Lembar 17.Erika

"Kak? " Kenapa dengan kak Farhan? " Ucap Alena yang berada tepat tak jauh dari pintu kamar Farhan. Ia berniat menjenguk sang kakak akan tetapi, dirinya di buat kaget tak terkira. Saat melihat Suga memapah Farhan yang terlihat sudah sangat pucat.

"Siapa dia? " Ucap Farhan dengan suara rintih menahan sakit di kepalanya.

"Kakak lupa? " Gadis belia itu tak henti-hentinya menggoyangkan tangan Farhan, dan terus mencecar nya dengan banyak pertanyaan. Membuat Farhan pusing dengan semua perkataan yang keluar dari mulut gadis belia itu.

"Cukup! Alen. Kakak mau bawa Arsyan ke rumah sakit terlebih dahulu. Apa yang kamu tanyakan bisa kakak jawab nanti sewaktu kakak sudah kembali! " Bentak Suga sembari memopoh Farhan, meninggalkan adik perempuannya yang masih cerewet dengan pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari mulutnya.

Alena hanya bisa terdiam menundukkan kepalanya, ia tak bisa berkata apa-apa lagi, saat kakak tertuanya sudah angkat bicara. Alena memundurkan badanya, melihat sang kakak tertua membawa Farhan dan akhirnya pergi meninggalkan dirinya dengan seribu pertanyaan yang masih ia pendam di hatinya.

"Lo jangan kasar napa sama adik lo! " Ucap Farhan dengan suara sangat lirih bahkan hampir tak terdengar oleh Suga.

"Adik lo juga tuh! " Balas Suga sembari melirik kearah Farhan mencoba memastikan apakah adiknya itu baik-baik saja.

Melihat tingkah laku sang adik. Membuat Suga sedikit gemas,ia tak menyangka jika adiknya itu bisa berubah drastis dari yang bar-bar menjadi slow ketika sedang sakit.

"Erika..! Buka pintu mobilnya! " Teriak Suga menyebut nama Erika.

"Saya akan mengantar tuan muda ke rumah sakit!" Ucap Erika dengan mata berkaca-kaca melihat keadaan Farhan yang melemas pucat,Erika adalah seorang ajudan wanita kepercayaan Alsan yang selalu di tugaskan Alsan untuk menemani keluarga utama jika berpergian keluar.

"Tidak usah! Hari ini biar saya yang menemani tuan muda Arsyan ke rumah sakit! " Jawab Suga sembari menutup paksa pintu mobilnya.

"Tapi..Nyonya besar bilang? ". Ucapan Erika yang belum sempat selesai terpotong oleh Suga yang nyaris membentak Erika tanpa alasan.

"Saya bilang biar saya yang ngantar adik saya ke rumah sakit! " Ucap Suga dengan Nada yang tinggi,membuat Erika hanya terdiam.Namun kali ini Erika penasaran kenpa tuan muda Suga melarang untuk ikut bersamanya? Bukankah tiap kali tuan Suga pergi selalu minta di antar? Ada apa? . Entah apa alasannya,Erika hanya bisa menuruti permintaan sang tuan muda. Ia tak mau jika harus berdebat dengan putra konglomerat yang memberinya gaji untuk dirinya bisa bertahan hidup selama ini.

Karena sedikit gemas dan sedikit paksaan dari hati, Suga menidurkan Farhan tepat di sebelahnya, ia tak ingin menidurkan pria malang itu itu kursi bagian belakang karena ia takut pria yang terlihat gemesin itu jatuh karena goncangan.

"Loh tuh gemesin. Tapi sayang, mulut lo itu tak bisa di ren saat ngomong sama gue! " Ucap Suga yang reflek memukul mulut gemas Farhan dengan telunjuknya.

Suga memasangkan sabuk pengaman dengan sangat perlahan, agar tidak membuat Farhan yang masih tertidur lelap tiba-tiba terbangun dan mengeluarkan kata-kata umpatan yang pastinya nanti akan menganggu Suga ketika mengemudi.

Dengan Ekpresi yang terlihat menahan panik, Suga mengemudikan mobil sport nya meninggalkan Erika dan para pelayan yang masih berada di depan rumah mereka. Menyaksikan tuan muda mereka berkendara dengan aman.

