Nampak kini perasaan pramusaji tersebut sedang keadaan gembira.
Tentu saja karena ia begitu beruntung bisa melayani tamu seperti Andika yang memiliki uang sebanyak 2 triliun itu.
"Tuan muda, bagaimana menurut anda dengan kartu keanggotaan VIP?" tanya pramusaji itu mencoba untuk menyanjung Andika sambil mengantar Andika masuk kedalam restoran Region Campania.
"Kita bicarakan hal itu nanti saja" ucap Andika menyuruh pramusaji tersebut pergi dari hadapan nya dan berhenti untuk mengikuti.
Mendengar hal tersebut, pramusaji tersebut menjadi lesu karena tak dapat kesempatan untuk dekat dengan Andika.
"Erika pasti senang saat melihat aku membelikan nya gelang ini! Dan mungkin dia akan menerima lamaran ku saat dia tau aku sekarang sudah kaya raya" ujar nya dalam hati sangat bahagia sambil memikirkan hal hal tentang dirinya dan Erika.
Tetapi khayalan itu hilang seketika saat tiba di meja yang di pesan oleh Erika.
Betapa terkejut nya dia saat melihat Erika duduk dengan seorang pemuda yang sebaya dengan diri nya.
Ia melihat, pemuda tersebut melingkar kan tangan nya di pinggang langsing milik Erika.
Dan Erika nampak tak mempermasalahkan hal yang di lakukan oleh pemuda tersebut.
Malahan Erika nampak senang dekat dengan pemuda tersebut.
Pemuda itu adalah Rendika Farellin yang tak lain adalah anak dari manajer umum Mediatik Witra yang terlahir dari keluarga kaya dan cukup berpengaruh di negara Indonesia.
Melihat itu, Andika merasa ada firasat buruk yang akan menimpa nya.
"Erika! apa yang kamu lakukan?" teriak Andika dengan marah, karena teriakan nya itu ia menjadi pusat perhatian pengunjung restoran Region Campania.
Erika menatap Andika dengan tatapan tenang seolah olah ia tak merasa bersalah sekalipun.
"Andika kita putus!" ucap Erika membuat Andika membatu dan tanpa di sadari kotak kalung yang di genggam nya jatuh ke lantai.
Prangg!
Kotak itu jatuh dan kalung Tiffany yang di beli nya pun keluar dari kotak nya akibat benturan yang keras tadi.
Dengan cepat Andika mengambil kalung tersebut dan memberikan kalung itu pada Erika.
"Erika kamu pasti bercanda kan? Lihat aku sudah membeli kalung terfavorit mu!" ucap Andika tak percaya.
Plak!
Erika menghempaskan kalung tersebut. Lalu telunjuk nya menunjuk ke arah kalung ruby yang di pakai nya itu.
"Andika, sudah cukup aku membuang waktu dengan mu! Masa hanya cuma untuk membeli kalung Tiffany saja butuh 3 bulan! Lihat, Kalung ruby yang ku pakai! Ini harganya 293 juta lebih, apa kamu bisa membeli ini!?" cibir Erika sambil menatap Andika dengan tatapan remeh.
"Erika jangan seperti ini! Aku.. Aku sudah punya uang banyak sekarang!" ucap Andika memohon sambil menggertak kan giginya.
"Huh? Memangnya berapa yang kamu punya? 21 juta? 150 juta? Maaf, buat ku segitu tak cukup! Aku juga ingin punya mobil mewah dan rumah mewah. Memangnya kamu pantas untuk jadi pasangan ku? Tidak!" ucap Erika meremehkan Andika yang miskin.
"Kau tau, Apa kamu kira aku memacari mu karena cinta? Tentu saja tidak! Aku hanya memacari mu hanya karena kamu ganteng aja dan selalu mengtraktir aku makan. Pergi dan jangan membuat kami muak dengan kehadiran mu itu!" lanjut seraya mengusir Andika.
Andika tak percaya bahwa Erika akan memperlakukan nya seperti ini lalu Andika mengepalkan tangan tetapi tak berselang lama ia pun melemaskan kepalan nya.
