Wiraniaga dan Sinta juga menunjuk kan ekspresi sinis dan menghina nya.
Lalu wiraniaga yang menuntun Sinta dan Khana melihat Andika menyentuh mobil mercedes AMG GT tersebut.
wiraniaga tersebut langsung melototi Andika dan berkata.
"Jangan sentuh mobil itu jika mobil itu lecet sedikit pun Anda tak akan bisa mengganti biaya perbaikan nya!"
Mendengar itu, Laras memperingati dengan lembut.
"Viona, Tuan Hendrawan berkata kita tidak boleh seperti itu" ujar nya dengan hati hati.
Vionata Wittenberg, wiraniaga yang bermake up tebal itu menatap tak percaya pada Laras. Lalu Viona melototi Laras sambil berkata dengan marah.
"Laras, Apa kau buta? Lihat lah pakaian yang di kenakan nya itu! Semua yang di kenakan nya harganya sangat murahan! Apa kau pikir dia terlihat sanggup membeli salah mobil yang ada di sini? Kenapa kamu tidak menggunakan waktumu untuk mencari pelanggan yang berpotensial? Pantas saja diri mu tak kunjung mendapatkan komisi karena tak memenuhi target bulan ini!"
Mendengar itu, Laras hanya bisa memendam kemarahan nya. Lalu dia mengabaikan Viona dan menjelaskan tentang mobil mercedes AMG GT.
"Tuan muda, mobil ini bernama mercedes AMG GT. Harga nya juga sekitar 3 sampai 7 Milliar rupiah, dan itu pun tergantung dengan spesifikasi nya" ucap Laras sambil menjelaskan mobil yang di tunjuk oleh Andika.
Andika hanya membalas dengan anggukan lalu bertanya. "Bisakah aku melakukan test drive?"
Mendengar itu, Laras tertegun sejenak lalu menjawab. "Tentu saja"
"Saya tidak percaya bahwa orang miskin seperti mu bisa berani melakukan test drive dengan mobil mahal ini dan bersiap lah mengalami kebangkrutan jika terjadi sesuatu pada mobil ini!" ucap Viona dengan tatapan meremehkan.
Lalu Khana menimpali. "Andika, menurut ku ini sudah mulai berlebihan. Aku tau kalau perkataan kami membuat mu kesal tapi kamu tidak harus bertindak layak nya bisa membeli mobil ini di hadapan kami. Dan lagi pula mobil ini bukan lah suatu hal yang bisa kamu beli. Seperti yang dia bilang sebelum nya, kamu sebaiknya dengarkan aku sudahi akting mu itu lalu pergi lah dan cari perkerjaan dengan sepeda listrik mu itu."
"Hahahaha!"
Beberapa orang yang menonton perdebatan antara Andika dan Khana di showroom tertawa terbahak - bahak saat mendengar perkataan Khana.
"Lihat lah, orang miskin yang berpura-pura menjadi kaya raya itu sedang di ceramahi oleh seseorang!"
"Padahal ia masih muda namun sayang sekali, dia bukan hanya miskin tetapi dia juga bodoh!"
"Benar sekali! Dia malahan sekarang menjadi bahan tertawaan"
Mendengar cemoohan orang orang sekitar wajah Andika seketika menjadi datar dan dingin.
Laras juga nampak sedikit menjadi malu.
Sebalik nya di sisi lain, Sinta dan Viona menatap Andika dengan tatapan arogan nya dan ingin melihat bagaimana Andika keluar dari situasi ini.
Andika memijat dahi nya lalu menatap Khana dan Sinta.
Dia berkata, "aku kira kita bisa berteman lagi tanpa mengungkap kan jati diri ku yang sebenar nya, tetapi nyata nya kalian terus menghina dan memojok kan ku sejak kita bertemu di depan showroom. Aku mulai muak dengan kalian dan aku tidak akan lagi berpura-pura baik lagi kali ini! Laras dengar kan, aku tidak mau lagi melakukan test drive melainkan aku akan langsung membeli mobil ini dengan spesifikasi yang paling bagus. Dan ambil kartu saya untuk membayar mobil ini!"
Mendengar itu, Khana tertegun sejenak dan tak lama kemudian ia tertawa terbahak bahak.
