Episode 3

Mobil dikemudikan semakin cepat oleh Kirana, dengan keheningan yang terjadi, Hani semakin khawatir dengan keadaan Sahabatnya yang sedang menyetir.

"Ehem, kalau kau terus menambah kecepatannya, aku khawatir tidak lama lagi kita masuk Rumah Sakit, atau memang itu yang kamu inginkan kiran?"

Kiran masih terdiam, tak lama kemudian menarik nafas panjang dan terdengar suara istighfar lirih tertangkap telinga Hani, disaat itulah Hani menyadari kalau Kirana benar-benar tidak dalam keadaan baik-baik saja.

"Menepi lah, tenangkan dirimu dulu, atau setidaknya biar aku yang menggantikan menyetir, jangan khawatir, laki-laki itu tidak akan mengejar kita" ucap Hani.

Kirana segera menepi lalu menyandarkan kepalanya di kursi mobil, sejenak mengatur nafasnya kembali, Sedangkan Hani masih terdiam, melirik Kirana beberapa saat untuk memastikan keadaan sahabatnya.

"Apa laki-laki itu benar Alfaro, sepupu tuan Edward?" Ucap Hani memberanikan diri.

Kirana masih terdiam sesaat, dan kemudian menganggukkan kepalanya pelan dan hampir tidak kelihatan, Hani pun ikut menarik nafas panjang karena apa yang di khawatirkan ternyata benar, laki-laki yang sangat di benci sahabatnya tiba-tiba saja muncul di saat yang tidak tepat.

"Kiran, aku tau bagaimana perasaanmu saat ini, tapi aku ingatkan, apapun keadaanmu, besok kau harus berkonsentrasi untuk wawancara awal pekerjaan mu sebagai model di Agensi terbesar Paris"

"Iya, Aku tau, tidak akan aku biarkan laki-laki brengsek itu merusak semua mimpi dan Cita-cita ku, jangan harap itu akan terjadi" ucap Kiran dengan tatapan tajamnya ke arah depan.

"Hem, bagus, aku harap ucapanmu bisa aku pegang, sudah jangan kau pikirkan lagi" sahut Hani.

Kirana tersenyum kecut, lalu dirinya segera turun dari kursinya berjalan memutar dan kemudian membuka pintu di mana Hani sedang duduk disana.

"Loh, kenapa kamu berjalan kesini Beb?" Tanya Hani heran.

"Jangan jadi Asisten durhaka, sana, setir mobilnya, aku pengen istirahat, besok katanya kau suruh konsentrasi wawancara" ucap Kirana sambil berkacak pinggang.

"Dasar kau, menyetir sebentar saja, sudah ngatain aku durhaka, awas nanti malam kalau gak istirahat dengan baik" sahut Rani kesal, sambil turun dan berganti tempat duduk dengan Kirana.

"Nanti malam kalau gak bisa tidur kan tinggal ikut tidur di kamar kamu, kasih cerita yang bagus ke aku, pasti deh, aku langsung terlelap"

"Eh, enak aja, gak mau, emang aku ini baby sister kamu, tidur sendiri saja, gak usah kelayapan ke kamarku" sahut Hani, dan membuat suasana kembali indah saat keduanya kini terkekeh bersama.

**

Tiba saatnya wawancara di lakukan di sebuah Agensi Model besar yang ada di kota Paris yaitu Star Elite Model, yang biasa mereka singkat dengan kata SEM.

Dengan semangat yang tinggi, Kirana kini sudah berjalan di dampingi oleh Hani sang asisten memasuki gedung megah di Agensi SEM, semua mata yang memandang kedatangan Kirana sangat kagum akan kecantikan dan juga keramahannya.

Hingga keduanya kini berlari mengejar liff yang sepertinya akan segera tertutup, namun betapa terkejutnya Kirana saat akan masuk, dilihatnya seorang laki-laki yang dia kenal sedang bermesraan dengan kekasihnya dengan tidak tau malu.

Dengan sorot mata yang tajam dan cuek Kirana segera masuk diikuti dengan Hani di belakangnya, sontak Alfaro sangat terkejut dan langsung melepaskan ciumannya begitu saja.

"Apa yang kau lakukan Beby, aku masih menginginkanmu" ucap wanita itu masih bergelayutan manja di tubuh Alfaro, dengan lembut Alfaro memberikan alasan ke Viona agar bisa mengontrol dirinya jika sedang berada di tempat umum.

Sejenak keadaan di dalam lif menjadi hening, posisi Alfaro yang tepat di belakang Kirana membuat hidungnya di penuhi dengan bau khas parfum yang membuat Alfaro begitu merindukannya, Alfaro tanpa sadar menghirupnya perlahan dan berkali-kali.

Sementara Hani hanya menggenggam tangan sahabatnya untuk memberikan ketenangan, sejenak Kirana tersenyum menoleh ke arah Hani hingga membuatnya tenang kembali.

Akhirnya Kirana bisa bernafas lega saat dirinya dan Hani keluar dahulu sebelum mereka, namun tidak dengan Alfaro yang kini sedang bersitegang dengan kekasihnya.

