lDay 1 kehidupan Bima.
Pelajaran Gres pun di mulai, raut muka Freya, Adizti pun berubah dari yang semula riang menjadi lusuh bak baju yang gak di setlika berabad-abad.
"Nih orang ngoceh mulu deh perasaan. "
Gumam mulut kecil Velisa sembari memainkan bolpoin nya.
"Hih...!"
"Aduh.....! sakit njir. "
Velisa menjerit kesakitan saat tangan Bima menjitak kepala mungilnya, membuat Freya yang duduk di sebelah tersenyum kecil melihat tingkah Bima Dan Velisa, yang memiliki sifat bertolak belakang.
"Ya, lo sih itu kan guru ya wajar kalau ngoceh, Toh ngocehnya juga berfaedah. "
Bisik Bima sembari merebut bulpoin yang di mainkan Velisa .
"Em... Iya.. iya anak dari Australia. "
Kata itu muncul dari mulut cerewet Velisa membuat Bima mengelus ujung kepala Velisa sembari memujinya.
"Good....!"
Mendengar pujian dari Bima, Velisa hanya membuang pandangannya ke arah Hellen, yang ternyata sedari tadi tidak memperhatikan pelajaran tetapi memperhatikan tingkah Bima ke Velisa.
"Dasar bucin.....! "
Sambil mengarahkan jari tengah mungilnya ke arah Velisa yang mentapnya. Walaupun Hellen di bilang bolos tetapi kalau masalah menghadapi Velisa si cewek bar-bar ia paling berani dan tidak kenal takut. Mungkin karena dia titisan singa kali ya makanya gak takut sama titisan macan wkwkw.
Braak...
Suara gebrakan meja dari tangan Velisa menggema di ruangan itu.
"Kurang ajar.Kau Hell, mau cari mati kau. "
sambil menatap wajah Hellen
Hellen pun hanya menundukkan kepalanya, padahal niat dia hanya bercanda tetapi, Velisa menanggapinya perkataannya dengan sangat serius.
Seisi kelas hanya terdiam melihat Velisa yang amarahnya meledak gara-gara si Hellen.
"Velisa...! Keluar dari kelas ibu sekarang. "
Bentak Gres sembari mengsuir Velisa, jangan mentang-mentang papamu pemilik Sekolahan ini kamu bisa berbuat se enaknya apalagi saat jam pelajaran ibu.
"Oke.. Fine...!biasa aja kali bu gitu aja ngamuk. "
Velisa pun berjalan perlahan meninggalkan kelas sembari menjawab perkataan Gres kepadanya.
Di usir dari kelas memang bukan hal baru bagi Velisa.Namun bagi murid lainya yang membuat mereka heran adalah,kenapa Gres memarahi Velisa begitu keras,Padahal Gres tahu kalau sifat Velisa memang seperti itu dari dulu.
"Baru kali ini Ibu Gres membentak Velisa seperti itu. "Gumam Freya kepada Adizti.
"Lo si, Hell udah tau Velisa orangnya sensitif malah lu becandain. " Ujar Lita sambil menatap Hellen dengan wajah kesalanya.
Hellen hanya menunduk karena ia tahu apa yang ia perbuat salah, hingga menyebabkan Velisa emosi dan di usir dari kelas.
"Fokus ke pelajaran, Jangan tiru sifat Velisa yang kurang ajar seperti tadi. "
Gres yang masih di ambang emosi berusaha menenangkan dirinya agar tidak menganggu konsentrasi belajar murid-muridnya.
"Huft....! "
Hanya hembusan nafas yang kelar dari mulut Bima yang sedari tadi hanya diam melihat drama di kelas barunya.
********
Velisa berjalan menuju KBS sehabis di usir oleh Gres, ia bukannya menyesal malah gembira riang karena tak harus susah payah untuk kabur dari pelajaran Gres ,yang memang dari awal Velisa tak suka pada sosok guru seperti dia. Bagi Velisa Gres hanyalah hama yang terus mencoba mendekati papanya karena harta. Bahkan pernah suatu hari ,papanya kepergok oleh Velisa jalan berdua bersama Gres, membuat Velisa semakin membenci wanita berbulu domba itu.
*
jadi Gres berbulu domba gays🤣Hati-hati kalian jika ada wanita seperti itu bisa berabe pasangan kalian , pasti akan di rebut paksa.. wkkwk
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
ray
lanjutkan thor
2022-03-30
1