Episode 2

Setelah mengantar kepulangan Arumi di bandara, Kirana duduk kembali di sebuah kursi tunggu untuk merapikan dirinya setelah meneteskan air mata saat perpisahan dengan Arumi, Hani memeluknya untuk menguatkan hatinya.

"Sudah Beb, semuanya akan baik-baik saja, ada aku disini" ucap Hani.

"Iya Han, makasih ya, aku hanya merasa sedih saja saat bekerja jauh dari ibu Arumi, terasa seperti kehilangan sosok ibu"

"Iya sudah, anggap saja aku seperti ibu_, eh gak jadi, enak saja, tua banget aku kalau kamu anggap ibumu" ucap Hani konyol dan membuat Kirana tertawa seketika, begitulah kedua wanita ini, selalu bisa saling menghibur dengan bercandaan yang tidak di sengaja.

"Sudah ketawanya, puaskan sekarang kiran, dasar kamu, aku lapar ni, cari makan yok, dimana gitu"

"Iya ibu, anakmu akan mencarikan makanan lezat malam ini, hahaha" sahut Kirana sambil beranjak dari duduknya dan tertawa melihat ekspresi aneh dari sahabatnya.

"Kiran tunggu, dasar anak durhaka kau!!" Teriak Hana segera berlari mengikuti langkah cepat Kirana tanpa perduli dengan banyaknya orang yang melihat kelakuannya.

Kirana sudah duduk di dalam mobil dengan santai, sementara Hani masih terengah-engah menata nafasnya kembali.

"Dasar kau ini Kiran, sudah tau kaki kamu itu panjang banget, jalannya pelan dikit kenapa sih, aku jadi engap ini nyusul kamu" omel Hani kesal karena sudah maraton di malam hari.

"Masuk, atur nafasnya di dalam saja, biar aku yang nyetir kali ini, bonus buat ibu Hani dari Kiran Anaknya" ucap Kirana lalu terkekeh saat tatapan tajam dari Hani dilempar padanya.

"Sekali lagi Panggil aku ibu, aku bakalan pergi nyusul Bu Arumi, biar kamu sendirian di negeri orang" ancam Hani dengan muka jengkelnya.

"Ih, ngancem, dasar, mau makan dimana nih kita, cepet cari info Restoran yang halal, aku juga sudah lapar banget ini Ib_" suara Kirana tertahan saat Hani sudah melototkan matanya,

"Berani panggil ibu lagi, Hem?"

sontak Kirana terkekeh mendengar ancaman Hani, setelah itu Hani berhasil menghajar Kirana hingga akhirnya terdiam.

Di tengah perbincangan keduanya di dalam mobil menuju Restoran yang di maksut, tiba-tiba saja

Ciit

Dug

"Adoh, Kirana!"

Teriak Hani saat kepalanya sudah menyapa dasboard mobil karena Rem mendadak yang dilakukan oleh sahabatnya.

"Hehe, sorry Han, kamu gak apa-apa kan?" Tanya Kirana sambil hati-hati memeriksa kepala Hani yang sudah benjol karena kelakuannya.

"Dasar kamu Kiran, keluar!, Biar aku yang nyetir, bisa-bisa aku bonyok duluan sebelum sampai Restoran" teriak Hani yang seketika langsung emosi dan berjalan keluar untuk menggantikan posisi Kirana.

"Kita mau kemana ini?, Kamu yang baca petunjuknya" ucap Hani dengan serius, sementara Kirana menahan tawanya.

"Ke Restoran yang kita tuju Han"

"Tau, terus kita mau kemana, maju apa belok Kiran, jangan buat emosi lagi ni, perutku makin lapar" ucap Hani.

"Tinggal mundur aja dikit, lalu belok kiri, sampai deh"

"What!, Jadi kita dah sampai dan kebablasan?" Jawab Hani terkejut.

"Iya, memangnya ngapain tadi aku nginjak rem mendadak gitu" ucap Kirana yang sudah tidak kuat menahan tawanya.

"Ish, kau ini, kenapa gak bilang dari tadi, tau gitu ngapain aku gantiin nyetir gini, dasar!"

"Mangkanya jangan emosi sayang, jadinya gak konek kan?"

"Ih, ngapain sih manggil sayang, geli kuping ku dengernya Kiran"

"Hadeh bawel, kamu juga kadang panggil aku Beby, ih lebih bikin geli itu, aku panggil ibu lagi lo, mau?"

"Hani Beb, namaku Hani, susah ya manggil Hani, ribet banget kamu itu, niat sekali kamu ngerjain aku malam ini, aku sumpahin ketemu orang yang paling menyebalkan, tau rasa ya"

Kirana tertawa sambil berjalan masuk ke Restoran yang berlogo Halal untuk menikmati makan malamnya, gestur seorang model memang tidak bisa di sembunyikan, sesederhana apapun penampilan Kirana akan selalu mengundang perhatian.

Begitu juga dengan Hani yang tubuhnya lebih mungil dari Kirana, terlihat energik dengan senyuman manisnya ke semua orang, merupakan nilai lebih yang membuat daya tariknya sama kuatnya dengan sang model di sampingnya.

Sejenak setelah mereka duduk dan memilih menu yang ada, datang pelayan wanita dan menanyakan menu yang mereka pilih, saat sang pelayan bertanya dengan bahasa Indonesia, keduanya langsung terkejut dan tersenyum.

"Wow, jadi anda juga bisa berbahasa Indonesia?" Tanya Kirana senang.

"Iya nona, tapi masih agak kaku, pelayan disini banyak yang menguasai bahasa Indonesia, bahkan ada beberapa yang lahir disana"

"What!, Luar biasa, aku akan Favoritkan tempat ini Kirana, bagaimana pendapatmu?" Ucap Hani

"Tentu saja, aku sangat menyukai tempat ini dan menu-menu makanan yang ada" jawab Kirana.

"Terimakasih Nona-nona Cantik, saya akan segera menyiapkan pesanan anda, hati-hati disini banyak yang terpesona dengan kecantikan kalian" ucap sang pelayan wanita dengan senyuman mengembang pergi meninggalkan mereka berdua.

"Benarkah?" Tanya Kirana yang kemudian menatap sekitar dan mendapat beberapa kedipan mata dan lambaian tangan dari beberapa pria yang sedang menikmati pesona kecantikan Kirana.

"Sudah biasa Beb, gak usah bingung gitu, kau itu selalu tidak sadar dengan Semua kelebihan mu" ucap Hani yang juga tersenyum saat beberapa laki-laki menyapanya.

"Kadang aku bingung Han, ini kelebihan apa cobaan ya, susah membedakannya, takut sendiri kalau aku ini jadi bahan khayalan nafsu mereka, menji*jikkan!"

"Itu urusan merekalah, yang penting niat kita baik, mana ada kamu pakek pakaian seksi, sejauh mataku memandang, kamu itu lebih suka pakai pakaian kedodoran gitu, tapi anehnya makin kelihatan modis ya saat kamu pakek, coba aku yang pakek, ilang deh aku, tenggelam masuk ke bajunya"

Keduanya langsung tertawa bareng saat membayangkan Hani dengan Tubuh mungilnya memakai pakaian Kirana yang longgarnya minta ampun.

Saatnya menikmati makanan yang dipesan, dengan berdoa sejenak keduanya segera meng eksekusi semua makanan yang ada di atas meja, banyak mata yang memandang heran namun juga takjub saat keduanya beralih menggunakan jari jemarinya yang lentik untuk memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

"Makan dengan tangan memang selalu nikmat ya Beb?"

"Tentu saja, kan memang dianjurkan banget, banyak nikmat dan manfaat luar biasa disana" sahut Kirana.

"Apalagi ditambah suapan tangan dari sang kekasih, pasti nyes"

"Mau kamu disuapin es balok?"

"Ih, kok es balok?

"Itu tadi nyes, apaan coba?"

"Ih, dasar, kamu itu model papan atas tapi ilmu soal percintaan Nol" ucap Hani

"Kayak kamu sendiri nggak"

"Eh enak aja, biar jomblo gini aku masih mengikuti trend percintaan abad ini ya"

"Buktinya mana, tetep aku saja kan yang kamu peluk tiap malam, apalagi kalau ada masalah, bawaannya nggelendot di bahu aku terus kayak ibu hamil ngidam gak keturutan"

"Kiran!!, Apaan sih, helo.. apa kabar kamu yang lebih ekstrim dari aku, makan masih sering minta aku suapin, mandi kadang minta aku temenin, pikiran kalut minta di manja menggosok punggung dan kepala segala, untung aku bisa ngejelasin itu semua ke para wartawan, kalau enggak kita sudah dikira pasangan gila, tau nggak?!"

