Perjalanan menuju Kekaisaran Utara yang sedang di lakukan oleh Li Xiao Feng bersama muridnya Li Bing Han dan gadis cantik jelita Wu Ji mendapat banyak sekali rintangan dan hambatan yang harus di laluinya bersama -sama.
Apalagi mereka kini harus melindungi seorang bayi perempuan dan balita perempuan yang telah mereka selamatkan dari perjalananan mereka di desa bunga Tu sekitar beberapa hari yang lalu.
"Cuaca terik matahari musim panas akan segera datang sesuai dengan waktunya untuk pergantian musim dari musim semi ke musim panas telah ku rasakan begitu menyiksaku,"Kata Li Xiao Feng kini berpakaian tertutup dengan topi caping menutupi wajahnya dari sinar matahari yang membara diri Li Xiao Feng.
"Bukan hanya dirimu yang merasa panas dan lelah serta gerah tapi juga aku dan anak -anak juga bisa merasakan panas matahari awal musim panas di tahun ini,"Kata Wu Ji mengipasi anak -anak yang sedang berbaring di dalam kereta kuda yang telah di beli Li Xiao Feng di Kota Kecil Tu Selatan pada tiga hari yang lalu agar perjalanan mereka berdua menjadi lebih mudah dan nyaman.
"Ya,aku tahu,ohya apakah kamu tidak merasa haus seharian ini ku lihat kamu tidak minum air putih setetes pun dari kantong air perjalananmu?"
Li Xiao Feng menggunakan dagunya menunjuk ke kantong air perjalanan milik Wu Ji yang tergeletak di atas meja kecil dalam kereta kuda mereka agar Wu Ji bisa melihat dan minum air putih.
"Ya,aku nyaris lupa untuk menjaga kesehatan aku sendiri karena aku terlalu sibuk mengurus anak -anak ini,"Jawab Wu Ji yang menerima kantong air perjalanan miliknya yang di sodorkan Li Xiao Feng kepadanya.
"Sini kamu berikan Wen Chao kepadaku agar kau bisa istirahat sejenak untuk diri mu sendiri,"Kata Li Xiao Feng meminta bayi Wen Chao di gendongan Wu Ji untuk dia jaga.
"Mmm,terimakasih Kak Feng,"Kata Wu Ji merasa senang sekali di perhatikan oleh Li Xiao Feng usai beberapa hari lalu di abaikan oleh Sang Dewa Api pujaan hatinya itu.
Li Xiao Feng menggantikan Wu Ji untuk gendong bayi Wen Chao yang tertidur pulas usai di berikan susu kacang kedelai dari kantong air khusus untuk bayi itu dari Wu Ji buatkan agar bayi Wen Chao tak tersedak atau kesulitan dalam konsumsi susu kacang kedelai sebagai pengganti asi bagi bayi di pelukan Li Xiao Feng itu.
"Guru ,sepertinya ada sesuatu yang janggal di arah depan jalan kita menuju ke Kota Man Timur sebagai jalan utama menuju ke arah wilayah dari Kekaisaran Utara,"Ucap Li Bing Han yang bersila di depan kursi yang menghadap ke pintu kereta kuda dan menjadi perantaraan bagi Li Xiao Feng dan Wu Ji yang duduk bersama dengan balita Wen Qing.
"Ya,ada suara dentuman keras dari sebuah drum di pertokoan bahan bakar di Kota Man An Timur yang di sebabkan oleh sekelompok orang yang di ketahui adalah para perampok terkenal di Kota itu yang selalu meresahkan warga sekitar Kota Man An Timur,"Jawab Li Xiao Feng dengan sangat dan amat tenang luar biasa dari raut wajah tampannya itu.
"Perampok terkenal di Kota Man An adalah Sekte Ular Hitam Utara yang pimpinannya adalah Liu Tin Gun yang amat terkenal akan kekejamannya bagi warga sekitar Kota Man An Timur,"Kata Kusir kuda mereka dari depan pintu keretea kuda.
"Liu Tin Gun ?"Tanya Li Xiao Feng.
"Ya,Tuan Besar Li ,nama pimpinan para perampok kejam di Kota Man An Timur adalah Liu Tin Gun Si Tangan Sakti julukannya,"Jawab Kusir kuda yang bernama Ashi.
"Ashi ,kau mengenal dan mengetahui Liu Tin Gun itu orang seperti apakah dan di manakah markas orang itu berada?"Tanya Li Xiao Feng yang tiba -tiba mencurigai kusir itu yang awalnya di kira pria desa biasa saja tapi ternyata mengetahui banyak tentang tokoh dunia persilatan yang terkenal di Kota Man An Timur.
