Setelah Xia yu puas menggerutu di dalam hatinya, dia berjalan kearah tungku yang di atasnya ada sayuran layu yang sedang di rebus oleh Fang yin dia mengangkat sayuran itu dan menempatkannya di dalam piring tanah liat yang berada di atas meja kayu bambu. Fang yin kaget melihat nona nya melakukan tugas yang seharusnya dia lakukan. bergegas meraih centong sayur kayu itu dari tangan Xia yu agar tangan nona nya tidak kotor..
"Biar saya saja, Nona." ujar Fang yin yang setelah berhasil merebut kembali centong sayur yang dipegang oleh Xia yu, kemudian dia memasukan sisa sayuran kedalam piring saji.
"Biar aku bantu kau memasak, supaya makanan untuk makan malam lebih cepat selesai. Tenanglah semenjak menikah aku sudah terbiasa memasak sendiri di dapur ini, tadi aku hanya kaget melihat kekacauan yang ada disini. Lagi pula aku sudah lama tidak masuk dapur karena selalu di kirim makanan oleh pelayan dari luar akhir-akhir ini." Jelas Xia yu sedikit menambahkan kebohongan agar Fang yin tidak curiga kalau dirinya bukanlah Xia wei yang dua hari lalu masih memasak di dapur ini.
"Tidak apa Nona biar saya saja sendiri yang memasak." Tolak Fang yin tak ingin Xia yu ikut memasak.
"Aku bantu atau kau pulang ke kediaman nenek!" Tegas Xia yu dengan ancaman. dia selalu berbuat baik kepada orang yang baik dengan dirinya.
"Baiklah.." Jawab Fang yin mengalah tak ingin meninggalkan nona nya lagi, dia juga senang dengan perubahan Xia yu tapi tak merubah kasih sayangnya terhadap orang yang tulus dekat dengannya.
Mereka berdua pun memasak beberapa menu yang hanya mengandalkan garam dan air sebagai bahan pokok bahan yang di masak hanya beras dan yang sudah buluk dijadikan bubur sedangkan sayuran layu hanya dai rebus sedikit ditambah garam. Xia yu dan Fang yin membawa makanan itu ke dalam kamar mereka berdua melahap makanan itu bersama-sama.
Setelah selesai makan, Xia yu teringat jika dia tadi mencari Fang yin karena ingin menanyakan tentang dua hutan yang membuatnya penasaran. "Fang yin apa kau tahu tentang hutan arwah dan hutan kehidupan?"
"Hutan arwah dan hutan kehidupan?" Fang yin mengulang perkataan Xia yu karena kaget tiba-tiba nona nya menanyakan kedua tempat yang menurutnya tempat berbahaya.
"Ya." Jawab Xia yu.
"Mengapa Nona tiba-tiba menanyakan dua hutan yang paling bahaya itu? Hutan arwah dan hutan kehidupan itu jarang sekali dimasuki oleh orang yang tidak punya keahlian seperti kita Nona.." Jelas Fang yin.
"Aku hanya penasaran setelah membaca buku yang aku baca tadi." Jawab Xia yu tidak berbohong
"Ke dua hutan itu adalah hutan yang paling berbahaya dan paling di takuti oleh orang-orang dari berbagai kerajaan. Meskipun di hutan itu sangat banyak tumbuhan yang berharga dan binatang spirit tingkat rendah sampai tingkat legendaris tapi semua orang yang berniat untuk memasuki hutan itu hanya bisa sampai ke perbatasan hutan saja, tidak sampai masuk karena dalam perbatasan itu ada sebuah gerbang ilusi yang tidak dapat sembarang orang bisa masuk bahkan Kaisar kerajaan dan raja-raja tidak mudah memasuki gerbang ilusi itu. Hutan arwah dan hutan kehidupan hanya bisa di masuki oleh penguasa mereka yang dikatakan akan datang tahun ini. Tapi masih belum ada tanda-tanda penguasa baru itu telah datang. hanya itu yang saya tahu Nona." Jelas Fang yin dengan sangat rinci.
"Mm.. Terimakasih." Xia yu berterimakasih karena telah mendapatkan info yang dia inginkan.
Menjelang malam Xia yu dan Fang yin bergegas tidur. Xia yu memerintahkan pelayannya untuk tidur bersamanya dalam satu tempat tidur, Dia tidak tega melihat Fang yin harus tidur di kamar pelayan yang hanya beralaskan dipan kayu saja. Awalnya Fang yin menolak tapi karena ancaman yang sama gadis kecil itu menuruti perintah tuannya.
Malam itu Xia yu bermimpi bertemu kembali dengan Kakek Li, mereka berdua berbicara dengan sangat serius. Kakek Li juga memerintahkan Xia yu untuk pergi ke hutan arwah dan hutan kehidupan jika dia sudah sembuh dari lukanya.
Membicarakan soal luka, sebenarnya Xia yu sudah tak merasakan sakit itu sama sekali. Dibagian punggungnya dan beberapa luka lain dibagian tubuhnya hanya tersisa bekasnya saja yang belum sembuh, sedangkan rasa sakitnya sudah tidak ada. Dia hanya berpura-pura dihadapan pelayan dan pengawal yang memeriksa kediamannya, mereka berada disana karena melaksanakan perintah dari Raja Liu. Xia yu sedang tidak ingin mencari ribut dengan siapa pun maka dari itu dia lebih senang berpura-pura sakit saat ini.
****tbc**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 330 Episodes
Comments
Al^Grizzly🐨
spirit thor bukan sfirit
2024-05-18
0
Eva Karmila
no slah smua yg bner spirit yg suka aku bca d novel2 cina
2023-09-24
0
~Daf r r
menurut gua penguasanya diantara dua ini, kalau nggak Xia Yu
pasti MC cowoknya nanti setelah cere
2023-08-06
1