"Jangan berani membohongiku lagi, jadi kau mengenal wanita yang ada di depanmu tadi?, Katakan siapa wanita itu" Ucap Viona.

"Dia masih saudara dekatku, adik angkat dari Alena, istri dari saudaraku Edward"

Sontak Viona terkejut dan kemudian tertawa, "oh jadi cuma anak angkat keluarga Nugraha, dan tidak jelas asal usulnya, menjijikkan!"

"Jaga ucapan mu Beb, aku tidak suka kau menghinanya, dia juga wanita yang baik, tidak seperti yang kau bayangkan"

Viona tertawa lagi dan kemudian dengan sorot mata yang tajam dia menatap ke dalam netra kekasihnya.

"Kalian saling mengenal, lalu, kenapa kalian hanya terdiam saat bertemu, apa ada sesuatu yang terjadi dengan kalian Baby?"

"Ck, sudah lah Baby, jangan merusak mood ku, sebentar lagi kita akan melakukan tes, sebaiknya bersiap saja akan hal itu" sahut Alfaro dengan muka yang sudah berubah.

Viona membenarkan posisi berdirinya kembali, dia bisa menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang sudah terjadi dengan kekasihnya dan wanita yang baru saja di temui nya.

"Aku sebaiknya lebih waspada, sepertinya wanita tadi seorang model, kalau benar dia salah satu model yang bekerja di Agensi ini, aku tidak akan tinggal diam" batin Viona dalam hatinya.

Seperti yang sudah di duga oleh Viona, beberapa saat kemudian dirinya sudah berhadapan langsung dengan Kirana untuk melakukan tes wawancara, dengan tatapan meremehkan, dia menatap Kirana.

Sementara Kirana sangat terkejut dan jantungnya hampir melompat dari tempatnya saat menyadari bahwa Alfaro dan Kekasihnya yang akan melakukan tes wawancara semua model yang akan bekerja di Agensi SEM.

"Jadi kau berasal dari Indonesia?" Tanya Viona.

"Iya Nona Viona"

"Hem, ada kontrak perjanjian yang kau ajukan dan disini tertulis kau tidak akan menjadi model pakaian dalam dan juga pakaian tidur, kenapa?"

"Maaf nona, saya punya prinsip yang saya pegang, dan dua hal ini melanggar prinsip saya"

"Kau tau, Model dunia seperti kita dengan syarat sepertimu, sangat munafik sekali, kau membuatku ingin tertawa, tapi kita lihat saja nanti, seberapa jauh kau akan melangkah, persaingan disini sangat ketat, siapapun bisa di depak kapan saja kalau Agensi merasa sudah tidak membutuhkan, ingat itu"

Kirana masih tetap tenang dan mengangguk pelan, kemudian wawancara di sudahi, kini bergeser ke tempat Alfaro berada. Kirana hanya tertunduk, menatap meja yang ada di depannya, sementara Alfaro merasakan kebencian yang dalam dari wanita yang membuatnya kini sangat merindukannya.

"Apa kabarmu Kiran?"

"Baik"

"Aku minta maaf atas apa_"

"Maaf tuan Alfaro, silahkan melakukan tugas anda mewawancara saya dengan benar" sahut Kirana, dan membuat Alfaro seketika terdiam dan menghela nafas panjang.

"Baiklah, aku sudah melihat semua profile mu, aku rasa Agensiku sangat membutuhkanmu, selamat bergabung disini, dan hati-hatilah, persaingan dunia Model di sini sangat keras, aku_"

"Terimakasih Tuan, kalau sudah tidak ada lagi pertanyaan, saya permisi" ucap Kirana berdiri untuk segera menghindari kontak apapun dengan Alfaro.

"Kiran tunggu, aku mohon, maafkan aku dan biarkan aku menjelaskan semuanya, aku bersalah padamu sudah mengingkari janjiku, aku akan menjelaskan asal kau_" ucap Alfaro yang kini sudah memaksa memegang tangan Kirana dan hampir saja memeluknya.

"Menjauh dariku tuan Alfaro, minggir!!" Teriak Kirana memberontak dan berusaha mendorong tubuh Alfaro, namun percuma, Alfaro semakin mengeratkan pelukannya, hingga pintu ruangan tiba-tiba saja terbuka.

BRAK

Keduanya tersentak, seorang gadis cantik kekasih Alfaro sangat terkejut dengan apa yang dilakuan keduanya.

"Beb, apa yang kau lakukan ha!" Teriak Viona dengan amarahnya.

"Tenanglah Beb, ini tidak seperti yang kau pikirkan, kami hanya berusaha memperbaiki keadaan saja" ucap Alfaro yang langsung menghempaskan tubuh Kirana begitu saja hingga hampir terjatuh.

Sementara Alfaro mengejar wanitanya, Kirana sangat terluka mendapatkan perlakukan dari Laki-laki yang dulu pernah memberikan harapan padanya.

"Dasar breng*sek kau Alfaro, laki-laki sialan!!" Teriak Kirana dalam hatinya yang kini semakin tercabik dan menambah lukanya.

