Li Xiao Feng mendekati Li Bing Han yang di peluk oleh Wu Ji ,ia berjongkok untuk menanyakan pada murid dan juga keponakannya itu tentang tempat yang ingin di temukannya.
"Han Erl,apakah kau bisa merasakan hawa air dan udara lain selain hawa air sungai dan udara yang berada di sekitar kita saat ini?"Tanya Li Xiao Feng di samping kiri Li Bing Han.
"Bisa,Guru."Jawab Li Bing Han.
"Gunakan perasaan mu untuk membuka kabut ilusi yang menghalangi pandangan mata kita dari hutan yang seharusnya berada di depan kita."Kata Li Xiao Feng membelai rambut kuncir Li Bing Han.
Posisi mereka bertiga seperti posisi keluarga kecil yang sangat bahagia namun menjengkelkan hati Gu Miao Li yang merasa iri hati terhadap adik angkatnya yang mendapatkan perhatian khusus dari Li Xiao Feng pujaan hatinya.
"Kurang ajar Wu Ji dia semakin mendekatkan diri di antara Li Xiao Feng dan Li Bing Han dengan licik sekali."Batin gadis itu mulai keruh terhadap Wu Ji.
Li Bing Han yang memiliki perasaan yang sangat peka dan tajam itu melalui ekor matanya melirik ke arah Gu Miao Li dengan sinar mata yang bagai sinar ultra violet sendiri yang mengagetkan hati Gu Miao Li.
"Astaga,anak silumankah bocah itu??!"Pikir Gu Miao Li tersentak kaget.
"Kakak Gu Miao Li kenapa kau memandangi saya seperti itu seakan saya ini adalah hantu liar yang menakutkan mu?"Tanya Li Bing Han halus kepada Gu Miao Li.
Li Xiao Feng dan Wu Ji menatap Gu Miao Li juga setelah mendengar pertanyaan yang di ajukkan Li Bing Han kepada Gu Miao Li dengan nada hati Li Bing Han sedikit terluka.
"Nona Gu,jawablah perkataan keponakan ku untuk mu."Kata Li Xiao Feng dingin.
"Ah,ya,aku jawab keponakanmu."Kata Gu Miao Li.
Gu Miao Li sudah akan membuka mulutnya untuk bicara kepada Li Bing Han namun anak itu dengan cepat mencegahnya.
"Kak ,tak perlu jawab kalau kakak tak mau bicara baik -baik kepadaku."Kata Li Bing Han yang duduk di pundak Li Xiao Feng.
"Ak..Aku.." Gu Miao Li gugup.
"Sudahlah,Nona Gu kau jangan mengganggu Han Erl ku lagi jika kau tak mau aku membenci mu dan membunuhmu dengan kekuatan api ku."Kata Li Xiao Feng dengan nada yang penuh ancaman.
"Tuan Li ,tolong maafkanlah Kakak ku yang tidak sengaja telah berkata yang melukai hati Bing Han mu.."Kata Wu Ji cepat memohon ampunan untuk Gu Miao Li kepada Li Xiao Feng.
"Baiklah ,aku maafkan dia untuk kali ini saja."Kata Li Xiao Feng tanpa melihat Wu Ji.
"Terimakasih Tuan Li."Kata Wu Ji yang merangkul Gu Miao Li untuk membungkuk bersama dengan Wu Ji kepada Li Xiao Feng sebagai ungkapan rasa penyesalan Gu Miao Li yang menyinggung hati Li Bing Han.
Li Xiao Feng mengangkat tangan untuk keduanya tak mengganggunya untuk dirinya bisa membantu Li Bing Han fokus terhadap satu titik yang di lihat anak itu sambil menghirup udara dan aroma air di sekitar lokasi yang mereka datangi.
Lalu Li Bing Han menunjuk ke arah timur untuk Li Xiao Feng dan kedua orang gadis teman Li Xiao Feng pergi menuju ke arah yang di tunjuk jari Li Bing Han.
Mereka tiba di jembatan tali yang terbentang di dua ujung yang berlawan untuk mencapai hutan yang mereka cari dan mereka pun melangkahkan kedua kaki mereka untuk berjalan di jembatan tali.
Werr..!!
Sebuah suara yang berasal dari luncuran senjata rahasia berupa pisau -pisau kecil bergerak sangat cepat mengarah kepada mereka yang berjalan di jembatan tali.
Wush..!!
Wer,jleb,jleb..!!
Li Xiao Feng meniup ke segala arah dengan amat tepat mengenai pisau -pisau kecil yang mengarah kepada dirinya dan teman -temannya sehingga ia bisa melindungi dirinya,Li Bing Han dan kedua gadis teman perjalanan bahkan ia sanggup bunuh seluruh pengintai mereka dengan lihai sekali.
"Ayo,kita harus lebih cepat berjalan ke seberang sana."Kata Li Xiao Feng memberi jalan agar kedua orang gadis itu yang lebih dahulu jalan cepat dari dirinya yang menggendong Li Bing Han di pundak.
Setibanya mereka di lokasi berikutnya untuk tiba di hutan segitiga biru,mereka harus melewati batu -batu yang di jadikan alat pijakan di atas sungai yang sangat deras.
"Hutan segitiga biru sudah dekat dari sungai yang kita lalui ini."Kata Wu Ji bersemangat saat gadis ini melihat cahaya biru di atas pepohonan yang amat lebat dan liar sekali.
