Lembar 6.Tuan Muda?

Jam menunjukan pukul 10.00 Wib, itu artinya sudah 3 jam kelas kosong tanpa seorang pengajar. Dan berarti sudah 1 jam Akbar menenangkan Velisa yang mengamuk karena ulah geng Mark.

"Ibu gres datang anjir...." Teriak Ibel ketua kelas di kelas tersebut.Sambil berusaha menyembunyikan handphonenya.Walaupun Ibel ketua kelas tapi dia malah senang kalau kelasnya kosong apalagi saat jam bu Gres dia lebih senang kalau guru jahat itu tidak datang.

"Anjir...! Dah kita bahas lagi nanti. " Dengan buru-buru Akbar pergi meninggalkan kelas Velisa, karena ia pun takut terkena masalah oleh Ibu Gres yang di kenal menakutkan bagi anak-anak kelas dua belas.

"Pagi semua...! " Ucap tegas ibu Gres kepada anak didiknya yang sedari tadi pura pura anteng padahal habis ada keributan.

"Pagi bu....! " Sontak semua menjawab dengan rada sedikit terpaksa.

"Aduhh...! Males banget gue sama nih orang. " Velisa yang duduk paling belakang pun Ngedumel sambil menutupi wajahnya dengan majalah.

Ibu Gres hanya menggelengkan kepala, karena ia tahu sifat Velisa itu bandel kalau ia tegur pasti akan lari ke papanya. Dan kabur dari pelajaran.

"Oke... ibu akan memperkenalkan siswa baru yang akan menjadi teman kalian selama satu tahun ke depan. "

semua murid melihat bu Gres dengan tatapan datar karena mereka semua sudah mengetahui desas-desus tentang siswa baru pindahan dari Australia tersebut.

"Masuk...! " Teriak ibu Gres

Tap...

Tap...

Tap..

Semua mata tertuju pada sosok pria tinggi tegap berambut rapi yang menggunakan sweater hitam, Velisa yang dari dulu terkenal sangat dingin bahkan tertegun melihat sosok pria yang masuk ke kelasnya tersebut.

"Hallo...! Nama gue Bima Septian Vigara panggil gue Bima. "

Semua tercengang saat Bima menyebutnya namanya, suara yang besar di tambah serak-serak basah membuat seluruh isi kelas hanya terdiam.

"Gue kayak gak asing sama nih orang. "

Hellen menepuk pundak Freya sembari dia berusaha mengingat sosok Bima tersebut.

"Gue kayak pernah lihat ,tapi dimana." Hellen terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri tentang Bima.

"Halah lu ngimpi kali. " Tegur Adizti.

Disisi lain Velisa pun tercengang karena ia baru sadar kalau Bima yang pernah hadir dalam mimpinya beberapa saat lalu, ada di hadapannya.

"Buset...! Ini gue mimpi lagi. ? "

sambil menepuk pipinya sendiri Velisa yang sedang bergumam, membuat Freya dan Adizti tertawa melihat tingkah Velisa yang ia kira salting karena ada cowok sekeren Bima di kelasnya.

"Ok Bima kamu boleh duduk di samping Velisa."

Gres menyuruh Bima duduk di dekat Velisa, membuat semua seisi kelas kaget. Karena mereka tahu bahwa Velisa tak ingin ada yang menempati tempat duduk di sampingnya. Jangankan teman sek kelasnya, teman yang dari orok yaitu Adizti pun tak di izinkan duduk di samping nya.

"Vel...!"

Bentak Freya yang dari tadi melihat Velisa melamun.

Tap..

Tap..

Tap..

Bima berjalan menuju arah Velisa sembari tersenyum ke arah Freya, Adizti dan Hellen.

"Boleh gue duduk di sini. ? " tanya Bima dengan suara khasnya.

"Em....!"

Hanya sepatah kata itu yang keluar dari mulut cewek super cerewet itu.

"Hah...! kesambet apa tuh anak. "

Freya heran dengan sikap Velisa, dia terus bertanya-tanya kenapa ia tak uring-uringan saat Bima minta duduk di samping nya.

"Benih-benih cinta sepertinya. "

ucap Hellen dengan polosnya.

"Hih...!"

Adizti menyentil jidad Hellen yang kadang bicaranya suka ada benernya juga wkwkw..

**Apakah setelah Bima duduk bersama Velisa membuat Velisa jatuh hati pada Bima? Bagaimana rasanya jika cewek dingin kayak Velisa jatuh cinta..

tunggu selanjutnya.. 🥰🥰🥰salam cinta

dari penulis boy:

