"Dok gimana.?" Tanya Suga ketika melihat seorang dokter telah keluar dari ruangan instalasi tersebut.
"Kondisi Tuan Arsyan sudah lebih membaik dari sebelumnya, saya sudah memberikan beberapa obat untuk menurunkan demamnya. Tuan Arsyan hanya butuh istirahat yang cukup agar kondisinya semakin memulih. " Jawab Dokter tersebut sembari tersenyum ke arah Suga mencoba menenangkan Suga agar tidak panik.
"Terimakasih dok! " Ucap Suga sembari bernafas lega, karena tak terjadi suatu hal yang buruk pada adiknya. Dokter itu melangkah pergi menjauh dari ruangan instalasi dan tak selang beberapa lama, dirinya berpapasan langsung dengan nyonya besar Alsan beserta Alena.
"Siang bu?" Tegur dokter tersebut sembari sedikit membungkukkan badanya memberi salam hormat terhadap konglomerat tersebut.
"Dokter Farhat? " Tegur Alsan kepada dokter muda bernama Farhat tersebut.
"Iya bu, saya dokter yang menangani Tuan muda Arsyan sedari bayi? " Balas dokter itu di sertai senyuman kecil hingga memperlihatkan lesung pipi kirinya.
"Lalu bagaimana keadaan putra saya? " Perkataan Alsan membuat kedua mata dokter tersebut hingar bingar. Ia tak menyangka dirinya bisa berbicara langsung dengan orang nomor satu di negaranya itu. Apalagi keluarga Alsan merupakan donatur tetap di rumah sakit tersebut.
"Tuan muda baik-baik saja, saat ini beliau sedang beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuhnya! "
Ucapan Farhat tersebut membuat Alsan dan Alena bisa bernafas lega, mereka merasa tak ada yang harus di khawatirkan tentang kondisi Arsyan.
"Ma,,,,,Alen mau jenguk kakak boleh? " Alena dengan lugunya bertanya tentang hal yang sepatutnya tak ia tanyakan kepada sang mama.
"Boleh, oh iya. Sampaikan pesan mama ke kakak mu, mama ada kerjaan di luar kota. Jadi mama tidak bisa jenguk dia! "Ucap Alsan sembari memberi kecupan di kening Alena, hati Alena yang sebenarnya ingin marah namun ia pendam. Ia tahu, jika mamanya tersebut memang kurang memperdulikan kakaknya dari kecil hingga saat ini. Namun, di sisi lain,Alena faham tentang kesibukan yang menuntut sang mama yaitu tuntutan kerjaan.
" Bagus, kamu bisa kerja, biar saya dan Alena yang menemani Arsyan di sini! " Ucap pria parubaya yang tiba-tiba datang ke arah mereka. Membuyarkan pelukan keduanya. Melihat kedatangan suaminya, Alsan hanya tersenyum kecil lalu pergi tanpa menengok keadaan sang putra yang masih berada di ruang rawat.
❤
❤
❤
❤
"Ini pasti gara-gara kemarin kamu terlalu bandel gak mau makan! " Ucap Suga mengusap rambut Arsyan.
cek lekk......!
Suara pintu terbuka seorang laki-laki parubaya di temani gadis cantik belia tiba-tiba masuk dan duduk di samping pria ber kemeja kotak-kotak tersebut. Iya, dia ayah dari Arsyan dan Suga, dan gadis itu, yaa siapalagi kalau bukan adik kecilnya, Alena.
"Gimana keadaan adikmu? " Ucapan Nanda membuat Suga yang semula terdiam berusaha bangkit dari duduknya dan menjelaskan semuanya kepada sang ayah! Ya walaupun dirinya tahu diri, dia hanya anak angkat. Di tambah Suga dengan Nanda tak se akrab ketika dirinya bersama sang mama. Bahkan, Suga tak di beri kesempatan memanggil pria itu dengan sebutan papa,perih! Tapi apa yang bisa Suga buat, jika dirinya ingin hidup enak dia harus rela memanggil pria itu dengan sebutan Om, bukan papa.
"Syukurlah Arsyan baik-baik saja om! Dia hanya sedikit demam tadi! " Penjelasan Suga membuat Nanda bernafa lega dan pergi begitu saja meninggalkan ruangan tersebut tanpa sepatah katapun yang terucap di bibir pria parubaya tersebut.
Berbeda dengan sang ayah angkat, adik perempuannya yang bernama Alena itu justru lebih perhatian kepada Suga dan Arsyan, walaupun seorang Suga hanyalah anak angkat di keluarga Alsan. Namun, setidaknya pria bertubuh atletis itu masih di anggap ada dan di hormati oleh Alsan sang ibu angkat dan beberapa adiknya. Salah satunya Alena, yang sudah menggap dirinya sebagai kakaknya sendiri.
"Udah Alen! Biarkan kakakmu tidur! " Ucap Suga sembari mengusap kepala adik perempuannya yang mencium kening adik laki-lakinya.
Alena hanya terdiam, dia berhenti mencium kening Farhan yang masih tertidur pulas dan malah beralih memeluk Suga. Kakak angkatnya, dirinya faham betul apa yang di rasakan Suga selama ini, melihat sikap sang papa yang masih juga belum bisa menerima kehadiran Suga di tengah-tengah mereka.
❤❤❤Terimakasih suportnyaa... ❤❤❤
yuk vote dan tunggu kisah selanjutnya kakak-kakak ❤❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
izkaaa
next❤❤
2022-08-03
1