***
seperti biasa mereka sarapan bersama bersama-sama.
"Atala sampai aku kembali, aku menitip skila yah??...jaga baik-baik."menepuk belakang atala yang sedang mengunyah makanan hingga membuat atala batuk karna tepukan alex.
"Kamu kurang kerjaan yah!!!...atau kamu mau adikmu ini mati tersedak yah?... " atala kesal.
"Tenanglah kamu ngak akan mati konyol karna tersedak kok."membuat skila dan dimas tertawa mendengar perkataan alex yang konyol.
" kamu sudah bisa ngelawak yah lex?..."tanya dimas yang masih tertawa dan membuat seluruh pelayan ikut tertawa kecil melihat kelakuan alex,dimas dan atala.
" Skila kenapa kamu diam saja...ngak ikut kita perang lawak yah??..."Tanya dimas yang masih melihat skila diam.
"ngak papa kok "jawab skila dengan nada kecil hingga membuat alex merasa sedih melihat skila yang nggak biasannya diam mematung.
***
Sudah waktunya bagi alex untuk pergi ke london.Alex pun tidak lupa mencium kening skila,lalu skila pun memeluk Alex, membuat Alex tidak bisa bertahan sedetik pun tanpa melihat skila.
"Alex cepat kembali yah?..."melepas pelukannya dari tubuh alex.
"Baik lah...tunggu aku pulang,aku akan melamar mu sesegera mungkin''
Alex pun merasa tidak tenang ketika meninggalkan skila,saat alex berada di pesawat yang di pikiran alex hanya skila dan ketika sampai di london pun di kepala alex hanya ada nama skila.
***
Skila yang sedih karna kepergian alex hanya bisa menunggu telpon dari alex yang menghubunginnya.Karna skila bosan di kamar,skila pun pergi ke ruang baca yaitu perpus pribadi dalam rumah alex yang memiliki beribu-ribu buku di dalamnya, di sana skila membaca buku untuk menghilangkan rasa bosannya.
"Apakah kamu mencintai kak ku dengan tulus...? "Atala tiba-tiba muncul di belakang skila dan mengagetkanya,tapi yang paling membuat skila kaget adalah kata-kata yang di keluarkan atala pada skila.
"Apa maksud kamu?...aku ngak ngerti." skila mencoba meminta penjelasan pada atala.
"Dengar ini dan jawab dengan jujur...Apakah kamu mencintai kakak ku karna ada tujuan yang lain?..." memegangnya tangan kiri Skila dengan erat sampai skila menjerit kesakitan.
"Tuan muda atala apa yang kamu lakukan" tiba-tiba pak anton datang melepaskan genggaman atala yang membuat bekas merah di lengan skila.
"Tuan muda..saya mohon jangan kasar dengan nona skila,nona skila adalah orang yang baik. " tersenyum kepada skila.
"Apakah kamu sekarang lebih memillih orang asing yang datang kerumah ini dangan tidak tahu seluk-beluknya dari mana " mengangkat tanganya menunjuk skila.
"Tuan muda. ..kalo tuan Alex sudah membawanya ke rumah ini itu berarti tidak ada yang bisa mengusirnya tanpa persetujuan tuan Alex "menundukan kepalanya.
"Aku akan menunggu jawaban kamu yang pertama kali ku tanyakan,ku harap aku mendapatkan jawaban yang memuaskan dari mu" berjalan keluar dari ruanggan.
"Nona skila tidak perlu ambil hati tentang kata-kata yang tuan muda katakan kepada anda." Membawa skila keluar dan mengantar kembali ke kamar skila.
" Nona skila klo butuh apa-apa anda bisa panggil saya dan bi mirna atau pelayan-pelayan yang lain."membungkuk kan tubuhnya.
"Em..pak anton sementara saya mau makanan saya di antar ke kamar saja sampai Alex pulang."Tertunduk.
BERSAMBUNG
Klo suka jangan lupa like yah😍😘**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments