***
Atala pun selalu memikirkan senyuman yang keluar dari dari bibir skila yang sudah dia lukai bahkan dia tampar,tapi skila masih bisa tersenyum pada Atala atas apa yang atala lakukan padanya.
" Atala berengsek apa yang aku lakukan pada skila"menamparkan tangannya ke dinding hingga mengeluarkan darah.
"Aku tidak pantas menjadi manusia setelah aku membuat calon tunangan kakak ku terluka lalu menamparnya, tapi dia tetap menunjukan senyumannya padaku...kenapa?...kenapa?... "menamparkan tangannya beberapa kali kedinding.
"Tuan muda Atala apa yang sedang anda lakukan"pak anton menghentikan Atala dan mengobati luka yang ada dipunggung tangan Atala.
"Keluarlah jika kau sudah selesai mengobati lukaku sekarang aku mau tidur " Atala menunjukan ke arah pintu.Pak anton pun segera meninggalkan Atala yang sedang marah.
***
Pagi hari seperti biasa skila masih tertidur pulas.Lalu ada seseorang yang mencubit hidungnya, Skila pun mengusap hidungnya lalu terbangun.
" Pagi zayank ku"sapa alex yang sudah duduk di samping skila yang masih berbaring.skila pun sontak terduduk seketika karna terkejut lalu memeluk Alex sampai jatuh tumbang ke lantai,dengan tubuh skila masih memeluk Alex .
" Astagah zayank apa yang kamu lakukan?...aku hampir remuk di timpa oleh tubuh mu yang makin berat saja."mengangkat tubuh skila dan mendudukannya di tempat tidur.
"maaf zayank...aku sangat senang kamu sudah kembali "memeluk kembali tubuh alex.
" Iya...iya... zayank"melepaskan pelukan skila dan memperlihatkan kotak kecil berisi cincin lalu mulai memasangkan cincin itu ke jari manis skila, cincin itu membuat jari skila terlihat indah dengan kilauan permata berwarna biru muda.
"Apa ini?..."tanya skila heran.
"Cincin zayank ku skila"mengusap rambut skila dengan lembut.
"Aku tidak buta,aku juga melihat bahwa itu cincin tapi untuk apa?..." bertannya seraya memainkan jarinya didada kekar Alex.
"melamar mu zayank,tapi maaf karna tidak membuat sebuah acara,karna aku takut jika aku membuat acara takutnya membuat mu dalam bahaya" menyandarkan kepalanya pada dada skila.
"Kita tidak butuh acara besar yang terpenting kita saling mencintai dan hidup bahagia"memeluk Alex.
"Aku berjanji saat pernikahan kita akan ku buat sangat megah hingga tidak ada yang akan menandinginya "mencium kening skila.
"Baiklah klo gitu aku tidak sabar menunggu hari pernikahan kita itu"membalas ciuman Alex di pipi kanan Alex yang mulus dan putih, sekejap telinga alex memerah lagi.
"Cieee ada yang lagi malu tuh"membisikan ke telinga Alex yang sontak lebih memerah.
"Alex telinga kamu ituh... seperti telinga setan loh... kok merah gitu,tapi klo setannya ganteng kaya kamu aku rela kok menikah denganya"menggoda alex.
"Sekarang kamu berani menggodaku yah??... "menarik tangan skila dan mendudukanya di pangkuan alex.
"Hei aku sudah sering menggoda mu apa kamu ngak ingat zayank "mendesis.
"sekarang kamu membuatku ingin memakanmu "ciuman alex mendarat di pipi mulus nan putih skila.
Skila pun terkejut mendengar kata-kata Alex yang ingin memakannya dan sekejap pipi skila memerah.
"Zayank pipi kamu merah seperti setan juga "ledek skila.
"Owh yah... mulai sekarang ayo bersama-sama jadi setan"balas ledekan Alex.
Alex menghabiskan waktu di kamar skila dengan canda tawa yang membuat semua orang di rumah itu mendengar dengan jelas tawa mereka berdua yang memecahkan keheningan di rumah itu.
BERSAMBUNG.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments