Wu Ji menunggangi keledai menuju ke pedesaan yang berada di bagian utara lembah gunung Hua San,gadis remaja tanggung ini mengamati setiap orang di desa tersebut.
"Sungguh sebuah pedesaan yang sangat kontras sekali dengan struktur dan karakter orang -orang yang menetap di dalam pedesaan ini."Batin Wu Ji.
Kresekk!!
Suara dedaunan saling bertabrakan akibat angin yang sangat kencang menerpa pepohonan yang sangat rindang dan melengkung sehingga cuaca yang sangat panas sekalipun dapat sejuk luar biasa dan di tambah suasana alam pedesaan itu sendiri.
"Heii..Berhenti kauu...!"Terdengar seruan yang di sebabkan oleh seorang kakek tua renta yang di kejar oleh sejumlah orang berpakaian pesilat yang sangat lihai.
Wu Ji mengangkat serulingnya dan meniupkannya dengan alunan musik yang merdu bukan main tapi sejumlah orang yang berpakaian pesilat itu roboh dan menghembuskan napasnya dengan keluarlah isi perut mereka karena serangan ilmu musik yang di sebut melody hantu.
"Wu Ji ,rupanya dirimu yang sudah menolong aku tepat waktu."Kata kakek tua renta itu kepada Wu Ji.
"Liu Chi San janganlah kau berpura-pura sebagai kakek tua renta yang ringkih di hadapanku..!"Kata Wu Ji dengan nada tajam sekali kepada kakek tua renta yang kini merobek wajahnya dan terlihatlah wajah tampan dan muda sekali dari orang yang di tegur tajam oleh Wu Ji.
"Wu Ji ,Kau juga tolong jangan mengejarku terus -menerus."Kata Liu Chi San dengan nada gentar.
"Aku akan berhenti mengejar mu jika kau dapat memberikan ginseng 7 warna yang telah kamu petik dari lembah gunung Hua San sebelum aku."
Kata Wu Ji menodongkan seruling nya ke leher Liu Chi San.
Liu Chi San menghela napas karena ia tahu bahwa ia takkan pernah menang melawan Wu Ji si gadis sakti dari Kekaisaran Utara yang sangat terkenal di seluruh daratan tengah sebagai seorang ahli ilmu silat nomor satu kaum wanita.
"Ini."
Liu Chi San mengulurkan ginseng 7 warna kepada Wu Ji yang langsung mengambilnya dengan amat kasar dan judes bukan main lalu meninggalkan Liu Chi San di tepi sungai desa kecil itu.
"Gadis sombong."Maki Liu Chi San menendang -nendang batu kerikil dengan kesal ke sungai.
Plung..!!
"Aduhh..!Siapakah yang sudah seenaknya lempar batu kepada ku?!"Terdengar suara galak dari air sungai sampai Liu Chi San merinding seketika itu juga karena suara galak itu.
"Nona ,aku minta maaf karena aku tak sengaja telah menendang batu kerikil dan mengenai dahi mu."Kata Liu Chi San merangkapkan kedua tangan dengan wajah memelas sekali kepada gadis yang muncul dari air sungai dengan tatapan mata yang luar biasa galak.
"Liu Chi San ,rupanya dirimu yang sudah berani sekali mengganggu pertapaan ku di dalam sungai kecil gunung Hua San."Kata Nona galak itu yang menjewer telinga Liu Chi San dan menggantung pemuda itu di atas pohon yang paling tinggi.
"Nona Gu Miao Li tolong ampunilah aku yang tak sengaja telah mengganggu pertapaan mu di air sungai itu karena semua itu di sebabkan bocah liar dan sombong Wu Ji yang sudah lebih dahulu mengganggu ku di tepi sungai ini."Tutur Liu Chi San begitu memelas kepada Gu Miao Li.
"Oh ,di sini tadi ada Wu Ji ?"Tanya Gu Miao Li nada tercengang.
"Ya,Nona Gu.Tadi di tempat ini ada Wu Ji si bocah liar dan sombong sejagat raya."Jawab Liu Chi San yang menduga bahwa dirinya akan di bela dan di maafkan oleh Gu Miao Li.