Terpopuler

Comments

rm_zzreinhart666ry

rm_zzreinhart666ry

lanjut thor semangat

2022-03-28

1

lamps 2

lamps 2

kuyyy

2022-03-28

1

lihat semua
Episodes
1 1.Prolog
2 Lembar 1
3 3.Lembar 2
4 Lembar 3
5 Lembar 4.
6 Lembar 5.
7 Lembar 6.Tuan Muda?
8 Lembar 7.
9 Lembar 8.
10 Lembar 9.Suga?
11 Lembar 10.Menyebalkan!
12 Lembar 11.Pemuda Asing!
13 Lembar 12.Air Mata Farhan!
14 Lembar 13.Kenapa?
15 LEMBAR 14.Alena !
16 Lembar 15.Pelayan !
17 Lembar 16.Perhatian
18 Lembar 17.Erika
19 Lembar 18.Rafel Than?
20 Lembar 19.Kakak Angkat
21 Lembar 20.Tak Pernah Ada!
22 Lembar 21.Kasih Sayang
23 Lembar 22.Kecupan Manis!
24 Lembar 23.Kedatangan Sahabat!
25 Lmbar 24.Tubuh Farhan?
26 Lembar 25.Kakak?
27 Lembar 26.Prince ?
28 Lembar 27.Pengakuan
29 Lembar 28.Arthan?
30 Lembar 29.Action
31 Lembar 30.Gedung Tua
32 Lembar 31.Claudia?
33 Lembar 32.Hidupnya?
34 Lembar 33.Toko Buku
35 Lembar 34.Devan?
36 Lembar 35.Rahasia !
37 Lembar 36.Bunuh Diri?
38 Lembar 37.Menemukan Petunjuk
39 Lembar 38.Kemana?
40 Lembar 39.Obat Pelumpuh Saraf
41 Lembar 40.Egois Untuk Kebaikan
42 Lembar 41.Histori Devan
43 Lembar 42.Penasaran
44 Lembar 43.Buku Catatan Arsyan
45 Lembar 44.Devan Pembunuh?
46 Lembar 45.Mimpi Devan dan Kembali ke Sekolah
47 Lembar 46.Penjaga Sebelum ke Sekolah
48 Lembar 47.
49 Lembar 48.Flasback
50 Lembar 49.Bible & Biu
51 Lembar 50.Emosi
52 Lembar 51.Kembali Sekolah
53 Lembar 52.Pohon Baringin
54 Lembar 53.Sebuah foto
55 Lembar 54.Sakit
56 Lembar 55.Merubah Ceritanya
57 Lembar 56.Benang Merah
58 Lembar 57.Syan dan Han
59 Lembar 58.Pelukan Menenangkan
60 Lembar 59.Bertemu Sosok Istimewa
61 Lembar 60.Bertemu Arwah Arsyan
62 Lembar 61.Indigo
63 Lembar 62.Syan dan Suga
64 Lembar 63.Pelangi itu?
65 Lembar 64.Rahasia Semesta
66 Lembar 65.Anak Buangan?
67 Lembar 66.Usai
68 Lembar 67.Bingkai Kenangan
69 Lembar 68.Kecelakaan Itu
70 Lembar 69.Miris
71 Lembar 70.Sama Pentingnya!
72 Lembar 71.Atap!
73 Lembar 72.Keluarga
74 PENGUMUMAN
75 Lembar 73.Bunda Lesna!
76 Lembar 74.Mentalnya
77 Lembar 75.Akhir Sebuah Cerita
78 Pengenalan Karya baru
Episodes

Updated 78 Episodes

1
1.Prolog
2
Lembar 1
3
3.Lembar 2
4
Lembar 3
5
Lembar 4.
6
Lembar 5.
7
Lembar 6.Tuan Muda?
8
Lembar 7.
9
Lembar 8.
10
Lembar 9.Suga?
11
Lembar 10.Menyebalkan!
12
Lembar 11.Pemuda Asing!
13
Lembar 12.Air Mata Farhan!
14
Lembar 13.Kenapa?
15
LEMBAR 14.Alena !
16
Lembar 15.Pelayan !
17
Lembar 16.Perhatian
18
Lembar 17.Erika
19
Lembar 18.Rafel Than?
20
Lembar 19.Kakak Angkat
21
Lembar 20.Tak Pernah Ada!
22
Lembar 21.Kasih Sayang
23
Lembar 22.Kecupan Manis!
24
Lembar 23.Kedatangan Sahabat!
25
Lmbar 24.Tubuh Farhan?
26
Lembar 25.Kakak?
27
Lembar 26.Prince ?
28
Lembar 27.Pengakuan
29
Lembar 28.Arthan?
30
Lembar 29.Action
31
Lembar 30.Gedung Tua
32
Lembar 31.Claudia?
33
Lembar 32.Hidupnya?
34
Lembar 33.Toko Buku
35
Lembar 34.Devan?
36
Lembar 35.Rahasia !
37
Lembar 36.Bunuh Diri?
38
Lembar 37.Menemukan Petunjuk
39
Lembar 38.Kemana?
40
Lembar 39.Obat Pelumpuh Saraf
41
Lembar 40.Egois Untuk Kebaikan
42
Lembar 41.Histori Devan
43
Lembar 42.Penasaran
44
Lembar 43.Buku Catatan Arsyan
45
Lembar 44.Devan Pembunuh?
46
Lembar 45.Mimpi Devan dan Kembali ke Sekolah
47
Lembar 46.Penjaga Sebelum ke Sekolah
48
Lembar 47.
49
Lembar 48.Flasback
50
Lembar 49.Bible & Biu
51
Lembar 50.Emosi
52
Lembar 51.Kembali Sekolah
53
Lembar 52.Pohon Baringin
54
Lembar 53.Sebuah foto
55
Lembar 54.Sakit
56
Lembar 55.Merubah Ceritanya
57
Lembar 56.Benang Merah
58
Lembar 57.Syan dan Han
59
Lembar 58.Pelukan Menenangkan
60
Lembar 59.Bertemu Sosok Istimewa
61
Lembar 60.Bertemu Arwah Arsyan
62
Lembar 61.Indigo
63
Lembar 62.Syan dan Suga
64
Lembar 63.Pelangi itu?
65
Lembar 64.Rahasia Semesta
66
Lembar 65.Anak Buangan?
67
Lembar 66.Usai
68
Lembar 67.Bingkai Kenangan
69
Lembar 68.Kecelakaan Itu
70
Lembar 69.Miris
71
Lembar 70.Sama Pentingnya!
72
Lembar 71.Atap!
73
Lembar 72.Keluarga
74
PENGUMUMAN
75
Lembar 73.Bunda Lesna!
76
Lembar 74.Mentalnya
77
Lembar 75.Akhir Sebuah Cerita
78
Pengenalan Karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!