Bab 20. Terpecat

Dia kemudian membantu Erika bangun sambil berpura-pura penuh kasih sayang.

Melihat tindakan Andika, seketika wajah Erika berubah menjadi cerah menganggap bahwa Andika telah percaya pada akting nya.

Bayangan menjadi istri seorang CEO dari perusahaan GoldenOne terlintas di benak nya, membuat diri nya hampir kehilangan keseimbangan saat ingin berdiri karena saking bahagia nya diri nya.

Tetapi hal yang tak terduga terjadi.

"Kamu di pecat!" ucap Andika pada Erika sambil tersenyum ramah.

Bruk!

Mendengar itu, seketika tubuh Erika meluruh kebawah dengan keadaan frustasi.

Surya akhirnya telah selesai memukuli Rendi dan lalu dengan tergesa-gesa menuju ke arah Andika untuk meminta maaf. "Tuan Pratama, maafkan anak saya yang telah melakukan kesalahan besar. Kami akan menerima apa pun yang akan anda berikan."

Tidak menghiraukan Surya, Andika mengeluarkan sebuah kertas cek lalu menulis sesuatu di sana.

Lalu kemudian ia memberikan cek tersebut pada Surya dan berkata, "ambil ini. Lalu gunakan uang ini untuk biaya pengobatan Rendi."

Surya menghela sebelum membalas, "Tuan, anda tak perlu seperti ini. Anak saya yang bodh telah menghina mana berani saya mengambil uang anda dengan semua yang telah terjadi pada anda tadi. Saya tidak pantas di biayai oleh untuk pengobatan nya."

Bersamaan dengan itu ia diam diam membatin, "Tuan Pratama sepertinya tidak tersinggung. Dia memang lah pemuda yang baik hati nya!"

"Jangan dipotong dulu ucapan saya, saya belum selesai berbicara. Cek ini bukan hanya untuk biaya pengobatan Rendi tetapi juga merupakan uang pesangon untuk kalian berdua, saya memecat kalian berdua. Anda bisa bertanya kepada anak anda jika anda ingin tau alasannya. Lagi pula, dia pernah bilang bila seseorang dapat melakukan apapun yang ia ingin kan jika memiliki kekuasaan yang tinggi dan juga kuat. Nah karena saya merupakan CEO baru di perusahaan GoldenOne, jadi saya memiliki hak kuasa tertinggi di perusahaan ini." ucap Andika sambil mendorong cek tersebut dengan keras ke dada Surya.

Hunter yang baru saja sadar langsung pingsan lagi setelah mendengar perkataan Andika.

"Kami sudah tamat! Kami benar-benar tamat sekarang!" batin Surya meracau lalu tak lama kemudian ia pingsan karena tak sanggup menerima kenyataan yang pahit itu.

Sementara itu, Andika menatap Zhang Lin dan berkata. "Mari kita membahas lebih lanjut nya di kantor pusat perusahaan GoldenOne."

Setelah itu, Andika pergi tanpa melihat ke arah belakang.

"Baik tuan!" jawab Zhang Lin dan para eksekutif senior dengan serempak setelah itu mereka mengikuti Andika dari belakang.

Adapun, Surya hanya tinggal diam untuk menunggu para security mengusir mereka berdua dari perusahaan.

✒ ✒ ✒

Di kantor yang memiliki luas 3000 meter persegi.

Zhang Lin datang dengan setumpuk kertas dan dokumen di tangan nya.

"Tuan Pratama, dokumen ini adalah berisikan daftar perusahaan yang yang berada di bawah naungan kita. Dan ada beberapa kertas yang harus anda tanda tangani."

" Tuan Zhang, anda adalah senior dan tangan kanan dari CEO sebelum nya di perusahaan ini. Seharusnya anda jangan melakukan tugas tugas seperti menyusun laporan ini. Suruh orang lain saja yang melakukan ini." ujar Andika pada Zhang Lin dengan hormat karena Zhang Lin merupakan seorang ahli dalam bidang industri hiburan.

Perkataan itu membuat Zhang Lin tersentuh, lalu ia menjawab sambil tersenyum. "Anda baik sekali, tuan Pratama"

Terpopuler

Comments

Wiwin Asfika

Wiwin Asfika

mengapakah sawah kami di kampung kantor nya

2023-08-12

0

Harman LokeST

Harman LokeST

sssssssssiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiippppppppppp ssseeeeeekkkaaaaaaaaalliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii ccceeeeeeeeeeeeeeerrrriiittaaaaannyyyaaa author lanjut terus

2023-05-04

0

Izhar Assakar

Izhar Assakar

itu kayak ukuran loket penjualan tiket bioskop thoor,,sempit amat buat ukuran sebuah kantor