Tetapi ,pemuda ini terpekik kaget karena Gu Miao Li mencambukinya dengan pecut yang sangat pedih sekali saat mengenai kulitnya di cambuki gadis bengis itu.
"Aduduhh..!Aduh..!"Jerit Liu Chi San.
"Kau layak di cambuk hingga mati oleh ku karena kau sudah lancang mulut memaki saudari angkat ku terkasih di hadapanku..!Rasakanlah pecut ular cobra ku ini..!"Hardik Gu Miao Li dengan sangat bengis luar biasa sungguh -sungguh mencambuk Liu Chi San hingga pemuda itu tewas dalam wajah dan tubuh tercabik -cabik pecutnya.
Gu Miao Li tak mempedulikan jasad Liu Chi San di atas pohon itu,ia segera menyusul Wu Ji dengan berlari begitu cepat sekali menuju ke hutan yang berada di dalam pedesaan tersebut.
Gu Miao Li berhasil menemukan Wu Ji di hutan itu dan ia segera menghampiri adiknya yang sedang beristirahat dengan bersandar pada dahan pohon terdekat dengan gubuk kecil di samping keledai adiknya terikat pada tiang gubuk itu.
"Ji Ji.."
Wu Ji melalui bulu mata yang lentik memandangi Gu Miao Li yang duduk di depannya.
"Li Li ,ada apa kau menyusulku hingga kemari di hutan bunga Li di pedesaan lembah gunung Hua San?"Tanya Wu Ji dengan suara rendahnya karena mengantuk sekali
"Membantu kamu."Jawab Gu Miao Li riang.
"Membantuku?Untuk apa?"Tanya Wu Ji tak habis pikir.
"Untuk menemukan pedang lipat yang menjadi legenda di seluruh dunia persilatan."Jawab Gu Miao Li bersemangat.
"Ala sebenarnya tujuan mu menyusul ku hingga ke sini adalah untuk kamu bisa bertemu dengan Li Xiao Feng pujaan hatimu itu."Kata Wu Ji dengan nada sarkatis kepada saudari angkatnya.
"Umm..Ji Ji,tolong kau jangan salah paham pada ku,Karena aku sungguh ingin membantu mu untuk Ibu Ratu di Kekaisaran Utara dapat mencegahmu untuk menikahi Kaisar Yu si tua bangka genit dan tak tahu malu itu."Kata Gu Miao Li dengan alasan yang sangat tepat sekali.
Wu Ji terdiam tanpa dapat menentang keinginan kakak angkatnya yang ingin ikut dirinya pergi ke daerah yang sampai saat ini menjadi misteri bagi dirinya untuk misi dirinya terbebaskan dari sihir hitam Kaisar Yu.
"Pedang lipat itu sendiri aku tidak tahu berada di mana,Li Li.Ah,aku sungguh mencemaskan Ibunda Ratu kita bila aku tidak bisa mendapatkan pedang lipat untuk membebaskan ku dari sihir hitam yang di miliki Kaisar Yu yang terkenal sangat menjerat gadis pilihannya untuk persembahan ritual yang di lakukannya kepada Dewa yang sampai saat ini di anggap sesat bagi seluruh negeri Ming."Kata Wu Ji membuka kedua matanya yang sangat indah.
"Andai kita bisa meminta bantuan kepada Tuan Li Xiao Feng dari Pulau Cincin Api untuk menolong kamu dan Kekaisaran Utara dari Kekaisaran Yu di Selatan."Kata Gu Miao Li memainkan anak rambut di kedua sisi telinganya dengan penuh harap.
"Umm..Aku tak bisa merepotkan orang lain yang tak akrab denganku."Kata Wu Ji yang menunduk menatap cincin giok bulan sabit di jemari manis di tangan kanannya dengan perasaan yang tak bisa di ungkapkannya.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞꙳❂͜͡✯Nuah-௸
thes time for readday...
2022-12-10
0
K4k3k 8¤d¤
lanjut
2022-11-06
0
herry bjb
lliu ci san sebenarnya perannya sebagai apa..kok di bunuh..
2022-11-01
0