"Wow, rupanya Putri Cantik sudah datang, bagaimana kabarmu Kirana?" Ucap Christopher yang baru saja muncul di samping Kanan Kirana dan bersiap duduk di sana.
"Baik Chris, kau duduk disini?"
"Yap, beruntung sekali aku bisa duduk di samping wanita pujaan ku, sepertinya malam ini akan aku lewati dengan penuh semangat" jawab Christopher sengaja menggoda Kirana.
Kirana hanya tersenyum menanggapi perkataan Christopher yang kini sudah duduk dengan tenang di sampingnya. Sesekali mereka berbicara di tengah-tengah menikmati acara, Suasana bertambah riuh saat beberapa penyanyi papan Atas tampil di atas pentas.
Sementara Alfaro semakin di buat tidak nyaman dengan hadirnya sang kekasih yang sudah duduk dan memaksa menggenggam tangannya dengan berniat pamer ke Kirana akan kemesraan mereka, bahkan sesekali Viona mencium pipi Alfaro tanpa sungkan.
"Hentikan Viona, jangan bersikap manja seperti ini di depan umum" ucap Alfaro yang merasa semakin risih dan tidak enak hati dengan Kirana yang ada di sampingnya.
"Apa sih beb, biasanya juga kita melakukan lebih dari ini, aku hanya sangat merindukan mu malam ini" ucap Viona dengan suara manja.
"Ini di tempat umum Viona, kendalikan dirimu!" Jawab Alfaro memperingatkan.
Viona melepas genggaman tangannya dengan muka yang kecewa, dirinya bahkan terdiam tanpa mau menjawab saat beberapa kali Alfaro berusaha mengajaknya bicara.
Sementara Kirana yang memilih fokus berbincang dengan Christopher untuk menghindari pandangannya melihat Kemesraan Alfaro dan Viona yang membuatnya jijik, Kirana mencondongkan tubuhnya ke Christopher saat suara keras alunan lagu menghalangi suara Christopher sampai ke telinganya.
Hingga kemudian tangan Alfaro spontan menarik baju di lengan Kirana untuk menegakkan duduknya.
"Duduklah dengan benar, jangan terlalu dekat dengannya, dia bukan muhrim mu!" Ucap Alfaro dan membuat Kirana sangat terkejut saat tubuhnya di tarik oleh Alfaro.
"Lepaskan tanganmu, kau juga bukan muhrim ku!" Sahut Kirana lalu menghempaskan tangan Alfaro dengan cepat.
Christopher yang tidak terima dengan apa yang dilakukan oleh Alfaro segera berdiri dan meminta Kirana untuk bertukar tempat duduk dengannya, tak mau kalah Alfaro ikut berdiri dan menahan bahu Kirana.
"Diam, duduklah dengan benar!" Ucap Alfaro ke Kirana dengan tatapan tajamnya, "dan kau Christopher, jangan mencari masalah denganku!" Ucap Alfaro kemudian.
"Kau kira aku takut, sama sekali tidak, Kirana bukan siapa-siapa mu, ingat itu!!" Sahut Christopher tersulut emosi.
"Kurang ajar sekali kau ha!" Bentak Alfaro.
"Diam!, Kalian ini kenapa, Duduklah, atau aku akan keluar dari sini!!" Ucap Kirana mengancam, hingga keduanya duduk kembali di samping Kirana.
Sementara Viona semakin murka dan marah dengan apa yang dilakukan oleh kekasihnya, namun Alfaro seakan tidak peduli dan masih menahan emosinya karena perbuatan Christopher padanya.
Sementara Hani yang tengah duduk santai menikmati setiap momen acara, terkejut saat di sampingnya sudah duduk seorang laki-laki yang tak lain adalah Ronan.
"Astagfirullah, kenapa harus laki-laki brengsek ini yang berada di sampingku, sial sekali!" Batin Hani berusaha bersikap biasa saja.
"Selamat malam Nona Hani, maaf setiap melihatmu aku penasaran, kenapa aku merasa tidak asing denganmu, apa kita pernah bertemu sebelumnya?"
"Tentu saja, anda pasti ingat kejadian di lif dulu, kecuali anda amnesia" jawab Hani sengit.
"Aku bertanya baik-baik, sepertinya anda kesal sekali denganku, apa aku pernah berbuat salah padamu?" tanya Ronan.
"Bisa anda diam, aku pusing dengan ocehan anda"
"Apa_, Kau_?" Ucap Ronan tak percaya dengan sikap sinis Hani, lalu dirinya memilih diam setelah menatap jengah Hani yang ada di sampingnya. "Aku tidak percaya dengan wanita ini, di luaran sana banyak wanita mengejar ku, bahkan menawarkan tubuhnya dengan gratis padaku, lalu dia..cih..sombong sekali" batin Ronan.
