***
Alex pun mengambil kan sarapan untuk skila dan membawanya ke kamar skila, Alex merasa sedikit sedih karna nggak rela meninggalkan skila dengan kondisinya yang seperti itu.
Alex tidak tahu apa yang harus dia katakan kepada skila, Alex pun membuka pintu kamar skila dan duduk di kasur dekat skila yang masih berbaring.
"skila kamu makan dulu yah??" mendudukkan tubuh skila.
"ngak usah gitu juga kali yang sakit itu kaki aku bukan badan aku" Alex yang mulai menyuapi Skila.
***
Setelah Alex menyuapi skila,Alex pun memberitahu tentang kepergiannya ke london ,entah kenapa hati Alex tidak mau meninggalkannya.
" skila kamu jangan kemana-mana sampai aku datang"
memeluk Skila membuat skila kebingungan dengan sikap yang di tunjukan Alex pada nya.
"Aku ngak bakal kemana-mana,karna klo aku pergi dari rumah ini aku mau tinggal di mana lagi??..." melepaskan pelukan Alex dan mencubit pipi mulus Alex hingga membuat telinga Alex memerah.
"Alex telinga kamu kenapa?...kamu lagi sakit yah?... " tertawa kecil melihat reaksi Alex.
Alex pun seketika memeluk tubuh skila kembali. "Dasar babi kecil...sekarang kamu berani menggodaku yah?.."
" Apaan sih?..." mendorong tubuh alex.
"Astagah sayang muka kamu kenapa merah" balas Alex kepada skila yang tadi menjahilinya.
" Alex kamu ngak lama kan?..." mengalihkan pembicaraan.
" Apakah kamu mengkawatirkan ku Sayang?..." mengangkat dagu skila.
" Apaan sih aku cuma mau bertanya,siapa tahu kamu mencari wanita lain." suara kecil lalu menunduk ke bahu alex.
"Aku ingin kamu jujur apakah kamu bisa?..." memberikan pertannyaan saat melihat bahwa Skila mencemaskan Alex jika dengan wanita lain di luar sana.
"Aku akan jujur " seketika mengangkat kepalannya menghadap muka Alex,menunggu Alex memberikan pertannyaan.
"Apa kamu mau menjadi tunangan ku?...tapi jika kamu belum siap aku akan menunggu kamu mengatakannya tanpa paksaan." mengangkat tangan skila langsung mencium keningnya.
"Aku..aku mau... " terharu memeluk Alex sontak air mata Skila pun terjatuh tanpa di sadari.
"Apa yang kamu lakukan?kenapa kamu menagis?apakah karna kamu terpaksa menerimannya?." melepas pelukan skila dan mengangkat dagunya.
"Ngak kok aku nangis karna terharu aja" tersenyum.
"Aku takut kamu akan bersenang-senang dengan perempuan di luar sana." Seketika memeluk Alex.
Alex hanya bisa tersenyum melihat Skila yang memeluknya dan khawatir tentang nya.
"Bagaimana mungkin?...kamu sudah memenuhi hatiku sampai-tidak ada ruang lagi buat orang lain " melepaskan pelukan Skila dan menenangkannya yang masih menagis.
"Kamu janjikan??..."mengangkat kedua tangan Alex.
"Aku janji... setelah aku pulang dari london aku akan melamarmu" memeluk skila dan mengusap punggungnya dengan lembut.
Hampir seharian mereka bicara tidak terasa sudah senja dan Skila pun tertidur pulas di pelukan Alex yang membuatnya hangat dan nyaman.Hingga Alex pun tidak mau melepaskan pelukannya dan membiarkan skila tidur di pelukan Alex sampai pagi.
***
"pagi Sayang apakah kamu sudah baikan?apakah kaki kamu sudah mendingan?... " mengusap muka skila yang sudah bangun.Telunjuk Skila mendarat di bibir Alex yang menghalangi bibir Alex mau mengatakan sesuatu.
" pagi juga Sayang " Membuat telinga Alex memerah mendengar pertamakalinya skila mengatakan Sayang dengan lembut kepada Alex.
"Astagah Sayang telinga kamu memerah lagi'' tertawa membelai pipi Alex hingga membuat Alex sedikit kesal dengan telingannya.
