Skila hanya diam saja dengan apa yang dilakukan Alex.Alex pun mendekat dan mencabut beling halus yang tertanjap ditelapak kaki skila.

"Aaaaaah… " suara teriakan skila.

"Tahan lah sebentar, ini akan sedikit sakit " Alex pun melanjutkan mencabut pecahan vas bunga yang menempel ditelapak kaki skila.

Alex menggendong skila kebak mandi yang sudah baru saja di isi Alex air panas untuk mandi lalu menaruh tubuh skila dengan lembut.Skila yang masih cegukan karna terlalu lama menagis dan hanya diam dan menatap alex.

"Besok kamu harus istirahat sampai kaki kamu pulih " Membelai pipi skila.Alex pun melepas baju skila,hingga tidak ada sehelai kainpun menutupi tubuh putih beningnya lalu memandika nya.

"Alex..aku minta maaf,karna membuat tangan kamu terluka" Skila menundukan kepalanya.

"Sudah ku bilang itu bukan salahmu" Alex mencoba menenangkan skila.

Alex pun memandikan skila dan mencuci rambut skila juga.Alex memijit kepala skila dengan lembut,hingga membuat skila sedikit tenang dan hangat didekat alex.Alex pun mengangkat tubuh skila,lalu alex memakaikan kimono(jubah mandi) pada skila dan merebahkan tubuh kecil skila diatas tempat tidur.

"Alex aku kedinginan" menarik tangan alex yang ingin keluar meninggalkan kamarnya.Alex pun langsung membaringkan tubuhnya didekat tubuh skila dan memeluknya.

"Jangan tinggalkan aku hiks...hiks "membuat alex sedih."kamu jangan menangis sayang" mengusap pipi skila yang berlinang air mata.

"Skila kenapa kamu sangat imut yah..ketika kamu menagis?? " Menggoda skila serambi semakin erat memeluk skila.

"Alex...kamu ngeselin " Memukul dada Alex.

"Aahhh skila…" suara mendesis.

"Alex kamu kenapa sih??kok gitu? "suara kesal dan mencubut dada Alex.

"Kan kamu yang buat aku begini" goda Alex membuat muka skila memerah.

"kan tadi aku mukul kamu,seharusnya kamu teriak kesakitan donk " menyaringkan suaranya.

"Benarkan??.... owh berarti kalo kamu mukul atau nyentuh aku,aku harus teriak kencang-kencang donk" tawa lepas Alex membuat skila terkejut.

"Bukan gitu juga"membalikan tubuhnya kearah jendela membelakangi Alex.

Dasar setan jahat...licik kek ngak ada kerjaan aja heran gue, nih orang lama-lama buat pusing aja.

" Hoho...kamu mulai mengabaikan aku yah??... " membalikan tubuh skila sehingga tak sengaja skila mencium bibir alex.

"Alex..apa yang kamu lakukan?? "sedikit bergeser menjauhi Alex.

"Sudahlah,sekarang kamu harus tidur" memeluk skila dan skila pun mulai tertidur dipelukan alex.

 ***

Sinar mentari pun masuk dari jendela kamar Alex sinar hangatnya jatuh menyilaukan wajah skila dan membangunkannya.

"Emmm..."Skila terbangun sambil meregangkan tubuhnya dilihatnya Alex masih tidur,skila pun ingin pergi kekamarnya.

Aku harus pergi kekamar sekarang sudah jam tujuh pagi,pasti mamahnya alex memanggilku berasa calon menantu yang malas.

"Auuu.." Skila yang tidak memikirkan bahwa kakinya terluka lalu terjatuh disamping tempat tidur dan membangunkan Alex.

"Apa yang kamu lakukan" Teriak Alex panik lalu mengangkat tubuh kecil skila ketempat tidur.

"Apa yang kamu lakukan skila??... kamu kan tahu bahwa kaki kamu terluka" Suara yang tiba-tiba lembut.

"Maaf kan aku??... tadi aku hanya mau pergi kekamar ku" Seketika air mata berlinang membasahi wajah putih mulus skila.

Apa yang aku lakukan,seharusnya aku tidak memarahinya.Sekarang aku membuat dia sedih dan ketakutan.

Alex yang merasa bersalah karna sudah memarahi skila pun memeluk skila dengan lembut dan membelai rambut hitam panjangnya Skila hanya mengeluarkan air mata tanpa suara.

"Hari ini kamu ngak usah keluar kamar, nanti biar pak Darta yang mengantarkan makanan kesini " Kecupan Alex mendarat dikening skila.

