"selamat ya nak,akhirnya kamu menjadi seorang ibu"ucap bu seli setelah erika dapat dijenguk
"terima kasih mah"
"selamat ya ka,terima kasih karna sudah berjuang melahirkan anakku"ucap reza tulus
"anak kita mas,bukan cuma anak kamu tapi anak aku juga"
"iya anak kita"jawab reza sembari memberi kecupan dikening erika sebagai tanda terima kasihnya atas apa yang telah erika lakukan untuknya dan juga anaknya.
seketika air mata erika jatuh membasahi pipi saat reza mulai memperlakukan nya layaknya seorang istri karna selama mereka menikah reza benar benar tidak pernah berlaku manis bahkan lebih cenderung cuek.
namun erika tidak bisa berbuat apa apa dengan sikap reza terhadapnya karna erika sendiri menyadari kalau pernikahan nya dengan reza bukanlah hal yang di inginkan oleh reza.
reza melangkah menuju box bayi tempat dimana bayi nya tengah tertidur lelap setelah mendapatkan ASI pertama nya.
"halo jagoan papah,selamat datang dikeluarga kurniawan sayang"ucapnya membelai lembut wajah sang anak.
"kamu sudah siapkan nama untuknya za?"tanya bu seli yang berdiri disamping reza dan ikut menatap sang cucu pertama nya.
"sudah mah,aku akan memberi nama yang ringan aja dan mudah di ingat"
"kamu akan menamainya siapa mas?"
"ardiansyah kurniawan,bagaimana kamu suka nggak ka?"tanya reza pada erika
"suka mas"erika tersenyum bahagia karna kini reza sudah mulai membuka diri dan menerima kehadiran nya walau terselip rasa takut akan sesuatu yang selama ini dia sembunyikan namun tak menutupin rasa bahagianya.
.
🌸🌸🌸🌸🌸
.
Setelah 4 hari dirawat dirumah sakit akhirnya erika dan juga sang anak bisa pulang kerumah mereka.
lebih tepatnya rumah orang tua reza karna reza anak tunggal jadi orang tuanya melarang sang anak keluar dari rumah walaupun telah berumah tangga.
bu seli kekeh meminta reza dan istri nya tetap tinggal disana dan mau tidak mau akhirnya reza dan erika pun menuruti kemauan sang mamah.
"selamat datang non erika dan den bayi"ucap bi imah menyambut kedatangan erika dan juga anaknya
"ardi bi,nama baby nya ardi bukan den bayi tapi den ardi ya"jawab erika lembut dan juga ramah.
ya erika ternyata wanita yang lembut dan baik,namun ambisi nya terhadap reza mampu mengalahkan akal sehat nya dan rela melakukan segala hal agar bisa mendapatkan reza.
"bi tolong bantu istri saya kekamar buat istirahat dan tolong temani dulu sebentar ya,saya harus keruang kerja terlebih dulu,
masih ada sedikit pekerjaan yang harus saya selesaikan"ucap reza meminta bi imah menemani erika dikamarnya.
"baik den"
"kamu istirahat dulu ya,aku selesaikan dulu pekerjaan aku nanti aku temani"ucap reza membelai lembut kepala erika dan dijawab anggukan oleh erika.
reza pun memasuki ruang kerja sang papah yang kini telah beralih menjadi ruang kerjanya,reza mendudukan dirinya dikursi kerja dan mulai membuka laptopnya untuk menyelesaikan pekerjaan nya.
satu jam sudah reza berkutat dengan pekerjaan nya dan kini reza telah menyelesaikan nya,reza menyandarkan punggung nya disandaran kursi,
tangan nya terulur membuka salah satu laci yang terpasang dimeja kerjanya,reza meraih sebuah bingkai foto yang ada didalam laci dan menatap sendu foto yang ada didalam nya.
"bagaimana kabarmu sayang?apa kamu merindukan ku seperti aku merindukan mu?"ujar nya membelai lembut foto didalam bingkai itu
tak terasa air matanya kembali menetes membasahi pipi nya dan disaat reza tengah asik dengan lamunan nya tentang seseorang yang masih setia memenuhi hatinya itu reza dikejutkan oleh suara ketukan pintu.
tok tok tok....
"masuk"ucap reza sambil memasukan kembali bingkai foto itu kedalam laci dan mengunci laci tersebut.
"maaf mengganggu den tapi itu den ardi nya rewel terus dan non rika menyuruh saya memanggil den reza untuk menenangkan den ardi"ucap bi imah pada reza.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Anizza Nuur
erika takut terbongkar klu tes DNA nya sdh dipalsukan.. itu bukan anaknya reza😡😡
2022-07-21
1
Hafila_asda
jangan2 bukan anak reza?🤔🤔
2022-06-10
2