"Tuan Wilson, aku masih mempunyai dua teman wanita lain nya di meja mereka. Lebih baik kita bawa mereka ke meje kita, bagaimana?"
Setelah mengatakan itu, Sherly membelai tangan Brian untuk membuat Brian tergoda oleh pesona nya.
"Tentu, Ayo!" jawab Brian sambil menikmati belaian.
Brian saat ini tengah menikmati momen yang terjadi.
"K-kau!.. " saking geram nya Nathan pada Brian hingga ia tak bisa berkata sedikit pun.
"Minggir kau!" bentak Brian sambil mendorong Nathan dari hadapan nya. Lalu setelah mendorong Nathan, Brian merangkul pinggang Sherly dan berjalan menuju meja Nathan sambil memasang raut wajah kemenangan.
"Sialan!" Nathan diam diam mengumpati Brian yang tak tau malu itu.
Lalu Nathan menatap Andika dengan tatapan malu.
"Maaf Andika, karena aku kau jadi merasakan hal seperti ini. Padahal aku tadi berniat untuk menghibur mu agar tidak bersedih lagi." ucap Nathan dengan rasa bersalah.
"Tidak masalah, Kau ini kan sahabat ku jadi tidak perlu merasa bersalah seperti itu" ucap Andika sambil melambaikan tangan.
"Brian berani sekali bertingkah seperti itu, Apa kita perlu membalas perbuatan nya?" tambah nya.
"Aku tidak sebanding dengan Brian, juga kita tidak bisa membalas perbuatan yang dia lakukan pada kita" jawab Nathan sambil tersenyum kecut setelah mendengar ucapan Andika.
"Tidak ada yang boleh menindas mu selain aku, jadi ayo kita balas perbuatan nya" ucap Andika seraya mencubit gemas pipi Nathan.
Sebelum Andika pergi Nathan mencegah nya, "Jangan gegabah, Dik" ucap Nathan dengan cemas.
Andika tersenyum tipis lalu berkata. "Apa selama ini aku pernah bertindak gegabah, Nat?"
Mendengar itu, Nathan berpikir sejenak dan membenarkan apa yang di katakan oleh Andika bahwa selama ini ia belum melihat Andika bertindak gegabah.
Namun, Ia belum mengerti mengapa Andika merasa begitu percaya diri untuk membalas kan dendam nya pada Brian.
Saat kembali ke meja yang Nathan pesan tadi, disana Andika dan Nathan melihat Brian sudah duduk di kursi yang Nathan duduki sebelum nya sambil memeluk gadis gadis di sebelah nya.
Terlihat gadis gadis yang di bawa Nathan saat ini telah lebih memilih Brian dari pada mereka berdua.
Tetapi hanya Liana saja yang nampak tidak ikut bergabung dengan mereka bahkan dia menjaga jarak dari kelompok Brian.
Melihat Nathan kembali ke meja nya, Brian mengangkat sebotol Wild Turkey Rare Breed.
Lalu berkata sambil tertawa. "Hei Nathan, Apa antara dari kalian tidak ada yang pernah meminum minuman ini? Oh! Jika belum pernah, pantas saja gadis bernama Sherly ini meninggal kan kalian!"
Setelah berkata itu, lalu Brian mencium sekaligus ******* bibir Sherly.
Andika menahan tubuh Nathan yang ingin memukul Brian, lalu ia berkata pada Brian dengan nada tenang. "Siapa yang bilang bahwa kami hanya ingin minum Wild Turkey Rare Breed? Whiskey ini hanya hanyalah minuman pencuci mulut saja. Kami bahkan belum sempat memesan minuman."
Brian melirik Andika dan mencibir "oh ya? Lalu kenapa kalian tidak memesan nya sekarang juga?"
Lalu Andika memberi isyarat pada pramusaji dan bertanya pada pramusaji tersebut, "Apa minuman paling mahal di Bar ini?"
Pramusaji itu pun menjawab, "Disini kami memiliki Te Della Wish 4. Minuman itu adalah minuman paling berharga di Bar ini. Sebotol saja harga nya Rp.7.203.000.000, namun kerena minuman ini merupakan minuman paling berharga pemilik Bar ini jadi Whiskey ini tidak di jual"
"Yah sayang sekali" mendengar perkataan pramusaji itu Andika merasa kecewa.
"Pftt, apakah dia kemari hanya untuk membuat lelucon semata? Dan apa dia pikir bahwa dia bisa membeli sebotol Te Della Wish 4 yang mahal itu?" ucap Brian tertawa.
Tanpa memedulikan Brian yang tengah tertawa, ia mengechek menu Bar untuk melihat minuman apa saja yang tersedia di Bar Rolleto.
Lalu setelah melihat lihat, Andika menunjuk gambar LS VII yang harganya Rp. 88.678.090 dan berkata, "Aku pesan minuman ini sepuluh botol"
Nathan terbelalak kaget saat mendengar apa yang di ucapkan oleh Andika.
Sepuluh botol LS VII sama dengan Rp. 532.068.540
Apalagi uang saku Nathan hanya sekitar beberapa puluh juta saja. Dengan uang sebanyak itu, Andika akan menghabiskan 1 tahun penuh uang sakunya untuk duduk di Bar ini.
Namun walaupun begitu, Nathan tidak akan merasa keberatan mengeluarkan uang sakunya untuk Andika dan ia pun mengeluarkan kartu debit nya yang ada di kantong baju.
[ Transaksi sebesar Rp. 532.068.540 telah berhasil! ]
Sebelum Nathan mengeluarkan kartu debit nya kepada pramusaji, Andika ternyata telah terlebih dahulu membayarnya pada pramusaji ternyata.
Semua orang seketika terkejut saat mendengar suara mesin EDC, terlebih lagi pada Sherly dan gadis gadis lain nya.
Mata mereka melotot tak percaya, setelah mereka melihat Andika menggesek kan kartu debit nya dengan santai.
━━━━━━━━━━━━━━━━━
Halo semuanya, maaf author ga up up TvT
Author sekarang ini disibuk in sma kegiatan sekolah.
blm lgi author hrs ikut ekstra yang membuat author lelah fisik dan jg mental.
Maka nya semoga kedepan nya author ada wktu untuk lanjutin novel ini ya....
see you next time!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Harman LokeST
Andika buktikan bahwa kamu sudah kaya raya sekarang
2023-05-04
0
kutu kupret🐭🖤🐭
good job Thor 👍
crazy up dong thor 🤧
2023-04-29
0
Arjuna Nyasar
khakha hajar
2022-11-13
3