Sekretaris baru
Zoya
Pasti kamu ledekin aku kan? Iya kan?
Sky
Ah? Haha... engga kok.
Zoya manyun sambil menghapus air matanya.
Sedangkan Sky bergerak mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.
Staff HRD
Ha- halo tuan? Hehe... Ada yang bisa saya bantu?
Sky
Kau ku pecat. Bereskan barang - barangmu segera dan tinggalkan kantorku hari ini juga.
Sky tidak mau tau dan langsung menutup telepon dengan santainya.
Ia lalu menyeringai dan menyombongkan diri.
Sky
Bos di sini adalah, aku.
Sky pun memasang wajah datar menatap Zoya yang tertawa terbahak - bahak.
Zoya
Haha... Kamu pikir aku percaya? Kamu pasti bohong kan? Iya kan?
Sky menyeringai tidak percaya.
Sky
( Cih... jadi dia belum percaya juga ya? )
Sky
Hm terserah kamu deh...
Sky pun berlalu pergi meninggalkan Zoya sambil menyeringai.
Zoya
Haha... dahhh tuan pembohong...
Zoya
( Dia? Bos? Haha... )
Zoya
( Zaman sekarang mana ada bos sebaik itu. Pasti dia cuma karyawan biasa di sini. )
Zoya lalu teringat kembali dengan interview tadi.
Zoya
( Hah... ga papa deh. Pasti masih banyak perusahaan lain yang bisa nerima aku. )
Untungnya Zoya sudah terhibur dengan tingkah Sky.
Ia pun sudah tak kisah lagi dan bersiap untuk pulang.
Yeri
Tuan, ini berkas yang anda minta.
Erland
Oh, iya. Terima kasih.
Erland tersenyum tanpa sadar.
Yeri
( Aku ga salah liat? )
Yeri
( Dia? Senyum? Sejak kapan es kutub ini bisa mencair? )
Yeri di buat heran melihat raut wajah baru Erland yang lebih cerah dari biasanya.
Tentu saja, karena sekarang suasana hati Erland sudah membaik berkat Youna.
Yeri
( Tapi ga papa deh, ini kesempatan bagus! )
Yeri
Siang nanti saya mau keluar sebentar buat jenguk temen saya di rumah sakit. Apa boleh, tuan?
Erland jadi teringat dengan Youna.
Erland
Ah? Hm, kau boleh pergi.
Yeri meninggalkan ruangan itu dengan hati gembira.
Erland
( Aku juga harus jenguk Youna. )
Kembali ke sisi sebelumnya
Forte Enterprise, ruang CEO
Sky baru saja memasuki ruangan bersama asisten pribadinya, dan menemukan meja sekretaris yang kosong.
Sky
Aish... dasar pemalas.
Sky
( Aish... Kenapa aku bisa lupa? )
Sky merogo saku celananya dan menemukan pena milik Zoya yang lupa ia kembalikan.
Tiba - tiba ia teringat dengan Erland yang punya sekretaris wanita.
Berbeda dengan sekretarisnya yang seorang pria dan juga malas bekerja.
Sky
( CV cewe tadi lumayan bagus juga. )
Sky
( Kayanya enak tuh. Haha... )
Sky
Leo, berikan aku daftar kandidat pelamar kerja hari ini.
Zoya masih duduk menunggu bis di halte depan kantor.
Zoya
( Duh... lama banget lagi. )
Zoya kemudian terusik dengan nada dering ponselnya dan segera mengangkat telepon.
Leo
Saya dari Forte Enterprise. Kamu di terima kerja hari ini.
Leo
Silahkan datang ke kantor sekarang juga. Terima kasih.
Zoya pun tersenyum riang. Untungnya ia belum jauh dari kantor.
Setelah panggilan terakhir, ia pun segera berlari memasuki kantor tersebut.
Begitu sampai, ternyata Leo sudah menunggunya di depan pintu masuk.
Zoya
Ah? I- iya, saya Zoya.
Zoya
( Ternyata di sini banyak cowo gantengnya ya? )
Leo masuk bersama Zoya dan mendapati seorang pria yang tengah duduk membelakangi pintu.
Zoya
( Kenapa aku di bawa kemari? )
Leo
Dia presdir kita, silahkan perkenalkan dirimu.
Zoya pun tersenyum ramah dan menyapa pria di hadapannya itu.
Zoya
Halo, tuan. Selamat siang. Saya Zoya, mahasiswi magang dari universitas *****
Zoya
Senang bertemu dengan anda.
Begitu Zoya selesai bicara, barulah Sky memutar berbalik kursinya, dan menyeringai menatap gadis itu.
Sky
Masih ingat aku, nona?
Zoya
( Jadi dia beneran bos? )
Sky
Leo, kau boleh keluar.
Zoya pun melirik ke arah Leo hingga pria itu menghilang dari balik pintu.
Zoya masih tertunduk kaku, ia bingung harus berkata apa.
Sky mengangkat pena yang ia temukan tadi.
Zoya memeriksa barang bawaannya, dan ternyata penanya benar - benar hilang.
Zoya
Itu pena kesayanganku! Kembalikan!
Zoya berusaha merebutnya, tapi tidak berhasil.
Sky
Apa ya yang kamu bilang tadi?
Sky
Iya ga sih? Masih inget ga?
Wajah garang Zoya kini berubah nyengir saat dia teringat dengan kesalahannya.
Zoya
( Aish... Kok dia masih inget sih? )
Sky
Kenapa nyengir? Ga mau minta maaf nih?
Zoya
( Duh... lututku... )
Zoya sudah kehabisan akal dan tiba - tiba berlutut untuk memohon ampun atas kesalahannya.
Zoya
Maaf tuan, maaf. Saya bener - bener ga tau.
Zoya
Saya... tadi saya cuma bercanda kok, saya ga bermaksud begitu, beneran deh!
Sky
Jadi, sekarang kamu udah percaya?
Sky
Hm oke, saya maafin kamu. Berdirilah.
Zoya
( Hah... syukurlah... )
Zoya pun berdiri tegak sambil merasakan nyeri di lututnya.
Zoya
( Apalagi astaga... )
Sky
Kalau gitu, kamu harus jadi sekretarisku.
Zoya
( Jadi sekretaris dia? Masa iya sih? )
Sky
Kalau kamu bersedia, baru aku kembalikan. Gimana?
Zoya
( Fokus Zoya! Biarlah! Lagipula kan aku juga butuh pekerjaan. )
Sky pun memberikan pena itu sesuai janijnya.
Zoya
Makasih tuan, makasih...
Sky
Kalo gitu, kamu resmi jadi sekretarisku.
Sky
Hari ini kamu akan dilatih sama Leo, besok baru mulai bekerja. Ngerti?
Zoya
Ngerti tuan, makasih banyak...
Comments
🚩ZEAN
Seneng batt dah di gantung, kirain kita jemuran apa thor 🙂
2022-02-05
14
🚩ZEAN
Lanjyuuuuut :)
2022-02-05
14
Peri lucukk💐
Up kak ❣
Buruan yah, aku maksa hehe 🙂🔪
2022-02-05
15