"Hahahha, Andika kamu ini lucu sekali! Sudah lah akhiri saja ini dan berhenti lah berpura-pura kaya raya, ini sudah tidak lucu lagi!" kata Khana sambil tertawa.
Tak mengindahkan cemooh an Viona, Sinta dan Khana.
Laras langsung melaksanakan perintah dari Andika dan dengan patuh nya mengambil EDC Merchant lalu setelah mengambil itu ia menghampiri Andika.
"Tuan saya sudah menghitung semua nya, dan total mercedes AMG GT dengan spesifikasi paling bagus dan biaya tambahan lain nya adalah 7,5 Milliar rupiah" ucap Laras menjelaskan biaya yang akan di bayar oleh Andika.
"Pfttt! Laras kamu lucu sekali! Aku tidak menyangka kalau kau mau saja melaksanakan perintah nya yang konyol itu! Sudah tau jelas dia tidak akan bisa membeli mobil mewah dan mahal ini!" Sinta mencibir Laras dan menatap Laras dengan tatapan kasihan.
Tiba tiba EDC Merchant berbunyi, [ Transaksi sebesar 7,5 milliar rupiah berhasil! ]
Mendengar pembayaran transaksi berhasil, membuat raut wajah Sinta seketika menjadi tertegun.
Para penonton yang menonton Andika dan Khana berdebat juga ikutan terkejut.
Khana dan Viona juga ikutan tercengang.
"A-apa?! Dia berhasil membayar nya!?" seru salah satu orang yang menonton perdebatan Khana dan Andika dengan tak percaya.
Dengan cara berpakaian Andika, semua orang tak percaya bahwa dia bisa membeli mobil mewah yang seharga 7,5 milliar itu.
Disisi lain, Sinta tiba-tiba merasa bahwa Andika semakin tampan dan mapan dari sebelum nya.
Adapun dengan Khana, ia merasa bahwa Khana bukan lagi Andika.
Khana melirik dan memperhatikan tingkah laku Sinta lalu ia kembali menatap Andika dengan raut wajah tak percaya.
"T-tidak mungkin!" kata Khana
"Dari dulu, dia adalah seorang pecundang yang miskin dan dia saat di kampus juga harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan sehari hari nya! Lalu bagaimana dia bisa mendadak kaya setelah setahun lulus dari kuliah!? Apa jangan jangan uang itu adalah uang kotor lagi? Aku saran kan, kalian segera periksa dari mana uang itu berasal agar tak menjadi masalah besar untuk Ze-ro Rolligan" tambah nya.
Mendengar ucapan dari Khana, Viona menjadi lebih berani. Dia tak sabar untuk mencari celah yang ada pada diri Andika karena dia baru saja seperti di tampar setelah mendengar pembayar berhasil di bayar.
Lalu Viona menghalangi jalan Andika dan berkata.
"Tuan, anda di curigai telah mencuri uang ilegal. Tetap lah di sini, sementara itu jangan kemana mana dulu karena saya harus menelfon polisi untuk tindak kejahatan yang anda lakukan."
Sementara itu, Laras melototi Viona lalu berkata.
"Viona, kamu tidak berhak untuk melakukan itu!" ucap nya dengan marah.
"Pergi sana! Ini bukan urusan mu!" bentak Viona sambil mendorong Laras.
Untung nya, Andika dengan cepat menangkap Laras sebelum jatuh ke lantai.
Andika menatap tajam Viona sambil menahan tubuh Laras.
"Apa kau yakin ingin melakukan hal tersebut?"
Melihat diri nya di pelototi oleh Andika, membuat Viona ketar ketir namun, ia tetap berusaha untuk tenang.
"Ya, saya perlu melakukan itu untuk melindungi reputasi perusahaan Ze-ro Rolligan!"
"Mungkin kau harus perlu menyelamatkan pekerjaan mu terlebih sebelum itu terjadi" ucap Andika sambil mendengus lalu ia melepas masker yang di pakai nya.
Jder!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Harman LokeST
belum tahu dia siapa sebenarnya Andika
2023-05-04
0
Lesokee.
sadar lah bngstt.. udah jelas lu bilang liat liat,minta test Drive hadehhh
2023-01-05
0
lembayungsenja88
lu datang ke sana mau ambil mobil kok jadi beli mobil, klw nulis tu di baca lagi alur nya, jgn ngawur
2022-11-12
0