Bai Ching Ching menyeringai sinis begitu Li Xiao Feng telah melewatinya.Pemuda tampan ini diam -diam menyimpan suatu rencana di benaknya saat merasakan hawa sejuk yang sangat membekukan ketika ia berada di dekat Li Xiao Feng yang sangat mencurigakan namun juga memikat hati siapapun yang mengenal Sang Pendekar Besar Dewa Api.
"Aku ingin mengenal lebih baik dan dekat dengan Li Xiao Feng yang nama nya sudah merajai dunia persilatan Tionggoan sebagai sosok yang sangat misterius sekali," Kata Bai Ching Ching di dalam hati seraya melirik ke lantai bawah melihat Li Xiao Feng berbicara dengan pemilik rumah penginapan di pintu masuk.
Semakin pemuda ini melangkah ke lantai atas.Ia mengendus sesuatu yang tajam di hidungnya dan ia menoleh sedikit ke arah kamar yang berada di bagian selatan lantai atas penginapan Tuan Ti.
"Aroma yang menyegarkan dari sumsum tulang di dalam darah dan tubuh tiga orang anak kecil di dalam kamar nomor sembilan belas yang berada di selatan penginapan ini."Pikirnya.
"Nona Muda Bai ,salah satu dari tiga orang anak kecil di dalam kamar nomor sembilan belas ada yang memiliki kekuatan yang berasal dari alam yang berbeda dengan kita semua."Kata seseorang yang bertemu dengan Bai Ching Ching di lorong lantai atas penginapan Tuan Ti.
"Apakah yang kamu maksud adalah Anak ajaib yang sedang di cari oleh seluruh dunia persilatan Tionggoan untuk di ambil otak,sumsum tulang dan darah nya yang di isukan memiliki kekuatan sejati seorang calon penguasa negeri Ming dan dunia?"Tanya Bai Ching Ching dengan nada serius kepada pria tua yang berpakaian warna abu -abu di depannya.
"Ya,Nona Muda Bai anda benar sekali ,dan kita harus memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan anak ajaib itu untuk meningkatkan kualitas kepandaian kita di masa depan."Jawab pria tua itu yang memiliki sorotan mata yang amat mengerikan kepada Bai Ching Ching.
"Paman Lauw Khi yang cerdas ,kenapa kau masih berdiam diri saja di lorong ini ?"Bai Ching Ching tersenyum yang menyiratkan perintah kepada pria tua itu melakukan rencana yang tertulis dan juga terlihat amat jelas di dahi pria tua itu oleh gadis yang menyamar sebagai pemuda tampan dan arogan itu.
Lauw Khi menjura hormat kepada Bai Ching Ching sebelum pria ini melesat bagaikan sinar debu ke arah pintu kamar yang menjadi kamar menginap Wu Ji.
Wushh..!!
Bruk!!
"Aughh...!!" Pekik Lauw Khi kaget sekali karena ia terbentur batu karang yang sangat dingin dan ia terpelanting dengan tubuh menghantam lantai batu.
"Li Xiao Feng..!!" Bai Ching Ching yang melihat Li Xiao Feng telah berada di depan pintu kamar yang ingin di terobos masuk Lauw Khi.
"Pendekar Li ,hamba sungguh minta maaf sekali kepada Anda karena hamba tidak tahu kalau Anda yang menginap di kamar itu."Kata Lauw Khi cepat sambil mengurut pinggangnya yang terasa retak beberapa ruas tulangnya akibat terpelanting oleh terjangan Li Xiao Feng yang sangat mengejutkan sekali karena muncul begitu saja di depannya dan menyeringai menyeramkan sekali bagaikan Raja Neraka sendiri.
"Hmm tak ada maaf bagi orang berhati busuk dan hina seperti mu dan Nona mu..!"Dengus Li Xiao Feng bengis meluncur bak kilat saja ke arah Lauw Ki dan Bai Ching Ching yang segera menangkis serangan Li Xiao Feng dengan pedang pusaka di tangan mereka masing -masing.
Wushh..!!
Crang..!!
"Aughh..!!"Pekik kematian keduanya yang tak bisa di elakkan oleh kedua orang itu yang di sebabkan oleh gerakan meluncur Li Xiao Feng yang sangat ganas telah menghantam hancur pedang mereka sekaligus tubuh mereka hingga lantai batu yang berada di lantai atas penginapan Tuan Ti ambruk dan mengagetkan pemilik serta pengunjung lain dari penginapan itu.
"Ada apa ini ?!"
"Astaga ada dua orang terjatuh dari lantai atas yang ambruk itu..!!"