"Tuan ,Saya ini dulunya seorang penduduk yang tinggal di Kota Man An Timur namun karena Saya dan keluarga Saya mengalami kesulitan dalam mencari nafkah ,maka Saya dan keluarga pindah ke Kota kecil Tu Selatan ,"Jawab Ashi yang cerita riwayatnya secara singkat dan jelas kepada Li Xiao Feng.
Li Xiao Feng melalui belakang kepala Ashi telah membaca kehidupan Ashi yang sebenarnya yang ternyata sesuai dengan riwayat yang telah Ashi ceritakan kepadanya sehingga Li Xiao Feng tidak curiga lagi kepada Ashi.
"Hmm ,baiklah Ashi terimakasih atas ketulusan dan kepercayaan mu yang menceritakan riwayat mu dan keluarga kamu kepadaku ,"Kata Li Xiao Feng tersenyum ramah dan lega sekali melalui di balik pintu kereta kuda yang di laju dengan ahli oleh Ashi.
Malam pun datang menggantikan siang hari itu dan kereta kuda yang di tumpangi Li Xiao Feng dan Wu Ji bersama anak -anak kecil dan di kusiri oleh Ashi telah sampai di pintu masuk ke dalam Kota Man An Timur.
"Berhenti ,tolong keluarkan kartu pengenal dan izin untuk masuk ke Kota Man An Timur kalian,"Kata salah satu dari petugas yang menjaga gerbang di depan pintu masuk Kota Man An Timur kepada Ashi.
"Ini ,"Kata Ashi memberikan kartu pengenal dan kartu izin milik nya dan Li Xiao Feng dari dalam kereta kuda kepada petugas pintu gerbang Kota Man An Timur.
Petugas memeriksa dengan teliti sebelum berikan izin untuk kereta kuda yang di tumpangi Li Xiao Feng dapat masuk ke dalam Kota Man An Timur dengan bebas tanpa hambatan.
"Ashi ,tolong kamu menghentikan kereta kuda di depan penginapan yang berada di bagian barat dari posisi kereta kuda kita dan tolong kamu juga pesankan tiga kamar berdampingan untuk kita semua bisa istirahat untuk malam ini di Kota Man An Timur ini,"Kata Li Xiao Feng begitu kereta kuda telah berjalan masuk di dalam Kota tersebut tanpa kesulitan lagi.
"Ya,Tuan Besar Li,"Sahut Ashi sigap.
Kereta pun berhenti di penginapan yang telah di tunjuk Li Xiao Feng lalu mereka semua keluar dari kereta kuda dan berjalan masuk ke penginapan itu sesudah Ashi berhasil memesankan tiga kamar di penginapan tersebut.
"Tuan Li ,kenapa Anda tidur terpisah kamar dari Istrimu dan anak -anak mu?"Tanya Ashi baru ingat saat melihat Li Xiao Feng ingin masuk ke kamar di sebelah kamar tidur yang sudah di tempati Wu Ji bersama dengan bayi Wen Chao dan Wen Qing.
"Dia bukan Istriku tapi adik -adik perempuan aku dan aku bersama adik laki -laki ku harus tidur di kamar yang terpisah dari adik -adik perempuanku karena kami berbeda jenis kelamin nya dan tak bisa tidur satu kamar,"Jawab Li Xiao Feng dengan nada yang cukup menyakinkan Ashi yang melihat Li Bing Han cepat -cepat masuk ke kamar yang di buka pintunya oleh Li Xiao Feng.Anak ini melirik ke arahnya untuk tak mencampuri urusan pribadi dari Guru anak kecil itu.
"Oh ,maaf aku kira kau dan gadis itu adalah Suami dan Istri yang melakukan perjalanan bersama dua orang anak dan seorang murid laki -laki yang amat cocok sekali menjadi putra dan anak pertama mu dan gadis itu cantik jelita itu,"Kata Ashi yang cepat minta maaf kepada Li Xiao Feng.
"Ya,tak apa ,aku mengerti sekali dengan keadaan kami berlima yang banyak di nilai orang -orang di setiap perjalanan kami bahwa kami adalah satu keluarga yang terdiri dari Suami dan Istri serta anak -anaknya,"Kata Li Xiao Feng yang cepat juga tutup pintu kamar di depan Ashi yang menelan air liurnya karena khawatir Ashi telah lancang sekali ingin tahu urusan pribadi dari Tuan Li Xiao Feng nya itu.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞꙳❂͜͡✯Nuah-௸
fyuuuh... aku baca gak kerasa wkwkwk
2022-12-10
0
Ibad Moulay
Nyaris...
2022-09-21
1
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™
nampak sangat jelas dari mata orang kalau kalian bagaikan keluarga kecil
2022-08-29
1