"Tapi klo ibu bertanya kenapa aku ngak keluar-luar kamar gimana?... " menarik tangan Alex yang hendak pergi kekamar mandi.

Alex pun menggendong tubuh skila dan membawanya kekamar mandi.

"Apa yang kamu lakukan??... " skila tidak mau melepaskan tangannya yang melingkar dileher Alex.

"Skila leherku mulai sakit cepat lepaskan" Teriak Alex.

"Bukanya kamu yang gendong aku??... jadi aku ngak mau lepasin" Kesal.

"Apakah aku terlalu memanjakanmu yah?... sehingga kamu sekarang sangat berani " menjatuhkan skila ke bak mandi.

"Aduhhh...kamu jahat banget sih lex " merengek kesakitan karna luka dikakinya terkena air.

"Kamu kenapa sih gitu aja nangis " Alex pun melepaskan kimono yang dipakai skila lalu memandikanya.

"Hikss..hikss..hikss"

Skila masih menangis.Alex pun melepaskan pakainya dan berendam dibak mandi yang sama.

"Skila kamu kok nangis gitu??... jelek tahu?... " cetus Alex.

"Aku memangang jelek,tapi kalo aku mau nangis emang bisa ditahan apa?... "Kesal

Dasar pria ngak peka,udah tau aku kan sedang luka masih aja mau rendam aku dibak mandi,bersama dia malah kesel deh.

" Aaaahh perih hikss...hikss" Skila seketika berteriak menangis.

"Apa luka kamu masih perih??... "Alex yang panik pun langsung mengangkat skila dari bak mandi dan segera memakaikan pakaian pada skila.

Skila pun hanya menangis terseduh-seduh seketika pingsan tidak sadarkan diri Alex yang kawatir dengan skila karena tidak sadarkan diri langsung membawanya kerumah sakit.

***

"Dimana aku?? " Siuman setelah beberapa jam tidak sadarkan diri.Dilihatnya Alex yang tertidur disampingnya masih memegang tangan skila.

Apa lagi nih orang masih di sini kerja kaga tiduran iya, ini dimana juga kek berasa di rumah sakit aja

" Skila kamu sudah sadar yah??" memeluk skila.

"Sudah lah aku sudah memaafkan mu,tapi mamah sama papah mana??... " suara skila yang berubah seketika menjadi resah.

"Mamah sama papah kembali ke Jerman katanya sih?...mau nyelesain pekerjaan selama empat sampai lima minggu tenang aja nanti balik lagi kok " mengecup pipi skila.Muka skila pun seketika memerah.

"Ratu setan muka kamu memerah tuh " menggoda skila.

"Apaan sih?...bikin kesal aja " membalikan wajahnya menghadap ke arah jendela.

 

Tinggalkan komen dan like kalian dan jangan lupa kasih vote yah biar Author lebih semangat update.

Nantikan Chapter baru segera hadir.

