***
"Kenapa tiba-tiba nona mau makanannya di antar ke kamar." Seketika bertanya pada skila yang tertunduk dan terlihat sedih.
"Saya tidak mau membuat pak Anton jadi bertengkar dengan atala karna saya."suara kecil.
"Baiklah nona" pergi keluar meninggalkan kamar skila.
Sudah satu hari sejak kepergian alex yang hanya membuat skila diam di kamar saja menunggu telepon dari alex.
*kring....kring...* bunyi telpon dari Alex ,membuat skila senang hingga tidak menghiraukan kakiknya yang sedang luka.
" Zayank kamu baik-baik aja kan."alex bertannya pada skila dan seketika membuat skila meneteskan air mata karna rindu.
"zayank kamu menangis yah?..."menanyakan kepada skila dengan tawa kecil yang terdengar dari telpon.
" Ngak...aku ketawa tuh hehehe"jawab skila kesal.
"loh tadi aku dengar kamu menangis zayank... "dengan nada merayu.
"udah dengar aku nangis masa ketawa....hiks...hiks"marah dan menangis,membuat Alex ingin memeluknya tapi Alex masih di London.
" zayank kamu jangan nangis lagi donk...nanti aku ngak pokus lagi kerja"nada pelan dan membuat skila sedikit tenang.
"Iya...iya aku ngak akan nangis lagi aku janji kok "tertawa kecil.
"Baiklah aku sekarang lagi mau miting sebentar, kamu baik-baik di rumah yah??.. dah zayank "Alex mematikan telponnya.
"Tsk...aku pun tidak tahu apakah itu ekting atau nyata...kamu memang hebat menjadi aktor film"atala yang muncul di depan kamar Skila hingga mengagetkan skila yang sontak menghapus air matannya.
"Mau apa kamu ke sini?... "tanya skila yang marah.
"Tsk... aku menunggu jawaban mu...apa kamu sudah melupakan pertanyaan yang aku berikan waktu itu"mendekati skila dan menariknya hingga jatuh dari tempat tidur.
"Ah......." teriak skila yang sudah jatuh kelantai dangan luka di pergelangan kaki yang mulai mengeluarkan darah.
"Jadi,dengan kamu terluka begini aku akan bisa merestui hubungan kamu dan kakak ku" menjongkokan tubuhnya dan mengangkat dagu skila.
"Aku tidak perlu restu dari mu untuk bersama dengan alex" menepis tangan atala yang masih mengangkat dagu skila."Huh...beraninya kamu."
*plak.....*
bunyi tamparan yang mendarat di pipi mulus skila.
"AKU MAU KAMU PERGI DARI KEHIDUPAN KAKAK KU DAN JANGAN PERNAH KEMBALI!!! " terdengar suara yang lantang keluar dari mulut Atala.
"Aku ngak akan ninggalin Alex biarpun maut yang memisahkan kami"mendorong tubuh atala dan mencoba berdiri dengan darah yang masih mengalir di pergelangan kaki skila.
"HIKS... HIKS.."
" Tsk...."mengangkat tubuh skila dan menduduk kannya di atas tempat tidur dan mengambil kotak obat.
"Apa yang kamu lakukan??...kamu tidak perlu membantu ku,biarkan saja aku seperti ini mungkin dengan begini aku akan meninggalkan kaka mu dan membuatmu senang" menundukan kepalanya seraya menangis melihat darah di pergelangan kakinya yang masih mengalir.
"Aku tidak mau kamu mati di rumah ku,nanti akan mengundang media dan mencoreng nama baik keluarga kami ''membersihkan darah yang keluar di pergelangan kaki skila dan membalutnya.
" Atala terima kasih,kata-kata kamu memang pedas tapi sifat kamu baik" Berhenti menangis lalu tersenyum pada atala.
Senyuman itu mengingatkan Atala tentang gadis yang menyelamatkannya waktu di bully oleh murid disekolah yang tidak suka dengan Atala karna atalaA pendiam dan pintar.Seketika Atala pun pergi ke kamarnya meninggalkan skila yang sudah berbaring tidur setelah Atala mebersihkan darah di lantai kamar skila dan membereskannya.
BERSAMBUNG****......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
tiara maharani 83
apa mungkin yang tolong atala itu skila ya thorr 🤔🙄
2021-05-20
0