Chapter 13 Ming Mei.
Kerajaan Han memiliki wilayah yang luas, di setiap perbatasannya selalu sering terjadi konflik antar wilayah. Konflik itu sudah terjadi ratusan tahun lama, sengaja konflik itu tidak segera ditangani.
Tujuannya sangat jelas, konflik itu juga merupakan ajang pelatihan prajurit di setiap kerajaan, dan juga untuk melatih murid-murid setiap akademi.
Setelah 11 tahun kejadian subuh berdarah di Desa Bunga, perkembangan Kerajaan Han cukup signifikan. Terlihat desa-desa baru bermunculan, umumnya desa-desa itu di bentuk oleh mantan prajurit Kerajaan Han yang telah lanjut usia.
Ada aturan kebijaksanaan di Kerajaan Han, yang memberikan sebidang tanah untuk para prajurit yang telah pensiun, sebagai jasa mereka mengabdi di Kerajaan Han selama masa muda mereka.
Kebanyakan mantan prajurit membawa keluarga mereka untuk membangun sebuah desa. Terkadang ada pula teman seperjuangan yang bergabung untuk membentuk wilayah mereka secara bersama-sama.
Tujuan mantan prajurit membangun desa bersama-sama, karena disaat membangun desa mereka akan selalu mendapatkan serangan binatang buas maupun bandit.
Tanpa bekerjasama dalam melawan serangan musuh, seorang mantan prajurit jelas akan kesulitan untuk menghadapi musuh seorang diri, apalagi keluarga mereka jelas bergantung kepada mantan prajurit itu.
Boom...
Aouuuuu... Boom...
Terdengar d suara ledakan energi di suatu tempat, dan disusul lolongan binatang buas yang kesakitan saat terkena serangan energi Qi.
"Paman, cepat bawa keluarga kalian menuju kota terdekat, aku bersama teman-teman akan menghalangi kawanan binatang buas ini!"
Seorang wanita muda usia 18 tahun berbicara kepada seorang pria tua.
"Tap--" sebelum pria tua itu menjawab, ucapannya langsung di potong oleh wanita muda itu.
"Sudah cepat kalian menuju ke kota terdekat!" titah wanita muda itu sedikit dengan nada tinggi.
"B-baik, Master Ming Mei."
Jawab pria tua itu dengan mengangkat tangan kepada keluarganya untuk mengikuti menuju kota terdekat.
Wanita itu bernama Ming Mei, Putri dari Patriack Ming Kong, dari Klan Ming.
Ming Mei juga adalah murid inti Akademi Langit Abadi. Kekuatannya pada tingkat Grand Master level 5, dia juga adalah seorang ahli Alchemist tingkat Master tahap awal.
Perawakannya tinggi dan ramping, tinggi badannya 178 sentimeter. Ming Mei menggunakan seragam murid inti, celana panjang berwarna biru tua dan pakaian atas juga berwarna biru tua. Pakaiannya menyesuaikan lekuk tubuhnya, dengan tujuan agar lebih leluasa disaat bergerak.
Wajahnya berbentuk berlian, memiliki dahi dan rahang sempit, dengan tulang pipi menjadi titik terluas pada wajah. Sangat feminim, elegan dan sempurna secara simetris. Bibirnya berbentuk busur dan berwarna merah muda, rambutnya di ikat dan sepanjang pinggangnya.
Ming Mei sangat terkenal di wilayah barat, karena dia adalah seorang jenius Alchemist tingkat Master tahap awal termuda. Bahkan Kerajaan Han juga sangat menghormati murid inti dari Akademi Langit Abadi ini. Sebab itu Ming Mei dipanggil Master , karena sesuai tingkatnya sebagai ahli Alchemist.
Grorrr...
Suara binatang Serigala Putih meraung saat melihat banyak buruannya melarikan diri. Serigala Putih adalah dari jenis yang sama dengan Serigala Malam, hanya saja waktu aktif mereka saja yang berbeda.
Jika Serigala Malam aktif pada malam hari, sebaliknya Serigala Putih lebih aktif di siang hari.
"Master Mei, aku akan melindungimu!" ujar seorang pria yang lebih tua 2 tahun dari Ming Mei.
Pria itu menjadikan tubuhnya untuk menjadi tameng bagi Ming Mei, padahal basis kultivasinya jelas jauh berbeda.