"Hati -hati ada isunya ada kumpulan nyamuk yang amat ganas di dalam hutan segitiga biru."Kata Gu Miao Li yang selalu mengekori Wu Ji yang berjalan di samping Li Xiao Feng yang di atas pundak pria itu ada Li Bing Han yang duduk santai sekali pada pundak gurunya.
"Nyamuk amat ganas itu bisa membunuh hanya satu kali gigitannya saja."Kata Wu Ji cemas.
"Jangan khawatir aku tahu bagaimana cara untuk mengatasi nyamuk -nyamuk amat ganas itu,"Kata Li Xiao Feng bersiul sehalus mungkin namun pria sakti ini sanggup membuat kumpulan nyamuk -nyamuk ganas yang mulai berdatangan ke arah mereka semua di pintu masuk ke hutan segitiga biru telah tewas semuanya oleh ilmu angin tiupan topan api Li Xiao Feng.
"Wah kau sungguh jauh lebih ganas daripada para nyamuk ganas itu jika dilihat cara mu mengatasi mereka semua."Kata Wu Ji membeliakkan kedua matanya mellihat aksi hebat Li Xiao Feng tadi.
"Hmm kau memuji ku atau kau menyindirku,gadis cerewet?"Tanya Li Xiao Feng mengangkat alisnya sebelah kiri kepada Wu Ji.
"Terserah penilaianmu saja,Tuan sombong."Jawab Wu Ji melewati Li Xiao Feng untuk berjalan lebih dahulu daripada pemuda sakti itu yang kini telah menurunkan Li Bing Han untuk anak itu berjalan di sisi Li Xiao Feng.
"Guru dan Kakak Wu suka sekali bertengkar satu sama lainnya,apakah kalian berdua ini berjodoh satu sama lainnya?!"Celetuk Li Bing Han dengan sikap orang dewasa terhadap Li Xiao Feng dan Wu Ji.
"Han Erl ....!" Ujar Li Xiao Feng melototi muridnya.
"Tidak ,kami tak bertengkar..Kami cuma bercanda saja,ya kan Tuan Li?"Wu Ji cepat berkata dengan bersikap biasa saja sambil memandang tajam Li Xiao Feng untuk pemuda itu tak memarahi anak itu yang bicara apa adanya.
"Eh,ya,itu benar kami cuma bercanda..,Bing Han jangan salah pengertian."Ucap Li Xiao Feng nada ramah dan halus kepada Li Bing Han yang heran sekali dengan perubahan nada suara gurunya itu.
"Iya,Guru."Jawab anak itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Wu Ji tersenyum geli melihat anak itu begitu lucu dan menggemaskan sekali."Ya,sudah Han Erl.Mari kita berjalan bersama di depan Guru mu dan Kak Gu Miao Li."
"Ya,Kak Wu Ji."Jawab Li Bing Han senang sekali di gandeng oleh Wu Ji untuk berjalan bersamanya.
"Emm ,dia tahu cara menyenangkan hati seorang anak kecil seperti Bing Han yang sulit sekali bisa akrab dan dekat dengan seseorang selain dengan diriku paman anak itu."Pikir Li Xiao Feng kepada Wu Ji sambil berjalan di belakang gadis muda ini yang berjalan bergandengantangan dengan Li Bing Han.
"Umm ,dia sungguh tipe seorang pria yang tidak bisa sabar dalam merawat anak kecil yang tipe pendiam dan sulit adaptasi dengan orang lain dan lingkungan sekitar seperti Bing Han ini."Pikir Wu Ji terhadap Li Xiao Feng seraya melirik Li Bing Han di sampingnya.
"Eumm sepertinya Kak Wu Ji sangat cocok untuk menjadi Bibi ku."Pikir Li Bing Han tersenyum -senyum di sepanjang jalan.
"Menjengkelkan sekali."Pikir Gu Miao Li manyun di sisi Li Xiao Feng yang menjaga jarak dengannya tapi pemuda ini seperti sengaja jalan di samping Wu Ji untuk berjalan berdampingan dengan adik angkatnya itu.
"Tuan Li.."Panggil Gu Miao Li halus kepada Li Xiao Feng sambil mempercepat langkahnya agar Gu Miao Li dapat berjalan di dekat Li Xiao Feng dan ia memisahkan Li Xiao Feng dengan Wu Ji.
"Nona Gu jalan berbaris memanjang seperti ini sangatlah tak baik untuk posisi kita yang bertugas untuk saling melindungi di hutan yang asing dan baru kita datangi ini."Kata Li Xiao Feng halus tapi menegaskan kepada Gu Miao Li kalau Li Xiao Feng tak mau berjalan berdampingan dengan Gu Miao Li yang kaget di tegur oleh Li Xiao Feng.
"Eh ,ya ,baiklah Tuan Li."Jawab Gu Miao Li mundur teratur dan berjalan di jarak yang cukup jauh dari Wu Ji sehingga membebaskan Li Xiao Feng yang berjalan di samping Wu Ji dan Li Bing Han.
Bersambung..!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
Akira
masing2 punya pemikiran sendiri2, ya lucu, kecuali si Gu Miao Li
2024-05-28
0
K4k3k 8¤d¤
lanjut
2022-11-06
1
Ibad Moulay
Hutan Segitiga Biru
2022-09-18
2