.....................................................

"Selamat datang tuan Arthan! " Ucap para pelayan yang berjejer di depan pintu masuk rumah membungkuk sedikit,menyapa dan menghormati Arthan yang berjalan masuk ke dalam rumah dengan para pelayan miliknya.

"Maa...! " Teriak Arthan memanggil Alsan yang baru saja keluar dari kamar Farhan di temani putri semat wayangnya dari belakang.

"Duduk dulu Arthan! " Suruh Alsan kepada anak tertua di keluarga tersebut.

"Arthan di sini hanya mau bilang! Kalau Macau sudah kami tangkap! " Ucap Arthan sembari meneguk minuman buatan Alena. Alena pergi menjauh dari dua orang itu. Alena hanya tak ingin dekat-dekat dengan Arthan sang kakak yang ia benci sedari dia remaja.

"Baiklah, mama serahkan semua padamu! Untuk urusan Arsyan biar mama yang menangani! " Ucap Alsan sembari menepuk pelan bahu Arthan.

"Apa yang di rencakan mereka? " Gumam Alena yang ternyata menguping pembicaraan mamanya dengan kakak tertuanya, membuat gadis belia itu di penuhi rasa penasaran tentang apa yang mereka berdua bicarakan.

❤Kira-kira apa yang akan terjadi antara keluarga utama dengan Farhan/Arsyan.?Dan siapakah Macau?Kenapa Arthan berbicara kalau dia telah menangkap Macau.?

Thanks ya para pembaca telah memberikan banyak dukungan semoga karya ini bisa saya selesaikan dengan ending yang pas ❤❤... Dan maaf bila ada perkataan atau gaya tulis yang kurang pas❤❤

TOKOH VISUAL.

NAMA:Arthan Leon Adi Putra

Lahir:Indonesia 12 Juli 1992

Episodes
1 1.Prolog
2 Lembar 1
3 3.Lembar 2
4 Lembar 3
5 Lembar 4.
6 Lembar 5.
7 Lembar 6.Tuan Muda?
8 Lembar 7.
9 Lembar 8.
10 Lembar 9.Suga?
11 Lembar 10.Menyebalkan!
12 Lembar 11.Pemuda Asing!
13 Lembar 12.Air Mata Farhan!
14 Lembar 13.Kenapa?
15 LEMBAR 14.Alena !
16 Lembar 15.Pelayan !
17 Lembar 16.Perhatian
18 Lembar 17.Erika
19 Lembar 18.Rafel Than?
20 Lembar 19.Kakak Angkat
21 Lembar 20.Tak Pernah Ada!
22 Lembar 21.Kasih Sayang
23 Lembar 22.Kecupan Manis!
24 Lembar 23.Kedatangan Sahabat!
25 Lmbar 24.Tubuh Farhan?
26 Lembar 25.Kakak?
27 Lembar 26.Prince ?
28 Lembar 27.Pengakuan
29 Lembar 28.Arthan?
30 Lembar 29.Action
31 Lembar 30.Gedung Tua
32 Lembar 31.Claudia?
33 Lembar 32.Hidupnya?
34 Lembar 33.Toko Buku
35 Lembar 34.Devan?
36 Lembar 35.Rahasia !
37 Lembar 36.Bunuh Diri?
38 Lembar 37.Menemukan Petunjuk
39 Lembar 38.Kemana?
40 Lembar 39.Obat Pelumpuh Saraf
41 Lembar 40.Egois Untuk Kebaikan
42 Lembar 41.Histori Devan
43 Lembar 42.Penasaran
44 Lembar 43.Buku Catatan Arsyan
45 Lembar 44.Devan Pembunuh?
46 Lembar 45.Mimpi Devan dan Kembali ke Sekolah
47 Lembar 46.Penjaga Sebelum ke Sekolah
48 Lembar 47.
49 Lembar 48.Flasback
50 Lembar 49.Bible & Biu
51 Lembar 50.Emosi
52 Lembar 51.Kembali Sekolah
53 Lembar 52.Pohon Baringin
54 Lembar 53.Sebuah foto
55 Lembar 54.Sakit
56 Lembar 55.Merubah Ceritanya
57 Lembar 56.Benang Merah
58 Lembar 57.Syan dan Han
59 Lembar 58.Pelukan Menenangkan
60 Lembar 59.Bertemu Sosok Istimewa
61 Lembar 60.Bertemu Arwah Arsyan
62 Lembar 61.Indigo
63 Lembar 62.Syan dan Suga
64 Lembar 63.Pelangi itu?
65 Lembar 64.Rahasia Semesta
66 Lembar 65.Anak Buangan?
67 Lembar 66.Usai
68 Lembar 67.Bingkai Kenangan
69 Lembar 68.Kecelakaan Itu
70 Lembar 69.Miris
71 Lembar 70.Sama Pentingnya!
72 Lembar 71.Atap!
73 Lembar 72.Keluarga
74 PENGUMUMAN
75 Lembar 73.Bunda Lesna!
76 Lembar 74.Mentalnya
77 Lembar 75.Akhir Sebuah Cerita
78 Pengenalan Karya baru
Episodes