"Tidak perlu, junior Li Bo. Lebih baik kalian menjaga diri masing-masing!"
Tolak Ming Mei sambil melangkah ke depan melewati Li Bo. Li Bo sendiri memiliki kekuatan tingkat Master level 8, ia juga adalah murid dalam dari Akademi Langit Abadi.
Struktur murid Akademi Langit Abadi dibagi menjadi 3 tingkat. Murid luar harus memiliki kekuatan terendah pada tingkat Disciple level 1, menjadi murid dalam minimal pada tingkat Master level 1, sedangkan untuk menjadi murid inti minimal harus memiliki kekuatan tingkat Grand Master level 1.
Siapa saja bisa menjadi murid dari Akademi Langit Abadi, asal saat mendaftar usianya masih usianya minimal 15 tahun, dan kekuatannya sudah berada pada tingkat Disciple.
Merasa perbuatannya di tolak oleh Ming Mei, membuat Li Bo dari Klan Li terlihat kesal dan kecewa. Tetapi, Li Bo menahan rasa kecewanya sembari menatap punggung Ming Mei.
****
Sebelum Ming Mei dan keempat murid dari Akademi Langit Abadi bertemu dengan kawanan Serigala Putih, Ming Mei kembali ke Klan Ming untuk mengajak adik sepupunya Ming Li Ling untuk mendaftar menjadi murid dari Akademi Langit Abadi.
Namun, Ming Li Ling memiliki syarat untuk kakak sepupunya, yaitu membantunya untuk mencari jejak keberadaan calon suami yang diperkirakan masih hidup.
"Adik, apa kamu yakin Shimo itu masih hidup?" tanya tiba-tiba Ming Mei kepada Putri dari pamannya, Ming Lai.
"Iya, aku yakin calon suami ku masih hidup. Waktu itu aku masih kecil sehingga apa yang dikatakan Ayah ku, aku selalu mempercayainya!" jawab Ming Li Ling.
"Tapi ini sudah 11 tahun berlalu, apa benar Shimo itu masih hidup?" tanya Ming Mei yang ingin kepastian informasi dari saudarinya.
"Hmm...!," Ming Li Ling menghela nafas berat saat ditanya oleh Ming Mei.
"Dari informasi Paman Ming Li, Shimo masih hidup. Saat terjadi kekacauan di Desa Bunga, Paman Li tidak menemukan jasad Shimo. Diperkirakan Paman Li, saat terjadi serangan Serigala Malam, Shimo sengaja melarikan diri untuk mengalihkan perhatian kawanan Serigala Malam itu ..." Ming Li Ling berhenti berbicara saat dia menahan sesak di dadanya, di kedua matanya telah mengeluarkan air mata.
Melihat kesedihan dari adik sepupunya, Ming Mei segera berdiri dari tempat duduk yang berada di kamar pribadi Ming Li Ling.
Ming Mei segera memeluk adiknya, dan mengusap punggungnya agar tenang.
"Sudah, sudah, jangan menangis. Aku akan bantu kamu mencari keberadaan Shimo itu! Tapi, jika selama 5 hari tidak menemukan dia, maka kita akan segera menuju ke Akademi Langit Abadi!" ujar Ming Mei dengan nada lembut.
"Terima kasih, kak Mei." Ming Li Ling segera mengusap air matanya dan kembali tersenyum setelah mendapatkan bantuan dari kakak sepupunya.
"Sekarang kita lakukan pencarian Shimo itu, dengan artefak kapal angkasa, kita akan mudah menuju Desa Bunga." ajak Ming Mei yang ingin segera membawa Ming Li Ling mencari keberadaan Shimo.
Segera mereka berdua keluar dari kamar pribadi Ming Li Ling. Di saat mereka keluar, Ming Mei sudah di sambut oleh keempat murid dalam yang mengikuti Ming Mei.
Sesampainya di halaman Klan Ming, Ming Mei mengeluarkan artefak kapal angkasa, artefak tingkat Bumi tahap menengah. Artefak itu dia dapatkan dari pembayaran jasa untuk membuatkan pil tingkat Mortal bintang 3.
"Mei'er, jaga adikmu baik-baik!" ucap Patriack Klan Ming kepada putrinya.
"Iya, kamu harus jaga Ling'er, karena dia belum terbiasa hidup di akademi!" Ming Lai menimpali ucapan kakak tertuanya, yaitu Ming Kong sebagai pemimpin Klan Ming.
"Baik, Ayah, kalian jangan khawatir, aku pasti akan menjaga adik ku dengan baik!" jawab Ming Mei dengan tegas dan percaya diri.
Sebagai seorang Alchemist, Ming Mei akan selalu mendapatkan rasa hormat dari setiap kultivator dari pihak manapun, bahkan status seorang Alchemist berada di puncak status sosial di Benua Jiangshan.
Patriack Ming Kong sangat bangga memiliki Putri yang berbakat, bahkan statusnya di Kerajaan Han menjadi prioritas utama dalam pemerintahan.
Keberangkatan mereka berdua dengan keempat murid Akademi Langit Abadi, diantar oleh seluruh keluarganya, dan mereka melihat Ming Mei dan Ming Li Ling menaiki kapal angkasa.
Wushhhh
Ya, wanita cantik itu adalah Ming Li Ling calon istri dari Excel Shimo, Putri dari Ming Lai yang kini sudah berusia 15 tahun. Wajahnya berbentuk oval, dahi sedikit lebar dari dagu, cantik dan elegan.
Tinggi badannya 176 sentimeter, hampir sama dengan Ming Mei. Kulitnya putih bersih dan lembut, apalagi dengan pakaiannya berwarna serba hitam.
Kecantikan Ming Li Ling hampir setara dengan kecantikan kakak sepupunya. Semenjak kejadian di Desa Bunga, Ming Li Ling selalu memikirkan calon suaminya, dan dengan tekad dan kemauan untuk belajar menjadi kuat, Ming Li Ling kini memiliki kekuatan tingkat Master level 2. Berkat kejeniusan Ming Li Ling, Akademi Langit Abadi segera memerintahkan Ming Mei untuk merekrut saudaranya untuk segera memasuki Akademi Langit Abadi.
Sebab itu, Ming Mei dengan senang hati kembali menuju ke Klan Ming untuk mengajak Ming Li Ling menjadi murid dalam Akademi Langit Abadi.
Tetapi Ming Li Ling memiliki syarat untuk kakak sepupunya, yaitu untuk membantu mencari keberadaan Excel Shimo. Dengan berat hati, akhirnya Ming Mei bersama keempat murid dalam menyetujui syarat itu.
****
Kini mereka berada sedikit agak jauh dari tempat Desa Bunga, sekitar 10 kilometer.
Disaat Ming Li Ling, Ming Mei dan keempat murid berniat kembali ke Akademi Langit Abadi, mereka menemui mantan prajurit beserta keluarganya sedang diserang kawanan Serigala Putih.
Selama 4 hari ini, mereka berenam telah mencari keberadaan Excel Shimo dan hasilnya tidak memuaskan, Desa Bunga telah dipenuhi rerumputan dan tidak ada jejak manusia disana.
Sebab itu, Ming Li Ling yang sudah putus asa tidak menemukan Excel Shimo, akhirnya memutuskan untuk menghentikan pencarian.
"Kalian lindungi adik ku, jangan sampai kawanan Serigala Putih ini melukai dirinya!" titah Ming Mei kepada Li Bo dan ketiga rekannya.
Ming Mei sengaja melawan kawanan binatang buas ini, dengan tujuan memberikan waktu kepada mantan prajurit beserta keluarganya untuk bisa melarikan diri ke kota terdekat.
"Jangan kuatir, kami bisa melindungi junior Ling!" ucap Li Bo yang masih memendam rasa kecewa.
Tetapi rasa kecewanya segera terobati saat Ming Mei memberikan tugas untuk melindungi Ming Li Ling yang kecantikan tidak jauh berbeda.
Auoooo...
Lolongan pemimpin Serigala Putih yang memanggil kawanannya, terdengar derap langkah kaki kawanan Serigala Putih semakin mendekati Ming Mei, Ming Li Ling dan keempat rekannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 478 Episodes
Comments
Aru Lauje
serigala putih
2024-12-29
0
shadow life
ok
2024-03-09
0
Iron Mustapa
lanjutkan bray
2023-11-16
0