Terlahir kembali
Di sebuah ruangan yang gelap seorang Gadis terbaring tidak sadarkan diri. Di bawah lantai yang dingin tak beralaskan apapun, tubuhnya tergeletak begitu saja.
Ada bau amis darah di dalam ruangan itu, darah itu berasal dari tubuh gadis yang terbaring menelungkup. Pakaian putihnya berubah menjadi merah di bagian punggungnya.
Gadis itu adalah seorang permaisuri yang tak di anggap oleh suaminya. Dia baru saja mendapat hukuman dua puluh pukulan dengan papan dari suaminya, dia di fitnah oleh perempuan yang masih di cintai oleh suaminya.
"Ukhh.."
Gadis itu terbangun dari pingsannya
"Aaakkhh.." Rintihan kesakitan terdengar di dalam ruangan yang sunyi senyap.
"Tubuhku sakit semua dan kenapa punggungku terasa sakit sekali? Bukannya aku mati setelah terjatuh dari apartemen Darel? Sebentar jika aku sudah mati kenapa tubuhku masih terasa sakit dan jika aku masih hidup kenapa ruangan ini begitu gelap?" Gumam dari sang gadis yang masih terbaring di atas lantai.
Gadis itu berpikir sejenak dan mengingat hal terakhir yang iya ingat, di kepalanya terlintas peristiwa menyakitkan yang baru saja terjadi beberapa saat yang lalu. Pengkhianatan dari kekasihnya dan temannya yang mendorong tubuhnya hingga terjatuh dari lantai empat apartemen.
'Sungguh tragis hidupku, di khianati dan di bunuh oleh teman sendiri karena dia iri kepadaku' Batin gadis itu berhasil mengingat kenangan pahitnya. Namun secara tiba-tiba dia memekik kesakitan.
"Aaakkhh..."
Gadis itu merasakan sakit yang begitu hebat di kepala dan dadanya, rasa sakit ketika ada ingatan lain di kepalanya.
Dia melihat seorang gadis dengan pakaian putih sedang di pukuli oleh laki-laki berperawakan tinggi dan besar. Laki-laki itu memukuli punggungnya dengan papan sepanjang satu meter dan ketebalan tiga centimeter.
Gadis itu hanya bisa memekik dalam diam, mulutnya disumpal dengan gulungan kain putih agar tidak mengeluarkan suara. Pukulan yang diterimanya begitu keras sampai punggungnya berdarah dan tidak sadarkan diri setelah pukulan ke dua puluh.
Setelah semua pukulan di terimanya, gadis itu langsung di bawa ke ruangan yang gelap oleh dua orang lelaki yang diikuti oleh beberapa lelaki lainnya. Sesampainya di dalam kamar kumuh atau tidak layak huni, kedua pria itu menaruh tubuh gadis itu di sembarang tempat. Kemudian mereka meninggalkan gadis itu begitu saja tanpa mengobatinya layaknya seorang tahanan penjara yang telah melakukan kejahatan besar.
Kembali lagi pada sosok gadis yang baru saja terbangun dari tidurnya.
'Kasihan sekali, apa gadis itu baik-baik saja? Tidak, siapa gadis ini? Kenapa aku memiliki ingatan ini?' Batin gadis itu. Dia merasa bingung dengan apa yang baru saja dia lihat di ingatannya.
"Ukh.. Punggungku masih terasa sakit, serasa mau patah, nih punggung kenapa sih?" Pekiknya kembali terdengar. Di situasi itu pun dia masih sempat menanyakan apa yang terjadi pada punggungnya.
Sementara dari arah luar, terdengar suara langkah kaki beberapa yang berjalan ke arah bangunan kumuh itu. Saat langkah mereka terhenti seketika itu pula, pintu di ruang gelap itu terbuka.
Gadis itu menutup kedua matanya, silau karena melihat cahaya masuk dari pintu yang terbuka lebar secara tiba-tiba. Gadis itu mengerjapkan matanya berulang kali untuk menyesuaikan cahaya yang begitu menyilaukan mata. Ketika gadis itu bisa menyesuaikan penglihatannya dia kini dapat melihat ruangan yang tadinya gelap menjadi terang.
'Ternyata ruangan ini sebuah kamar! Tunggu kalau aku di rumah sakit kenapa aku terbaring di lantai dan kenapa rumah sakit ini terlihat aneh?' batin sang gadis dengan wajah kebingungan.
"Yang mulia Raja Liu telah sampai.." Ujar salah satu lelaki berpakaian hijau botol dan hitam di ambang pintu. Seorang Kasim, memberitahukan kedatangan tuannya yang memasuki kamar itu.
Beberapa orang masuk ke dalam kamar melihat gadis itu masih terbaring di lantai. Seorang pria berbadan kekar dan tinggi datang mendekati gadis itu, tiba-tiba pria itu mencengkram dagu milik si gadis sambil berkata.
"Apakah kau sudah tau dimana kesalahanmu? " Tanya Raja Liu kepada gadis itu.
"Auu.. Siapa kau?" jawab gadis itu kepada lelaki di hadapannya.