2023-04-25

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.
2 Bab 2. Erika Selingkuh
3 Bab 3. Di pecat nya manajer umum di restoran Region Campania
4 Bab 4. Mendapatkan mobil Rolls-Royce Boat Tail
5 Bab 5. Di remehkan oleh Khana dan Sinta
6 Bab 6. Memutar balik kan fakta
7 Bab 7.Terkejut
8 Bab 8. Wanita tak tau malu
9 Bab 9. Nathan Januar
10 Bab 10. Terjadi lagi?
11 Bab 11. Andika Vs Brian
12 Bab 12. Andika Vs Brian 2
13 Bab 13. Kedatangan Kevin Nugroho
14 Bab 14. Pria yang tidak peka
15 Bab 15. Tertabrak part 1
16 Bab 16. Tertabrak part 2
17 Bab 17. Rendika Farellin sang Direktur Mediatik Witra
18 Bab 18. Kekacauan part 1
19 Bab 19. Kekacauan part 2
20 Bab 20. Terpecat
21 21. Kencan dengan Laras
22 Bab 22. Kencan dengan Laras part 2
23 Bab 23. Kencan dengan Laras part 3
24 Bab 24. Sikap Rahma yang tidak tau diri
25 Bab 25. Sikap Rahma yang tak tau diri part 2
26 Bab 26. Sikap Rahma yang tidak tau diri part 3
27 Bab 27. Sikap Rahma yang tidak tau diri part 4
28 Bab 28. Akhir untuk Rahma
29 Bab 29. Arvin Farzan
30 Bab 30. Hadiah Untuk Laras
31 Bab 31. Hadiah Untuk Laras part 2.
32 Bab 32. Mendapat Hadiah Dari Sistem.
33 Bab 33. Menolong Selin Charlotte
34 Bab 34. Mendapat keterampilan cooking
35 Bab 35. Perasaan apa ini?
36 Bab 36. Tubuh yang begitu sempurna
37 Bab 37. Darvin Charlotte, ayah Selin.
38 Bab 38. Alasan Selin berkencan buta.
39 Bab 39. Rinata Saviors dan Anara Klavior
40 Bab 40. Tidak Tau Terimakasih!
41 Bab 41. Kedatangan William Anderson
42 Bab 42. Tamparan Untuk Tuan Anderson
43 Bab 43. Akhirnya Dia Menyerah
44 Bab 44. Membantu Rin dari masalah nya.
45 Bab 45. Membeli semua nya
46 Bab 46. Tidak Percaya
47 Bab 47. Tidak percaya part 2
48 Bab 48. Zhang Chen
49 Bab 49. Terlalu Nekat
50 Bab 50. Tamat lah Sudah!
51 Bab 51. Keterkejutan Zhang Chen
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 1.
2
Bab 2. Erika Selingkuh
3
Bab 3. Di pecat nya manajer umum di restoran Region Campania
4
Bab 4. Mendapatkan mobil Rolls-Royce Boat Tail
5
Bab 5. Di remehkan oleh Khana dan Sinta
6
Bab 6. Memutar balik kan fakta
7
Bab 7.Terkejut
8
Bab 8. Wanita tak tau malu
9
Bab 9. Nathan Januar
10
Bab 10. Terjadi lagi?
11
Bab 11. Andika Vs Brian
12
Bab 12. Andika Vs Brian 2
13
Bab 13. Kedatangan Kevin Nugroho
14
Bab 14. Pria yang tidak peka
15
Bab 15. Tertabrak part 1
16
Bab 16. Tertabrak part 2
17
Bab 17. Rendika Farellin sang Direktur Mediatik Witra
18
Bab 18. Kekacauan part 1
19
Bab 19. Kekacauan part 2
20
Bab 20. Terpecat
21
21. Kencan dengan Laras
22
Bab 22. Kencan dengan Laras part 2
23
Bab 23. Kencan dengan Laras part 3
24
Bab 24. Sikap Rahma yang tidak tau diri
25
Bab 25. Sikap Rahma yang tak tau diri part 2
26
Bab 26. Sikap Rahma yang tidak tau diri part 3
27
Bab 27. Sikap Rahma yang tidak tau diri part 4
28
Bab 28. Akhir untuk Rahma
29
Bab 29. Arvin Farzan
30
Bab 30. Hadiah Untuk Laras
31
Bab 31. Hadiah Untuk Laras part 2.
32
Bab 32. Mendapat Hadiah Dari Sistem.
33
Bab 33. Menolong Selin Charlotte
34
Bab 34. Mendapat keterampilan cooking
35
Bab 35. Perasaan apa ini?
36
Bab 36. Tubuh yang begitu sempurna
37
Bab 37. Darvin Charlotte, ayah Selin.
38
Bab 38. Alasan Selin berkencan buta.
39
Bab 39. Rinata Saviors dan Anara Klavior
40
Bab 40. Tidak Tau Terimakasih!
41
Bab 41. Kedatangan William Anderson
42
Bab 42. Tamparan Untuk Tuan Anderson
43
Bab 43. Akhirnya Dia Menyerah
44
Bab 44. Membantu Rin dari masalah nya.
45
Bab 45. Membeli semua nya
46
Bab 46. Tidak Percaya
47
Bab 47. Tidak percaya part 2
48
Bab 48. Zhang Chen
49
Bab 49. Terlalu Nekat
50
Bab 50. Tamat lah Sudah!
51
Bab 51. Keterkejutan Zhang Chen

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!