Saat ini sudah pukul 9 pagi tetapi di jam itu juga Andika baru saja bangun dari.
Di saat itu juga seketika ia panik karena ia telah telat bekerja.
"S¡al, aku akan terlambat!" rutuk Andika lalu setelah itu ia melompat dari kasur dan dengan tergesa-gesa bersiap untuk bekerja. Tetapi tak lama kemudian ia baru ingat jika ia telah di pecat dari perusahaan dan sekarang ia sudah menjadi orang kaya dengan harta yang banyak.
Lalu karena tak ada kerjaan, ia pun sarapan pagi. Setelah ia sarapan pagi, Andika merasa begitu bosan karena tak ada kerjakan ia pun memanggil taksi untuk mengantar nya ke Ze-ro Rolligan.
Setelah sampai di Ze-ro rolligan, ia membayar ongkos taksi lalu masuk kedalam Ze-ro Rolligan.
Tepat saat ingin masuk kedalam Ze-ro Rolligan, Andika tak sengaja berpapasan dengan Laras.
"A-ah Selamat pagi, Tuan Pratama!" sapa Laras dengan sedikit gugup.
"Seragam yang kamu kenakan sangat cocok untuk di pakai di tubuh mu. Pertahankan pekerjaan ini!" puji Andika setelah melihat seragam manajer yang di kenakan oleh Laras.
"Itu juga berkat anda juga, Tuan Pratama" ucap Laras dengan sambil menatap Andika dengan tatapan penuh terimakasih.
"Ah, tidak juga. Melainkan sebaliknya kau lebih pantas mendapat posisi ini Laras" elak Andika sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Baiklah kali begitu, Apa ada yang bisa saya bantu, Tuan Pratama?" tanya Laras sambil menampilkan senyum profesional nya.
"Oh jadi begini, saya ingin mengambil mobil marcedes yang baru saja kemarin saya beli" ucap Andika
"Baik lah kalau begitu, mari ikut saya, Tuan." ucap Laras sambil menuntun Andika.
Andika masuk kedalam Ze-ro Rolligan dan itu membuat heboh seluruh staf Ze-ro Rolligan.
Bahkan membuat Wahyu keluar dari kantornya untuk melihat apa yang membuat para staf nya heboh.
Namun, ia langsung menghentikan hal tersebut setelah melihat Laras yang ada di samping Andika.
Karena itu, Wahyu lalu menegaskan pada seluruh staf nya untuk tidak mengganggu Andika dan Laras yang tengah asik mengobrol.
Lalu beberapa staf wanita menatap Laras dengan tatapan iri karena dapat bersanding dengan Andika.
Tak terasa diri nya mengobrol selama 1 jam dengan Laras.
Sehingga membuat Andika berhenti ngobrol dan meminta pamit untuk pulang.
"Ah, sudah jam segini. Baik kalau begitu saya pulang dulu" pamit Andika pada Laras.
Sebelum meninggalkan tempat nya tiba tiba Laras menghentikan langkah Andika yang ingin berjalan ke arah mobil Mercedes yang telah terparkir di halaman depan Ze-ro Rolligan.
"Tunggu!" seru Laras.
"Ya ada apa?" tanya Andika kebingungan karena Laras menghentikan nya secara tiba tiba.
"E-eto bolehkah saya mentraktir anda makan? Saya merasa berhutang budi pada anda karna telah membuat saya naik jabatan menjadi manajer" tanya Laras dengan wajah semerah tomat karena malu.
"Tentu. Kau bisa memilih di mana tempat dan kapan itu di lakukan" jawab Andika sambil tersenyum yang membuat Laras terpesona.
Lalu setelah itu, Andika masuk kedalam mobil dan mengendarai mobil Marcedesnya sambil mengelilingi kota tanpa ada nya arah tujuan yang menentu.
Dia membatin, "tak kusangka, aku memiliki perusahaan yang harganya lebih dari ratusan miliar rupiah"
Tetapi ketika hendak berbelok di tikungan untuk menuju restoran Region Campania.
Sebuah motor supra x yang melaju cepat dan berlawanan arus menabrak bagian depan mobil Marcedesnya.
Dan Brak!
Mobil Marcedesnya pun lecet.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Harman LokeST
baru jalan sudah bertabrakan
2023-05-04
0
Dewo Bumi
restoran siapa yg kelola Thor
2022-10-29
1
ハンサム
supra bapak 🗿🗿
2022-10-11
2