'Siapa laki-laki ini kenapa dia mengenalku?
tunggu aku ingat-ingat dulu siapa dia?
Owh.. Aku ingat siapa laki-laki ini, dia yang tadi berada dalam ingatanku bukan? Dia yang menyaksikan penyiksaan pada gadis itu di depan matanya sendiri dan dia tidak menghentikannya sama sekali' Batin gadis itu yang kini masih belum menyadari dirinya telah reinkarnasi ke jaman dinasti kekaisaran.
"Apa kau pura-pura lupa Dengan kesalahanmu?" Ujar Raja Liu masih memegang dagu itu dan kini memegangnya dengan sangat keras.
"Kesalahan ku? Memang apa kesalahan ku dan siapa kau? Berani sekali kau pegang-pegang wajahku!" Tukas Xia yu sambil melepaskan cengkraman tangan Raja Liu dari dagunya.
Raja Liu beserta orang-orang yang berada di sana menatap heran dengan permaisurinya.
'Darimana keberanian gadis ini datang? Kenapa sekarang dia berani menjawab ku?' batin Raja Liu merasa terkejut, namun detik berikutnya dia kembali bertanya.
"KAU... Berani sekali menjawab ku! Apa kau sudah bosan hidup?" Bentak Raja Liu.
"Heyyy KAU! Bisakah kau tak berteriak padaku? Memangnya kau mengenalku dasar maniak pshyco!" Jawab Xia yu balik membentak, dengan acuhnya dia ingin beranjak dari posisi telungkup nya.
Orang-orang yang mendengar bentakan Xia yu dengan kata-kata yang tak mereka kenali menatap tak percaya pada apa yang baru saja mereka dengar. Gadis yang terbaring di hadapan mereka itu adalah seorang permaisuri yang terkenal bungkam sedunia, bahkan ketika ketidakadilan di dapatnya dia tetap bungkam. Tapi sekarang gadis di hadapan mereka mampu menjawab Sang Raja dengan acuh, bahkan tak ada rasa takut atau apa pun di matanya.
Xia yu yang akan bangun kembali merasakan sakit yang di seluruh badannya, dia tak mampu berdiri sendiri. Tiba-tiba Xia yu meraih lengan baju Raja Liu untuk meminta bantuan padanya.
"Tolong bantu aku berdiri, aku tidak bisa berdiri sendiri." Pinta Xia yu dengan menengadahkan wajahnya menghadap Raja Liu, menampilkan mimik wajah yang memelas.
Raja liu sangat kaget dengan tingkah permaisurinya. Dia pun mengibaskan lengannya agar Xia yu melepaskan genggaman itu, tapi Xia yu tak melepaskannya. Dia kembali menarik pakaian Raja Liu sampai Raja Liu mendekat ke tubuh Xia yu karena di tarik ketika dia lengah.
"Apa yang anda lakukan permaisuri?" Ujar salah satu orang di sana yang dekat dengan Raja Liu, dia merasa geram dengan sikap Xia yu.
"Permaisuri?" Tanya heran xia yu. "Permaisuri apa dimana ada permaisuri?" lanjutnya.
"Anda adalah permaisuri Raja Liu, Yang Mulia" Jawab lelaki tadi sambil menunjuk diri Xia yu dengan sopan.
"APA?! Aku adalah permaisuri? Dia?" Jawab Xia yu dengan menunjuk dirinya sendiri kemudian menunjuk Raja Liu.
"Tidak mungkin! Apa kau gila Menyebutku permaisuri? Huh.. Jaman apa sekarang masih ada permaisuri, gila kalian semua. Dan juga, baju apa yang kalian pakai, kenapa sangat nora sekali memangnya kalian sedang opera?" Ujar Xia yu panjang kali lebar.
(harap di maklum xia yu nya agak telmi hihihi biar greget)
"Xia wei... Apa kau sudah gila akibat kebanyakan di pukul oleh papan?" Bentak Raja Liu yang tak tahan dengan ocehan dan sikap tidak sopan Xia yu.
"Xia wei?" Lirih Xia yu.
'Xia wei? Di pukuli pakai papan? bukannya tadi aku melihat gadis berpakaian putih sedang di pukuli oleh temannya?Tunggu.. Tunggu.. Tunggu.. baju ku putih dan punggungku sakit sekali, apa jangan-jangan aku adalah gadis itu, dan aku terlahir kembali menjadi Permaisurinya.. Ooohh tidak!!' Batin Xia yu berteriak kencang di dalam hatinya.
"Aku menjadi permaisuri?" Tanya Xia yu yang dibenarkan oleh semua orang kecuali Raja Liu.
"Owhh Noooo!!!!!" Xia yu berteriak putus asa.
**tbc
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 330 Episodes
Comments
anak orang🤭
keluar dari lubang harimau masuk ke lubang buaya🙂
2025-01-18
0
Kini Wati
kayaknya dulu aku jarang membuat kementar pas baca novel ini
2023-06-28
3
ratih P
kasihan sekali
2022-12-08
1