Teriak kaget pemilik serta pengunjung lain dari penginapan Tuan Ti.
"Kakak Feng ,ada apakah ini ?Siapakah mereka itu dan Kenapa kamu membunuh mereka?"Tanya Wu Ji yang juga terkejut mendengar lantai batu telah ambruk di depan pintu kamar menginapnya.Wu Ji segera mengamakan tiga orang anak kecil di sisi nya seraya keluar dari dalam kamar dan melihat Li Xiao Feng menyambar dirinya dan ketiga anak itu dengan luar biasa cepat.
Brrrr..!!
"Kak Feng ,apa yang telah terjadi di luar kamar penginapan kita?"Tanya Wu Ji yang di turunkan di lantai batu di sebuah losmen terbengkalai oleh Li Xiao Feng yang juga menurunkan ketiga orang anak kecil yang untungnya bersikap tenang sekali dan tidak rewel di atas jubah luar yang di gelar di lantai batu losmen kosong pinggir Kota Man An Timur.
"Ada dua orang dungu yang ingin bermain -main dengan amarah ku bila ada orang -orang yang ku sayangi di dunia ini akan di celakakan oleh orang -orang dungu itu."Jawab Li Xiao Feng halus dan lembut kepada Wu Ji seraya membelai lembut rambut lebat di atas kepala ketiga orang anak di dekat Wu Ji termasuk roh Ashi yang menatap pilu dan kosong segala hal yang di lakukan Li Xiao Feng terhadap dirinya tanpa di ketahui oleh Wu Ji dan kedua orang anak kecil lainnya.
"Aku tak tahu kau ini siapa ?Aku hanya tahu kamu harus mengembalikan roh ku kepada raga ku atau aku akan memberitahukan semua hal yang telah terjadi kepada diriku ke orang -orang lain tentang rahasia mu dan murid kecil mu itu,"Kata Roh Ashi yang mengancam Li Xiao Feng karena kerugian yang di lakukan Tian Xin terhadap Roh Ashi yang di diamkan saja oleh Li Xiao Feng sebagai Guru Li Bing Han.
"Kau tak kan pernah bisa melakukan ancaman mu kepada ku atau muridku tentang rahasia kami kepada semua orang ,karena aku bisa roh mu ini musnah ,"Ancam balik Li Xiao Feng dalam bahasa Roh kepada Roh Ashi yang meringkuk ketakutan di sudut ruangan losmen kosong karena ancaman Li Xiao Feng sungguh mengerikan sekali baginya.
Li Xiao Feng menggerakan satu jari manisnya ke Roh Ashi yang memekik kaget terkurung di dalam botol warna kuning dan di segel rapat dengan kertas Hu atau mantra mengurung roh halus oleh Li Xiao Feng.
"Diamlah dengan tenang di dalam botol mu dan di dalam saku bajuku ,anak manis."Kata Li Xiao Feng begitu ramah yang menakutkan bagi Roh Ashi.
Wu Ji tersenyum manis kepada Li Xiao Feng yang duduk di depan sambil memangku bayi Wen Chao dan mengajak bermain bola jerami balita Wen Qing serta menepuk -nepuk lembut pinggul Li Bing Han yang tertidur pulas dan nyenyak di jerami.
"Sungguh sosok seorang pria yang sangat hebat sekali yang memiliki bakat menjadi seorang ayah yang sangat bertanggung jawab terhadap anak -anaknya dan sosok seorang suami yang sangat memerhatikan isterinya ,dirimu Kak Feng,"Ucap Wu Ji menaruh telapak tangan kanannya di atas telapak tangan Li Xiao Feng dengan bermaksud ingin merasakan kehangatan tangan Li Xiao Feng tetapi pemuda ini begitu peka sekali dan menolak halus sentuhan tangan Wu Ji.
"Aih ,kenapa kau cepat sekali berubah sikapmu kepada ku,Kak Feng? Kau kadang baik dan hangat tetapi juga kadang dingin dan menyakitkan hati ku yang selalu mengharapkan kamu bisa mengerti keinginan terbesar ku terhadap dirimu."Batin Wu Ji sedih sekali dan menangis tanpa mengeluarkan air mata di kedua matanya karena gadis keras hati dan keras segala -nya sangat menolak menangis lemah di hadapan siapa pun jua.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
Akira
ini Bai Ching Ching, laki2 atau perempuan sih, sebelum nya disebut pemuda, skrg nona bai, spt berubah2
2024-05-28
0
Ibad Moulay
Anak ajaib
2022-09-23
1
lina
eet y, pngn d depak ini org, ma roh j jahat aoa lai ama manusia
2022-09-15
0