Bukan nya keluar restoran, ia malah duduk di belakang meja yang Erika pesan.
Melihat kelakuan Andika, membuat Erika kesal dan menegur nya dengan nada marah.
"Andika! Bisa kah kamu jangan ganggu kami? ku katakan lagi kita itu sudah tak ada hubungan lagi. Kenapa kamu masih ada di sini? Pergi sana! Bikin malu saja." usir Erika dengan nada membentak dan tak suka dengan sikap Andika.
"Huh, mengganggu mu? Mimpi! Aku di sini hanya untuk makan dari pada mengganggu mu, seperti tak ada pekerjaan sekali aku nya!" jawab Andika dengan tenang dan tak terima di tuduh seperti itu oleh Erika.
"Memang nya orang yang seperti kamu mampu membayar tagihan disini? Menu yang ada di sini lebih dari 1 atau 2 jutaan!" ucap Erika mengejek Andika dengan tak henti henti nya.
"Pelayan!" panggil Andika tanpa memedulikan ejekan yang Erika berikan.
Pramusaji yang tadi melayani Andika menghampiri Andika.
Tapi diam diam pramusaji itu mengejek Erika yang bodoh itu.
Setelah meneguk air putih nya, tanpa melihat dan berfikir panjang ia berkata.
"Pesankan aku menu yang paling mahal disini!" titah Andika dengan acuh tak acuh.
"Baik tuan muda, mohon di tunggu sebentar" jawab pramusaji tersebut.
"Tunggu!" ucap Erika mencoba menghentikan pramusaji tersebut.
"Apa kau gila? Apa mata mu buta? Lihat dia! Dia saja berpakaian tidak lebih dari 300 ribu. Bagaimana bisa dia membayar menu yang paling mahal disini? Kalau dia tak sanggup membayar semua itu jadi jangan libat kan kami tentang masalah dia!" lanjutnya meremehkan Andika yang tak mampu membayar menu yang paling mahal di restoran ini.
Dengan tatapan acuh tak acuh, pramusaji tersebut menjawab.
"Saya yakin dia bisa membayar nya" jawab Pramusaji percaya dan memihak Andika karena sebelum nya ia sudah melihat berapa banyak saldo rekening yang Andika miliki.
Dan dengan saldo rekening yang sebanyak itu, Andika pasti bisa membayar pesanan nya malahan ia juga bisa membeli restoran ini beserta dengan pegawai nya.
"Huh! Aku sudah kenal lama dengan dia dan mana mungkin dia bisa membayar nya!" ucap Erika sambil mendengus tak percaya dengan pramusaji tersebut.
"Berapa total semuanya?" tanya Andika dan sekali lagi ia tak mengindahkan yang di ucapkan oleh Erika.
"Berdasar kan pesanan anda, total semua nya sebesar 450.000.000 tuan" jawab pramusaji tersebut sambil tersenyum manis.
"Oh baiklah" lalu Andika mengambil ponsel nya untuk membayar bill.
"Dasar tukang sok punya duit!" cibir Erika dengan tatapan menghina.
[ Transaksi sebesar 450.000.000 rupiah berhasil ! ]
Mendengar itu, Erika seketika tertegun dan tak percaya dengan apa yang di dengar nya.
"Dari mana ia dapat uang sebanyak itu?" pikir Erika bertanya-tanya dari mana Andika mendapatkan uang sebanyak itu.
Tetapi ia baru ingat bahwa ibu Andika sempat memberi tahu kan diri nya ia sempat menyimpan uang sebanyak 450.000.000 rupiah untuk Andika beli rumah setelah mereka menikah nanti.
"Bodoh! Bagaimana bisa kamu menggunakan uang yang di berikan orang tuamu membayar bill !?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Nuraeny Prince's
bukannya di bab pertama namanya Nathan ya thor?
2024-12-03
0
Rani HY
Andika sape woi?
2024-09-02
0
yuce
lah kok namanya ganti bukankah namanya mc sinathan kok malah Andhika dan pacarnya sintha.ini gimana ya novelnya.
2024-06-15
0