Dasar telinga brengsek kenapa harus sekarang memerah nya.bergumam dalam hatinya.
***
seperti biasa mereka sarapan bersama bersama-sama di meja makan.
"Atala sampai aku kembali aku nitip skila yah??...jaga baik-baik." menepuk punggung Atala yang sedang mengunyah makanan hingga membuat Atala batuk tersedak karna tepukan Alex .
"Kamu kurang kerjaan yah!!!atau kamu mau adikmu ini mati tersedak yah?... " Atala kesal.
"Tenanglah kamu ngak akan mati konyol karna tersedak kok" membuat skila dan Anton tertawa mendengar perkataan Alex yang konyol.
" kamu sudah bisa ngelawak yah lex?..." potong Anton yang masih tertawa membuat seluruh pelayan ikut tertawa kecil melihat kelakuan Alex Anton dan Atala.
" Skila kenapa kamu diam aja?ngak ikut kita perang lawak yah??..." Tanya Anton yang masih melihat skila diam.
"Ngak papah kok " jawab skila dengan nada kecil hingga membuat Alex seraya memakan sarapanya.
***
Sudah waktunya Alex untuk pergi ke london.Alex pun tidak lupa mencium kening skila lalu skila pun memeluk Alex, membuat Alex tidak bisa bertahan sedetik pun tanpa melihat skila.
"Alex cepat kembali yah?..." melepas pelukannya dari tubuh Alex.
"Iya…iya cerewet tunggu aku pulang'' mengusap rambut hitam Skila.
Alex pun merasa tidak tenang ketika meninggalkan skila,saat Alex berada di pesawat yang di pikiran Alex hanya skila dan ketika sampai di london pun di kepala Alex hanya ada nama skila.
***
Skila yang sedih karna kepergian Alex hanya bisa menunggu telpon dari Alex yang menghubunginnya, Karna skila bosan di kamar skila pergi ke ruang perpustakaan pribadi Alex yang memiliki beribu-ribu buku di dalamnya, di sana skila membaca buku untuk menghilangkan rasa bosannya.
"Apakah kamu mencintai kak ku dengan tulus...? "Atala tiba-tiba muncul di belakang skila membuat Skila kaget,tapi yang paling membuat skila kaget adalah kata-kata yang di keluarkan Atala pada skila.
"Apa maksud kamu?...aku ngak ngerti." skila mencoba meminta penjelasan pada Atala.
"Dengar ini jawab dengan jujur Apakah kamu mencintai kakak ku karna ada tujuan yang lain?..." memegangnya tangan kiri Skila dengan erat sampai skila menjerit kesakitan.
"Auuu Atala kamu menyakiti ku" mencoba melepaskan tangannya dari pegangan Atala.
"Tuan muda Atala apa yang kamu lakukan" tiba-tiba pak Darta datang melepaskan genggaman Atala yang membuat bekas merah di lengan skila.
"Tuan muda..saya mohon jangan kasar dengan nona Skila nona skila adalah orang yang baik. " tersenyum kepada skila.
"Apakah kamu sekarang lebih memillih orang asing yang datang kerumah ini dangan tidak tahu seluk-beluknya dari mana" Telunjuk Atala mendarat di depan wajah Skila.
"Tuan muda. ..kalo tuan Alex sudah membawanya ke rumah ini itu berarti tidak ada yang bisa mengusirnya tanpa persetujuan tuan Alex " meyakinkan Atala.
"Aku akan menunggu jawaban kamu yang pertama kali ku tanyakan!!ku harap aku mendapatkan jawaban yang memuaskan dari mu" berjalan keluar meninggalkan ruangan dimana masih ada pak Darta dan Skila..
"Nona skila tidak perlu ambil hati tentang kata-kata yang tuan muda katakan kepada anda." Membawa skila keluar mengantarkannya kembali ke kamar skila.
" Nona skila jika nona butuh apa-apa anda bisa panggil saya dan bi mirna atau pelayan-pelayan yang lain." membungkuk kan tubuhnya.
"Em..pak Darta sementara saya mau makanan saya di antar ke kamar saya saja sampai Alex pulang"
Tinggalkan komen dan like kalian dan jangan lupa kasih vote yah biar Author lebih semangat update.
Nantikan Chapter baru segera hadir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments