Li Xiao Feng dan Li Bing Han berjumpa dengan Wu Ji dan Gu Miao Li di tengah perjalanan mereka ke hutan segitiga biru untuk mencari dan temukan pedang lipat yang menjadi legenda para Dewa dan Dewi Pedang Naga Siluman.
Mereka berdua duduk di bawah pohon rindang di hutan yang dekat sekali dengan hutan yang ingin mereka cari dan temukan secepatnya sebelum di temukan oleh tokoh -tokoh dunia persilatan yang lainnya.
"Tuan Li,apakah tujuan mu datang ke hutan desa lembah gunung Hua San?"Tanya Wu Ji usai gadis ini merapikan kunciran rambutnya yang terlepas di saat ia tertidur pulas.
"Mencari dan menemukan benda yang paling di minati oleh seluruh tokoh dunia persilatan."Jawab Li Xiao Feng ringan saja.
"Benda apakah itu?"Tanya Wu Ji hati -hati untuk ia tidak terlihat ingin tahu banyak tentang urusan si pria angkuh itu.
"Rahasia ku."Jawab Li Xiao Feng berdiri sambil ia memegang patkwa untuk mencari hutan segitiga biru berdasarkan alat fengshui itu.
"Umm sombong sekali dia."Batin Wu Ji mengkal.
"Guru,lihat di ujung jalan setapak yang tertutupi rumput -rumput kering itu."Kata Li Bing Han tiba -tiba menunjukkan sesuatu kepada Li Xiao Feng.
Li Xiao Feng berjalan ke arah yang ditunjuk oleh Li Bing Han dengan langkah tegapnya ,ia segera di ikuti Li Bing Han,Wu Ji dan Gu Miao Li juga keledai yang di tarik tali kekang oleh Gu Miao Li.
"Ada jalan yang terbagi 4 arah di depan sana."Kata Li Xiao Feng usai tiba di jalan setapak pertama.
"Kita beritanda saja dulu untuk menandakan jalan yang sudah kita lalui sebelum kita memeriksa 4 arah jalan itu."Usul Wu Ji.
"Emm,boleh juga ide mu Ji Ji."Jawab Li Xiao Feng menyetujui usul kekasih barunya itu.
"Oh ,biar aku yang menandakan tiap jalan yang akan di lalui oleh kita."Kata Wu Ji mengeluarkan pensil alisnya dari saku bajunya ,lalu gadis ini ada di depan Li Xiao Feng.
"Hei ,kau jangan berjalan di depanku tapi kamu itu harus berjalan di belakang Bing Han untuk kamu bisa menjaga murid ku itu."Kata Li Xiao Feng yang menarik lengan kekasihnya untuk menyuruh Wu Ji berjalan di belakang Li Bing Han bersama Gu Miao Li dan keledai.
"Emmm,ya ya Tuan sombong."Jawab Wu Ji patuh.
Mereka berjalan berbaris dengan di mulia di jalan pertama yang di beri tanda silang oleh Wu Ji yang berada belakang sambil bersiul halus untuk gadis itu bisa menghilangkan rasa mengkalnya terhadap Li Xiao Feng kekasih dan juga calon suaminya itu.
Mereka tiba di ujung jalan yang terdapat sungai di titik terakhir mereka temui dari jalan pertama itu.
"Sungai buah dan bunga."Kata Li Bing Han yang di depan Wu Ji membaca nama sungai itu dari batu tulis di pinggir sungai itu.
"Nama sungai yang indah sekali sesuai dengan kejernihan air dan keindahan alam di setiap sisi sungai ini."Puji Gu Miao Li kagum dengan sungai di depan mereka.
"Ayo kita kembali ke jalan awal dan mulai jalan ke arah jalan samping kanan sebagai jalan nomor 2."
Kata Li Xiao Feng berbalik arah dan melewati yang lain untuk berada di depan yang lainnya.
Yang lain mengikuti dengan sabar dan patuh serta tak banyak bicara agar tidak mengganggu pikiran dan hati Li Xiao Feng yang sedang konsentrasi itu untuk menemukan hutan segitiga biru.
"Guru.."
"Ya,Han Erl."
"Bulu emas."
"Betul sekali kata mu Han Erl."Kata Li Xiao Feng di jalan kedua yang ujungnya adalah rumput yang mirip sekali dengan bulu berwarna keemasan.
