Dikamar yang sangat luas lengkap dengan semua barang mewah yang belum pernah Farhan miliki sebelumnya. Membuat seorang Farhan mulai tergiur dengan kehidupan barunya. Ia yang dulu tidak punya segalanya bahkan untuk makan aja susah, kini ia berasa menjadi tuan muda layaknya di film-film dengan banyak pengawal yang selalu menemaninya. Risih? Memang seorang Farhan yang terbiasa hidup sendiri pada awalnya sangat risih dengan semua yang ia alami. Tapi, Ini takdir dia yang harus ia Terima dengan lapang dada.
"Huh! " dengus Farhan sembari membatingkan tubunya di atas tempat tidur yang ada di depannya.
Farhan membaringkan tubuh kecilnya di atas tempat tidur yang pasti jauh berlipat-lipat besarnya dari pada tempat tidur yang ia miliki di rumah. Membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya akankah dia selamanya menjadi tuan muda? Ataukah, malah ia akan kembali menjadi gelandang?. Pertanyaan-pertanyaan itu membuat kepala Farhan pening. Tak lama, ia mengerjapkan matanya. Dirinya merasakan ada sesuatu yang menimpa tubuh kecilnya, membuat pemuda itu agak sulit untuk bernafas. Mata Farhan mulai berusaha terbuka pelan, walau bibirnya masih bergunam akan pening yang ja rasakan.
"Kakak? "Rengek Farhan tanpa sadar siapa orang yang memeluk tubuh kecilnya itu. Yang membuat dirinya sulit bernafas lega.
Farhan menggoyangkan tangan Suga yang ada di dadanya. Pemuda itu berusaha untuk memindahkannya.Namun, pelukan itu malah semakin mengerat.
" Adik gue yang manis! "Ucap Suga di telinga Farhan, membuat laki-laki yang tertidur tadi sontak membuka matanya.
"Lepas! " Ucap Farhan dengan suara yang parau. Kaget, marah mungkin itu yang Farhan rasakan saat itu. Ketika, melihat orang yang paling ia benci berasa di sampingnya. Bahkan, berani memeluk tubuhnya.
Tak menunggu waktu lama Suga yang tak ingin membuat sang adik lebih marah melepas pelukannya.Duduk dan menatap tajam sang adik yang terlihat mengucek matanya hingga memerah.
"Jangan di kucek, nanti malah iritasi! Kamu mau buta dan gak punya mata.? " Ucap Suga sembari menepis tangan adiknya yang terus menerus masih ia gunakan untuk mengucek kedua matanya.
"Tapi gatal banget mata gue! " Balas Farhan sembari melanjutkan mengucek kedua matanya.
"Sini! "Ucap Suga menarik kepala sang adik, hingga kepala mereka berdua saling berdekatan satu sama lain. Terlihat jelas wajah ganteng Suga di sertai nafas beratnya, membuat Farhan tak bisa berhenti menatap wajah sang kakak. Wajah Suga semakin mendekati wajah Farhan mencoba meniup kedua mata Farhan yang sudah hampir memerah karena ulahnya sendiri.
" Lain kali biar gue yang tiup!Jangan di kucek.! " Ucap Suga sembari menatap tajam sang adik yang terlihat sangat imut walau sedang dalam keadaan marah. Farhan hanya bisa menelan ludahnya siapa sangka pria yang mengaku sebagai kakaknya dan yang paling ia benci ternyata bisa bertindak baik juga kepada dirinya.
"Paan sih! " Ucap Farhan yang mendorong tubuh Suga menjauh darinya, ia mulai tersadar dan berhenti menatap Suga.Yang masih menatap dirinya di iringi dengan senyuman manis dari wajah pria yang mengaku sebagai kakaknya tersebut.
Farhan memijat keningnya, merasakan rasa sakit yang menusuk hingga ke otaknya, Membuat Suga panik dan mencoba membantu memijat kepala sang adik.
"Jangan keras-keras nanti malah sakit! " Ucap Suga yang perhatian abis ke Farhan. Membuat Farhan semakin tak bisa menyembunyikan rasa gugupnya.
"Paan sih, sakit banget nih woy.! "Ucap Farhan dengan ketusnya ke arah Suga, mencoba agar pria di depannya itu tak tahu kalau dirinya sedang berusaha menyembunyikan rasa gugupnya.
"Haloo Bi! Tolong siapin mobil? Tuan muda akan saya bawa ke rumah sakit.! "Ucap Suga menelfon pelayannya, membuat Farhan diam tak berkutik ketika melihat sikap Suga yang lambat laun sangat baik kepada dirinya.
Suga membantu Farhan untuk bangun dari tempat tidur,berinisiatif membawa sang adik ke rumah sakit terdekat.
" Makasih! " Hanya kata-kata singkat itu yang keluar dari mulut seorang Farhan, ia hanya bisa menatap Suga yang dengan hati-hati membopong tubuhnya.Ia tak menyangka kalau seorang Arysan yang wajahnya ia pinjam memiliki kakak yang sangat baik. Kakak yang bisa di bilang idaman banyak orang.
"Baper lu? "Ucap Suga yang menyadari kalau Farhan menatap dirinya sedari tadi.
" Hah.. Gila lo! "
Seribu lamunan pun buyar seketika, mata yang sedari tadi saling tatap kini berubah haluan, menyisakan rasa canggung bagi diri Farhan. Ia tak habis fikir kenapa dirinya mulai kagum dengan sosok Suga? Bukankah dia harusnya benci kepada orang yang selalu menekankan kalau dia adalah kakaknya? Dia harus segera kembali ke tubuhnya sebelum semua terlambat.
"Ahhh...Gue gak bisa.! " Teriak Farhan dari dalam hatinya , karena harus mengalami kehidupan yang baginya begitu rumit.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
lamps 2
ayo gays ramaikan ❤❤
2022-07-09
1