**

Sejak saat itu pekerjaan Kirana sebagai Model di Agensi itu semakin penuh dengan tantangan, berkali-kali Viona berusaha untuk membuatnya jatuh dan di permalukan, dan berkali-kali pula Kirana bangkit sendiri dengan support dari Hani sang Asisten.

Jangan tanya kemana Alfaro atau apa yang di lakukan olehnya untuk Kirana, bahkan dia tidak pernah ada saat Kirana jatuh bangun melawan semua kecurangan yang di lakukan oleh beberapa model yang bersaing kotor dengannya, tentu saja Viona selalu tertawa saat melihat semua penderitaan yang dialami oleh Kirana.

Seperti yang dialami oleh Kirana saat ini yang sudah terbaring di sebuah Rumah Sakit karena luka di kakinya, hingga dia berakhir harus istirahat selama satu Minggu dari kegiatan modelnya.

Hani tersenyum sambil membelai rambut sahabatnya yang sedang terbaring di atas tempat tidur Rumah Sakit.

"Jangan khawatir, kita pasti bisa melalui hal ini" ucap Hani dengan lembut dan menggenggam tangan Kirana.

"Sudah banyak poin yang aku lewatkan Han, kalau seperti ini terus, aku yakin Agensi ini akan merasa di rugikan dan akan mengeluarkan ku" sahut Kirana.

"Aku berusaha untuk memberikan alasan yang tepat Beb, aku yakin pasti mereka mengerti, dari semua model, semua tau, kamu yang paling bekerja keras di sana"

"Hem, percuma saja kalau aku selalu di sabotase seperti ini, aku yakin ini perbuatan Viona, karena aku sempat melihat sepatuku berpindah posisi saat aku masuk dan melihat wanita itu baru saja keluar dari ruangan ganti" ucap Kirana

"Keterlaluan, sayang kita tidak punya bukti, masalahnya lagi, dia adalah salah satu pengurus kuat di Agensi kita, dan sayangnya tuan Alfaro sepertinya_"

"Sudahlah Han, jangan menyebut nama laki-laki itu lagi, aku tidak ingin mendengarnya" sahut Kirana.

**

Sementara di sebuah perusahaan besar Eagle Rich Company, nampak seorang CEO Yang tak lain Adalah Alfaro terlihat begitu cemas dengan pemberitaan salah satu model Agensinya mengalami sebuah kecelakaan yang cukup memalukan.

"Bagaiman bisa ini terjadi dengan Kirana, aku akan segera melihatnya" batin Alfaro yang sudah bersiap melangkahkan kaki keluar dari ruang kerjanya, namun seorang wanita cantik membuatnya menghentikan langkahnya.

"Apa aku melewatkan sesuatu Beb?" Ucap Viona.

"Aku melihat ada masalah dengan salah satu model di Agensi kita" sahut Alfaro.

"Maksudmu Kirana, lalu?"

"Aku hanya ingin melihat keadaanya"

"Kenapa, dia sudah mendapatkan penanganan yang semestinya, dan terlalu istimewa kah dia, hingga harus kau sendiri yang menjenguknya?"

"Beb, ayolah, dia masih saudara istri sepupuku, setidaknya aku melihatnya karena menghargai mereka sebagai saudaraku"

"Okey Beby, santai lah, dan aku sangat menginginkanmu, setelah itu kau bisa pergi ke sana" ucap Viona yang kini sudah mendorong Alfaro diatas sofa lalu menaiki tubuhnya, dengan lihai Viona menyingsingkan baju bawahnya dan sedikit gerakan kain penutup bagian pentingnya sudah terlempar.

Alfaro tidak pernah bisa menolak permainan panas kekasihnya, dirinya pasrah saat sang pusaka sudah tenggelam ke dalam mulut Viona, lalu berganti tempat yang kini sudah masuk dan melesak nikmat ke dalam in*tim kekasihnya, penyatuan terjadi, hingga keduanya berteriak dalam kenikmatan bersama.

Tenaga Alfaro terkuras dengan permainan gila dari wanitanya, hingga merasa cukup kelelahan, dan seperti inilah cara Viona menggagalkan rencana Alfaro saat akan berada di dekat Kirana.

Bersambung

Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, KOMEN..

Terpopuler

Comments

nobita

nobita

dasar Kirana wanita gila

2025-02-16

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

KNP SI KIRANA HRS BRJODOH DGN LAKI2 PEZINAH SPRTI ALFARO.. KYK TK ADA TOKOH LAKI2 LAIN SAJA.. AUTHORNYA DOYAN DGN CRITA BRGENRE ZINAH, PELECEHAN, PENCULIKAN, PELAKOR & PEBINOR.. DARI AWAL AKU IKUTI NOVELNYA SLLU SPRTI ITU..JLN CRITANYA..

2024-07-12

4

kalea rizuky

kalea rizuky

menjijikan jangan ampe balik ma alfaro

2024-01-29

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61: PENGUMUMAN
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 166
167 Episode 167
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 179
180 Episode 180
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184.
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
Episodes

Updated 189 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61: PENGUMUMAN
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 166
167
Episode 167
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 179
180
Episode 180
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184.
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!