Seketika Kirana tertawa kembali dan iseng menoel pipi sahabatnya. Sontak Hani langsung menampel dengan sengit sebelum banyak pikiran orang yang melihatnya traveling kemana-mana.

Kirana tertawa melihat ekspresi Hani yang sudah memanyunkan mulutnya dan keduanya segera makan dengan tenang tanpa bersuara mengisi perutnya yang sudah kelaparan dari tadi.

Keduanya segera membersihkan tangan dan bersiap untuk kembali pulang setelah makan malam sukses dihabiskan, setelah membayar semua makannya, para pelayan memberikan senyuman melepaskan kepergian keduanya

"Datang lagi ya nona, kami sangat suka dengan kedatangan anda, kalian pasangan yang sangat lucu dan keren"

"Ha!, Apa?, Maksudnya?!" Ucap Hani yang langsung membelalakkan matanya terkejut.

"Maksud saya pasangan sahabat nona, maaf"

"Oh, syukurlah" ucap Hani menormalkan wajahnya lega, sambil mengelus dadanya, Kirana tertawa melihat apa yang dilakukan sahabatnya.

"Okey, kita pergi dulu, makasih semuanya" ucap Kirana sambil tersenyum dan melambaikan tangan ke beberapa pelayan yang ada di sana.

Kirana berjalan Sambil menggoda Hani dengan berusaha menggenggam jari jemarinya, dengan sengit Hani melemparkan tangan Kirana yang gerayangan menyentuh tangannya, hingga keduanya saling dorong di tengah suara tawa Kirana, lalu kemudian..

BRUG

Kirana menabrak seseorang dan seketika meminta maaf sambil menundukkan wajahnya tanpa melihat siapa orang yang sudah di tabrak nya, sementara Hani membelalakkan matanya terkejut melihat sosok laki-laki yang ada di depannya, tangannya segera menarik-narik tangan Kirana.

"Kirana?"

Kirana terkejut ketika namanya di sebut oleh seseorang yang suaranya seperti dia kenal, perlahan dirinya mengangkat kepalanya dan kini menatap seorang laki-laki tepat di depannya.

DEG

Dunia terasa berhenti berputar, kisah masa lalu seakan hadir kembali, sebuah janji yang pernah dia dengar seakan merobek hatinya, entah apa yang kini bisa dirasakan oleh Kirana, yang dia tau dirinya semakin terluka melihat sosok laki-laki yang pernah berjanji akan kembali padanya, hingga kemudian hampir tiga tahun menghilang tanpa kabar.

"Maaf, saya tidak sengaja menabrak anda, permisi" ucap Kirana yang segera mengalihkan pandangannya dan berlalu begitu saja seolah tidak pernah mengenal laki-laki yang masih shock menatap dirinya.

Sampai jarak keduanya sudah lumayan jauh, laki-laki itu disadarkan oleh sahabatnya.

"Ada apa Faro, kau mengenalnya?"

Alfaro segera tersadar dari kebingungannya dan berlari berusaha mengejar Kirana yang sudah berada di dalam mobilnya.

"Kirana, tunggu, Kiran!!" Teriak Alfaro sambil berlari mengetuk pintu mobil Kirana yang tetap berjalan dan tidak memperdulikan dirinya.

**

Penasaran..sabar..tunggu di episode selanjutnya gaes..

Jangan lupa menangkan hadiah menarik dari Author dengan memberikan

VOTE, HADIAH, KOMEN dan LIKE sebanyak-banyaknya, dan pemenang akan di umumkan di episode 60.

Terpopuler

Comments

Wahyu Suroso

Wahyu Suroso

dasar laki2 gak tau diri suka coblos sana sini .gak rela kalau kiran dapat bekas kayak faro

2025-01-02

0

nobita

nobita

tuh kan Faro kamu sih meninggalkan Kirana demi wanita lain....

2025-02-16

0

Runik Runma

Runik Runma

dasar laki egois

2024-08-24

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61: PENGUMUMAN
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 166
167 Episode 167
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 179
180 Episode 180
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184.
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
Episodes

Updated 189 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61: PENGUMUMAN
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 166
167
Episode 167
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 179
180
Episode 180
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184.
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!