"Persis seperti di dalam cerita Ibunda Ratu ku di Kekaisaran Utara ,Tuan Li."Kata Wu Ji yang kini di samping Li Xiao Feng sambil menggandeng Li Bing Han.
"Kakak Deng telah memberitahu mu tentang arah ke hutan segitiga biru yang benar dan tepat."Kata Li Xiao Feng melihat ke arah Wu Ji.
"Ya ,Tuan Li."Jawab Wu Ji menggangguk tegas.
"Berarti kita berada di arah yang benar untuk kita dapat menemukan tempat yang kita cari."Kata Li Xiao Feng berdiri sambil mengamati seluruh alam di sekitar untuk memastikan mereka semua ada di tempat yang benar sebagai tujuan mereka.
"Ada titik di ujung tugu di atas puncak gunung di depan kita."Kata Wu Ji mengingat kembali pesan yang pernah di sampaikan ibunya terhadap dirinya sebelum ia pergi ke daerah pegunungan Hua San.
"Tugu itu tampak seperti patung Dewi Menari tapi juga mirip gajah Dewa Ganesha."Kata Gu Miao Li ikut mengamati arah pandang Wu Ji,Li Xiao Feng dan Li Bing Han.
"Benar sekali tapi darimanakah asal nama hutan segitiga biru berasal?"Tanya Wu Ji penasaran.
"Dari cahaya sinar matahari yang memantulkan sinarnya ke air danau di tengah gunung ajaib dan aneh itu."Ucap Li Bing Han ikut meneliti daerah itu.
"Ah ,kau anak kecil yang sok tahu sekali."Kata Gu Miao Li yang tak menyukai anak itu yang di duga olehnya adalah anak dari Li Xiao Feng pujaan hati dirinya yang sudah membuatnya kecewa karena ia pikir Li Xiao Feng mempunyai anak haram yang di hasilkan pemuda itu dari kekasih yang sering Gu Miao Li dengar di seluruh dunia persilatan adalah Putri Ming Lian Hua putri Kaisar Ming Jian.
"Dia bukan sekadar anak yang sok tahu sekali tapi dia memang mengetahui banyak hal yang tak bisa kau duga selama ini."Kata Wu Ji membela Li Bing Han sambil merangkul anak itu dengan sayang.
"Ji Ji ,kau jangan bersikap seakan pria itu adalah pria baik -baik sehingga kau begitu ramah sekali terhadap anak haramnya."Kata Gu Miao Li tanpa suara melalui tatapan matanya kepada Wu Ji.
"Gu Miao Li kau tak boleh menilai Li Bing Han ini sebagai anak yang di gunjingkan orang -orang di dunia persilatan mengenai kehidupan Dewa Api Li Xiao Feng ,karena Bing Han ini adalah anak yang sangat baik dan pintar sekali juga manis."Kata Wu Ji menatap kakak angkatnya dengan tajam sekali.
Li Xiao Feng tak menghiraukan perdebatan yang terjadi di antara kedua orang gadis temannya itu yang membicarakan tentang dirinya dan Li Bing Han ,tetapi dia menyukai sikap Wu Ji yang sangat membela keponakannya juga murid tunggalnya itu dengan sangat baik sekali sampai ia melihat anak kecil itu merangkul lembut Wu Ji sebagai tanda terimakasih Li Bing Han terhadap Wu Ji.
"Kau mendapatkan nilai yang sangat baik dari Li Bing Han keponakan ku ,Wu Ji."Kata Li Xiao Feng melirik Wu Ji dengan lirikan yang hangat sekali.
Gu Miao Li tercekat dengan pernyataan dan sikap Li Xiao Feng tentang Li Bing Han yang ternyata keponakan Li Xiao Feng dan kini pemuda ini dapat di lihatnya mulai menyukai adiknya yang terlihat juga oleh menyukai pemuda pujaan hati Gu Miao Li.
"Sialan ,Wu Ji.Dia tak bilang kalau anak kecil ini keponakan Li Xiao Feng dan gadis sialan ini pintar sekali mengambil hati Li Xiao Feng ku."Batin Gu Miao Li mengkal.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞꙳❂͜͡✯Nuah-௸
aku sulit baca tokohnya beib...
2022-12-10
0
Ni.Mar
klo sy juga tahu kazur haa
2022-09-20
0
Ni.Mar
Mami aku mampir lagi
2022-09-20
0