Tok tok tok...
"rika boleh mamah masuk?"tanya bu seli saat mendatangi kamar reza sesaat setelah kepergian reza
"iya mah,silahkan masuk maaf sedikit berantakan rika sedang membereskan barang"
"iya tidak apa apa,kamu sudah makan?"
"sudah mah,tadi sebelum mas reza mambawa rika masuk rika sama mas reza makan terlebih dahulu"
"syukurlah kalau begitu,kalau ada apa apa jangan sungkan bilang sama mamah ya,dan maafkan atas sikap reza ya,
tolong beri dia waktu untuk menerima kamu dalam hidupnya dia terlalu mencinta putri jadi mungkin butuh waktu lama untuk biasa menerima kamu?"jelas bu seli
"putri?putri siapa mah?"tanya erika pura pura tidak mengetahui hubungan putri dan juga reza
"kamu pasti mengenalnya,dia teman dekat reza saat SMA dan sebelum menikah dengan kamub reza telah menjalin hubungan dengan nya"
"yang mamah maksud ayudia putri?bukan nya mereka sahabatan ya mah,kok bisa jadi pasangan?apa jangan jangan putri ya mah yang sudah menggoda reza?"ucap erika berusaha memprovokasi bub seli
bu seli menggelengkan kepalanya dan menjawab "tidak,kamu slah,justru reza yang sudah mengejarnya sejak masih SMA dan selalu ditolak oleh putri"
"benarkah seperti itu?"
"tentu putri itu gadis yang baik bahkan reza dan mamah bisa menerima kamu nerkat permintaan dari putri,jadi mamah harap kamu bisa berlaku baik padanya karna kalau bukan karna dia kamau tidak akan menikah dengan reza,
ya sudah mamah kesini cuma mau lihat kondisi kamu,sekarang istirahatlah biar pekerjaan nya dilanjutkan bi imah"
"iya mah,terimakasih"
bu seli pun keluar dari kamar reza dan menutup kembali pintu kamar itu,erika mengepalkan tangan nya saat bu seli telah meninggalkan nya sendiri didalamkamar milik reza.
"lihat saja put,reza tidak akan pernah kembali padamu,kini dan selamanya reza hanya milikku"gemam erika kesal saat mendengar pujian dari mertuanya tyentang sosok putri.
.
🌸🌸🌸🌸🌸
.
5 Bulan kemudian...
Waktupun berjalan dengan cepat,tak terasa pernikahan reza dan juga erika telah berjalan selama 5 bulan dn kini usia kandungan erika tengah mendekati waktu melahirkan.
"mas kamu kok pulang malam terus sih?akhir akhir ini aku sulit tidur loh mas perut aku sering terasa sakit,setelah kamu datang baru deh sakitnya hilang"protes erika saat membantu reza memasangkan dasi dileher reza
semenjak menikah reza lebih memilih mnyibukan dirinya dengan pekerjaan dan juga tugs kuliah yang memang belum selesai
bahkan reza selalu pulang lewat tengah malam saat erika telah tertidur,ada sedikit rasa iba saat melihat erika harus melewati masa kehamilan tanpa dirinya bahkan untuk pemeriksaan rutin pun hanya sang mamah yang selalu setia menemani
namun erika tak pernah protes sedikit pun karna walaupun selalu pulang terlambat tapi reza selalu pulang kerumah dan tidur disamping nya
dan disaat perut erika merasa kram dengan gesit reza akan melakukan apapun untuk memberi ketenangan dan rasa nyaman untuk erika dan bayi nya
walaupun hanya sedikit perhatian yang erika dapat dari reza tapi erika sudah merasa senang karna setidaknya reza telah bisa menerima anaknya dan itu sudah membuat erika bahagia.
"maaf,nanti malam aku usahakan pulang lebih cepat,aku pergi dulu jangan lupa sarapan dan minum susunya"ucap reza berpamitan dengan sang istri
"anak papah jangan rewel ya,jangan buat mamah kesakitan,papah pergi dulu ya"ucap reza mengusap dan mencium perut erika yang tengah membuncit sempurna.
mata erika berkaca kaca saat reza tak cuma mencium perutnya reza juga menyempatkan mencium kening erika sesaat dan berlalu keluar dari kamar nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Wanti Suswanti
setelah coba menerima ternyata bayinya bukan anaknya kecewa banget pasti...
2024-01-14
0