Episodes
1 Pertemuan yang menjadi cinta
2 Apakah ini memang cinta
3 Kepergian Alex ke London
4 Kebencian Atala terhadap Skila
5 Kembalinya Alex
6 PERHATIAN ALEX PADA SKILA
7 LAMARAN ALEX PADA SKILA
8 KEPERGIAN ALEX KE LONDON
9 KERINDUAN SKILA
10 KEJUTAN UNTUK SKILA
11 Dua maksud
12 RAHASIA YANG DI PENDAM
13 Perubahan yang terlihat
14 BERSENANG-SENANG
15 Kesalah pahaman Alex
16 PERTENGKARAN 2
17 Saling mengerti satu sama lain
18 KEHANGATAN YANG DIBERIKAN ALEX
19 Cinta yang mulai tumbuh
20 SELALU BERSAMAMU
21 Memilih antara Atala dan Skila
22 HANCURNYA HATI SKILA
23 Pertemuan Skila Ananda Raiolav dengan Cristy Raiolav
24 KEKAWATIRAN ALEX
25 Lingkungan yang baru
26 PELAMPIASAN
27 Kebersamaan pertemanan
28 Eps 28
29 PELAMPIASAN
30 Eps 30
31 Kerinduan Alex pada Skila
32 Eps 32
33 Sikap Alex pada Atala
34 Eps 34
35 Tidak akan melepaskan mu
36 Eps 36
37 Merah darah
38 Antara hidup dan mati
39 Komanya Skila dan perubahan Alex
40 Tersadar dengan ingatan yang samar
41 Usaha yang tidak akan sia-sia
42 Kelulusan
43 Menjagamu itulah yang akan ku lakukan
44 Obsesi seorang penculik
45 Menjagamu adalah pilihanku
46 Masa lalu yang terkenang kembali
47 Sandiwara yang menyakitkan
48 Bertahan walau menyakitkan
49 Kebencian yang semakin mendalam
50 Berasa boronan di rumah sendiri
51 Pelarian yang gagal
52 Kegelisahan hati
53 Ingin selalu bersamamu
54 Restu Cristy
55 Rencana Liodra
56 Pernikahan Skila dan Alex
57 Eta dan Valano
58 Antara kebetulan dan takdir
59 Perpisahan Skila dan Cristy
60 Strategi penangkapan Blackz
61 Penyelamatan yang bertaruh nyawa
62 Keadaan Alex kritis
63 Pendekatan Valano
64 Alex siuman
65 Kehangatan
66 Mengutarakan perasaan
67 Kexa
68 Kebahagian yang di bawa Kexa
69 Malam yang di lewati bersama
70 Penemuan Jasat empat orang anak
71 Rahasia Danau Dekat Villa
72 Terlihat Seperti orang asing
73 Hamilnya Skila
74 Kabar bahagia
75 Keperawananku diambil oleh kakak ku
76 Rencana penyusupan
77 Berjanji membawamu bersamaku
78 Penemuan drum berisi mayat
79 Malam berdarah
80 Kematian Valano
81 Pemakaman Valano
82 Lembaran baru
83 Menerimamu dengan tulus
84 Kelahiranya Bentar Galaska Denata
85 Akhir dari sebuah kejahatan
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Pertemuan yang menjadi cinta
2
Apakah ini memang cinta
3
Kepergian Alex ke London
4
Kebencian Atala terhadap Skila
5
Kembalinya Alex
6
PERHATIAN ALEX PADA SKILA
7
LAMARAN ALEX PADA SKILA
8
KEPERGIAN ALEX KE LONDON
9
KERINDUAN SKILA
10
KEJUTAN UNTUK SKILA
11
Dua maksud
12
RAHASIA YANG DI PENDAM
13
Perubahan yang terlihat
14
BERSENANG-SENANG
15
Kesalah pahaman Alex
16
PERTENGKARAN 2
17
Saling mengerti satu sama lain
18
KEHANGATAN YANG DIBERIKAN ALEX
19
Cinta yang mulai tumbuh
20
SELALU BERSAMAMU
21
Memilih antara Atala dan Skila
22
HANCURNYA HATI SKILA
23
Pertemuan Skila Ananda Raiolav dengan Cristy Raiolav
24
KEKAWATIRAN ALEX
25
Lingkungan yang baru
26
PELAMPIASAN
27
Kebersamaan pertemanan
28
Eps 28
29
PELAMPIASAN
30
Eps 30
31
Kerinduan Alex pada Skila
32
Eps 32
33
Sikap Alex pada Atala
34
Eps 34
35
Tidak akan melepaskan mu
36
Eps 36
37
Merah darah
38
Antara hidup dan mati
39
Komanya Skila dan perubahan Alex
40
Tersadar dengan ingatan yang samar
41
Usaha yang tidak akan sia-sia
42
Kelulusan
43
Menjagamu itulah yang akan ku lakukan
44
Obsesi seorang penculik
45
Menjagamu adalah pilihanku
46
Masa lalu yang terkenang kembali
47
Sandiwara yang menyakitkan
48
Bertahan walau menyakitkan
49
Kebencian yang semakin mendalam
50
Berasa boronan di rumah sendiri
51
Pelarian yang gagal
52
Kegelisahan hati
53
Ingin selalu bersamamu
54
Restu Cristy
55
Rencana Liodra
56
Pernikahan Skila dan Alex
57
Eta dan Valano
58
Antara kebetulan dan takdir
59
Perpisahan Skila dan Cristy
60
Strategi penangkapan Blackz
61
Penyelamatan yang bertaruh nyawa
62
Keadaan Alex kritis
63
Pendekatan Valano
64
Alex siuman
65
Kehangatan
66
Mengutarakan perasaan
67
Kexa
68
Kebahagian yang di bawa Kexa
69
Malam yang di lewati bersama
70
Penemuan Jasat empat orang anak
71
Rahasia Danau Dekat Villa
72
Terlihat Seperti orang asing
73
Hamilnya Skila
74
Kabar bahagia
75
Keperawananku diambil oleh kakak ku
76
Rencana penyusupan
77
Berjanji membawamu bersamaku
78
Penemuan drum berisi mayat
79
Malam berdarah
80
Kematian Valano
81
Pemakaman Valano
82
Lembaran baru
83
Menerimamu dengan tulus
84
Kelahiranya Bentar Galaska Denata
85
Akhir dari sebuah kejahatan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!