Hingga kemudian sorotan lampu kini tepat mengenai Hani saat sebuah pengumuman pemenang Desainer muda terfavorit di bacakan, Hani sangat terkejut saat ternyata dirinya adalah pemenangnya, sejenak dirinya menoleh ke belakang tersenyum bahagia ke Kirana.
"Selamat sayang, majulah, tunjukkan kualitas dirimu yang sebenarnya pada dunia!" Ucap Kirana memberikan semangat ke Hani.
Hani mengangguk dan segera berdiri bersiap untuk maju ke depan, namun dirinya merasa sedikit kesusahan dengan gaun yang di pakainya, hingga berulang kali dirinya berusaha menarik bagian gaunnya yang menjuntai ke bawah dan kerepotan membawa dengan tangannya.
Ronan yang melihat hal itu merasa tidak tega, hingga kemudian segera membantu Hani membawakan gaun bagian bawah yang menjuntai agar tidak menganggu langkahnya.
"Jalan lah, aku akan membawakan gaunnya, jangan khawatir aku tidak akan mengangkatnya terlalu tinggi" ucap Ronan, dan tentu saja Hani terbengong melihatnya, hingga panggilan namanya lagi mengagetkan dirinya.
"Terimakasih" ucap Hani lalu segera melangkah di bantu oleh Ronan yang berada di belakangnya.
Sebuah pemandangan yang cantik dan tentu saja banyak wanita yang histeris melihat keduanya. Sorotan kamera dengan lampu yang terang semakin menampakkan keindahan interaksi antara Hani dan Ronan, tentu saja media segera mengambil gambar momen langka itu.
Sampai di atas podium, Ronan reflek membantu Hani yang hampir terjatuh saat menaiki tangga, setelah di rasa aman, Ronan kembali lagi ke tempat duduknya, sejenak dirinya merasakan keanehan, ada perasaan yang tidak bisa di gambarkan olehnya saat berada sangat dekat dengan Hani, perasaan bahagia dan nyaman yang bertahun-tahun tidak pernah hinggap di hatinya.
Suara gemuruh menyambut kehadiran Hani yang sudah berada di atas panggung, setelah berbicara dan menerima Tropi pialanya, Hani segera mundur ke belakang di bantu oleh pengawalnya yang di sudah di hubungi oleh Kirana untuk membatu Hani.
Tak lama Hani sudah duduk kembali di samping Ronan.
"Terimakasih bantuannya" ucap Hani tanpa menoleh ke Ronan.
"Hem" hanya itu jawaban Ronan tanpa menyadari ada senyuman tipis yang sudah mengembang dari bibirnya.
Hingga akhirnya pengumuman mengejutkan di dengar oleh semua tamu undangan yang hadir disana, dimana juara Favorit model pendatang baru menyebutkan nama Kirana, sontak sorotan lampu kini beralih ke seorang wanita cantik yang tengah terkejut tak percaya.
Hani ikut bertepuk tangan dengan keras sambil berdiri dan menoleh ke belakang memberikan semangat ke Kirana.
"Ayo beb, saatnya dirimu menunjukkan kehebatan seorang Kirana!!" Ucap Hani dengan keras dengan senyuman lebarnya.
"Siap!" Ucap Kirana yang kini sudah berdiri sambil tersenyum menyambut teriakan para penggemarnya, dan kali ini dirinya di kejutkan dengan datangnya ibu Aisyah yang ikut menggandeng untuk membantunya berjalan menuju ke podium.
"Ibu Aisyah, tidak perlu repot begini padaku" ucap lirih Kirana.
"Aku senang melakukannya Kiran, kau benar-benar wanita hebat, tunjukkan kualitas dirimu sayang, buat dunia tau kebesaran Allah lewat tangan para hambanya yang berjuang di jalan-NYA"
"Siap Bu, insyaallah, Terimakasih" ucap Kirana lalu kemudian naik ke atas podium untuk menerima penghargaan.
Kirana tersenyum dan mengucap salam, beberapa kata terlontar di sana dengan singkat dan penuh makna, sejenak semua terdiam, lalu kemudian suara tepuk tangan bergemuruh mengantarnya kepergian Kirana untuk kembali ke tempatnya.
"Selamat Kirana, sepertinya aku harus bekerja keras lagi agar bisa menyusul kesuksesan mu!" Ucap Christopher Nolan dengan senyuman bahagianya.
Sementara Alfaro masih terdiam berusaha untuk menjaga perasaan Viona yang sudah tidak baik-baik saja sejak tadi.
Bersambung
Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMEN selalu di tunggu, Cerpen kisah Ethan Eagle Nugraha yang berjudul "KISAH PERJALANANKU" sudah Author persembahkan di channel YouTube Sinho Novel
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 189 Episodes
Comments
Wahyu Suroso
pasangan bertahun2 tanpa status kasian sx viona hahaha bagaikan sampah dur ulang saja
2025-01-02
0
suharwati jeni
kisah perjalanannku di NT aja thor
2024-05-25
2
Ita Retno
buang yg jauh tu viona
2022-08-05
1