***
Skila pun gemetar ketakutan dan berlari kepojok lemari.
"Skila aku minta maaf,jika kamu tertekan karna sikapku yang terlalu berlebihan" Alex pun turun dari tempat tidur dan berjalan mendekati skila.
"Jangan mendekat,kamu bukan Alex ku"mengambil vas bunga dan melemparkan kearahkan Alex .
"Skila apa kamu sudah gila??... " suara teriak Alex yang seketika membuat skila makin ketakutan.
"Berikan itu padaku..itu sangat berbahaya,kamu akan terluka skila " Membujuk skila yang mengambil pecahan pas bunga,tapi skila tetap tidak mendengarkannya yang membuat kesabaran Alex habis.
Alex pun berjalan mendekati skila dan menarik pecahan vas.Tangan Alex seketika terluka dan mengeluaran darah, karna merebut pecahan vas bunga dari skila.
"Apa kamu puas skila!!.. itu kan yang kamu mau?? " Alex melemparkan pecahan vas bunga ke samping skila,pecahan vas bunga pun sekarang berserakan dilantai.
Skila yang ketakutan pun lari kedalam kamar mandi dengan kaki terluka,karna menginjak beling waktu berlari kekamar mandi.Skila pun seketika menutup pintu kamar mandi dan menguncinya.Sementara Alex membersihkan lukanya dan membalutnya.
Sekitar hampir sepuluh menit skila masih tidak keluar dari kamar mandi dan terus menangis tanpa henti,maka alex pun mulai cemas.Alex membersihkan pecahan-pecahan vas bunga yang berserakan dilantai,karna alex takut skila menginjaknya waktu keluar kamar mandi,setelah kenenangkan dirinya.Alex pun menghampiri pintu kamar mandi yang terkunci.
**Tok..tok.tok**
suara ketukan dari luar pintu kamar mandi,skila pun tidak memperdulikanya,karna skila masih menangis ketakutan.
"Skila...sayang keluarlah aku tidak berniat melakukan itu,aku hanya kawatir" Suara lembut membujuk skila.
"Tinggalkan aku??...aku tidak mau bersamamu,aku mau pergi selamanya dari mu" teriak skila dengan suara serak,karna telah lama menangis.
"Jangan ucapkan kata-kata yang tidak masuk akal,selagi sedang marah " Bujuk alex lembut,tapi skila tetap tidak menghiraukanya.
"Skila sayang keluarlah??... nanti kamu sakit,karna terlalu lama menangis." Alex menyaringkan suaranya,tapi masih dengan nada lembut.Karna skila tetap tidak membuka pintu, Alex pun memukul pintu kamar mandi dengan kencang.
"Skila,apa kamu tuli!!... " Alex berteriak,karna kesabarannya sudah habis.Alex pun mendobrak pintu kamar mandi dan terbuka.Skila yang melihatnya berlari kepojok kamar mandi, melihat ekspresi menakutkan Alex yang seperti mengeluarkan aura membunuh.
Alex pun menghampiri skila yang ketakutan."jangan mendekat..lepaskan aku" skila berteriak.Alex pun mendekati skila dan menggoncangkan pundak skila.
"Apa kamu sudah gila??... lihat kaki kamu terluka karna pecahan vas bunga itu" Alex mendekap skila.
"Pergi kamu??...tinggalkan aku??... "melepaskan dekapan Alex.
"Cukup skila??...kamu sudah kelewatan" Menampar pipi mulus skila,sehingga meninggalkan bekas merah,karna tamparan Alex.
"kamu menamparku??... bunuh saja aku sekalian??..biar kamu puas... " Menampar dada Alex.
"Kamu sudah kelewatan skila??... lebih baik kamu diam saja disini sampai pagi" Alex meninggalkan skila yang masih dikamar mandi dan berjalan menuju tempat tidurnya,duduk dan menyandarkan tubuhnya dimeja dekat kasur.
Apa yang kulakukan??aku telah menyakiti skila.Apakah aku pantas disebut manusia??Aku pantasnya disebut binatang yang tidak punya hati.
Skila pun tetap menangis ketakutan,karna kelakuan Alex yang membuatnya tertekan,hingga hidungnya mengeluarkan darah.
Alex kamu sangat jahat,kamu yang seperti ini sangat asing bagiku.Kembalikan Alex ku ...mana Alex ku ??...hiks...hiks...hiks.
BERSAMBUNG..........
Jangan lupa like yah😍😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments