Chapter 19 Teka Teki peristiwa subuh berdarah.
Semua murid telah membubarkan diri, termasuk Wakil Balai Pengadilan yang telah pergi dengan tim keamanan.
Kini yang masih di tempat hanya ada 4 orang.
"Anak muda, aku tidak tahu apa tujuanmu kesini, dan aku juga tidak mau tahu dengan urusanmu! Aku harap kejadian hari ini tidak terulang lagi di masa depan. Tidak bijak menjadi musuh banyak kekuatan, dan alangkah baiknya jika kamu bisa mengendalikan emosi diri!," pemimpin akademi dengan bijak berbicara kepada Bu Wanmei, dia juga berharap anak muda di depannya menjadi salah satu murid akademi, lanjutnya...
"Jika kamu memang ingin menjadi bagian keluarga besar Akademi Langit Abadi, saya selaku pemimpin akademi, Wang Kaibo, menyambutmu!,"
"Terima kasih, Pemimpin." jawab Bu Wanmei dengan menangkupkan kedua tangannya dan sedikit menundukkan kepalanya kepada Wang Kaibo.
Wang Kaibo tersenyum melihat sikap Bu Wanmei yang masih tahu sopan santun terhadap orang yang lebih tua.
"Hahaha, lupakan kejadian hari ini. Kesalahpahaman hari ini juga baik bagi murid-murid akademi agar tidak terlalu sombong dan berpuas diri!,"
Wang Kaibo tertawa lepas, karena dirinya merasa mendapatkan bakat yang lebih baik dari murid yang sudah pernah ada di akademi.
Wang Kaibo juga berusaha memberikan rasa nyaman pada Bu Wanmei, dan Ming Li Ling.
"Ayo, kita pergi ke Balai Pekerjaan Umum untuk melihat potensi diri kalian berdua!" ajak Wang Kaibo yang sudah tidak sabar ingin melihat kekuatan dan bakat Bu Wanmei yang sebenarnya.
Segera keempat orang itu berjalan menuju Balai Pekerjaan Umum, dengan pemimpin akademi berjalan didepan.
Melihat pemimpin akademi berjalan bersama calon murid baru dan Ming Mei, membuat perhatian banyak murid.
Selama ini, tidak pernah pemimpin akademi menyambut kedatangan calon murid baru, bahkan pemimpin akademi jarang berinteraksi dengan anggota dari Balai Alchemist.
Banyak murid-murid akademi mulai berbisik-bisik tentang perilaku pemimpin akademi yang tidak seperti biasanya.
Sepeninggalnya pemimpin akademi, Bu Wanmei, Ming Mei dan Ming Li Ling, di sudut gedung terlihat beberapa murid yang menaruh dendam kepada Bu Wanmei dan Ming Mei.
Mereka adalah Shu Shen dan kelima temannya.
"Aku akan balas perbuatan mereka!" gumam Shu Shen dengan sorot matanya yang tajam melihat punggung Bu Wanmei yang sudah berada jauh dari dia.
"Benar, Senior Shen. Baru kali ini murid inti dan murid dalam dipermalukan seperti ini!" sahut temannya yang juga dendam telah dipukul oleh Bu Wanmei.
"Senior Shen, apa rencanamu untuk membalas perbuatan mereka?" tanya temannya yang lain sambil mengepalkan kedua tangannya.
"Hehehe, aku sudah punya rencana, ayo kita temui seseorang...!" Shu Shen tersenyum jahat saat ditanya temannya, dia sudah memiliki rencana untuk membalas perbuatan Bu Wanmei dan kedua wanita yang bersamanya.
Bu Wanmei melihat ke kanan dan ke kiri, sejujurnya Bu Wanmei mengagumi infrastruktur Akademi Langit Abadi.
Selain mansion miliknya yang berada di dalam cincin dimensi, Bu Wanmei belum pernah melihat bangunan arsitektural yang unik, bahkan untuk murid luar fasilitasinya sangat terjamin.
Wang Kaibo dan Ming Mei yang melihat Bu Wanmei seperti orang yang tidak pernah melihat struktur gedung, menjadi ikut senang dan berbangga diri.
"Pemimpin, apa pernah ada murid bernama Ju Hua disini?" tanya Bu Wanmei yang ingin tahu sejarah Ju Hua.
Ming Li Ling mendengarnya menjadi teringat dengan sosok wanita yang di bicarakan Bu Wanmei.
Sedangkan Wang Kaibo mencoba mengingat nama yang disebutkan Bu Wanmei, sambil berjalan dengan tangan kiri dibelakang panggung dan tangan kanan mengelus janggutnya.
"Ju Hua, ya...!," gumam pemimpin akademi yang mulai teringat dengan nama itu.
"Iya, ya, aku ingat. Dia memang pernah jadi murid Akademi Langit Abadi. Dia juga salah satu bakat dari keluarga yang tidak punya. Walau Ju Hua bukan dari keluarga kaya, dia berkemauan keras untuk menjadi hebat, aku juga sangat mengagumi sosoknya. Sayang sekali 12 tahun lalu, dia meminta cuti untuk membantu desanya, tetapi cuti yang sudah habis masanya, dia tidak pernah kembali. Aku juga sudah mengirim beberapa Ketua untuk menuju tempat tinggalnya, kalau tidak salah desa..."
"Desa bunga, wilayah kekuasaan Klan Ming, Pemimpin." sahut Bu Wanmei saat pemimpin akademi lupa dengan nama Desa Bunga.
"Benar, Desa Bunga. Tetapi para utusan hanya melihat desa itu sudah menjadi arang dan sudah banyak ditumbuhi rerumputan liar!," kata Wang Kaibo sambil memperlambat langkah kakinya dan melihat Bu Wanmei yang berada di belakangnya, lanjutnya sambil kembali melihat kedepan dan berjalan lambat.
"Apa hubunganmu dengan Ju Hua?"
"Aku keponakannya, dan Putra dari Kepala Desa Bunga...!," jawab Bu Wanmei dengan menundukkan kepalanya, karena matanya sudah merasa lembab, saat mengingat kebahagiaan sesaat di Desa Bunga.
Hampir saja Bu Wanmei melepaskan aura kekuatannya, jika dia tidak mengingat tujuan utamanya, lanjutnya...
"Pemimpin, apa tindakan akademi saat mengetahui jika ada salah satu murid yang terbunuh?" tanya Bu Wanmei kepada Wang Kaibo, sebelum pemimpin akademi itu berbicara.
Seketika pemimpin akademi berhenti berjalan dan membalikkan badannya dan menatap kedua mata Bu Wanmei yang unik.
Demikian juga dengan Ming Mei dan Ming Li Ling, khususnya untuk Ming Li Ling yang merasa perkataan kekasihnya penuh teka-teki tentang kejadian 11 tahun yang lalu yang sengaja disembunyikan oleh Ayahnya.
"Kami pasti mencari keadilan untuk murid kami yang terbunuh itu, bahkan jika yang terlibat adalah sebuah kekuatan besar. Membina seorang murid tidaklah mudah, butuh kesabaran dan ketekunan kita, dan juga sumberdaya yang besar!," jawab Wang Kaibo dan berhenti berbicara untuk menarik nafas dan menekan emosinya, lalu dia kembali berbicara.
"Walaupun murid kami salah, tidak seharusnya di bunuh dengan sembarangan. Setiap masalah bisa dibicarakan dan juga pasti ada solusinya!," pemimpin akademi kembali berhenti berbicara saat menyadari apa maksud pertanyaan Bu Wanmei.
"Jangan-jangan ... !" ucap Wang Kaibo yang tidak ingin melanjutkan perkataannya, saat pikirannya sudah menebak maksud perkataan Bu Wanmei.
"Ini rumit, Pemimpin ..." jawaban Bu Wanmei yang semakin membuat banyak teka teki, mereka bertiga ingin tahu masalah apa yang dihadapi Bu Wanmei dan apa yang terjadi dengan Ju Hua.
"Jika masalah ini rumit, sebaiknya kita bicarakan nanti, setelah kalian berdua menguji bakat kalian." kata pemimpin akademi kepada Bu Wanmei, dia juga ingin tahu apa yang terjadi dengan Ju Hua.
Segera mereka berempat kembali berjalan dengan sedikit lebih cepat menuju Balai Pekerjaan Umum.
Ming Li Ling merasakan firasat buruk perihal kejadian 11 tahun yang lalu, dia berusaha mengingat kembali apa saja yang terjadi pada waktu itu, dan mengaitkan ucapan Ayahnya dan Paman Li.
Sedangkan Ming Mei yang tidak tahu kejadian 11 tahun yang lalu, ikut berpikir, "Apa ini terkait musuh dalam selimut yang dikatakan Ayah..." batin Ming Mei saat mengingat apa yang dikatakan ayahnya sebelum dia mencari keberadaan Excel Shimo.
Di menara pelindung Akademi Langit Abadi, Penatua Agung selalu memperhatikan Bu Wanmei dan Wang Kaibo, apa yang di katakan mereka dia juga ikut mendengarkan.
"Anak muda yang menarik, masa kecilnya ternyata sangat kelam. Dengan potensinya saat ini dan dibina dengan baik, masa depan akan melebihi para pendahulunya. Untung saja dia dibawa kesini oleh Ming Mei, jika dia berada di tempat lain...!" gumam Penatua Agung yang semakin tertarik dengan kisah Bu Wanmei.
"Loi Annchi..!," panggil Penatua Agung kepada seseorang.
Bhuzhhhh...
"Saya, Guru."
Tiba-tiba muncul seseorang di kegelapan dengan menggunakan pakaian yang berwarna hitam keemasan, dia menggunakan tudung kepala.
"Misimu kali ini adalah untuk melindungi anak yang bernama Bu Wanmei, dan juga cari tahu semua rahasianya!" perintah Penatua Agung kepada orang yang bernama Loi Annchi.
"Mengerti, Guru."
Bhuzhhhh.... Wushhhh
Orang itu berubah menjadi burung kecil seukuran kepalan tangan, dan melesat keluar dari menara pelindung Akademi Langit Abadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 478 Episodes
Comments
Aru Lauje
peyelidikan
2024-12-29
0
shadow life
top
2024-03-09
1
Iron Mustapa
lanjut lanjut lanjut😜😜😜
2023-11-16
0