Indra pun mulai menceritakan tentang kedatangan nya kesebuah aara reuni tim basket yang dulu pernah dia ikuti semasa SMA
tanpa reza duga erika memanfaatkan teman teman nya tuk membantunya melancarkan aksinya menjebak reza
reza pun yang tak menaruh curiga terhadap sahabat sahabatnya itu pun jatuh pada jebakan erika
"aku nggak tau apa aku melakukan hubungan terlarang itu ataupun tidak mah,
karna aku sama sakali tidak mengingat kejadian nya mah"ujar reza setelah menceritakan awal mulai kejadian cinta semalam dengan erika
"lalu apa rencana kamu kedepan nya nak?"tanya bu seli yang masih terlihat syok tapi mencoba tenang akan musibah yang melanda sang anak
"aku belum tau mah,aku masih bingung,mengingatnya pun tidak mah lalu aku harus apa?"tanya reza menundukan kepala merasa frustasi
"bertanggung jawablah mas"ucap putri mengejutkan reza dan juga bu seli
"put,nak...."ucap reza dan juga bu seli secara bersamaan
"bertanggung jawablah mas,jadilah pria yang bertanggung jawab mas jangan menjadi pengecut
walaupun mas tidak yakin telah melakukan nya tapi kenyataan nya mas telah tidur satu ranjang dengan nya
bahkan tanpa busana,menghindar tidak akan menyelesaikan masalah mas"ucap putri menahan sesak didada
"nggak put,tante tidak setuju...kamu taukan kalo tante tidak akan pernah mau menerima wanita lain selain kamu untuk jadi istrinya reza"ucap bu seli tegas
"lagi pula erika tidak hamil kan,kenapa juga harus bertanggung wajab salah dia sendiri datang ke acara yang dipepruntukan tuk lelaki
wanita macam apa yang berani bergabung ke sebuah acara yang isi nya lelaki semua bukankah tindakan nya menandakan kalodia sengaja"ucap bu seli tak lagi bisa menahan amarahnya.
"tapi tante..."
"nggak put,selama dia tidak hamil anak reza jangan harap bisa masuk kerumah ini"tegas bu seli dan pergi meninggalkan reza dan juga putri
Hening,tak ada suara selepas kepergian bu seli reza maupun puti tak ada yang bersuara.
reza mengulurkan tangan nya hendak memegang tangan putri naun reflek putri menepis tangan reza dengan keras hinggal terpental dan terbentur sandaran kursi
"put..???"tanya reza heran dengan sikap putri
"maaf mas,sepertinya akua harus pulang dulu mas"putri pun beranjak dari duduknya dan melangkah menuju pintu keluar
"tunggu put aku antar"ucap reza manahan tangan putri,kembali terulang dengan reflek putri menepis tangan reza yang tengah mencekal tangan nya
"maaf mas,aku pulang sendiri dulu ya,maaf tapi aku butuh waktu untuk sendiri mas"jawab putri dan berlari keluar rumah reza dan menghentikan taksi yang tengah melintas didepan rumah reza.
"kamu baik baik saja put?"terdengar suara bariton menanyakan kabarnya saat putri memasuki taksi tersebut
"astaghfirullahalazim...kamu,kok disini?"tanya putri pada adnan yang duduk dismping nya sembarai mengusap dadanya
karna kget dengan keberadaa teman kampusnya brada dimobil yang sama.
"kamu yang tiba tiba masuk kedalam taksi yang aku pake"jawab adnan
"ya ampun,maaf ya pikiran aku lagi kalut banget sampe ga fokus,kalo begitu tolong turunkan saya didepan ya pak"kata putri merasa malu denagn tindakan nya kali ini
"nggaka apa apa,jalan aja pak,ayo sekalin aku antar pulang"ujar adnan
"maaf ya jadi ngerepotin kamu"ucap putri sungkan.
"santai kali,kaya sama siapa aja"jawab adnan
"tapi kenapa kamu ada didaerah sini,kamu tinggal disini ya?"tanya putri heran mendapati teman kampusnya berada didaerah tempat tinggal reza.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Anizza Nuur
kadang indra kadang reza..🤔🤔🤔semangat trs tor..
2022-07-21
3