Updated 78 Episodes

1
1.Prolog
2
Lembar 1
3
3.Lembar 2
4
Lembar 3
5
Lembar 4.
6
Lembar 5.
7
Lembar 6.Tuan Muda?
8
Lembar 7.
9
Lembar 8.
10
Lembar 9.Suga?
11
Lembar 10.Menyebalkan!
12
Lembar 11.Pemuda Asing!
13
Lembar 12.Air Mata Farhan!
14
Lembar 13.Kenapa?
15
LEMBAR 14.Alena !
16
Lembar 15.Pelayan !
17
Lembar 16.Perhatian
18
Lembar 17.Erika
19
Lembar 18.Rafel Than?
20
Lembar 19.Kakak Angkat
21
Lembar 20.Tak Pernah Ada!
22
Lembar 21.Kasih Sayang
23
Lembar 22.Kecupan Manis!
24
Lembar 23.Kedatangan Sahabat!
25
Lmbar 24.Tubuh Farhan?
26
Lembar 25.Kakak?
27
Lembar 26.Prince ?
28
Lembar 27.Pengakuan
29
Lembar 28.Arthan?
30
Lembar 29.Action
31
Lembar 30.Gedung Tua
32
Lembar 31.Claudia?
33
Lembar 32.Hidupnya?
34
Lembar 33.Toko Buku
35
Lembar 34.Devan?
36
Lembar 35.Rahasia !
37
Lembar 36.Bunuh Diri?
38
Lembar 37.Menemukan Petunjuk
39
Lembar 38.Kemana?
40
Lembar 39.Obat Pelumpuh Saraf
41
Lembar 40.Egois Untuk Kebaikan
42
Lembar 41.Histori Devan
43
Lembar 42.Penasaran
44
Lembar 43.Buku Catatan Arsyan
45
Lembar 44.Devan Pembunuh?
46
Lembar 45.Mimpi Devan dan Kembali ke Sekolah
47
Lembar 46.Penjaga Sebelum ke Sekolah
48
Lembar 47.
49
Lembar 48.Flasback
50
Lembar 49.Bible & Biu
51
Lembar 50.Emosi
52
Lembar 51.Kembali Sekolah
53
Lembar 52.Pohon Baringin
54
Lembar 53.Sebuah foto
55
Lembar 54.Sakit
56
Lembar 55.Merubah Ceritanya
57
Lembar 56.Benang Merah
58
Lembar 57.Syan dan Han
59
Lembar 58.Pelukan Menenangkan
60
Lembar 59.Bertemu Sosok Istimewa
61
Lembar 60.Bertemu Arwah Arsyan
62
Lembar 61.Indigo
63
Lembar 62.Syan dan Suga
64
Lembar 63.Pelangi itu?
65
Lembar 64.Rahasia Semesta
66
Lembar 65.Anak Buangan?
67
Lembar 66.Usai
68
Lembar 67.Bingkai Kenangan
69
Lembar 68.Kecelakaan Itu
70
Lembar 69.Miris
71
Lembar 70.Sama Pentingnya!
72
Lembar 71.Atap!
73
Lembar 72.Keluarga
74
PENGUMUMAN
75
Lembar 73.Bunda Lesna!
76
Lembar 74.Mentalnya
77
Lembar 75.Akhir Sebuah Cerita
78
Pengenalan Karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!